Sukses Selenggarakan Perlindungan Anak, Sleman Raih Anugerah KPAI 2020

Anak adalah makhluk yang harus
dididik, mereka bisa memahami berbagai hal dari diajari dan mengikuti contoh. Orang tua sebagai yang
paling dekat dengan anak harus mengasuh, merawat dan mengawasi anak agar
anak tumbuh menjadi pribadi yang mampu beradaptasi, unggul dan memiliki arah
untuk membangun bangsa. Demikian disampaikan Muhajir Effendy, Menteri Koordinator
Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Indonesia
dalam acara anugerah KPAI 2020, Rabu (22/7/2020).
“Untuk membangun bangsa maka
kita harus menanamkan nilai kebangsaan dan rasa nasionalisme sejak dini,” ujar Muhajir melalui konferensi
video.
Dikatakan Muhajir, KPAI
melihat bagaimana komitmen
Sleman dalam hal tersebut sehingga Sleman berhak mendapatkan apresiasi dalam kategori Pemerintah Daerah
Kabupaten/Kota yang memiliki komitmen terhadap perlindungan anak dan pelaporan
berbasis SIMEP (Sistem Monitoring dan Evaluasi Perlindungan Anak). Kabupaten Sleman menjadi salah satu dari 3 kabupaten yang
meneriman penghargaan ini.
Sementara itu, Mafilindati
Nuraini, Kepala Dinas P3AP2KB yang ditemui di Sleman Smartroom Dinas Kominfo Sleman membeberkan
hal yang mendasari KPAI memberikan
anugerah tersebut kepada Pemerintah Kabupaten Sleman karena di Kabupaten
Sleman ini sudah terbentuk lembaga Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD).
Unit
ini menurutnya
terbentuk sudah lebih lama daripada kabupaten/kota yang lain, yakni sejak tahun 2015 dan sudah
menyesuaikan dengan nomor faktur yang diatur dari Kementerian PPPA.
Selain UPTD di Kabupaten Sleman, disampaikan Linda juga
sudah terdapat pengelolaan terhadap anak yang berhadapan hukum dengan dibangun
tim atau Forum Komunikasi Sistem Peradilan Pidana Anak (SPPA) terpadu.
“Sudah ada MOU antara bupati dengan aparat-aparat hukum sehingga dalam
mendampingi anak yang memiliki konflik hukum selalu mengedepankan perlindungan
anak,” ungkap Linda.
Linda
menambahkan, jumlah kekerasan terhadap anak di masa pandemi di Kabupaten Sleman
bulan Juni ada 53
kasus dengan berbagai sebab. Kasus kekerasan terhadap orang dewasa ada 117.
“Dilihat
dari data tahun lalu jumlah ini terhitung rendah. Pencapaian ini berkat komitmen
Pemerintah Kabupaten Sleman dalam penyelenggaraan perlindungan anak dan
melaporkan capaian berbasis Sistem Informasi Monitoring Evaluasi Dan Pelaporan (SIMEP),” tambah Linda. (Rep Tia)


