Dinas P3AP2KB Sleman Gelar Senam Sajojo Serentak Peringati Hari Kontrasepsi Sedunia

Dinas Pemberdayaan Perempuan Dan Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk Dan Keluarga Berencana (P3AP2KB) mengadakan kegiatan Senam Sajojo Serentak di Lapangan Pemkab Sleman pada Jumat (25/09/2020). Acara Senam Sajojo ini diadakan dalam rangka memperingati Hari Kontrasepsi Sedunia pada 26 September.

Kegiatan Senam Sajojo yang digelar oleh Dinas P3AP2KB Sleman ini bertujuan untuk mensosialisasikan program baru yang dibuat oleh Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) yang bernama BANGGA KENCANA yaitu (Pembangunan Keluarga, Kependudukan, dan Keluarga Berencana).

Menurut Kepala Dinas P3AP2KB Sleman, Mafilindati Nuraini, Dinas P3AP2KB mempunyai slogan yaitu BERENCANA ITU KEREN artinya membangun keluarga dan mempunyai anak harus direncanakan, pun berencana untuk memberikan batasan umur anak yang ingin berkeluarga dengan minimal anak perempuan di umur 21 tahun dan laki-laki di umur 25 tahun.

Sosialisasi ini dikatakan Linda juga untuk mengajak para pasangan usia subur menunda kehamilannya dengan menggunakan alat kontrasepsi di masa pandemi Covid-19 ini.

“Jadi bukan hanya kontrasepsi tapi membangun keluarga yang berketahanan itu seperti apa, contohnya ditunjang dalam jumlah anak yaitu 2 anak itu lebih sehat masuk dalam singkatan DAHSYAT(Dua Anak Lebih Sehat),” kata Linda. (Rep Gasing)




Karya Bakti TNI Bangun Talut Sungai Druju

Karya Bakti TNI kodim 0732 Sleman menggelar kegiatan pembangunan talut Sungai Druju di wilayah Padukuhan Pedak rt 04 rw 06 Desa Sinduharjo telah selesai, Kamis (24/9/2020).

“Pembangunan talut Sungai Dluju telah selesai, selama satu minggu kami bekerja sama dengan masyarakat setempat bergotong royong dengan panjang 100 meter ketinggian 2,2 meter dapat kami selesaikan,” kata Babinsa Sinduharjo, Sertu Sudarmadi.

Sudarmadi menambahkan, karena masih dalam kondisi pademi Covid-19 maka kegiatan pembangunan talud sungai menerapkan protokol kesehatan.

“Dana pembangunan ini bersumber dari Pemerintah Kabupaten Sleman dan Kodim Sleman,” imbuhnya.

Astadi Kaur Perencanaa Desa Sinduharjo mewakili Pemerintah Desa Sinduharjo, mengucapkan terimakasih atas pembangunan talut ini.

“Kami atas nama warga mengucapkan terima kasih pada pemerintah kabupaten dan Kodim Sleman atas karya bakti TNI yang dapat membangun talut sungai, yang paling utama adalah menghidupkan kembali disiplin dan semangat partisipasi kegotong-royongan masyarakat dalam pembangunan,” kata Astadi saat kunjungan di lokasi karya bakti. (Kim Sinduharjo/SPN)




PPK Gamping Gandeng Lurah dan Dukuh Ambarketawang Guna Pencermatan Data Pemilih

Guna mewujudkan data pemilih yang akurat dan terkini pada pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Sleman tahun 2020, Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Gamping Bersama Panitia Pemungutan Suara (PPS) Kalurahan Ambarketawang mengadakan rapat koordinasi dengan Lurah Ambarketawang beserta 13 Kepala Padukuhan di ruang rapat kantor Kalurahan Ambarketawang, Rabu (23/9/2020) pagi.

Rapat dilakukan sehubungan dengan pasca turunnya Daftar Pemilih Sementara (DPS) pemilihan kepala daerah serentak 2020 di tingkat PPS yang dihadiri oleh Lurah Ambarketawang, Sumaryanto, Carik Ambarketawang, Erma Heni Surya, Ketua PPK Gamping, Adnan Iman Nurtjahjo, Ketua PPS Ambarketawang, Riza Purnawan, serta 13 Kepala Padukuhan di wilayah Kalurahan Ambarketawang, Kapanewon Gamping, Kabupaten Sleman.

Dalam sambutan pembukanya, Lurah Ambarketawang, Sumaryanto meminta kepada seluruh Kepala Padukuhan agar bisa membantu dan bekerjasama dengan PPK dan PPS dalam hal pencermatan pengumuman DPS yang sudah dipasang di Kantor Kalurahan hingga tingkat RT dan RW sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

“Saya harapkan seluruh Kepala Padukuhan di wilayah Kalurahan Ambarketawang untuk membantu melakukan pencermatan terhadap daftar pemilih sementara sampai tingkat RT/RW serta mengajak warganya secara aktif meneliti daftar pemilih yang sudah dipajang di tempat-tempat strategis dan mudah terlihat oleh masyarakat,” tutur Sumaryanto.

Hal senada diungkapkan oleh Ketua PPK Gamping, Adnan Iman Nurtjahjo berkaitan dengan masa pencermatan DPS dan penerimaan masukan atau tanggapan masyarakat yang dimulai pada tanggal 19 hingga 28 September 2020 di masing-masing PPS. Ia mengharap kepada Kepala Padukuhan untuk mendorong masyarakat supaya aktif dalam memberikan masukan atau tanggapan terhadap pengumuman DPS.

“Menindaklanjuti surat dinas KPU Kabupaten Sleman Nomor 330.1/ perihal uji publik DPS maka PPS perlu menginformasikan kepada Petugas Pemutakhiran Data Pemilih yang telah selesai masa kerjanya untuk membantu melakukan pemeriksaan DPS. Apabila terdapat masukan atau tanggapan dari masyarakat terhadap DPS harus disampaikan dengan mengisi formulir ,” tegasnya.

Adnan menambahkan bahwa PPK dan PPS akan mendirikan posko layanan masyarakat terhadap DPS di Sekretariat masing-masing selama tujuh hari mulai tanggal 22 sampai dengan 28 September 2020. Selain itu, PPK Gamping juga akan melakukan monitoring dan supervisi berpedoman dengan peraturan KPU, keputusan KPU, dan surat edaran yang ada. (Adnan Nurtjahjo|KIM Pararta Guna Kapanewon Gamping)




PPK Gamping Berikan Sosialisasi Uji Publik DPS di Kalurahan Ambarketawang

Menindaklanjuti surat dinas Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Sleman nomor 330.1/ serta Memasuki masa penerimaan tanggapan masyarakat terkait Daftar Pemilih Sementara dalam Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Sleman tahun 2020, Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Gamping melakukan kegiatan sosialisasi bagi segmen pemilih pemula, perempuan, dan pemuda yang digelar di ruang rapat kantor Kalurahan Ambarketawang, Kecamatan Gamping, Selasa (22/9/2020) pagi.

Sosialisasi diawali dengan sambutan Lurah Ambarketawang, Sumaryanto yang menyampaikan tentang arti pentingnya masyarakat untuk proaktif mencermati Daftar Pemilih Sementara yang sudah diturunkan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Sleman kepada Panitia Pemungutan Suara (PPS) melalui Panitia Pemilihan Kecamatan. Menurutnya, masyarakat dapat melapor jika namanya tidak masuk dalam daftar pemilih.

Materi sosialisasi diberikan oleh anggota PPK Gamping divisi data dan informasi, Indriyani Nurzanah Bersama anggota PPK Gamping divisi hukum dan pengawasan, Layung Pertiwi yang menyampaikan informasi terkait perlunya peran serta masyarakat untuk melakukan pengecekan, pencermatan terhadap Daftar Pemilih Sementara (DPS) yang diturunkan sampai tingkat RT dan RW di masing-masing padukuhan.

“Berhubung akses di laman belum normal maka kami harapkan semuanya yang hadir di ruangan ini untuk membantu warga masyarakat di wilayahnya masing-masing untuk melihat dan mencermati DPS yang sudah diturunkan sampai RT dan RW. Apabila ada masyarakat yang sudah memenuhi syarat sebagai pemilih maka bisa melapor di sekretariat PPS atau sekretariat PPK Gamping dengan membawa dokumen kependudukan berupa KTP elektronik atau surat keterangan pengganti KTP elektronik, serta kartu keluarga terkini agar bisa diproses lebih lanjut,” ucap Layung.

Turut hadir dalam sosialisasi uji publik DPS yakni Ketua PPK Gamping, Adnan Iman Nurtjahjo, Ketua PPS Ambarketawang, Riza Purnawan beserta anggotanya dan Sekretaris PPS Ambarketawang, Erma Heni Surya.

Adnan menambahkan bahwasannya pengumuman DPS dilakukan mulai tanggal 19 hingga 28 September 2020 dengan menempel hardcopy DPS per kalurahan sesuai dengan peraturan KPU nomor 19 tahun 2019. Sebagai penyelenggara pemilu di wilayah Kecamatan dan kalurahan kami memohon kesediaan petugas pemutakhiran data pemilih untuk melakukan pemeriksaan DPS walaupun telah berakhir masa kerjanya. Uji publik ini dilakukan untuk mendorong masyarakat aktif dalam memberikan masukan atau tanggapan terhadap pengumuman DPS. Tentu saja uji public dilaksanakan dengan menerapkan protokol kesehatan dan pencegahan Covid-19 sebagaimana tertuang dalam peraturan perundang-undangan yang berlaku. (Adnan Nurtjahjo|KIM Pararta Guna Kapanewon Gamping)




BAZNAS Kabupaten Sleman Gelar Yatim Ceria 2020 di Kapanewon Gamping

Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAZ) Kabupaten Sleman Bersama Pemerintah Kapanewon Gamping mengadakan kegiatan Yatim Ceria Tahun 2020 yang digelar di Pendopo Kantor Pemerintah setempat, Rabu (23/9/2020) guna memberikan santunan kepada anak yatim dan yatim piatu.

Menurut Kepala Jawatan Sosial Kapanewon Gamping, Wahyudi bahwa giat Yatim Ceria merupakan tindak lanjut hasil rapat BAZNAZ Kabupaten Sleman pada 9 September 2020 tentang pemberian santunan bagi anak yatim dan yatim piatu. Adapun jumlahnya di Kapanewon Gamping yang memperoleh santunan sebanyak 25 orang berasal dari Kalurahan Ambarketawang (5 anak), Kalurahan Balecatur (5 anak), Kalurahan Banyuraden (5 anak), Kalurahan Nogotirto (5 anak), serta Kalurahan Trihanggo (5 anak).

“Sumber dana kegiatan Yatim Ceria Tahun 2020 berasal dari BAZNAS Kabupaten Sleman dan BAZNAZ Kapanewon Gamping. Para penerima manfaat program ini adalah anak Yatim dan anak Yatim Piatu yang hadir pada acara Yatim Ceria hari ini yang menerima santunan berupa uang tunai dengan nominal tiga ratus ribu rupiah berasal dari BAZNAS Kabupaten Sleman, dan lima puluh ribu rupiah berasal dari BAZNAS Kapanewon Gamping. Selain itu mereka juga menerima paket barang senilai dua ratus ribu rupiah berupa masker, hygiene kit, makanan bergizi dan tas sekolah,” tutur Wahyudi.

Giat ini juga dihadiri oleh Panewu Gamping, Ikhsan Waluyo, Panewu Anom Gamping, Trisno Sunardi, Wakil Ketua 4 Bidang Administrasi, Sumber Daya Manusia, dan Umum BAZNAS Kabupaten Sleman, Djumroni, Kepala KUA Gamping, Imam Safingi, Kanit Binmas Polsek Gamping, Iptu Y. Ponidi, Perwakilan Koramil 17/GP, Serka Hadi Siswoyo, para Lurah, serta 25 anak yatim dan anak yatim piatu didampingi orang tuanya masing-masing.

Dalam sambutannya, Panewu Gamping menyampaikan bahwa pemberian santunan kepada anak yatim piatu merupakan tugas Bersama yang bisa dilakukan dengan berbagai cara. Ia mencontohkan di kalangan Aparatur Sipil Negara yang sebagian penghasilannya disumbangan kepada BAZNAS yang selanjutnya dihimpun dan disalurkan kepada yang berhak.

“Pendidikan bagi anak yatim piatu ataupun anak dari keluarga tidak mampu, sangat penting bagi masa depan mereka. Karenanya, setiap orang tua harus terus berupaya agar anaknya tetap bisa sekolah. Kami sangat memperhatikan hal itu (santunan anak yatim piatu) dan Pemerintah Kabupaten pun terus mendorong para wali murid untuk selalu memperhatikan pendidikan anak. Saya berharap dengan adanya santunan ini dapat memberikan semangat bagi setiap anak untuk fokus dalam menimba ilmu, mandiri, terus belajar menjadi anak yang berprestasi guna meraih masa depan yang lebih baik dan cemerlang,” ucap Ikhsan. (Adnan Nurtjahjo|KIM Pararta Guna Kapanewon Gamping)