Lima PPS di Kapanewon Gamping Serentak Gelar Rapat Pleno DPSHP

Usai berakhirnya masa pencermatan dan uji publik terhadap Daftar Pemilih Sementara (DPS) pada pemilihan bupati dan bupati Sleman tahun 2020, seluruh Panitia Pemungutan Suara (PPS) di wilayah Kapanewon Gamping secara serentak menggelar Rapat Pleno Terbuka Rekapitulasi Daftar Pemilih Sementara Hasil Perbaikan (DPSHP) yang dilaksanakan di masing-masing Kantor Lurah setempat, Senin (5/10/2020) malam.

Rapat Pleno DPSHP di PPS Trihanggo dihadiri oleh Ketua Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Gamping, Adnan Iman Nurtjahjo, Perwakilan Pasangan Calon (Paslon) pemilihan bupati dan wakil bupati sleman tahun 2020 nomor urut 1, Ima Rohmawati, Perwakilan Paslon nomor urut 2, Andika, Perwakilan Paslon nomor urut 3, Sumardi, Panwaslu Desa Trihanggo, Luqman Johanuddin, serta Perwakilan Petugas Pemutakhiran Data Pemilih, Vivi Rahmawati.

Ketua PPS Trihanggo, Ani Kurniani yang memimpin jalannya pleno terbuka DPSHP didampingi oleh anggota PPS divisi data, Bayu Okke Ramadhan, Bersama anggota PPS divisi sosialisasi dan partisipasi masyarakat, Mahardhika Rifki menyampaikan bahwa kegiatan ini dilaksanakan berdasarkan Peraturan Komisi Pemilihan Umum Nomor 19 Tahun 2019 dan Peraturan Komisi Pemilihan Umum nomor 13 tahun 2020 tentang pemutakhiran data dan penyusunan daftar pemilih dalam pemilihan kepala daerah serentak lanjutan dalam kondisi bencana non alam Covid-19.

“Dalam rapat pleno terbuka DPSHP ini Panwaslu Desa dan perwakilan pasangan calon pemilihan bupati dan wakil bupati sleman tahun 2020 dapat memberikan masukan dan tanggapan disertai dengan dokumen yang otentik untuk mewujudkan data pemilih yang akurat dan terkini,” tutur Ani kepada peserta rapat.

Beberapa hal yang dituangkan dalam Berita Acara Rapat Pleno Terbuka Rekapitulasi Daftar Pemilih Sementara Hasil Perbaikan di PPS Trihanggo antara lain jumlah pemilih sebanyak pemilih dengan rincian laki-laki dan perempuan yang tersebar di 35 tempat pemungutan suara (TPS), pemilih baru sebanyak 8, pemilih tidak memenuhi syarat sebanyak 60, dan pemilih yang melakukan perubahan data sebanyak 7 yang tersebar di 30 TPS seperti yang tertuang dalam form . (Adnan Nurtjahjo|KIM Pararta Guna Kapanewon Gamping)




Sleman Canangkan KTN Merapi Sleman ADEM

Selasa (06/10/2020) bertempat di Dusun Brayut, Kalurahan Pandowoharjo, Sleman dilaksanakan pencanangan Kampung Tangguh Nusantara (KTN) Merapi Sleman ADEM (Aman, Damai, Elok, dan Makmur) oleh Panewu Kapanewon Sleman, Mustadi. Pencanangan ini juga di hadiri oleh Gugus Tugas Sleman, Polres Sleman, dan Komandan Militer Sleman.

Kampung Tangguh Nusantara (KTN) Merapi Sleman ADEM termasuk dalam program yang digagas oleh Polres Sleman di masa Pandemi COVID-19 untuk kepentingan masyarakat yakni tangguh dalam bidang keamanan dan ketertiban, kesehatan, pendidikan, dan ekonomi.

“Hari ini dalam rangka kita mendorong masyarakat untuk menunjukkan ketangguhan masyarakat Sleman ini yang sedang kita bangun, dan keberlanjutannya harus kita pantau sehingga nanti kegiatan ketangguhan ini bisa berlanjut sampai pandemi Covid-19 ini selesai dengan seterusnya,” ujar Mustadi.

Di Kapanewon Sleman ini sudah memiliki 2 kalurahan yang telah melakukan program KTN Merapi Sleman ADEM ini. Pertama dilakukan pada akhir Juni di Kalurahan Sukoharjo sementara Dusun Brayut Kalurahan Pandowoharjo ini adalah desa kedua yang telah melakukan program KTN ADEM.

Mustadi berharap program KTN ADEM ini bisa dilakukan oleh seluruh kalurahan yang ada di Sleman. (Rep Gasing)




Ngaglik Terima Bantuan Infrastruktur Penunjang Pariwisata

Serah terima infrastruktur terbangun PISEW (Program Infrastruktur Sosial Ekonomi Wilayah) dilaksanakan melalui kegiatan PK II (Pertemuan Kapanewonan II), Senin (5/10/2020) di Aula Kapanewon Ngaglik.

Menurut Nur Salim, Fasilitator Masyarakat PISEW, PK II dimaksudkan untuk melaporkan realisasi hasil pelaksanaan pekerjaan dan hasil pengelolaan Dana Bantuan Pemerintah untuk Masyarakat (BPM) oleh BKAD (Badan Koordinasi Antar Desa) kepada masyarakat lokasi kawasan PISEW. Selain itu juga untuk melakukan serah terima Infrastruktur terbangun kepada Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Satuan Kerja Pengembangan Kawasan Permukiman Provinsi.

Pada acara yang dihadiri 30 peserta terdiri dari PPK (Pejabat Pembuat Komitmen), TAPr (Tenaga Ahli Provinsi), DPUPR (Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat), Asisten TAPr, Kepala Desa, BPD, Dukuh, PKK, Pemuda, dan Tokoh Masyarakat tersebut, Suroto, Ketua BKAD Ngaglik menjelaskan bahwa dana yang diterima untuk membangun infrastruktur sebesar Rp ,00 yang dialokasikan untuk pembangunan di 3 lokasi yaitu Pendopo Penunjang Pariwisata Seni dan Budaya di Kalurahan Sariharjo, Pendopo Penunjang Pariwisata Embung Jetis Suruh di Donoharjo dan Los Kuliner Pendukung Wisata Watu Ledhek di Kalurahan Sardonoharjo.
Dalam sambutannya Fery Yuliana, Pejabat Pembuat Komitmen PISEW Provinsi menyampaikan bahwa infrastruktur terbangun cukup menarik.

“Dengan dibangun fasilitas tersebut diharapkan wisatawan tidak kecewa karena sarana dan prasarana yang semakin lengkap,” ungkapnya.
Fery menambahkan bahwa PISEW 2020 juga dibangun dengan protokol kesehatan yang ketat untuk mencegah penyebaran Covid 19.

Sunarto, Kepala Bidang Cipta Karya Dinas Pekerjaan Umum Perumahan dan Kawasan Permukiman Kabupaten Sleman menjelaskan bahwa setelah infrastruktur diserahkan akan menjadi tanggungjawab masing-masing kalurahan untuk memelihara dan memanfaatkan.

“Karena itu jika ada yang belum selesai baik dari segi pembangunan maupun administrasi agar segera diselesaikan,” ujar Sunarto. (Endarwati, KIM Ngaglik)




Layanan Ambulans Bentuk Kepedulian KOKAM di Bidang Kemanusiaan

Layanan ambulans Komando Kesiapsiagaan Angkatan Muda Muhammadiyah (KOKAM) Minggir bekerja sama dengan LAZISMU PCM Minggir mendapat simpati dari masyarakat. Hal ini disampaikan HM. Nasirun mewakili PCM Minggir dalam kegiatan Refleksi 55 Tahun KOKAM Sleman di Gedung Loji Muhammadiyah PCM Minggir Sleman, Minggu (4/10/2020).

Ditambahkan Iwan Setiawan, Sekretaris Nasional KOKAM, simpati dari masyarakat tersebut didapat karena KOKAM mampu menjawab tantangan zaman di bidang pelayanan bantuan kemanusiaan, kebencanaan, dan ekologi.

“Tugas KOKAM ini dinamakan trilogi pelayanan KOKAM,” jelas Iwan.

Sementara Marwan Hamed, Komandan KOKAM Daerah Sleman berharap kontribusi KOKAM dan PCM dapat terus dilakukan.

“Teruslah kita bergerak dan berbuat, ke depan harus lebih tanggap, tangguh, dan cekatan,” imbuhnya. (Arief Hartanto)