PCM Minggir Luncurkan AmbulanMU Kedua

Gerak dakwah Muhammadiyah Cabang Minggir semakin terasa dalam denyut nadi kehidupan masyarakat. Salah satu kegiatan andalan yang mendapatkan apresiasi tinggi dari masyarakat adalah program ambulanMu Gratis.

HM. Nasirun, Ketua PCM Minggir menyampaikan salah satu kegiatan Muhammadiyah yang bersentuhan langsung dengan warga dan dipioniri oleh angkatan Muda Muhammadiyah bekerjasama dengan LAZISMU PCM Minggir yang mendapat banyak simpati bagi masyarakat adalah layanan ambulans karena perannya sangat membantu masyarakat.

Hal ini bisa dilihat dari banyaknya permohonan dan mobilitas satu armada ambulanMU PCM Minggir. Mobilitas armada ambulanMU saat ini merupakan yang terpadat se-Daerah Istimewa Yogyakarta, tercatat pada bulan Agustus 2020 terdapat 87 pasien yang terlayani menggunakan Mobil AmbulanMU. Kebutuhan penambahan jumlah armada ambulan pun dinilai sangat penting untuk kelancaran proses perawatan pasien atau transportasi angkutan jenazah, dan lain sebagainya.

“Dalam waktu sekitar dua minggu terkumpul dana sekitar 225 Juta untuk pengadaan satu unit ambulans baru lengkap dengan fasilitas pendukungnya bisa terealisasi, jumlah tersebut terkumpul dari sekitar 500-an donatur yang simpati dan tergerak hatinya untuk bersama-sama berbuat dan berjuang dalam persyarikatan Muhammadiyah Minggir,” ujar Sunu Tri W salah satu jajaran pengurus, Minggu (10/10/2020) saat peluncuran AmbulanMu kedua di Masjid Baitul Izzah/Komplek Kantor PCM Minggir, Ngloji Pojok V Sendangagung Minggir Sleman.

Untuk semakin meningkatkan pelayanan ambulanMu kepada masyarakat maka diperlukan pula Manajemen aset AmbulanMu yang meliputi pengadaan, pemeliharaan, pemanfaatan secara profesional dengan pengelola yang amanah yang dinamakan LPAM (Lembaga Pengelola Ambulan Muhammadiyah).

“Hari ini 15 orang driver handal dilantik dan kami tetapkan sebagai pengelola dengan ditunjuk sebagai Ketua, Indra Mulyani yang diamanahi untuk menjalan aset ambulanMU agar semakin optimal dakwah dan syiar Muhammadiyah melalui program ini di masyarakat,” tambah Nasirun. (Arief Hartanto)




Warga Bangunkerto Turi Ikuti Penyuluhan Dispensasi IMB

Warga Sidoharjo dan Kendal Bangunkerto Kapanewon Turi mengikuti Sosialisasi Dispensasi (Pemutihan) dari Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Perizinan Terpadu (DPMPPT) Sleman, Sabtu (10/10/2020).

Aris Winarno dari Dinas DPMPPT Sleman dalam paparannya menegaskan bahwa bahwa program ini merupakan bentuk kepedulian dari Pemerintah Kabupaten Sleman terkait dengan kondisi permasalahan IMB.

“Pemkab Sleman mengadakan program dispensasi untuk permohonan IMB rumah tinggal pribadi yang berlangsung sampai dengan Desember 2020 dan gratis,” ucap Aris.

Acara sosialisasi berjalan hangat dan penuh antusias. Peserta banyak mengajukan pertanyaan karena selama ini masih belum jelas bagaimana cara mengakses program tersebut.

Salah satu penanya Amri Kurniawan mempertanyakan program dispensasi IMB apakah bisa dilakukan secara bersama-sama dan bagaimana proses pengajuan untuk bangunan lama yang berdiri di atas tanah yang masih lahan sawah.

Aris pun menjawab hal tersebut dengan mengatakan bahwa dispensasi IMB bisa dilakukan secara kolektif dan untuk bangunan di lahan sawah.

“Harus dilakukan proses pengeringan lahan terlebih dahulu dan dari DPMPPT siap untuk mengadvokasi bagi masyarakat yang mengakses program ini,” jawabnya. (Arief Hartanto)




Peletakan Batu Pertama Gedung Baru TK ABA Rewulu Godean

Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) adalah suatu upaya pembinaan yang ditujukan kepada anak sejak lahir sampai dengan usia 6 tahun yang dilakukan melalui pemberian rangsangan pendidikan untuk membantu pertumbuhan dan perkembangan jasmani dan ruhani agar anak memiliki kesiapan dalam memasuki pendidikan lebih lanjut (UU No. 20 Tahun 2003). Kesadaran masyarakat akan pentingnya PAUD pada masa ini, bisa dibuktikan dengan semakin banyak didirikannya pusat layanan PAUD yang ada di masyarakat, baik itu milik pemerintah, yayasan, atau bahkan milik pribadi.

Minggu (11/10/2020), Persyarikatan Muhammadiyah bersama ‘Aisyiyah Cabang Godean, melaksanakan peletakan batu pertama pembangunan gedung baru TK ABA Rewulu Kulon, yang beralamatkan di Rewulu Kulon RT 02 RW 22, Sidokarto, Godean, Sleman. Lebih tepatnya di bawah naungan PRA Sidokarto, yang mendapat kepercayaan untuk mengelola tanah wakaf dari Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) DI. Yogyakarta.

Menurut Zuniarsih, selaku Kepala TK ABA Rewulu Kulon, kegiatan ini merupakan upaya untuk mengembangkan TK ABA Rewulu Kulon, yang sudah berdiri selama 30 tahun, di mana bangunan gedung lama tidak begitu jauh dari lokasi pembangunan sekarang.

“Saat ini lembaga kami memiliki 87 peserta didik, 8 pendidik dan 2 tenaga kependidikan,” ujarnya.

Konsep bangunan gedung baru ini dikatakan Zuniarsih memiliki keunikan tersendiri jika dibandingkan dengan kebanyakan sekolah khususnya TK yang sudah ada selama ini. Keseluruhan bangunan memiliki 3 prinsip bangun, yaitu ramah anak, ramah lingkungan, dan mengangkat budaya lokal. Bekerjasama dengan arsitek handal, bangunan yang akan diwujudkan tidak memiliki sisi lancip/siku, ada lahan bercocok tanam untuk pembelajaran anak-anak, dan material bangunan didominasi oleh bata ekspose. Tentunya hal ini disesuaikan dengan visi TK, yaitu membentuk pribadi yang cerdas, kreatif, mandiri, dan berbudaya.

Adapun pengerjaannya dan arsitek pembangunannya dipercayakan Agus Satriyo (pengurus PCM Godean) yang dikerjakan secara mandiri tanpa melibatkan pihak kontraktor. Rencana anggaran belanja menghabiskan kurang lebih Rp 1,1 miliar. (Arief Hartanto)