Polsek Gamping Jalin Sinergitas Lewat Apel Pagi di Kelurahan

Bhabinkamtibmas Kelurahan Ambarketawang, Aipda Ibnoe Prastowo melaksanakan apel pagi bersama para perangkat kelurahan di halaman Kantor Kelurahan Ambarketawang, Kapanewon Gamping, Selasa (16/11/2020) pagi.

Apel Bersama diambil oleh Carik Ambarketawang, Erma Heny Suryani yang diikuti oleh segenap jajaran perangkat kelurahan Ambarketawang. Ia menyampaikan rencana pelaksanaan tugas satu minggu ke depan dan evaluasi pelaksanaan tugas minggu lalu.

Terdapat banyak cara dalam rangka menjalin sinergitas dan menciptakan kamtibmas di wilayah Desa Binaan. Salah satunya dengan terjun langsung di tengah masyarakat maupun pegawai instansi dalam rangka memberikan penyuluhan dan pembinaan yang biasa dilakukan oleh kepolisian dalam tugasnya sehari-hari.

Dalam kesempatan ini, Bhabinkamtibmas Ambarketawang, Aipda Ibnoe Prastowo memberikan arahan dan imbauan terkait kamtibmas di lingkungan Kelurahan Ambarketawang agar seluruh perangkat kelurahan dapat berperan aktif dalam membantu menciptakan kamtibmas di lingkungan warganya masing-masing, dan mendorong para warga agar lebih meningkatkan ronda malam guna mencegah terjadinya tindak kejahatan di lingkungan warga sehingga wilayah Kalurahan Ambarketawang tetap aman dan kondusif.

Polsek Gamping melalui Bhabinkamtibmas berkoordinasi dan berdialog bersama perangkat kelurahan untuk meningkatkan kamtibmas di wilayah setempat dan harus memiliki disiplin dalam tugas sehari-hari. Aipda Ibnoe mengajak masyarakat lainnya untuk lebih meningkatkan kewaspadaan di lingkungan sekitar mengimbau agar menjaga situasi kamtibmas menjelang pilkada serentak tahun 2020 di Kabupaten Sleman agar tetap aman dan kondusif.

“Mari kita tingkatkan keamanan dan ketertiban menjelang pilkada serentak tahun 2020 agar dapat berjalan dengan aman dan lancar sampai dengan tahap demi tahap selesai. Dan saat ini kita semua masih menghadapi pandemi Covid-19 agar jangan lengah di lingkungan masyarakat. Untuk itu lingkungan kelurahan agar mengimbau warganya saat berkunjung masuk kantor pelayanan selalu mencuci tangan, mengenakan masker, menjaga jarak, serta tidak berkerumun,” ujarnya.

Di tempat yang berbeda Kapolsek Gamping, Kompol Heribertus Aan Andrianto mengatakan kegiatan yang dilakukan Bhabinkamtibmas untuk menyampaikan pesan kamtibmas pada apel para perangkat kelurahan merupakan kepedulian Polri untuk mengetahui kegiatan maupun program kelurahan binaannya dan bertujuan untuk meningkatkan kedekatan antara Bhabinkamtibmas dan perangkat kalurahan.

“Selain menjalin sinergitas kemitraan, apel juga dimaksudkan untuk menumbuhkan sikap disiplin dan menjalin tali silaturahmi dengan perangkat kalurahan, warga, tokoh masyarakat dan tokoh agama sehingga terjalin kerjasama dan komunikasi yang baik dalam rangka hari kamtibmas serta saling tukar informasi yang berkembang di wilayah Kalurahan Ambarketawang, Kapanewon Gamping,” pungkas Kompol Aan panggilan akrabnya. (Adnan Nurtjahjo|KIM Pararta Guna Kapanewon Gamping)




Ringankan Beban Masyarakat Kapanewon Gamping Gelar Pasar Murah

Satuan tugas percepatan penanganan Covid-19 Kapanewon Gamping menggelar pasar murah guna meringankan beban masyarakat akibat adanya wabah virus Corona di Pendopo Kapanewon Gamping, Selasa (17/11/2020) pagi.

Panewu Gamping, Ikhsan Waluyo menuturkan bahwa pasar murah diselenggarakan untuk membantu mengurangi beban masyarakat dengan sasaran utama warga yang kurang mampu dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari.

“Kami mengadakan kegiatan pasar murah ini dengan menerapkan disiplin protocol kesehatan dengan menghindari kerumunan saat belanja menggunakan kupon antrian. Panitia dan masyarakat wajib mengenakan masker, mencuci tangan, serta menjaga jarak,” tutur Ikhsan.

Ia menjelaskan bahwa sembako yang dijual antara lain beras, minyak goreng, telur ayam, gula pasir, tepung terigu, dan berbagai barang kebutuhan pokok lainnya dengan harga sesuai standar penjualan distributor artinya bahwa harga yang berlaku di pasar sembako murah Kapanewon Gamping ini jauh lebih murah dibanding harga sembako pasaran.

Tampak hadir Kapolsek Gamping, Kompol Heribertus Aan Andrianto, Danramil 17/GP, Mayor Jalu Susilarjo, Kepala Jawatan Keamanan Kapanewon Gamping, Harley Benyamin Joshua dan jajarannya guna membantu kelancaran dalam giat pasar sembako murah dalam pengawasan untuk selalu menerapkan protokol kesehatan cegah penularan Covid-19. (Adnan Nurtjahjo|KIM Pararta Guna Kapanewon Gamping)




Siaga Merapi, Donoharjo Aktifkan Posko Gabungan

Ngaglik – Gunung Merapi yang akhir akhir ini menunjukkan peningkatan aktivitas vulkaniknya membuat semua pihak harus meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan. Begitu pun dengan para relawan yang bergerak dalam kebencanaan di Kalurahan Donoharjo seperti Merapi Lowo Rescue, Rajawali (Komunitas kebencanaan), Destana (Desa Tanggap Bencana) Donoharjo, Relado (Relawan Donoharjo) maupun komunitas Konco Briker Donoharjo terus menyatukan langkah guna mengantisipasi kemungkinan di saat bencana gunung Merapi  yang bisa datang sewaktu-waktu.

Sebagai langkah nyata gabungan komunitas ini mendirikan posko bencana yang berlokasi di Kompleks Kantor kalurahan Donoharjo, Kapanewon Ngaglik, Kabupaten Sleman.

“Pendirian posko di sini karena Donoharjo merupakan penyangga daerah rawan bencana Kalurahan Purwobinangun.  Dengan adanya posko gabungan akan mempermudah koordinasi, menyatukan langkah, mematangkan persiapan baik sumberdaya dan tenaga agar saat bencana datang terkoneksi dan terkondisi dengan baik,” kata Agus Hardiyo Pancoro, Ketua Destana Donoharjo, Senin (16/11/2020).

Agus menyatakan bahwa di posko gabungan ini dilengkapi dengan alat monitor yang dihubungkan langsung dengan pengamatan kegempaan atau seismograf dan monitor yang terhubung dengan CCTV yang berada di Pos Pengamatan Balerante, Kemalang, Klaten.

“Sebetulnya ada beberapa alat pemantau kegempaan yang dipasang oleh BPPTKG (Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi) tetapi kita pilih yang berada di Balerante karena lokasi yang relatif dekat dengan posko disini dan sama-sama berada di selatan atau tenggara dari puncak Merapi. Lokasi pengamatan di Balerante hanya berjarak sekitar 5 km dari puncak Merapi,” ujarnya.

Dari monitor pantau (CCTV) tersebut bisa diamati situasi puncak Merapi secara visual baik mengenai situasi puncak/kawah, asap kawah serta intensitas asap kawah dari sedang hingga tebal, selain itu bisa terlihat cuaca cerah maupun hujan, arah angin, kecepatan angin dari lemah hingga kencang, suhu udara sekitar, kelembaban udara dan lain-lain.

“Saat gunung Merapi alami letusan pun bisa dilihat tinggi kolom erupsi di atas puncak, begitu pun warna dari kolom asap,” lanjut Agus.

Agus menerangkan, melalui pengamatan seismograf  bisa terlihat kegempaan yang terjadi berupa gempa hembusan, gempa guguran , gempa hybrid/fase banyak dan gempa vulkanik dangkal. Dari alat itu pula bisa diamati intensitas kegempaaan, amplitudo dan durasi kegempaaan.

Selain mengamati dari pantauan seismograf dan CCTV, posko juga dilengkapi dengan  radio komunikasi yang terhubung dengan posko pengamatan Balerante dan juga berbagai komunitas relawan Merapi sehingga mempermudah dalam  proses mitigasi dan penanganan Bencana.

Agus menambahkan bahwa posko gabungan ini disepakati di Kalurahan Donoharjo yang berada sekitar 15 km dari puncak Merapi. “Donoharjo berada di ring 3, harapannya bila terjadi erupsi besar dan pos pengamatan Balerante harus dikosongkan, maka CCTV dan seismograf bisa langsung diamati  dan dibaca dari sini,” jelas  Agus.

Agus menambahkan bahwa  anggota di posko gabungan ini ada sekitar 105 orang yang berjaga selama 24 jam dengan sistem piket 15 personel per hari dan akan berjaga kembali setelah 1 minggu kemudian kecuali dalam keadaan genting atau memaksa.

“Pengamatan dilakukan terus menerus selama 24 jam apalagi saat ini status Merapi adalah Siaga. Hal ini dilakukan agar perkembangan dan perubahan status Merapi diketahui dengan cepat sehingga kita juga melangkah dengan cepat sesuai skenario yang sudah disepakati. Modalnya sebetulnya hanya satu yaitu semangat dan ikhlas dalam mengabdi karena bagi kami keselamatan warga adalah nomor satu,” pungkas Agus. ( Upik Wahyuni/KIM Donoharjo).