Pendidikan dan Latihan Dasar Tanggap Bencana Relawan Muhammadiyah Cabang Tempel

Wilayah Kapanewon Tempel tidak terlepas dari ancaman bencana alam, misalnya pada tahun 2010 erupsi Gunung Merapi yang cukup serius dan beberapa bencana seperti angin puting beliung. Pun, gempa bumi tahun 2006 juga tidak sedikit melibatkan masyarakat di wilayah Kapanewon Tempel untuk terjun langsung membantu pemulihan dampak bencana.

Di tengah kondisi itu banyak anggota masyarakat yang ikut berpartisipasi dalam menangani rentetan bencana tersebut. Para relawan di daerah bencana ini sebenarnya membutuhkan pengetahuan dan keterampilan dasar dalam penanganan bencana.

Hal inilah yang melatarbelakangi diadakannya pelatihan dasar tanggap bencana bagi Relawan Muhammadiyah Tempel. Menurut Arif Sulistyo selaku panitia acara dilaksanakannya kegiatan ini diharapkan dapat membekali relawan dengan kemampuan dan keterampilan yang dibutuhkan dan sanggup dalam menghadapi berbagai macam situasi bencana.

Acara yang dihelat oleh Majelis Pelayanan Sosial ini L ditujukan untuk relawan bencana muda dan dewasa di lingkungan Persyarikatan Muhammadiyah Cabang Tempel dengan kesadaran dan minat untuk menjadi relawan bencana.

“Dari sini diharapkan akan muncul generasi yang sadar dan tanggap terhadap bencana dengan pengetahuan dan keterampilan yang tepat guna, menumbuhkan dan meningkatkan kesadaran para peserta terhadap pentingnya peran relawan dalam menanggapi bencana di Indonesia, membuka wawasan peserta kegiatan terkait sistem pengelolaan penanggulangan bencana di Indonesia saat ini, dan memberikan edukasi materi pengetahuan dasar mengenai pengelolaan penanggulangan bencana seperti etika seorang relawan, manajemen dapur umum, air dan sanitasi, penanganan trauma muskuloskeletal, resusitasi jantung paru, serta triase,” tambah Isnaini dari MPC PCM Tempel, Sabtu (12/12/2020) di Gedung Darul Ulum PCM Tempel.

Kegiatan ini bekerjasama dengan fasilitator kegiatan dari BPBD Daerah Istimewa Yogyakarta, MDMC PWM Daerah Istimewa Yogyakarta, SAR Muh DIY, MDMC PDM Sleman dan PMI Kabupaten Sleman. (Arief Hartanto)




Pembinaan Pik R Sejahtera Kampung KB Dusun Tanjungsari Kalurahan Sukoharjo

Guna mensukseskan Program Bangga Kencana, Kalurahan Sukoharjo melakukan berbagai cara antara lain dengan KIE (Komunikasi Informasi dan Edukasi) kepada masyarakat, seperti kelompok Pik R, BKB, BKR , BKL dan kelompok lainnya, serta kegiatan penunjang keterampilan life skill pengelolaan sampah yang dilakukan para remaja sebagai usaha ekonomi remaja di Dusun Tanjungsari, program genre, dan Triad KRR. Hal ini disampaikan oleh Dra. Abidah selaku Koordinator Penyuluh Lapangan KB Kapanewon Ngaglik, Minggu (13/12/2020) dalam pembinaan Pik R Sejahtera di Kampung KB Tanjungsari.

Sementara itu Kamituwo Kalurahan Sukoharjo, Sujadi mengatakan bahwa pihak kalurahan bisa mendukung pendanaan dari stimulan dana desa untuk suksesnya program kampung KB tahun anggaran 2020 ini.

“Semoga tahun 2021 masih bisa mendukung program ini demi kesejahteraan melalui kampung KB,” paparnya.

Narasumber pembinaan, Ustaz Jadiyo dari KUA Kapanewon Ngaglik memberikan arahan terkait pembinaan mental spiritual keagamaan terhadap kelompok-kelompok yang masuk dalam jajaran kampung KB Kalurahan Sukoharjo. Materi dikaitkan dengan adanya perubahan Undang-undang Perkawinan yang perlu disosialisasikan kepada masyarakat dan kelompok-kelompok seperti kelompok Pik R seperti ini. Jadiyo berharap agar program kampung KB ini juga mendukung kegiatan DBKS yaitu Desa Binaan Keluarga Sakinah yang sudah berjalan di kalurahan ini.

“Untuk itu perlu sinergitas kegiatan di lapangan,” pintanya. (KIM Ngaglik/Srp)




Forasko Adakan Gebyar Potensi Anak Sukoharjo

Forum Anak Sukoharjo atau Forasko Kalurahan Sukoharjo mengadakan Gebyar Potensi Anak Kalurahan Sukoharjo, Minggu (13/12/2020).

Dalam sambutannya Kamituwo Kalurahan Sukoharjo, Sujadi menyambut baik atas diadakannya Gebyar Potensi Anak Kalurahan Sukoharjo yang hari ini dilaksanakan di Aula Kalurahan Sukoharjo. Diikuti oleh 101 anak dari tingkat TK sampai SD se-Kalurahan Sukoharjo, dirinya berharap kegiatan ini bisa menggali bibit unggul dalam kreativitas dan inovasi bidang seni di Kalurahan Sukoharjo ini.

“Dengan dilaksanakan gebyar potensi ini pasti ada bibit unggul yang mampu dan terus dikembangkan,” harapnya.

Adapun yang dilombakan antara lain lomba mewarnai, fashion show, membaca puisi, dan menghias masker. Lomba ini memperebutkan hadiah uang pembinaan dan trofi Thole dan Dhenok Kalurahan Sukoharjo. Berikut daftar pemenang masing-masing lomba:

Lomba mewarnai Kategori A

  1. Dewi Aqilatunusa

2. Athafaris Daffa R

3. Anindya Kenez

Lomba Mewarnai Kategori B

  1. Karniya Saufa

2. Sabrina Rahma

3. Keyla Cantika

Lomba membaca puisi

  1. Nadia Azizah

2. Yusia Caroen Angekin

3. Farel Adhyasta

Lomba menghias masker

  1. Calica Jingga

2. Desma Nabila

3. Yoda Azhani

Lomba Dhenok Thole

  1. Yiska Carlen Angelin (Dhenok)

2. Fairuzul Dicky Ramadhan (Thole). (KIM Ngaglik/Srp)




Pilkada Sleman 2020: Partisipasi Pemilih di Ngaglik 69,1 Persen

Ngaglik – Tingkat partisipasi masyarakat dalam pilkada serentak pemilihan bupati dan wakil Bupati Sleman tahun 2020 di Kapanewon Ngaglik adalah 69,1% atau sebanyak pengguna hak pilih  dari jumlah  pemilih yang masuk dalam DPT (Daftar Pemilih Tetap).

Hal ini tertuang dalam berita acara Rekapitulasi Hasil Penghitungan Suara di tingkat kecamatan dalam Pilbup 2020 yang disampaikan pada rapat pleno penghitungan suara di pendopo Kapanewon Ngaglik, Kabupaten Sleman, Jumat (11/12/2020).

Ketua PPK Ngaglik, Dita Hendri Irawan mengatakan bahwa jumlah pengguna hak pilih berasal dari jumlah pemilih dalam DPT (Daftar Pemilih Tetap), jumlah pemilih yang pindah memilih (DPPh), jumlah pemilih tidak terdaftar di DPT yang menggunakan hak pilih dengan menunjukkan KTP elektronik atau surat keterangan perekaman KTP yang masuk di daftar pemilih tambahan (DPTb).

Disampaikan juga bahwa selain data pemilih disebutkan pula perolehan suara untuk masing-masing paslon yaitu Paslon 1 (Danang-Agus) memperoleh suara , Paslon 2 (Sri Muslimatun-Amin) mendapat suara, dan paslon 3 (Kustini-Danang) mendapatkan suara.

“Rekapitulasi data pemilih dan perolehan suara tersebut dihimpun dari 190 TPS yang tersebar di 6 kalurahan yaitu 19 TPS di Donoharjo, 41 di Sariharjo, 25 TPS di Minomartani, 29 TPS di Sukoharjo, 37 TPS di Sinduharjo dan 39 TPS di Sardonoharjo” kata Dita Hendri disaksikan saksi paslon, Panwascam Ngaglik, PPS se-Kapanewon Ngaglik, unsur kepolisian, dan TNI .

Seusai rapat pleno, dokumen hasil rekapitulasi penghitungan suara dimasukkan ke dalam kotak suara yang kemudian disegel. Dokumen tersebut terdiri model D Hasil kecamatan KWK, Daftar Hadir kecamatan, model D Kejadian Khusus atau keberatan KWK.

Dengan pengawalan ketat dari aparat keamanan dan didampingi panwascam, dokumen tersebut dibawa ke kantor KPU Sleman dan diterima langsung oleh Ketua KPU Sleman Trapsi Haryadi.

Trapsi Haryadi menyampaikan apresiasi kepada PPK Ngaglik yang telah menyerahkan hasil penghitungan suara pasca menuntaskan rapat pleno rekapitulasi perolehan suara di tingkat kecamatan.

“PPK Ngaglik merupakan urutan ke-7 dari 17 PPK di kabupaten Sleman yang menyerahkan hasil rekapitulasi suara.  Selanjutnya akan kita lakukan rapat pleno tingkat kabupaten pada Senin tanggal 14 Desember 2020. Dan kita semua  patut bersyukur bahwa pelaksanaan pilkada di Kapanewon Ngaglik berjalan dengan baik, tertib, lancar, aman dan selamat,” kata Trapsi kepada Susilo Budiarto anggota PPK Ngaglik yang saat itu menyampaikan dokumen ke KPU. (Upik Wahyuni/KIM Donoharjo)