Kiprah Gerakan Sosial Aku Wong Sleman

Pesatnya kemajuan teknologi dan Media sosial mau tidak mau telah membawa gelombang perubahan yang signifikan dalam kehidupan.

Media sosial memungkinkan terjadinya interaksi dua arah antara pengirim dan penerima informasi tanpa terbatas ruang dan sekat waktu. Media sosial juga dapat menjadi alat untuk menggalang kebaikan dan punya peran dalam gerakan sosial.

Ini terlihat pada gerakan sosial yang berkembang di Sleman, melalui platform Facebook dengan akun Aku Wong Sleman, Arisanto sebagai penggagasnya.

Ketika ditemui kontributor pada Kamis (17/12/2020) di Ngangkrik RW 16 Triharjo Sleman, dia mengemukakan sejarah berdirinya gerakan ini berawal dari grup Facebook Aku Wong Sleman pada bulan Juli 2020 kemudian Agustus resmi menjadi paguyuban sosial kemasyarakat dengan anggota aktif lebih dari 100 dan simpatisan. Anggota ini berasal dari semua lapisan masyarakat dan terhubung melalui media sosial.

“Dari media sosial ini lahirlah banyak ide-ide dari anggota untuk berbuat bagi saudara-saudara yang membutuhkan uluran tangan kita dengan cara menyisihkan sebagain rezeki,” ujarnya.

Hal ini menurut Arisanto akan sangat terasa bermanfaat apalagi di tengah kondisi pandemi saat ini.

“Seperti pembagian masker dan makanan ringan dan makan siang buat pengungsi di barak pengungsian Glagaharjo Cangkringan dan dilanjutkan bakti sosial ke Ponpes Al Fatah Pereng, Sumberharjo Prambanan berupa sembako, alat sekolah, dan alas tidur buat santri yatim piatu pada pertengahan Desember 2020,” lanjutnya.

Ditambahkan Arisanto, banyak agenda lain yang akan dilakukan dari paguyuban ini ke depan seperti program sunatan masal, bedah rumah, bakti sosial, program tilik anggota yang ditimpa musibah, dan sebagainya. (Arief Hartanto)




Pemkab Sleman Undi Hadiah Pasar Rakyat 2020

Pemerintah Kabupaten Sleman melalui Disperindag Sleman kembali melakukan pengundian Kupon Belanja Berhadiah di Pasar Rakyat Tahun 2020 bertempat di Pasar Sleman unit 1, Kamis (17/12/2020). Pengundian tersebut dilakukan secara langsung oleh Bupati Sleman Sri Purnomo bersama Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Mae Rusmi.

Hadiah yang diundikan dalam periode tahun 2020 ini meliputi, hadiah utama berupa 3 unit motor, 6 unit tv led 40 inch, 12 unit kulkas, dan 160 unit hadiah hiburan yang sudah diundi tgl 15 Desember di kantor Disperindag Sleman. Pemenang dalam undian tersebut merupakan masyarakat yang telah mengumpulkan kupon undian saat berbelanja di 21 pasar yang berada di wilayah Kabupaten Sleman.

Kepala Disperindag Mae Rusmi mengatakan kegiatan belanja berhadiah dilaksanakan untuk periode 15 September sampai 14 Desember 2020. Kegiatan pengundian tersebut diselenggarakan oleh pasar yang telah menjalankan standar prokes covid dengan baik.

“Tahun ini kegiatan belanja berhadiah hanya dilaksanakan 1x biasanya setahun 2x, karena adanya pandemi covid kami menunggu kesiapan seluruh masyarakat yang siap menjalankan protokol kesehatan,” jelasnya.

Lebih lanjut, Mae Rusmi juga menuturkan bahwa Kegiatan bertujuan untuk menjaga pergerakan ekonomi khususnya sleman, untuk menjadi stimulan menangkar daya kunjungan  masyarakat. Ia mengakui berdasarkan survei, sejak diadakan pengundian ini terdapat kenaikan kunjungan sebesar 35%. Penjualan secara online layanan online pasar rakyat sleman. 

Sementara itu, Bupati Sleman, Sri Purnomo dalam kesempatan tersebut mengatakan kegiatan belanja berhadiah tersebut merupakan bentuk perhatian pemerintah untuk mendorong tingkat belanja masyarakat Sleman di pasar tradisional.

“Harapannya dengan adanya undian belanja berhadiah ini dapat meningkatkan citra belanja di pasar. Namun pada saat  di pasar masyarakat tetap harus menerapkan protokol, jadi walaupun banyak pengunjung tetap aman dan tidak terjadi penularan atau transmisi lokal,” ungkapnya.

Lebih lanjut, ia berharap  dapat menumbuhkan kecintaan konsumen melakukan kegiatan berbelanja di pasar tradisional yang pada akhirnya dapat meningkatkan rasa cinta dan bangga menggunakan produk lokal.

“Dengan strategi pengundian ini diharapkan mampu menimbulkan efek ganda, yakni peningkatan konsumen pasar, serta berpengaruh dalam meningkatkan rasa cinta dan bangga menggunakan produk lokal,” ungkapnya.

Hadiah utama berupa 3 unit sepeda motor diberikan kepada Feriani dengan lokasi undian di Pasar Godean. Pemenang kedua diberikan kepada Mugiati dengan lokasi undian Pasar Prambanan. Pemenang ketiga diberikan kepada Pratiwi dengan lokasi undian di Pasar Sleman Unit 1.

Mengingat masih dalam masa Pandemi Covid-19, para pemenang hadiah 1 unit motor diserahkan secara simbolis oleh Bupati Sleman Sri Purnomo kepada Perwakilan UPT Pasar yang nantinya akan diteruskan kepada para pemenang. (Humas Sleman)




KIM sebagai Kontributor Berita Website Kalurahan

Ngaglik – Pemerintah Kalurahan Sukoharjo membentuk dan mengukuhkan Kelompok Informasi Masyarakat (KIM) mereka di Kantor Kalurahan Sukoharjo, Kapanewon Ngaglik, Kabupaten Sleman, Kamis (17/12/2020).

Carik Kalurahan Sukoharjo, Yuliani, menuturkan bahwa KIM ini sebenarnya sudah terbentuk sejak 2017 lalu tetapi baru ada kelanjutannya lagi pada saat ini. Yuliani berharap pengurus KIM yang baru ini bisa bekerjasama dengan Pemerintah Kalurahan Sukoharjo dalam menyajikan informasi kepada masyarakat. “Harapannya agar semua informasi benar-benar sampai dan diketahui masyarakat Sukoharjo,” tutur Yuliani.

Menurut Yuliani, saat ini website Kalurahan Sukoharjo sedang vakum karena admin sebelumnya mengundurkan diri. Yuliani berharap dengan adanya KIM ini bisa membantu pemerintah kalurahan dalam memproduksi konten berita di website.

Perihal KIM sebagai kontributor berita website ini diamini oleh Yudiarto Setiawan, Kepala Seksi Pengelolaan Informasi Publik Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Sleman. Yudiarto menyatakan bahwa KIM memang diharapkan bisa menjadi kontributor utama dalam memproduksi berita di website kalurahan dan kecamatan.

Di kabupaten Sleman, saat ini KIM tingkat Kalurahan baru terbentuk di 25 desa, dari 86 desa yang ada di Kabupaten Sleman. Diungkapkan Yudiarto, karakter KIM ada bermacam-macam. Ada yang bergerak di bidang ekonomi dan UMKM, ada yang kesenian, dan ada yang jurnalistik. “Di Kapanewon Ngaglik ini, paling banyak anggota KIM yang menjadi kontributor berita. Semoga KIM Kalurahan Sukoharjo bisa ikut menjadi kontributor berita di website kalurahan, kapanewon, dan kabupaten,” ujar Yudiarto.

Dalam pemilihan pengurus baru ini, terpilih sebagai ketua adalah Dita Hendri Irawan. Selanjutnya ketua baru akan memilih para pengurus lainnya yang mewakili setiap padukuhan. Pemerintah Kalurahan Sukoharjo pun langsung memfasilitasi para pengurus baru dengan seragam baru.




KPU Sleman Tetapkan Hasil Rekapitulasi Penghitungan Suara Pilkada 2020

Gamping – Guna melaksanakan ketentuan Pasal 31 ayat (1) dan ayat (2) Peraturan Komisi Pemilihan Umum Nomor 9 Tahun 2018, sebagaimana telah diubah dengan Peraturan Komisi Pemilihan Umum Nomor 19 Tahun 2020 tentang Rekapitulasi Hasil Penghitungan Suara dan Penetapan Hasil Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati, dan atau Wali Kota dan Wakil Wali Kota, maka Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Sleman perlu menetapkan Rekapitulasi Hasil Penghitungan Suara Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Sleman Tahun 2020 dalam rapat pleno yang dilaksanakan di ruang rapat KPU Sleman, Senin (14/12/2020).

Rapat pleno terbuka dipimpin oleh Ketua Divisi Teknis Penyelenggaraan KPU Sleman, Noor Aan Muhlishoh dengan mengundang seluruh Ketua dan anggota Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) se-Kabupaten Sleman, termasuk Ketua PPK Gamping, Adnan Iman Nurtjahjo bersama anggota PPK Gamping, M. Mualif (Divisi Teknis Penyelenggaraan), Indriyani Nurzanah (Divisi Data dan Informasi), Layung Pertiwi (Divisi Hukum dan Pengawasan), serta Puji Astuti (Divisi Sosialisasi dan Partisipasi Masyarakat).

Selain itu, KPU Sleman juga menghadirkan Ketua Bawaslu Kabupaten Sleman, Abdul Karim Mustofa, beserta jajarannya, serta para saksi pasangan calon bupati dan wakil bupati Kabupaten Sleman tahun 2020 sebagai peserta rapat pleno rekapitulasi penghitungan suara. Turut hadir dalam kegiatan Sekretaris KPU Sleman, Muhammad Hasyim, Ketua Divisi Data dan Informasi, Indah Sri Wulandari, Ketua Divisi Sosialisasi dan Partidipasi Masyarakat, Aswino Wardhana, serta Ketua Divisi Hukum, Ahmad Baehaqi.

Menurut Ketua KPU Sleman, Trapsi Haryadi bahwa rekapitulasi hasil penghitungan suara digunakan sebagai dasar penetapan pasangan caion bupati dan wakil bupati sleman terpilih setelah disetujui oleh Badan Pengawas Pemilu Kabupaten Sleman, dan para saksi dari pasangan calon bupati dan wakil bupati sleman peserta pemilihan.

“Berdasarkan Keputusan KPU Kabupaten Sleman Nomor 389/ rapat pleno rekapitulasi hasil penghitungan perolehan suara tingkat kabupaten Sleman ditetapkan perolehan suara pasangan calon 1 meraih suara, pasangan calon 2 meraih suara, pasangan calon 3 meraih suara, dengan jumlah suara sah , jumlah suara tidak sah , serta jumlah suara sah dan tidak sah dengan jumlah pemilih di Kabupaten Sleman sebanyak pemilih, dengan jumlah pengguna hak pilihnya sebanyak pemilih. seperti yang ada di laman KPU kabupaten sleman,” kata Trapsi.

Masyarakat juga dapat melihat hasil pilkada tahun 2020 tiap daerah dengan mengecek melalui aplikasi Sistem Informasi Rekapitulasi (Sirekap) KPU di laman . Namun, hasil rekapitulasi dalam Sirekap tidak menjadi dasar penentuan hasil Pilkada 2020. Penentuan pemenang Pilkada tahun 2020 tetap berdasarkan pada hasil rapat pleno rekapitulasi yang dilakukan penyelenggara pemilihan secara manual berjenjang. (Adnan Nurtjahjo|KIM Pararta Guna Kapanewon Gamping)




Pendidikan dan Latihan Dasar Tanggap Bencana Relawan Muhammadiyah Cabang Tempel

Wilayah Kapanewon Tempel tidak terlepas dari ancaman bencana alam, misalnya pada tahun 2010 erupsi Gunung Merapi yang cukup serius dan beberapa bencana seperti angin puting beliung. Pun, gempa bumi tahun 2006 juga tidak sedikit melibatkan masyarakat di wilayah Kapanewon Tempel untuk terjun langsung membantu pemulihan dampak bencana.

Di tengah kondisi itu banyak anggota masyarakat yang ikut berpartisipasi dalam menangani rentetan bencana tersebut. Para relawan di daerah bencana ini sebenarnya membutuhkan pengetahuan dan keterampilan dasar dalam penanganan bencana.

Hal inilah yang melatarbelakangi diadakannya pelatihan dasar tanggap bencana bagi Relawan Muhammadiyah Tempel. Menurut Arif Sulistyo selaku panitia acara dilaksanakannya kegiatan ini diharapkan dapat membekali relawan dengan kemampuan dan keterampilan yang dibutuhkan dan sanggup dalam menghadapi berbagai macam situasi bencana.

Acara yang dihelat oleh Majelis Pelayanan Sosial ini L ditujukan untuk relawan bencana muda dan dewasa di lingkungan Persyarikatan Muhammadiyah Cabang Tempel dengan kesadaran dan minat untuk menjadi relawan bencana.

“Dari sini diharapkan akan muncul generasi yang sadar dan tanggap terhadap bencana dengan pengetahuan dan keterampilan yang tepat guna, menumbuhkan dan meningkatkan kesadaran para peserta terhadap pentingnya peran relawan dalam menanggapi bencana di Indonesia, membuka wawasan peserta kegiatan terkait sistem pengelolaan penanggulangan bencana di Indonesia saat ini, dan memberikan edukasi materi pengetahuan dasar mengenai pengelolaan penanggulangan bencana seperti etika seorang relawan, manajemen dapur umum, air dan sanitasi, penanganan trauma muskuloskeletal, resusitasi jantung paru, serta triase,” tambah Isnaini dari MPC PCM Tempel, Sabtu (12/12/2020) di Gedung Darul Ulum PCM Tempel.

Kegiatan ini bekerjasama dengan fasilitator kegiatan dari BPBD Daerah Istimewa Yogyakarta, MDMC PWM Daerah Istimewa Yogyakarta, SAR Muh DIY, MDMC PDM Sleman dan PMI Kabupaten Sleman. (Arief Hartanto)