Pembangunan Gedung Islamic Day Care dan PAUD AZ-Zahra Jatisawit Resmi Dimulai

Peletakan batu pertama pembangunan gedung Islamic Day Care dan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) AZ-Zahra sekaligus peresmian Tugu Covid-19 dan Musala Baitus Sakinah yang terletak di wilayah Padukuhan Jitengan Lor, Desa Blecatur, Kecamatan Gamping dilakukan oleh Bupati Sleman, H. Sri Purnomo, Sabtu (4/7/2020).

Turut hadir dalam peresmian tersebut, Camat Gamping, Ikhsan Waluyo, Kapolsek Gamping, Kompol Aan Andrianto, Wadanramil 17 Gamping, Kapten Kusno, serta Pejabat Kepala Desa Balecatur, Yustina Privantiwi.

Bupati Sleman menyambut baik atas inisiatif warga yang membangun berbagai infrastruktur dan fasilitas umum untuk masyarakat secara swadaya. Apalagi Desa Balecatur dan wilayah Kecamatan Gamping pada umumnya merupakan pintu gerbang masuk ke Daerah Istimewa Yogyakarta. Oleh karena itu, bupati sangat mendukung upaya masyarakat dalam rangka mengembangkan daerahnya.

“Terlebih dengan adanya bandara baru Yogyakarta International Airport, maka wilayah Kecamatan Gamping akan lebih dinamis. Semoga hal ini juga diikuti dengan meningkatnya kesejahteraan masyarakatnya,” harap H. Sri Purnomo.

Pada kesempatan ini Bupati Sleman turut menyumbang dana guna pembangunan gedung PAUD AZ- Zahra senilai Rp 5 juta. Sementara Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Sleman, Hj. Kustini turut menyumbang material semen sebanyak 50 zak. “Walaupun jumlahnya tidak seberapa, semoga bisa membuat proses pembangunan PAUD ini lebih mantap,” tutur Kustini.

Kepala Dukuh Padukuhan Jatisawit, Sariyo, mengungkapkan bahwa pembangunan PAUD AZ-Zahra, Tugu Covid-19 dan Musala Baitus Sakinah merupakan inisiatif dan hasil gotong-royong warga setempat. Khusus untuk pembangunan Tugu Covid-19 yang dibubuhi padasan atau tempat cuci tangan tradisional di bagian atas, ia berharap dapat menjadi peringatan bagi masyarakat untuk terus membiasakan diri menjalankan Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), meskipun wabah Covid-19 sudah tidak ada lagi.

“Seluruh rumah di Padukuhan Jatisawit yang dihuni sekitar Kepala Keluarga juga menerapkan protokol kesehatan pencegahan penyebaran Covid-19 dengan memasang padasan di depan rumah masing-masing namun saat ini baru terpasang sejumlah 150 unit padasan karena yang lainnya masih dalam proses pemesanan,” ungkap Sariyo. (Adnan Nurtjahjo|KIM Pararta Guna Kec Gamping)




Sekolah Pemilu KPU Sleman Bentuk Penyelenggara Berintegritas dan Profesional

Sebagai bagian dari pendidikan pemilih yang menyasar para generasi muda di wilayah Kabupaten Sleman yang memiliki komitmen terhadap kepemiluan dan demokrasi, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Sleman menyelenggarakan kegiatan bertajuk Sekolah Pemilu dan Demokrasi (SPD) untuk kedua kalinya melalui aplikasi Zoom Cloud Meeting, Sabtu (4/7/2020).

Pasca gelaran SPD sesi I pada 27 Juni 2020 lalu, KPU Kabupaten Sleman kembali menggelar kegiatan serupa dengan menghadirkan narasumber dosen jurusan Ilmu politik dan Pemerintahan Fisipol Universitas Gadjah Mada, Dr. Abdul Gaffar Karim, serta Ketua Divisi Perencanaan , Data dan Informasi KPU Kabupaten Sleman, Indah Sri Wulandari.

Dalam paparan materi webinar yang diikuti oleh 60 orang ini, Dr. Abdul Gaffar Karim mengungkapkan bahwa pemilu di negara Indonesia terlalu komplek namun tidak mengalami gangguan atau konflik yang terlalu berat sehingga mendapat apresiasi dari negara-negara lain di kawasan Asia Tenggara. Selain itu, dosen yang concern terhadap tata Kelola pemilu di Indonesia menyampaikan perbedaan tujuan diselenggarakannya pemilu zaman orde baru dengan pemilu saat sekarang.

Dr. Gaffar menambahkan, ada tiga Lembaga independen yang terlibat dalam pemilu di Indonesia antara lain KPU sebagai pihak penyelenggara, Badan Pengawas Pemilu sebagai pengawas jalannya pemilu, serta Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu yang berperan sebagai pengadil apabila terdapat penyelenggara pemilu di semua tingkatan yang melakukan pelanggaran kode etik pemilu.

“Di masa pandemi virus Corona-19 KPU Republik Indonesia sudah menetapkan tanggal 9 Desember 2020 untuk dilaksanakannya pemilihan 270 kepala daerah yang meliputi 224 wilayah kabupaten, 37 kota dan 9 provinsi secara serentak di seluruh wilayah nusantara, termasuk kabupaten sleman. Kita harus besama-sama menjaga kesehatan dalam pelaksanaan pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Sleman 2020 dengan menerapkan protokol kesehatan yang benar agar tidak menimbulkan klaster baru penyebaran virus Covid-19,” tegas Dr. Gaffar mengakhiri paparannya.

Selanjutnya, Komisioner KPU Sleman, Indah Sri Wulandari menjelaskan beberapa hal terkait tahapan persiapan dan tahapan penyelenggaraan pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Sleman 9 desember 2020 mendatang yang banyak permasalahan dihadapi penyelenggara dalam tahapan pemilu.

Menurutnya, sebagai penyelenggara pemilu harus bisa mengelola dan memecahkan permasalahan dengan baik, selalu belajar dari setiap permasalahan yang ada, bijaksana terhadap hoaks, serta berperan aktif dalam menyukseskan pemilihan sehingga menjadi penyelenggara pemilu yang amanah, berintegritas, profesional, dan mandiri. (Adnan Nurtjahjo|KIM Pararta Guna Kec Gamping)




Kesiapan Wisata Tebing Breksi Sleman Terima Wisatawan

Dengan akan dibukanya kembali sejumlah destinasi wisata, Pemerintah
Kabupaten Sleman memastikan penerapan protokol kesehatan di sejumlah kawasan wisata
untuk mencegah penyebaran Covid-19. Caranya adalah dengan mengadakan simulasi
penerapan protokol kesehatan pencegahan Covid-19 di hotel dan beberapa destinasi
wisata seperti Tebing Breksi dan Candi Ijo di Prambanan, Wisata Kaliurang, dan Desa
Wisata Pentingsari Cangkringan.

Menurut Bupati Sleman Sri Purnomo pembukaan kembali
destinasi wisata harus senantiasa dengan menerapkankan protokol kesehatan yang
ketat. Hal ini agar aktivitas wisata bisa aman sehingga tidak terjadi klaster
baru Covid-19.

Sementara itu, Nurhidayat selaku Ketua Komisi B beserta rombongan
yang melakukan monitoring kesiapan protokol kesehatan Covid19 di Candi Ijo dan
Tebing Breksi pada Rabu (2/7/2020), mendorong agar tempat wisata disiapkan
sejak awal. 

Nurhidayat berharap agar dengan kesiapan yang optimal secara
SOP kesehatan ini pengelola wisata di Sleman benar-benar sudah siap menerima
wisatawan. 

“Harapan saya nanti pada saatnya benar-benar dibuka telah
siap dan tidak tergopoh-gopoh dalam menerima wisatawan karena masyarakat sudah
sangat merindukan untuk bisa melakukan kegiatan wisata dan kami sangat
mengapresiasi atas penyusunan SOP maupun giat simulasi yang dilakukan,” tandasnya.

Dikatakannya, ada beberapa tahapan SOP yang telah dirancang untuk wisatawan yang berkunjung dan telah disimulasikan oleh jajaran pengelola, seperti pengecekan suhu tubuh, penyediaan 70 tempat cuci tangan di seluruh penjuru Tebing Breksi, pembangunan pondok isolasi, pengurangan fasilitas tempat duduk agar tak terjadi kerumunan, serta adanya megaphone sebagai alat pengawasan langsung untuk petugas. 

M. Kholik selaku Pengelola Tebing Breksi menambahkan
berbagai prosedur dan fasilitas tersebut adalah bukti keseriusan dan kesiapan pihaknya
untuk menerima kunjungan wisata di Tebing Breksi. (Arief Hartanto)




Sambut Peringatan HUT RI, PB TAN-X Gelar Turnamen Bulutangkis

PB TAN-X mengadakan turnamen bulutangkis untuk menyongsong
peringatan Hari Ulang Tahun Kemerdekaan RI tahun 2020 pada Rabu (1/7/2020) malam
di halaman depan Masjid Nur Rochman. Turnamen dengan peserta warga Dusun Kembangarum
13 ini rencananya akan berlangsung hingga Kamis (13/7/2020).

Waluyo Jati, Ketua KONI Kecamatan Turi yang hadir membuka
turnamen, mengapresiasi kegiatan positif ini.

“Semoga turnamen ini dapat dilaksanakan setiap tahun dan
semoga nanti timbul pemain yang mencapai di tingkat nasional syukur sampai
tingkat internasional,” ujarnya.

Waluyo juga berpesan kepada warga untuk tetap menjaga
persatuan meskipun nanti peserta yang didukung belum berhasil lolos sebagai
pemenang.

Turnamen sedianya akan memperebutkan piala dan dana
pembinaan. (Suharno/KIM Turi)




Wakil Bupati Sleman Canangkan Program ADEM Gagasan Polres Sleman

Selasa
(30/6/2020) bertempat di halaman Balai Desa Sukoharjo, Ngaglik Sleman
dilaksanakan pencanangan Kampung Tangguh Nusantara Merapi Sleman ADEM (AMAN,
DAMAI, ELOK, MAKMUR) oleh Wakil Bupati Sleman, Sri Muslimatun. 

Program
ADEM ini digagas oleh Polres Sleman. Kapolres Sleman, Anton dalam sambutannya
mengatakan bahwa di masa Pandemi Covid-19 ini jajaran Polres Sleman akan
berbuat sesuatu untuk kepentingan masyarakat dengan program ini, yakni tangguh
dalam bidang keamanan dan ketertiban, bidang kesehatan, bidang pendidikan, dan bidang
ekonomi.

“Dari
beberapa ketangguhan diharapkan di Sleman tetap Aman, Damai, Elok, dan Makmur,
untuk itu menunjuk Desa Sukoharjo karena banyak kelebihan dan telah menjadi
daerah hijau pandemi Covid-19 sehingga diharapkan bisa menjadi contoh,”
paparnya. 

Sementara
itu Wakil Bupati Sleman, Sri Muslimatun menyambut baik program ADEM ini sebagai
wujud kepedulian jajaran Polres Sleman dalam pengabdian dan kepedulian kepada
masyarakat. Sri Muslimatun sempat menyampaikan pengalamannya yang pernah satu
pesawat dengan pasien yang terpapar Covid-19.

“Dengan
pengalaman tersebut kita semua harus terus waspada dan berhati-hati, yang
terpenting harus mematuhi protokol kesehatan yaitu selalu pakai masker, cuci
tangan, jaga jarak dan juga yang lainnya,” ujarnya. (KIM Ngaglik/srp).