Ranting Aisyiyah Sendangtirto Utara Bantu Para Petani Cabai

Fenomena Covid-19 menimpa semua kalangan. Tak terkecuali, para petani cabai yang merasa terpukul dengan harga cabai yang rendah belakangan ini. Melihat kondisi demikian, Pimpinan Cabang Aisyiyah Berbah dan Pimpinan Ranting Aisyiyah Sendangtirto Utara tercetus ide untuk bersama-sama melakukan iuran yang hasilnya untuk membeli cabai dan aneka hasil panen petani dengan harga di atas pasaran.

Hasil panen tersebut kemudian dibagi-bagikan kepada seluruh warga Aisyiyah Sendangtirto Utara dengan tujuan silaturahmi. Selain itu, paket sayuran ini juga dibagikan kepada kaum duafa yang merasakan dampak ekonomi akibat pandemik Covid-19.

“Kegiatan
pembelian dan pembagian paket sayuran ini diharapkan bisa membantu dua pihak,
pertama petani cabai dan sayuran dan kedua untuk masyarakat duafa yang
membutuhkan,” tandas Vitri Ardia, salah satu pengurus Ranting Sendangtirto pada
Minggu (21/6/2020). (Arief Hartanto)




PPK dan PPS Gamping Gelar Rakor Pemantapan Pelaksanaan Tahapan Pemilihan

Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Gamping menggelar rapat koordinasi menjelang bimbingan teknis yang akan diberikan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Sleman. Rapat yang digelar di ruang rapat lantai II Kantor Camat Gamping ini dihadiri oleh seluruh anggota PPK Gamping dan anggota Panitia Pemungutan Suara (PPS) lima desa yang berada di wilayah Kecamatan Gamping, Kabupaten Sleman, Minggu (21/6/2020) siang.

Rakor internal yang dipimpin Ketua PPK Gamping, Adnan Iman Nurtjahjo, dan dipandu oleh anggota PPK Gamping divisi teknis penyelenggaraan, M. Mualif membahas permasalahan yang berkaitan dengan ketugasan PPS, anggaran operasional kegiatan tahapan pemilihan, progres pemetaan Tempat Pemungutan Suara, teknis sosialisasi menggunakan media sosial, serta simulasi bimbingan teknis bagi PPS dengan memanfaatkan aplikasi Zoom Cloud Meeting.

Dalam kesempatan ini Ketua PPK Gamping memberikan arahan agar seluruh anggota PPS harus bekerjasama dalam menjalankan tugasnya, walaupun sudah ada pembagian divisi masing-masing anggota PPS beserta wilayah ampuannya pada setiap desa. Menurutnya, hal ini perlu dilakukan agar tugas yang diemban PPS dapat terasa lebih ringan dan bisa diselesaikan sesuai limit waktu yang diberikan oleh KPU Kabupaten Sleman.

“Seluruh ketua dan anggota PPS di wilayah Desa Balecatur, Desa Ambarketawang, Desa Banyuraden, Desa Nogotirto, serta Desa Trihanggo harus dapat bersinergi, bekerjasama, kompak, dan menjaga persatuan dalam pelaksanaan seluruh tahapan pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Sleman 2020 untuk mewujudkan pesta demokrasi di wilayah Kecamatan Gamping yang kondusif, aman, dan nyaman bagi peserta pemilu, pemilih, serta penyelenggaranya,” tegas Adnan.

Selanjutnya, sosok pria yang pernah menjabat sebagai Panitia Pengawas Pemilu Kecamatan Gamping dalam pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Sleman 2015 lalu ini berpesan kepada ketua PPS lima desa di wilayah Kecamatan Gamping agar dapat berkoordinasi dengan personel Sekretariat PPS berkaitan dengan anggaran operasional yang dibutuhkan dan menunjang kelancaran dalam pelaksanaan tahapan pemilihan.

Turut hadir dalam rakor PPK dengan PPS Kecamatan Gamping ini, Ketua Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat, dan Sumber Daya Manusia KPU Kabupaten Sleman, Aswino Wardhana yang sekaligus memberikan informasi penting terkait penilaian kinerja divisi sosialisasi dalam pelaksanaan sosialisasi menggunakan media sosial guna meningkatkan tingkat partisipasi masyarakat.

Aswino juga berharap agar pelaksanaan tahapan pemilihan dilaksanakan dengan mengedepankan protokol kesehatan penanganan pandemi Covid-19 yang regulasinya sudah dikeluar oleh KPU Republik Indonesia dalam Peraturan KPU Nomor 5 Tahun 2020 tentang perubahan ketiga atas PKPU Nomor 15 Tahun 2019 tentang Tahapan, Program dan Jadwal, Penyelenggaraan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati, dan atau Walikota dan Wakil Walikota Tahun 2020, khususnya tertuang pada Pasal 8C ayat (1) yang menyebutkan bahwa seluruh tahapan, program, dan jadwal pemilihan serentak lanjutan harus dilaksanakan sesuai dengan protokol kesehatan penanganan Corona Virus Disease 2019 (Covid-19). (Adnan Nurtjahjo|KIM Pararta Guna Kec Gamping)




Baznas Sleman Bagikan 100 Paket Sembako untuk Warga Klidon

Sebanyak 100 warga mendapatkan bantuan sembako dari Baznas
Sleman melalui Toko Z Mart Masjid Besar Baiturrahman Klidon, Minggu (21/6/2020).

Penyerahan sembako dihadiri oleh Wakil Ketua 3 Baznas, Muhyi Darmaji, Wakil Ketua Takmir Masjid Besar Baiturrahman Klidon H. Totok Suparwoto, dan Kepala Dukuh Klidon, Amanda.

Dalam sambutan Muhyi menyampaikan terima kasih atas
kerjasama Baznas Sleman dengan Masjid Baiturrahman Klidon sehingga terbentuklah
Unit Pengumpul Zakat (UPZ).

“UPZ aktif melaporkan ke Baznas Sleman sehingga Baznas
Sleman hari ini dapat menyerahkan bantuan kepada masyarakat berbentuk sembako,”
ujar Muhyi.

Baznas Sleman dikatakan Muhyi memiliki 5 program pokok,
antara lain Program Sleman Cerdas, Sleman Sehat, Sleman Taqwa, Sleman Produktif,
dan Sleman Peduli.

“Untuk itu UPZ yang sudah terbentuk terus aktif menggali
potensi untuk mengembangkan Z Mart Masjid Besar Baiturrahmsn Klidon,” tambahnya.

Sementara itu, Wakil Ketua Takmir Masjid Besar Baiturrahman Klidon, H Totok menjelaskan bahwa selama Covid-19, Masjid Besar Baiturrahman Klidon tetap melaksanakan ibadah dengan mematuhi protokol kesehatan.

“Termasuk penerimaan sembako harus memakai masker, cuci tangan, jaga jarak, dan lainnya demi keamanan bersama,” imbuhnya. (KIM Ngaglik/Suripto)




Kesiapan PDM Sleman Sambut Tahun Pelajaran 2020/2021

Majelis
Pendidikan Dasar dan Menengah Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kabupaten Sleman
menyelenggarakan kegiatan Sarasehan Pendidikan dan Silaturahim Syawwal 1441 H
dengan tema Bersiap Sambut Tahun Pelajaran 2020/2021, Silaturahim Kuatkan
Sinergitas melalui Webinar Zoom Meeting, Kamis (18/6/2020).  Webinar tersebut membahas mengenai aspirasi
kebijakan pendidikan Kabupaten Sleman menghadapi tahun ajaran baru 2020/2021 di
masa pandemi Covid-19.

Kegiatan
ini terselenggara atas kerjasama Majelis Pendidikan Dasar dan Menengah Pimpinan
Daerah Muhammadiyah Kabupaten Sleman bersama dengan Kominfo Pimpinan Daerah
Pemuda Muhammadiyah Kabupaten Sleman.

Hadir pada kegiatan ini, H. Harjaka, Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kabupaten Sleman untuk memberikan sambutan sekaligus menyampaikan Hikmah Syawal 1441 H.

Dimoderatori oleh H. Siswanto, Dekan Fakultas Ekonomi UNiversitas Negeri Yogyakarta, kegiatan sarasehan mendatangkan dr. Raudi Akmal, Wakil Ketua Komisi D DPRD Kabupaten Sleman dan Dr. H. Suwadi, Ketua Majelis Pendidikan Dasar dan Menengah Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kabupaten Sleman yang menyampaikan langkah-langkah kesiapan dalam menghadapi Tahun Pelajaran Baru 2020/2021 dengan senantiasa mengutamakan kesehatan peserta didik maupun santri, guru, dan ustaz. Hal ini sebagaimana disampaikan Majelis Dikdasmen Pimpinan Pusat Muhammadiyah bahwa proses pembelajaran secara tatap muka dengan menggunakan luring sekolah, madrasah yang dilakukan setelah adanya pandemi Covid-19 dinyatakan aman oleh Pemerintah Daerah. Pun, tertulis dalam surat edaran PP Muhammadiyah Nomor: 005/EDR/I.E/2020 tanggal 4 Juni tentang Tuntunan dan Panduan Menghadapi Pandemi dan Dampak Covid-19.

Raudi Akmal, dalam kesempatan tersebut berkomitmen bahwa pihaknya akan mengawal aspirasi kebijakan pendidikan di Sleman dengan tetap mengedepankan pelaksanaan kegiatan belajar dengan standar new normal atau kenormalan baru di masa pandemi Covid-19, terutama di lingkungan sekolah Muhammadiyah.

“Kami
tidak ingin ada generasi yang mengalami perbedaan dari generasi sebelumnya,
kita harus mengejar ketertinggalan ini dengan memaksimalkan pembelajaran di
rumah dari segala aspek termasuk perkembangan motorik siswa jangan sampai
terganggu,” tandasnya.

Acara
ini dilakukan secara live streaming via Zoom Meeting yang diikuti segenap warga
Muhammadiyah terutama Majelis Pendidikan Dasar Menengah, Komite Sekolah, Guru,
Kepala Sekolah, dan karyawan sekolah Muhammadiyah se-Kabupaten Sleman. (Arief
Hartanto)




PPK Gamping Siap Lanjutkan Tahapan Pemilihan di Tengah Pandemi

Mengacu pada Peraturan Komisi Pemilihan Umum Republik Indonesia (KPU RI) Nomor 5 tahun 2020 dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan Covid-19 maka pemungutan suara pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Sleman dilaksanakan pada tanggal 9 Desember 2020. Menindaklanjuti arahan dari KPU RI maka KPU Kabupaten Sleman melakukan pengaktifan kembali masa kerja Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) dan Panitia Pemungutan Suara (PPS) pada pesta demokrasi tersebut, Senin (15/6/2020).

Ketua KPU Kabupaten Sleman, Trapsi Haryadi selanjutnya mengeluarkan Surat Keputusan Nomor 24/ tentang penetapan masa kerja Panitia Pemilihan Kecamatan se-Kabupaten Sleman setelah penundaan tahapan Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Sleman Tahun 2020 dalam Upaya Pencegahan Penyebaran Covid-19 dimulai sejak tanggal 15 Juni 2020 sampai dengan 31 Januari 2021 dan Surat Keputusan Nomor 26/ yang menetapkan masa kerja Panitia Pemungutan Suara se-Kabupaten Sleman setelah penundaan tahapan Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Sleman Tahun 2020 dalam Upaya Pencegahan Penyebaran Covid-19 dimulai sejak tanggal 15 Juni 2020 sampai dengan 31 Januari 2021.

“Walaupun tanpa acara seremonial mulai hari Senin tanggal 15 Juni 2020 ini seluruh badan adhoc dalam jajaran KPU Kabupaten Sleman sudah resmi aktif kembali untuk melaksanakan tahapan pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Sleman yang tertunda karena pandemi virus Corona. Tahapan pemilihan yang tertunda di antaranya adalah pelantikan dan masa kerja Panitia Pemungutan Suara (PPS), verifikasi syarat dukungan calon perseorangan, pembentukan Petugas Pemutakhiran Data Pemilih (PPDP), dan pelaksanaan Pencocokan dan Penelitian (Coklit), serta Pemutakhiran dan Penyusunan Daftar Pemilih,” ungkap Trapsi.

Seusai diaktifkan kembali oleh KPU Sleman maka Ketua Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Gamping, Adnan Iman Nurtjahjo Amir sekaligus Pengampu Divisi Keuangan, Logistik, dan Umum, langsung mengadakan rapat koordinasi bersama anggotanya yaitu Layung Pertiwi (Divisi Hukum dan Pengawasan), Indriyani Nurzanah (Divisi Data dan Informasi), M. Mualif (Divisi Teknis Penyelenggaraan), dan Puji Astuti (Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat, dan Sumberdaya Manusia) yang digelar di ruang rapat Lt.2 kantor sekretariat PPK Gamping.

“Mengawali tahapan pemilihan ini yang kita lakukan adalah mempersiapkan penerbitan surat keputusan (SK) pengangkatan personel sekretariat PPS Desa Trihanggo, Desa Nogotirto, Desa Banyuraden, Desa Ambarketawang, dan Desa Balecatur yang berada di wilayah Kecamatan Gamping. SK tersebut dikeluarkan oleh Pemerintah Desa yang bersangkutan dan ditanda tangani oleh Kepala Desa sesuai yang tertuang dalam pasal 46 ayat 6 PKPU Nomor 13 tahun 2017,” terang Adnan.

Di samping itu, mantan Panitia Pengawas Pemilu Kecamatan Gamping ini juga memberi arahan kepada anggota PPK dan PPS dalam pemetaan Tempat Pemungutan Suara (TPS) di lima desa ampuannya yang akan dilaksanakan jajarannya dalam waktu dekat ini. Diharapkan pemetaan TPS dapat dirampungkan oleh PPK Gamping untuk dijadikan acuan sebagai penetapan jumlah pemilih setiap TPS nantinya yang sudah dipatok oleh KPU Sleman sebanyak 470 pemilih. (Adnan Nurtjahjo|KIM Pararta Guna Kec Gamping)