Bhabinkamtibmas Lakukan Sambang Berikan Bantuan Masyarakat Gamping

Dalam rangka membantu pelaku pariwisata dan karyawan swasta yang terdampak wabah pandemi Covid-19 di wilayah Desa Banyuraden dan Desa Balecatur Kecamatan Gamping, Bhabinkamtibmas Polsek Gamping mendistribusikan sejumlah paket sembako dari Kementerian Pariwisata dan Usaha Kreatif Republik Indonesia. Kegiatan sosial ini terselenggara atas kerjasama Dinas Pariwisata Daerah Istimewa Yogyakarta bersama Polda DIY, Senin (11/5/2020).

Bhabinkamtibmas Desa Banyuraden, Aiptu Ifanudin menyampaikan kepada warga penerima manfaat bahwa bantuan sembako ini sebagai wujud kepedulian pemerintah terhadap para pelaku usaha pariwisata dan karyawan yang kehilangan sumber penghasilannya selama masa pandemi Covid-19.

“Seperti kita ketahui, di tengah merebaknya wabah virus Corona yang semakin meluas ini ada beberapa sektor industri yang terdampak, termasuk bisnis pariwsata. Industri pariwisata menjadi industri yang terpapar cukup tinggi akibat virus Corona ini. Hal ini cukup beralasan karena banyak negara-negara yang memberlakukan lockdown sehingga otomatis bisnis pariwisata terhenti demi mencegah penyebaran virus Corona antar negara. Sehingga banyak kegiatan bisnis yang mengalami penurunan pendapatan bahkan menutup usahanya karena tidak ada pemasukan. Dengan adanya rasa empati terhadap sesama warga di Kecamatan Gamping maka kegiatan ini kami laksanakan,” tutur Aiptu Ifanudin sembari membagikan sembako.

Di sisi lain Bhabinkamtibmas Desa Balecatur, Bripka Jauzan Arifin memberikan arahan kepada warga masyarakat agar selalu mentaati anjuran pemerintah dan prookoler kesehatan sebagai upaya memutus mata rantai penyebaran Covid-19 dengan berbagai imbauan.

“Bapak dan ibu sekalian, setiap selesai melakukan aktivitas jangan lupa memakai masker, dan sesering mungkin mencuci tangan menggunakan sabun, tetap menerapkan pola hidup bersih dan sehat, serta kita jaga physical distancing dan social distancing agar kita semua tetap sehat,” pesan Bripka Jauzan mengakhiri kegiatan. (Adnan Nurtjahjo|KIM Pararta Guna Kec Gamping)




Sleman Gelar RDT bagi 1.422 Warga

Pemerintah Kabupaten Sleman lakukan
Rapid Diagnostic Test (RDT) massal bagi warga Sleman yang berbelanja di
Indogrosir dalam periode 19 April hingga 4 Mei 2020. RDT dilakukan di Gedung
Olahraga (GOR) Pangukan, Tridadi, Sleman pada Selasa (12/5/2020) hingga Kamis
(14/5/2020).

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten
Sleman, Joko Hastaryo mengatakan bahwa pendaftaraan RDT massal dilakukan secara
daring melalui laman . Pendaftaran RDT dibuka oleh
Pemkab Sleman sejak Minggu (10/5/2020) pukul WIB dan ditutup pada Senin
(11/5/2020) pukul WIB.

Setelah pendaftaran ditutup,
terdapat sebanyak pendaftar. Namun dari jumlah tersebut 328 pendaftar
tidak memenuhi persyaratan dan yang dinyatakan memenuhi persyaratan sebanyak
pendaftar.

“Dari jumlah pendaftar
ini terdiri dari 528 laki-laki dan 894 perempuan,” jelas Joko.

Bupati Sleman menjelaskan bahwa RDT
ini merupakan tindak lanjut dari kasus konfirmasi positif Covid-19 di swalayan
Indogrosir yang berada di Kecamatan Mlati, Sleman. 

Menurutnya, jika hasil tes reaktif
maka tim Gugus Tugas Covid-19 Pemkab Sleman akan melakukan jemput bola pada
peserta tes yang kemudian di isolasi di Asrama Haji Kabupaten Sleman.

“Di asrama haji akan diupayakan
segera mungkin swab tes, jika positif maka segera dirujuk ke rumah sakit dan
jika negatif mereka akan tetap diisolasi selama 14 hari,” kata Sri
Purnomo. (Humas Sleman)




Zakat Community Development Tanggap Covid-19 di Tunggularum

Kondisi
yang berat akibat pandemi Covid-19 sekarang ini perlu alternatif penanganan problem
keumatan. Sektor zakat, infak, sedekah dan wakaf (ziswaf) harus memainkan peran
yang kuat. Terhentinya aktivitas ekonomi, terutama pada kalangan pekerja rentan
dan mustahik (orang yang berhak-red) harus direspon dengan bijak
oleh organisasi pengelola zakat dan wakaf.

BAZNAS
(Badan Amil Zakat Nasional) melalui Zakat Community Development (ZCD) aktif
menggalakkan gerakan Kampung Tanggap Bencana Corona di Tunggularum, Desa
Wonokerto Turi, Sleman yang merupakan salah satu kampung terdekat dengan Gunung
Merapi. Program kepedulian Baznas pusat bagi para pelaku ekonomi kecil yang
terdampak Covid-19 ini menyentuh khususnya bagi anggota kelompok ternak Ngudi
Rejeki Tunggularum yang merupakan salah satu kelompok binaan. Senin (11/5/2020),
dilaksanakan penyerahan bantuan logistik keluarga berjumlah 50 paket sembako.

Menurut
Lilis Widayatsih, pendamping ZCD Dusun Tunggularum, program ini dirasakan
sangat membantu bagi para penerimaan manfaat di tengah lesunya perekonomian
diakibatkan wabah ini.

Lilis
juga mengucapkan terima kasih kepada Baznas pusat karena telah memberikan paket
bantuan. (Arief Hartanto)




Cegah Penyebaran Covid-19, Mlati Kerapkan Semprot Disinfektan dan Patroli Malam

Merebaknya Covid-19 di Mlati menjadikan Satgas Covid-19 Kecamatan Mlati terus melakukan gerakan untuk pencegahan. Penyemprotan disinfektan dilaksanakan hampir setiap malam. Seperti yang dilaksanakan Minggu (10/5/2020) malam oleh tim Satgas Covid-19 Kecamatan Mlati bersama relawan, TNI, dan Polri.

Mlati menjadi salah satu daerah yang menjadi sorotan, setelah salah satu pusat perbelanjaan dinyatakan satu karyawannya positif Covid-19. Untuk itu target penyemprotan dilaksanakan di beberapa fasilitas umum di antaranya Terminal Jombor, Pasar Kutu, pos pam Jombor, dan satu titik di swalayan Indogrosir.

Menurut koordinator kegiatan ini, Jaka Susanta, kegiatan ini bertujuan untuk meminimalkan penyebaran Covid-19 di Mlati.

“Kami berharap Mlati tetap aman dan nyaman. Kegiatan ini kami harapkan dapat mencegah penularan Covid-19. Kami menghimbau masyarakat tetap waspada dan menaati peraturan pemerintah,” tuturnya di sela kegiatan penyemprotan.

Jaka Susanta juga mengatakan selain kegiatan penyemprotan ini pihaknya juga melaksanakan patroli malam guna memberikan imbauan kepada masyarakat dan pemilik usaha yang beroperasional sampai malam.

“Bersamaan juga kami sampaikan Surat Edaran Bupati Sleman terkait penyelenggaraan dan pembatasan jam operasional usaha selama pandemik ini,” tukasnya. (KIM Mlati/Yoko Erwe)




Muhammadiyah Tempel Gelar Aksi Muhammadiyah Merangkul

Sebagai bentuk solidaritas dan kepedulian kepada masyarakat
yang terkena krisis ekonomi buntut dari mewabahnya Covid-19, Muhammadiyah
Cabang Tempel bersama seluruh elemen Angkatan Muda Muhammadiyah (AMM) Tempel
dan LAZISMU yang tergabung dalam Muhammadiyah Covid-19 Command Center (MCCC)
Cabang Tempel menggelar aksi Muhammadiyah Merangkul dengan mendistribusikan 150
paket sembako kepada para guru, karyawan, dan masyarakat.

Kegiatan yang dikomandoi oleh H. Arief Sulistya, selaku Ketua
Umum PCM Tempel ini dilaksanakan mulai Kamis (7/5/2020) hingga Jumat (8/5/2020).
Paket sembako ini dibagikan rata pada 9 ranting dan 10 perguruan yang ada di
cabang Tempel. Distribusi ini dipimpin oleh Koordinator Lapangan Juang Muhammad
Mahron.

Dikatakan Sulistya, warga Muhammadiyah dan organisasi otonom
sangat antusias akan adanya kegiatan tersebut, terbukti dengan pengumpulan dana
sebesar Rp 10 juta yang memakan waktu relatif singkat yakni 14 hari.

“Peran AMM di sini juga sangat vital, tak hanya menjadi
donatur terbesar, namun AMM juga aktif dalam agenda packing dan distribusi, kami
harap dari acara “Muhammadiyah Merangkul” ini beban ekonomi umat bisa
teringankan dan bisa menjalankan aktivitasnya secara normal,” tukas Sulistya. (Arsyad
Arifi)