Panwasludes Gamping Resmi Dilantik Siap Awasi Tahapan Pemilihan

Panitia Pengawas Pemilihan Umum Kecamatan (Panwaslucam) Gamping menyelenggarakan kegiatan pelantikan Panitia Pengawas Pemilihan Umum Desa (Panwasludes) di hadapan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Sleman bertempat di Ruang Rapat Balai Desa Trihanggo, Kecamatan Gamping, Jumat (13/3/2020).

Prosesi pelantikan dihadiri oleh Komisioner Bawaslu Sleman, Arjuna Al-Ikhsan Siregar, Kepala Sekretariat Panwaslucam Gamping, Harley Benyamin Joshua, Camat Gamping, Ikhsan Waluyo, Kanit Binmas Polsek Gamping, Iptu. , Babinsa Trihanggo, Sertu. Sugiyono, Bhabinkamtibmas Trihanggo, Aiptu Rusmanto, serta Ketua Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Gamping, Adnan Iman Nurtjahjo.

Pengambilan sumpah dan janji sebagai panwasludes dipimpin oleh Ketua Panwaslucam Gamping, Kusyamto didampingi Rohaniwan yang juga menjabat Kepala Kantor Urusan Agama Kecamatan Gamping, Imam Syafingi dilanjutkan pembacaan Pakta Integritas oleh perwakilan Panwasludes terlantik dari Balecatur, Suranto di hadapan tamu undangan.

Dalam sambutannya, Arjuna Al-Ikhsan Siregar menegaskan bahwa konteks kerawanan dalam pemilihan bupati dan wakil bupati ini tidak hanya dipotret dari aspek keamanan saja karena kualitas pemilihan yang baik juga ditentukan oleh aspek pelaksanaan, aspek penyelenggara, dan teknis di lapangan, termasuk partisipasi peserta dan pemilih turut menentukan tingkat kerawanan.

“Banyak faktor yang mempengaruhi tingkat kerawanan di Sleman yang memiliki indeks kerawanan pemilu di peringkat 37 nasional dan peringkat 10 di Pulau Jawa. Indeks kerawanan ini merupakan alat bantu untuk betugas di lapangan. Panwasludes adalah pihak yang paling dekat dengan masyarakat, harus mengetahui bagaimana mencegah terjadinya pelanggaran di masyarakat, dan melakukan sosialisasi terhadap peserta pemilu dan masyarakat agar tidak terjadi pelanggaran. Panwasludes harus mengantisipasi pelanggaran, dan berkoordinasi dengan pihak terkait, yaitu Muspika, dan PPK sebagai mitra penyelenggara pemilihan,” ungkap Arjuna.

Sesuai dengan lampiran Keputusan Panwaslucam Gamping Nomor : tanggal 13 Maret 2020 daftar nama Panwasludes terlantik adalah Suranto (Desa Balecatur), Wancono (Desa Ambarketawang), Rizal Hartono (Desa Banyuraden), Anggita Pramono Djati (Desa Nogotirto), serta Suci Dwi Prastiwi (Desa Trihanggo) yang bertugas mulai 13 Maret 2020 hingga berakhirnya tahapan pemilihan bupati dan wakil bupati sleman. (Adnan Nurtjahjo|KIM Pararta Guna Kec Gamping)




Muspika Gamping Bersama Relawan Lakukan Aksi Bersih Lingkungan Fasum

Dalam rangka melakukan pencegahan wabah virus Corona, Kepolisian Sektor Gamping bersama jajaran Pemerintah Kecamatan Gamping, Koramil 17/GP, Babinsa, Bhabinkamtibmas, Tim Reaksi Cepat Gamping, Banser, dan Puskesmas Gamping I, melaksanakan kegiatan lapangan berupa aksi kebersihan di pool Bis Transjogja yang berlokasi di jalan Wates, Desa Ambarketawang, Kecamatan Gamping, Minggu (15/3/2020) pagi.

Sebelum menuju lokasi sasaran kegiatan, Kapolsek Gamping, Kompol Heribertus Aan Andrianto memimpin apel kesiapsiagaan antisipasi wabah penyakit yang digelar di halaman Mapolsek Gamping untuk memberikan arahan pelaksanaan kegiatan.

Turut hadir dalam kegiatan ini Komandan Koramil 17/GP, Mayor Jalu Susilarjo, Kasi Tramtib Kecamatan Gamping, Harley Benyamin Joshua, Kanit Binmas Polsek Gamping, Iptu , serta Ketua TRC Gamping, Deny Hendrawan mendampingi relawan yang ada di wilayah Kecamatan Gamping ikut bersama-sama membersihkan lingkungan pool Bis Transjogja.

“Penyebaran virus Corona sudah semakin meluas di berbagai penjuru dunia. Oleh karena itu, seluruh pihak dari berbagai aspek harus bekerjasama untuk menahan penyebaran virus ini, termasuk di tempat fasilitas umum. Seluruh masyarakat harus mulai memperhatikan kebersihan lingkungan sekitar guna mengantisipasinya, seperti kegiatan yang akan kita lakukan di pool bis transjogja pagi ini,” tutur Kompol Aan Andrianto.

Kompol Aan menambahkan, selain menjaga kebersihan lingkungan, masyarakat juga harus membiasakan diri untuk mencuci tangan menggunakan sabun setiap selesai beraktivitas untuk mengurangi bibit penyakit yang menempel pada tangan, serta mengurangi pertemuan yang melibatkan banyak orang guna mengurangi penyebaran wabah penyakit.

Usai melaksanakan aksi bersih lingkungan mulai dari taman halaman depan hingga halaman belakang Pool Bis Transjogja dari rumput maupun tanaman liar yang dapat mengganggu kesehatan tubuh manusia ini, Kompol Aan menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih kepada seluruh peserta yang telah berpartisipasi mengikuti kegiatan sosial yang diinisiasi oleh Polsek Gamping. (Adnan Nurtjahjo|KIM Pararta Guna Kec Gamping)




11 Tahun LKJ Sekar Pangawikan

Mengakrabi dan menumbuhkembangkan tradisi
budaya bukan hal mudah. Hanya dengan ketekunan, kesabaran, dan kesadaran kita
bisa melestarikan tradisi luhur bangsa. Dengan memetri (melestarikan-red)
tradisi kita berharap bangsa ini tetap bisa menjadi maju tanpa meninggalkan
jati diri.

Demikian pesan Ketua Lembaga Kebudayaan
Jawa (LKJ) Sekar Pangawikan, R. Bambang Nursinggih saat peringatan 11 tahun
lembaga itu Sabtu (14/3/2020) di Ndalem Sastrosudarmo, Desa Wisata Budaya Rajek
Wetan, Tirtoadi, Mlati, Sleman. Hadir dalam peringatan itu beberapa desa wisata
yang menjadi binaan LKJ Sekar Pangawikan, jaringan kerja, dan warga Rajek
Wetan.

Selama sebelas tahun, lanjutnya, Sekar
Pangawikan tak henti menumbuhkembangkan tradisi budaya terkait beragam upacara.

“Secara tidak langsung kami
menggerakkan budaya literasi. Dalam setiap gurit atau mantra, kami mengajak warga
untuk mencintai budaya. Literasi itu tak hanya membaca dan menulis tetapi juga
pandang dan dengar. Dengan sekar Macapat, hal itu bisa lebih mudah diterima
masyarakat pedesaan,” tandas Bambang Nursinggih.

Sementara itu, Wakil Ketua LKJ Sekar
Pangawikan selaku Ketua Panitia Peringatan, Wahjudi Djaja, melaporkan proses
kelahiran dan pertumbuhan LKJ Sekar Pangawikan saat didirikan sebelas tahun
silam. “Bergerak dalam nuansa tradisi budaya Jawa di saat zaman sedang
berubah, memerlukan kelapangan dada dan kesadaran bersama. Budaya adalah ruh
bangsa sehingga menjadi kewajiban anak-anak bangsa untuk menjaga kelestarian
dan perkembangannya,” katanya.

LKJ Sekar Pangawikan, sambungnya, tak lupa
mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang mempercayai lembaga ini untuk
ikut andil dalam mengenalkan nilai keutamaan budaya Jawa kepada masyarakat dan
generasi muda. “Secara khusus kami mengucapkan terima kasih kepada
pengelola Desa Wisata Budaya Rajek Wetan yang memberikan salah satu ruang di Ndalem
Sastrosudarmo sebagai Sanggar Sekar Pangawikan. Ini merupakan energi besar bagi
kami,” imbuhnya.

Peringatan diisi dengan pergelaran Tari
Pawiyatan Sastrosudarman dan penampilan gamelan dari Kelompok Bermain Among
Putro Ngemplak. Pemotongan tumpeng dilakukan oleh R. Bambang Nursinggih dan
diberikan kepada Suharno mewakili pengelola Dewi Rawe. (KIM Mlati/Yoko)




Dua Desa di Mlati Adakan Pengundian Nomor Urut Calon Kepala Desa

Pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa
(Pilkades) serentak yang akan digelar pada tanggal 29 Maret 2020 menginjak pada
tahapan pengundian nomor urut peserta. Sabtu (14/3/2020), dua desa di Mlati
mengadakan pengundian nomor urut calon kepala desa, yakni Desa Sinduadi dan
Desa Sumberadi.

Di Desa Sinduadi ada 3 calon kepala desa. Hasil pengundian calon kepala desa nomor 1 adalah Sugiyono, nomor 2 Subandi Kusuma, dan nomor 3 H. Senen Haryanto. Pengundian ini dilaksanakan di Balai Desa Sinduadi.

Turut hadir dalam acara ini Camat Mlati,
Kapolsek Mlati, Danramil Mlati, Panitia Pilkades, Ketua BPD Sinduadi beserta
anggota, dan Calon Kades.

Camat Mlati, Yakti Yudanto dalam
sambutannya menyampaikan, agar nanti semua elemen masyarakat berperan serta
aktif dalam mendukung suksesnya pelaksanaan Pilkades terutama dalam hal
keamanan dan ketertiban.

“Hendaknya semua pihak menjaga
keamanan dan ketertiban dalam pelaksanaan Pilkades, baik pada tahapan sebelum
dan paska Pilkades,” tandasnya.

Sementara itu, Ketua Panitia Pilkades
Sinduadi Sumarno mengatakan, meskipun pengundian nomor urut sudah dilaksanakan,
tetapi sesuai tata tertib, kampanye tetap dilaksanakan tanggal 23-25 Maret.

“Untuk itu mohon dijaga Sinduadi tetap
kondusif,” tandasnya.

Di lain tempat di waktu yang sama, Desa Sumberadi mendapatkan dua calon kepala desa, yakni nomor 1 Wasis Budi Antoro dan nomor 2 Hadi Sunyoto. (KIM Mlati/Yoko)




Sleman Lakukan Berbagai Persiapan Sambut E-Voting Pilkades

Sleman – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sleman mulai mempersiapkan berbagai kebutuhan untuk menempuh pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) 29 Maret mendatang.

Anggota Tim Teknis Utama, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Sleman, Aldrin Yudha Pradana menjelaskan bahwa saat ini persiapan untuk Pilkades dengan e-Voting sampai pada tahap menguji fungsi dan menseting alat sejumlah unit.

“Kita melaksanakan sosialisasi ke desa sampai ke tingkat
padukuhan, setelah itu ada pelatihan Tim Teknis Lapangan,” katanya saat kegiatan
monitoring di Stadion Maguwoharjo, Kamis (12/3/2020).

Ia menyebutkan, Tim Teknis Utama berjumlah 59 orang termasuk
dirinya membawahi personel Tim Teknis Lapangan.

“Kemarin sudah berjalan pelatihan Tenaga Teknis Lapangan (TTL) di Kampus Amikom dan juga melakukan pelatihan Bimbingan Teknis (Bimtek) ke anggota KPPS di desa masing-masing yang berjumlah 49 desa,” ucapnya menambahkan bentuk persiapan dari seluruh tim Pilkades.

Menurut Aldrin, yang dilakukannya di Stadion Maguwo
merupakan persiapan seting alat untuk membuat surat suara, konfigurasi alat,
sampai uji coba fungsi alat. Pun, ada sertifikasi kepada TTL sebanyak 200 TTL
per hari yang dikatakannya akan berlangsung sampai dengan 6 hari.

Berbagai persiapan ini dikatakan Aldrin agar pelaksanaan
Pilkades 2020 dengan e-Voting dapat berjalan lancar sesuai dengan apa yang
diharapkan.

“Konsep e-Voting ini juga akan memudahkan masyarakat dalam
memilih gambar, selain itu e-Voting juga bisa meminimalisasi kecurangan. Hal
ini juga bertujuan untuk mewujudkan Sleman menjadi Smart Regency,” tambahnya. (Rep
Septyan)