Musrenbang Ngaglik Fokuskan Pengembangan UMKM

Kapanewon Ngaglik adakan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) RKPD Tahun 2022 pada Senin (1/2/2021). Acara yang digelar di Aula Kantor Kapanewon Ngaglik ini dihadiri oleh Pemerintah Kapanewon Ngaglik, Pemerintah Kalurahan se-Kapanewon Ngaglik, Bappeda Kabupaten dan Dinas Kesehatan Sleman. Selain itu, hadir juga Ketua DPRD Kabupaten Sleman, didampingi Ketua Komisi A dan Ketua Komisi C.
Haris Sugiarto, Ketua DPRD Kabupaten Sleman dalam sambutannya mengingatkan untuk tetap memperhatikan program sosial dan ekonomi untuk masyarakat, meskipun penanggulangan COVID-19 masih menjadi prioritas utama. “Khususnya UMKM itu harus menjadi perhatian pada kondisi pada saat ini, untuk bertahan hidup perlu penghasilan yang memadai,” ungkap Haris.
Hal ini juga didukung oleh Ketua Komisi A DPRD Kabupaten Sleman, Ani Martanti yang menyatakan bahwa untuk menangani masalah sosial ekonomi, harus ada keselarasan dan konsistensi antar kebijakan yang dibuat oleh pemerintah, baik itu pusat maupun daerah dengan pelaku UMKM. Sehigga dibutuhkan sistem informasi yang tertata antar pihak terkait.
Sementara itu, Ketua Komisi C DPRD Kabupaten Sleman, Timbul Saptowo menyinggung pentingnya kamus Pokok-Pokok Pikiran (Pokir) Anggota DPRD. “Karena itu juga usulan dari tingkat bawah mulai dari RT, RW, Dukuh, yang ada di dapilnya masing-masing,” terangnya.
Pada kesempatan yang sama, Kepala Bidang Kesejahteraan dan Pemerintahan Bappeda Kabupaten Sleman Erni Maryatun memaparkan beberapa data kependudukan seperti jumlah penduduk di Kabupaten Sleman yang berjumlah jiwa dan jumlah penduduk Kapanewon Ngaglik yang berjumlah jiwa. “Yang menarik di Sleman justru jumlah pendatangnya yang angkanya lebih tinggi dari jumlah kelahiran, sebesar 2 persen,” tambah Erny.
Untuk angka Umur Harapan Hidup (UHH) dan Indek Pembangunan Manusia (IPM) di Kabupaten Sleman, Erny menjelaskan terjadi kenaikan. Untuk tahun 2020, angka UHH naik dari 74,79 tahun menjadi 74,81 tahun. “Untuk IPM, Sleman berada di level 1 tingkat kabupaten, dan level 3 tingkat kabupaten/kota. Ini cukup membanggakan,” jelasnya lagi.
Sementara, Panewu Ngaglik Subagya menyatakan rasa syukurnya atas pelaksanaan Murenbang kali ini. Ia juga menyebutkan bahwa karena kehadiran dari Ketua DPRD Kabupaten Sleman, Musrenbang kali ini terasa istimewa. “Kita patut berbangga hati dan terima kasih atas kehadirannya. Mohon dukungannya sehingga program di Ngaglik bisa berjalan,” ujar Subagya.
Ia kemudian meminta agar usulan dari kalurahan se-Kapanewon Ngaglik untuk dapat direkapitulasi secepatnya, sehingga dapat ditentukan skala prioritasnya. Ia berharap usulan tersebut dapat segera dikirim ke tingkat Kabupaten untuk dibahas dengan OPD terkait.
“Sehingga usulan prioritas bisa diakomodir dan bisa direalisasikan untuk tahun anggaran 2022,” katanya.
Acara kemudian ditutup dengan sesi diskusi dan tanya jawab antara peserta dan narasumber. (KIM Ngaglik/Srp)



