Tingkatkan Kesadaran Prokes, SMP Muhammadiyah 1 Gelar Lomba Poster

Sebagai bentuk upaya peningkatakan kesadaraan anak terhadap protokol kesehatan dan juga persiapan dalam Penerimaan Peserta Didik Baru, SMP Muhammadiyah 1 Seyegan menggelar Lomba Poster dengan tema “Jaga Diri di Masa Pandemi” dan Try Out bagi para siswa. Kegiatan digelar secara daring dimulai dari proses pendaftaran, sampai dengan pelasanaannya.

“Untuk mengembangkan potensi dan bakat para juara, SMP Muhammadiyah Seyegan siap memfasilitasi dengan kegiatan ekstra yang diselenggarakan sekolah untuk para siswanya,” ungkap Rochmadi, Kepala Sekolah SMP Muhammadiyah Seyegan, mengenai alasan pengadaan lomba pada saat penyerahan hadiah lomba di SMP Muhammadiyah Seyegan, pada Rabu (31/3/2021).

Sementara itu, Mulyono, Ketua PCM Seyegan mengapresiasi pelaksanaan kegiatan lomba dan try out yang dilakukan. Menurutnya, kegiatan tersebut dapat meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap SMP Muhammadiyah.

“SMP Muhammadiyah semakin mendapatkan kepercayaan dari masyarakat, hal ini dibuktikan dengan naiknya jumlah pendaftar dari tahun ke tahun dan 98 siswa diterima pada PPDB 2020/2021 dari 96 yang seharusnya,” ujarnya.

Lomba poster sendiri dimenangi oleh Syifa Novalia, siswa SD Negeri Susukan yang kemudian diikuti oleh M. Edsel Sahasika dari SD Muhammadiyah Gendol 6 dan Kayla Nadine Az Zahra dari SD Negeri Kandangan sebagai juara dua dan tiga.

Sementara untuk Try Out, yang mendapatkan nilai tertinggi adalah Jasmin Dwi Nurani dari SD Negeri Gendengan, yang diikuti oleh Nayla Rivani Amalia dari SD Negeri Bokong dan Aretha Daryn Anindya dari SD Muhammadiyah Sangonan 4 yang menjadi nilai tertinggi kedua dan ketiga.

Seluruh pemenang, baik lomba poster maupun try out mendapatkan piala, uang pembinaan dan sertifikat. Selain itu, para peserta juga berkesempatan untuk mendapatkan doorprize berupa sepeda, rak buku, dua paket belajar senilai Rp. , – dan hadiah lainnya. (Arief Hartanto)




Pengurus IPHI Kapanewon Turi Dilantik

Sebagai bentuk upaya peningkatan pembinaan Jemaah Haji, Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia (IPHI) Kapanewon Turi gelar Pelantikan Masa Bakti 2020-2025, pada Rabu (31/3/2021) di Gedung Dakwah Muhammadiyah Ngablak, Bangunkerto, Turi. Pelantikan dilakukan langsung oleh Ketua Pengurus Daerah IPHI Sleman, Noor Hamid yang kemudian diiringi dengan penyusunan tugas dan wewenang pengurus baru. Terpilih sebagai ketua IPHI Turi Masa Bakti 2020-2025, Masjkuri didampingi oleh Suraya sebagai Sekretaris.

Noor Hamid pada kesempatan tersebut menyebutkan para pengurus IPHI Turi yang dilantik diharapkan dapat terus memengang amanah yang dipercayakan. “Tidak semua orang bisa jadi anggota IPHI, karena harus berhaji lebih, serta harus mampu semua syarat rukun berhaji serta menjaga kemabrurannya dihadapan Allah SWT,” ujar Noor.

Sementara itu, Abu Hanifah, Kepala KUA Turi berharap agar para pengurus IPHI Turi yang baru dapat membina para jemaah haji agar dapat menjadi haji yang mabrur. “Mabrur dalam peribadatan harus berperan dan menjadi suri tauladan untuk pembinaan jemaah haji sebagai wujud meningkatkan kesatuan dan persatuan bangsa, keimanan, dan ketakwaan, serta amal nyata,” tutur Abu.

Hal tersebut senada dengan pernyataan Masjkuri, Ketua IPHI Kapanewon Turi terpilih untuk masa bakti 2020-2025 yang menyatakan bahwa IPHI merupakan persaudaraan haji yang memiliki misi untuk melaksanakan penyuluhan, pembimbingan, dan pembinaan kepada calon jemaah haji untuk dapat mengimplementasikan haji mabrur di masyarakat. “Selain juga untuk meningkatkan partisipasi umat dalam pembangunan bangsa yang diridhoi Allah SWT,” ujar Masjkuri.

Acara pelantikan juga dihadiri oleh Panewu Anom Kapanewon Turi Bambang Krismanto, beserta Muspika Turi, MUI, Lurah se-Kapanewon Turi, dan Kapolsek Turi. (Arief Hartanto)




Pelayanan Akta Kematian melalui Program Lukadesi

Depok – Pemerintah Kalurahan Caturtunggal melalui Dukuh Gowok menyerahkan akta kematian kepada ahli waris dari Almarhumah Sugiarti warga Perum Polri Gowok, Kalurahan Caturtunggal, Kapanewon Depok, Kabupaten Sleman, Kamis (1/4/2021).

Dalam mendukung peningkatan kesadaran tertib administrasi kependudukan, Pemerintah Kalurahan Caturtunggal mulai tahun 2018 melakukan inovasi melalui kerjasama dengan Disdukcapil Kabupaten Sleman untuk program Keluarga Duka Desa Siaga (Lukadesi) yang berkaitan dengan peristiwa kematian.

“Selain sebagai upaya mendukung kesadaran tertib administrasi, program Lukadesi ini juga merupakan bukti nyata pelayanan prima dan bentuk empati serta dukungan moriil dari Pemerintah Kalurahan Caturtunggal kepada warganya yang sedang berduka,” ujar Lurah Caturtunggal, Agus Santoso.

Terhitung sejak tanggal 8 Agustus 2018 sampai dengan 1 April 2021, Kalurahan Caturtunggal telah melayani akta kematian melalui program Keluarga Berduka Desa Siaga (Lukadesi) sebanyak ratusan permohonan.

Dalam program ini, data kematian akan dioptimalkan lewat integrasi data secara berjenjang antara dinas dan kalurahan. Kalurahan Caturtunggal secara langsung melakukan input data mengenai informasi kematian, atau membuat surat keterangan kematian melalui petugas yang telah ditunjuk oleh Lurah.

Jika ada peristiwa kematian, petugas akan langsung menginput data kematian dan petugas dari kalurahan akan menangani registrasi sehingga proses pembuatan akta bisa segera dilakukan melalui mekanisme yang ada. Akta kematian diserahkan kepada ahli waris pada saat prosesi pemberangkatan jenazah atau menyusul ketika setelah pemakaman.(Danang/KIM Depok)




Penyanyi asal Condongcatur Rilis Video Klip Teh Tawar

Depok – Merasa idenya kurang dapat disalurkan melalui format band yang lama, Gordo Pangarso, penyanyi asal Condongcatur, Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta memutuskan untuk bersolo karir dan kini baru saja meluncurkan video klip lagu berjudul Teh Tawar di Angkringan Anggajaya Kalurahan Condongcatur, Kapanewon Depok, Kabupaten Sleman, Rabu (31/3/2021).

Mengawali karir bermusik dalam format band di Yogyakarta sejak 2009, Gordo menjalani dunia permusikannya hingga tahun 2013 kemudian sempat hijrah ke Bali dalam beberapa tahun. Semangat bermusiknya kembali muncul di tahun 2020 dengan mengusung tema yang berbeda dari genre awal yang sempat mengusung namanya dalam band Bloody Hollow. Beraliran indie folk, Gordo kini mengusung tema keresahan tentang isu politik, masalah percintaan, dan sosial yang dikemas dengan alunan instrumen akustik sederhana tapi tetap terdengar syahdu.

Single bertajuk Teh Tawar dikemas dengan sederhana mengusung instrumen gitar akustik dan saksofon. Lagu ini mendeskripsikan suasana pinggiran kota Jogja dengan skena tongkrongan rakyat berupa angkringan. “Angkringan sangat relate dengan orang Jogja maupun pendatang. Yang sempat mampir dan makan di sekitaran emperan Jalan Mangkubumi pasti paham jika angkringan adalah tempat dimana segala topik dibicarakan,” aku Gordo.

Proses kreatif pembuatan video klip Teh Tawar dibuat Gordo dengan mengajak teman-temannya. Pesan moral dalam video klip ini adalah dari tempat sederhana bisa terjadi aneka drama, perdebatan dan pertengkaran. Tapi itu semua bisa didinginkan dengan segelas es teh tawar dan sajian sederhana semacam gorengan dan berbagai macam menu lain.

Kehadiran Lurah Condongcatur, Reno Candra Sangaji, yang menghadiri peluncuran video klip Teh Tawar ini ikut memberi semangat kreatifitas anak muda di Condongcatur dalam bidang seni musik. Reno menyatakan kebanggaannya akan warganya yang berkreasi di bidang seni. “Ini merupakan hal positif yang harus didukung dan dikembangkan,” ujar Reno.

Lagu Teh Tawar yang terangkum dalam album Syahduisme ini dirilis sejak 14 Februari 2021 di beberapa platform digital seperti Spotify, Apple music, YouTube. Sedangkan video klipnya dirilis pada 31 Maret 2021 di platform Youtube. (Wasana/KIM Depok)




KIM Sumber Biwara Moyudan Dikukuhkan

Sebagai upaya untuk meningkatkan penyebaran informasi guna mendukung pembangunan masyarakat, Pemerintah Kapanewon Moyudan mengukuhkan Kelompok Informasi Masyarakat (KIM) Sumber Biwara, pada Rabu (31/3/2021) di Aula Kapanewon Moyudan, Sleman.

Pengukuhan dilakukan langsung oleh Panewu Moyudan, Arifin berdasarkan Surat Keputusan (SK) Panewu Kapanewon Moyudan. Terpilih sebagai Ketua KIM Sumber Biwara berdasarkan SK tersebut adalah Sugiyanto, dengan Muhiban Akbar sebagai Sekretaris dan Aan Hermawan sebagai bendahara.

Arifin pada saat pengukuhan menyebutkan bahwa pembentukan KIM ini merupakan inovasi perubahan yang harus dilakukan dalam menghadapi cepatnya pertukaran informasi saat ini. “Untuk menghadapi hal tersebut, niscaya harus diimbangi dengan perubahan,” ujar Arifin.

Selain itu, KIM menurut Arifin juga dapat mendukung pembangunan daerah dengan menyampaikan informasi yang akurat dan valid.

Sementara itu, Sekretaris Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Sleman Purwati yang hadir dalam acara pengukuhan mengharapkan KIM Sumber Biwara ini dapat untuk segera aktif dengan menyusun program kerja yang jelas, sehingga dapat memberikan manfaat untuk masyarakat, khususnya di Moyudan.

Hal tersebut juga didukung oleh Suripto, Ketua Forum KIM Sembada Sleman. Menurutnya, KIM di Moyudan ini memiliki potensi yang sangat besar untuk berkembang karena salah satu pengurusnya ada yang menjadi redaktur di sebuah surat kabar. “Semoga aktif dan segera bergabung di Forum KIM Sembada,” kata Suripto.

Pada kesempatan yang lain, Ketua KIM Sumber Biwara Sugiyanto menyebutkan rencana awal KIM Sumber Biwara adalah akan rutin mengadakan pertemuan setiap 3 bulan sekali. Ia juga mengharapkan KIM Sumber Biwara tetap mendapatkan bimbingan untuk dapat terus aktif menyebarkan informasi.

“Semoga KIM Sumber Biwara bisa menjadi pusat dan sumber pemberitaan,” ucapnya. (Sugiyanto/KIM Sumber Biwara Moyudan)