Forkom UMKM Jembatani Pelaku UMKM dengan BUMDes

Geliat pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) terus tumbuh di di Kapanewon Ngemplak, Kabupaten Sleman. Untuk mendukung gerak maju UMKM, saat ini telah terbentuk Forum Komunikasi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (Forkom UMKM) di lima kalurahan yang ada di Kapanewon Ngemplak yaitu Kalurahan Widodomartani, Kalurahan Wedomartani, Kalurahan Umbulmartani, Kalurahan Sindumartani, dan Kalurahan Bimomartani.
“Melalui forkom kalurahan ini, diharapkan bisa menjembatani pelaku UMKM dengan pemerintah setempat, terutama dalam hal verifikasi data UMKM sehingga dapat memetakan pembinaannya, agar mempunyai daya saing yang tinggi di wilayah Kapenewon Ngemplak,” ujar Panewu Ngemplak, Siti Wahyu Purwaningsih saat menghadiri workshop Penumbuhan Forum Komunikasi UMKM Tingkat Desa di Kapanewon Ngemplak di Hotel Grand Keisha, Jalan Affandi, Kabupaten Sleman, Rabu (7/4/2021).
Dilanjutkan Siti, Kapanewon Ngemplak mendukung keberadaan forum UMKM Kalurahan sebagai ujung tombak penanganan kesejahteraan masyarakat, terutama dalam menghadapi tekanan ekonomi akibat dari wabah Covid19 yang berkepanjangan.
Dalam workshop selama tiga hari ini, pelaku UMKM memperoleh materi tata kelola UMKM dan sinergi UMKM dengan BUMDes. Upaya menghubungkan UMKM dengan BUMDes ini dilakukan karena BUMDes mempunyai legalitas terkait pengelolaan dana bersumber dari APBDes. Hadir sebagai narasumber adalah Dewi Hadhy, konsultan BUMDes; Eko Pambudi, Direktur BUMDes Panggungharjo; dan Wahyudi Anggoro Hadi, Lurah Panggungharjo Kabupaten Bantul.
Terbentuknya forum UMKM Kalurahan diharapkan menjadi upaya untuk memberikan wadah bagi pelaku UMKM di wilayah kalurahan agar terjalin koordinasi dan komunikasi yang lebih baik. Forkom UMKM Kalurahan diharapkan menjadi muara para pelaku UMKM agar lebih maju dan mempunyai daya saing yang tinggi sehingga bisa mendukung eksistensi dan kemandirian usahanya. Diharapkan selanjutnya mereka bisa bersinergi dengan badan usaha milik kalurahan. (Nuradi/KIM Ngemplak)

