BKPRMI Triharjo Sleman Gelar Olimpiade Remaja Masjid Virtual

Sleman – Dalam rangka menyemarakkan Bulan Suci Ramadan 1442 H, Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (BKPRMI) Kalurahan Triharjo Kapanewon Sleman melangsungkan Olimpiade Remaja Masjid se-kalurahan. Karena dilaksanakan di masa pandemi, kegiatan ini dilaksanakan secara virtual guna mencegah penyebaran COVID-19

Ketua panitia Olimpiade Remaja Masjid, Fajar Ruli Denisetiawan mengungkapkan bahwa kegiatan ini dimaksudkan untuk menjalin silaturahmi dan mengembangkan bakat.

“Tujuan utamanya untuk silaturahmmi antar remaja. Disamping itu juga sebagai media membangkitkan bakat dan potensi. Terlebih lagi sebagai alternatif kesibukan para remaja agar suasana Ramadan tetap semarak,” ungkapnya.

11 dari 12 padukuhan di Kalurahan Triharjo yang terdiri dari 15 kontigen remaha masjid/musala ikut ambil bagian dalam memeriahkan olimpiade tersebut. Pemenang rangkaian kegiatan olimpiade sejak tanggal 19 hingga 28 April 2021 ini diselenggarakan melalui aplikasi Zoom Meeting, (2/5/2021).

Fajar menyebutkan daftar pemenang olimpiade dari beberapa kategori lomba, yaitu azan, baca Al-Qur’an, dai, kaligrafi, dan film inspiratif.

“Juara 1 kaligrafi dimenangkan oleh M. Isa Salasa dari masjid Asy Syifa Sucen dengan skor 854, Juara 1 azan yaitu Rahmat Arfi Sandizaki skor 95 dari masjid Yusuf Al Mubarok Ngangkrik. Baca Al-Qur’an dimenangkan Asya Fitri Ramadhani skor 98 dari masjid Nurul Amin Sebayu. Untuk ceramah juara 1 skor 270 ada Balqis Adib F dari masjid Al Huda Panggeran XII, sedangkan kategori film juara 1 asal masjid Darussalam Sleman III berjudul Colorfull Ramadjhan dengan skor 550,” jelasnya.

Hasil akhir olimpiade, untuk posisi juara umum dipegang oleh masjid Al Muwakhidin Sebayu dengan jumlah skor 12,5. Menyambut hal itu, panitia memberikan trofi bergilir kepada perwakilan masjid terkait sebagai bentuk apresiasi.

Terkait kegiatan olimpiade selama Ramadan ini, Iriawan, selaku Lurah Triharjo memberikan tanggapan positif. “Harapannya, para peserta bisa menguatkan ukhuwah dan meningkatkan iman taqwa melalui event ini,” pungkasnya. (Adib Nur Aziz)




Peringati Hari Jadi Sleman, Baznas Salurkan Bantuan Sembako

Dalam rangka memperingati Hari Jadi Kabupaten Sleman yang ke-105, Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Sleman bekerja sama dengan Panitia Peringatan Hari Jadi Sleman ke-105 menyalurkan bantuan sembako bagi fakir miskin dan penyandang difabel, serta bantuan santunan untuk Rois di Kapanewon Ngaglik pada Jumat (30/4/2021). Bertempat di Aula Kapanewon Ngaglik, Kabupaten Sleman, bantuan diserahkan langsung secara simbolis oleh Wakil Bupati Sleman, Danang Maharsa kepada perwakilan dari kapanewon untuk disalurkan pada warga yang berhak menerima.

Danang pada kesempatan tersebut mengatakan bahwa sembako dan santunan yang diberikan ini merupakan hasil dari pengumpulan dana zakat dari masyarakat melalui Baznas Sleman.

“Bantuan ini akan diberikan kepada Rois, fakir miskin, dan difabel melalui kalurahan, karena masih pandemi COVID-19,” terang Danang.

Sementara itu, Subagya, Panewu Ngaglik mengapresiasi kegiatan peringatan Hari Jadi Sleman berbentuk penyaluran bantuan ini.

“Kami ucapkan terima kasih kepada Baznas kabupaten Sleman dan panitia peringatan hari jadi kabupaten atas bantuanya pada masyarakat kapanewon ngaglik mudah mudahan bermanfaat,” kata Subagya.

Kegiatan penyaluran bantuan ini dihadiri juga oleh Ketua Baznas Sleman, Ketua Peringatan Hari Jadi Kabupaten Sleman, Forkom Kapanewon ngaglik, Kamituwa, dan tamu undangan lainya. Pada kesempatan tersebut, disampaikan juga beberapa program Baznas Sleman yang dapat diakses oleh warga yang membutuhkan. (KIM Ngaglik/SPN)




Manfaatkan Kas, RW 45 Kayen Bagikan Sembako untuk Warga

Depok – Warga RW 45 Padukuhan Kayen, Kalurahan Condongcatur, Kapanewon Depok, Kabupaten Sleman memiliki agenda tahunan berbagi bingkisan pada bulan suci Ramadan jelang lebaran Idulfitri. Pun pada tahun 2021 ini, sebanyak 120 paket bingkisan lebaran senilai total Rp17 juta dibagikan kepada warga, Minggu (2/5/2021).

Ketua RW 45, Sukirman mengatakan bahwa bingkisan ini rutin dibagikan kepada warga menjelang hari raya lebaran. “Biaya penyediaan paket bingkisan lebaran diambilkan dari uang kas RW dan beberapa bantuan donatur khusus. Adapun tujuan pemberian bingkisan lebaran tersebut adalah untuk menumbuhkan kepedulian sosial dan menanamkan jiwa berbagi kepada sesama,” ujar Sukirman.

Pada kepengurusan RW periode 2021-2026 RW 45 memiliki kas sebanyak Rp60 jutaan. Selain untuk bingkisan lebaran, pada bulan Maret 2021 lalu kas RW ini juga digunakan untuk membantu pembangunan perluasan makam Rp10 juta.

Paket bingkisan lebaran yang dibagikan ke warga berisi minyak goreng, kecap, saos, mi instan, roti kaleng, kopi, teh, gula pasir, dan tepung terigu. Sembako dibelanjakan dan dikelola oleh ibu-ibu pengurus RT/RW sedangkan pembagian bingkisan diantar langsung ke rumah rumah warga oleh organisasi pemuda RW 45.

Prinsip pengelolaan kas RW 45 adalah dari warga, oleh warga dan untuk warga demi kemajuan dan kesejahteraan. Bendahara RW 45 setiap 6 bulan membuat laporan tertulis lalu lintas kas RW yang diedarkan ke seluruh warga tentang informasi keuangan, sumber pemasukan, dan belanja RW. Sumber pemasukan yang paling banyak berasal dari sumber jimpitan (iuran) uang ronda yang diperoleh pada setiap malam, kecuali pada malam Minggu dimana jimpitan uang ronda dikelola pemuda untuk kas organisasi pemuda.

Dari kas RW  yang dikelola dengan manajemen terbuka tersebut pengurus dapat menggunakannya untuk pembangunan sarana dan prasarana RW dan belanja aset inventaris seperti kursi, gelas, tikar, dan lainnya. Bahkan mereka mampu menyelenggarakan kegiatan rekreasi bersama warga RW ke luar kota dengan menyewa 5 armada bus. (Wasana/KIM Depok)




Hardiknas 2021: Serentak Bergerak, Wujudkan Merdeka Belajar

Jakarta – Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek) Republik Indonesia, Nadiem Anwar Makarim menjadi Pembina Upacara Bendera peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) Tahun 2021. Nadiem menyampaikan bahwa momentum Hardiknas adalah momen yang tepat untuk merefleksikan kembali apa saja yang sudah dikerjakan dengan baik dan apa saja yang perlu diperbaiki dalam sistem pendidikan di Indonesia. Hal tersebut sejalan dengan tema Hardiknas 2021 “Serentak Bergerak, Wujudkan Merdeka Belajar”.

“Lembaran baru pendidikan Indonesia berarti transformasi. Transformasi yang tetap bersandar pada sejarah bangsa, dan juga keberanian menciptakan sejarah baru yang gemilang,” tutur Nadiem pada upacara peringatan Hardiknas 2021 di halaman kantor Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud), Jakarta, Minggu (02/05).

“Saya ingin, anak-anak Indonesia menjadi pelajar yang menggenggam teguh falsafah Pancasila, pelajar yang merdeka sepanjang hayatnya, dan pelajar yang mampu menyongsong masa depan dengan percaya diri,” imbuhnya

Nadiem mengatakan, terdapat empat upaya perbaikan terus dikerjakan bersama dengan berbagai elemen masyarakat. Pertama, perbaikan pada infrastruktur dan teknologi. Kedua, perbaikan kebijakan, prosedur, dan pendanaan, serta pemberian otonomi lebih bagi satuan pendidikan. Ketiga, perbaikan kepemimpinan, masyarakat, dan budaya, serta Keempat, yaitu perbaikan kurikulum, pedagogi, dan asesmen.

Sepuluh episode Merdeka Belajar juga telah diluncurkan dan masih banyak lagi terobosan-terobosan Merdeka Belajar mendatang yang akan dilakukan oleh Kemendikbud. “Transformasi yang bermakna ini kami kerjakan agar segala sesuatu yang selama ini membuat bangsa ini hanya berjalan di tempat, dapat berubah menjadi lompatan-lompatan kemajuan,” sambung Nadiem.

Menanggapi krisis pandemi Covid-19 yang belum kunjung usai, Nadiem mengingatkan bahwa krisis tersebut memberikan kesempatan kita bersama untuk menuai kemajuan. “Kita perlu memahami bahwa pandemi bukanlah satu-satunya tantangan yang kita hadapi. Di depan, masih membentang sederet tantangan yang akan dan harus kita lalui bersama. Mari kita lalui segala tantangan dengan inovasi dan solusi. Mari kita ciptakan sejarah yang gemilang dan tak terbantahkan oleh dunia,” ujar Nadiem.

Kemendikbud terus berupaya menghadirkan terobosan Merdeka Belajar, di antaranya Merdeka Belajar Episode 1 yang menghadirkan trobosan empat pokok kebijakan, agar paradigma dan cara lama belajar dan mengajar dapat bertransformasi ke arah kemajuan. Merdeka Belajar episode 2 “Kampus Merdeka”. Merdeka Belajar episode 3 “Penyesuaian Kebijakan Dana BOS”. Kemudian, Merdeka Belajar episode 4, “Program Orgasisasi Penggerak”. Merdeka Belajar episode 5 program “Pendidikan Guru Penggerak”.

Selanjutnya, Merdeka Belajar episode 6 “Transformasi Dana Pemerintah untuk Pendidikan Tinggi”, Merdeka Belajar episode 7 “Program Sekolah Penggerak”, Merdeka Belajar episode 8 “SMK Pusat Keunggulan”, Merdeka Belajar Episode 9 “KIP Kuliah Merdeka”, dan Merdeka Belajar episode 10 “Perluasan Program Beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan”.

Mendikbudristek Nadiem mengajak semua elemen masyarakat untuk bergotong-royong mewujudkan Merdeka Belajar. “Silih asah, silih asih, silih asuh. Saling memintarkan, saling menyayangi, dan saling memelihara, demi satu tujuan: SDM unggul, Indonesia Maju,” pesannya.

Ucapan Selamat Hari Pendidikan Nasional juga turut disampaikan oleh Bambang Soesatyo, selaku Ketua MPR RI. Ia mengatakan bahwa peringatan Hari Pendidikan Nasional adalah momentum yang tepat untuk melakukan evaluasi dan revitalisasi dalam memaknai amanat konstitusi, yaitu mencerdaskan kehidupan bangsa.

“Dampak Pandemi Covid-19 yang telah menggerus berbagai aspek kehidupan kita tidak boleh menjadi penghalang bagi kita untuk tetap berkarya. Membangun kebersamaan dan menguatkan komitmen kebangsaan kita, melalui transformasi pendidikan kita harus tetap bergerak serentak mewujudkan Merdeka Belajar,” tutur Bambang.

Wakil Ketua Komisi X Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI), Agustina Wilujeng Pramestuti memberikan ucapan Selamat Hari Pendidikan Nasional 2021. “Harapan dari momentum ini adalah Merdeka Belajar, Kampus Merdeka dan Pelajar Pancasila semoga menjadi titik awal keberhasilan pembangunan karakter generasi muda dalam mempertahankan Negara Kesatuan Republik Indonesia yang berbhineka tunggal ika,” ujarnya.

Selain upacara bendera, pada tanggal 2 Mei 2021 pukul WIB, Kemendikbud akan menayangkan program Hardiknas yang salah satunya menampilkan siniar (podcast) inspiratif bersama Presiden RI H. Ir. Joko Widodo yang dipandu oleh Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Nadiem Anwar Makarim. Tayangan ini juga akan dimeriahkan oleh beberapa artis ternama antara lain Andmesh, Yura Yunita, Gamaliel, Sivia, On Frame Dancers serta Paduan Suara Pelajar. Publik dapat menyaksikannya secara langsung di TV Edukasi yang mengudara melalui satelit Telkom Merah Putih dan kanal YouTube Kemendikbud RI.




228 Keluarga Pra Sejahtera di Janti Terima Paket Sembako

Caturtunggal – Dalam rangka kegiatan bakti sosial di Bulan Ramadhan, Kelompok Pengajian Siti Zubaidah Padukuhan Janti membagikan 228 paket sembako senilai total kepada warga prasejahtera di Padukuhan Janti, Kalurahan Caturtunggal, Kapanewon Depok, Kabupaten Sleman, Minggu (2/5/2021). Penyerahan paket sembako berjalan dengan lancar dan menerapkan protokol kesehatan yang ketat dan dilakukan dalam tiga tahap secara bergantian.

Heri Sugiyarto, Dukuh Janti, menyampaikan bahwa kegiatan bakti sosial di bulan Ramadan ini rutin dilakukan oleh kelompok pengajian Siti Zubaidah. “Alhamdulillah kegiatan ini selalu mendapat dukungan penuh dari Lurah Caturtunggal,” ungkapnya.

Bantuan paket yang berupa sembako tersebut meliputi beras, minyak goreng, gula pasir, dan lainnya dimaksudkan sebagai bentuk kepedulian serta menanamkan jiwa berbagi di antara masyarakat Padukuhan Janti.

Ketua Kelompok Pengajian Siti Zubaidah, Sugiyanti Budi, menyampaikan rasa terimakasih kepada seluruh donator dan Lurah Caturtunggal yang telah mendukung kegiatan bakti sosial ini. “Semoga dengan bantuan ini dapat meringankan beban saudara-saudara kita yang membutuhkan dan menjadi ladang amal serta keberkahan untuk kita semua,” pungkasnya. (Danang/KIM Depok)