Jaga Warga, Upaya Mandiri Masyarakat untuk Keamanan Lingkungan

Depok – Pemerintah Kalurahan Condongcatur melakukan pembinaan Jaga Warga dan Sambang Kamling di 18 padukuhan yang dimulai di Padukuhan Manukan, Kalurahan Condongcatur, Kapanewon Depok, Kabupaten Sleman, Sabtu (29/5/2021).
Jumlah penduduk Kalurahan Condongcatur hampir jiwa, belum termasuk penduduk musiman (anak kos) yang jumlahnya bisa dua kali lipatnya. Dengan jumlah penduduk yang besar dan padat maka otomatis akan muncul permasalahan-permasalahan di dalamnya.
Oleh karena itu fungsi jaga warga sangat penting keberadaanya. Melalui jaga warga, masyarakat setempat bisa menjadi benteng dan ikut menyelesaikan permasalahan yang ada bersama lembaga masyarakat lainnya seperti RT, RW, PKK, dan Unit Karangtaruna.
Menurut Lurah Condongcatur, Reno Candra Sangaji, kegiatan ini sebagai tindak lanjut telah dikukuhkannya pengurus Jaga Warga se-Kalurahan Condongcatur oleh Bupati Sleman Sri Purnomo pada tanggal 4 Oktober 2019 yang lalu. “Selain itu, tujuan lain dari sambang kamling ini yakni mempererat tali silaturahmi dan mendekatkan diri kepada masyarakat,” ujar Reno.
Pembinaan Jaga Warga dan Sambang Kamling dilakukan dengan konsep sarasehan antara pengurus jaga warga dan perangkat padukuhan dengan Pemerintah Kalurahan bersama Tim Sambang Kamling yaitu dipimpin Lurah Condongcatur beserta carik, jagabaya, ulu-ulu, kamitua, pangripta, danarta, tatalaksana, staf, jawatan keamanan Kapanewon Depok, Babinkamtibmas Condongcatur, Satpol PP DIY, dan linmas inti Condongcatur.
Pembinaan Jaga Warga dan Sambang Kamling ini juga menjadi kesempatan untuk menyampaikan informasi terkait pemerintahan kalurahan, pemantauan wilayah, kamtibmas, dan pengarahan keamanan. Usai sarasehan dilanjutkan penyerahan barang perlengkapan kamling seperti tikar, lampu senter, jas hujan, dan pentungan di poskamling.
Jaga Warga merupakan program Pemda DIY sebagai upaya menjaga keamanan, ketentraman, ketertiban dan kesejahteraan masyarakat serta menumbuhkan kembali nilai-nilai luhur yang ada di masyarakat oleh sekelompok orang dengan membentuk lembaga jaga warga atau dengan mengoptimalkan pranata sosial.(Wasana/KIM Depok)



