Peringati Milad Ke-89, Pemuda Muhammadiyah Santuni Anak Yatim

Memperingati milad yang ke-89, Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah (PDPM) Sleman bekerja sama dengan Pimpinan Daerah Aisyiyah (PDA) Sleman menyelenggarakan kegiatan berbagi ifthar dan santunan di Panti Asuhan Aisyiyah An-Nur, Prambanan, Kabupaten Sleman pada Kamis (6/5/2021). Kegiatan dihadiri langsung oleh Ketua PDPM dan PDA Sleman.

Ketua PDPM Sleman, Eko Sumardiyanto menyebutkan bahwa kegiatan berbagi ifthar dan santunan ini terselenggara berkat kerja sama PDPM dan PDA Sleman bersama Kelompok Pengajian Step 2 Allah London. “Milad ke-89 tahun ini mengambil tema ‘Meneguhkan Pemuda Negarawan’. Meski masih dalam suasana pandemi dan di bulan suci Ramadan, tidak menyurutkan semangat untuk berbagi,” ujar Eko.

Sementara itu, Ketua PDA Sleman, Hj. Siti Aminah berharap momentum Milad Pemuda Muhammadiyah yang ke-89 ini dapat membentuk pemuda soleh yang negarawan. “ Untuk kesekian kalinya kita bekerja sama dengan adik-adik Pemuda Muhammadiyah, terutama soal urusan kemanusiaan. Selamat Milad ke-89, semoga memunculkan pemuda-pemuda soleh yang negarawan,” ujar Siti. (Arief Hartanto)




Membangun Komunikasi Lintas Iman

Depok – Gereja Santo Yohanes Rasul Pringwulung menginisiasi pertemuan lintas agama yang dikemas dalam kegiatan Buka Bersama Lintas Iman di Gedung Belarasa Pringwulung, Kalurahan Condongcatur, Kapanewon Depok, Kabupaten Sleman, Sabtu (8/5/2021). Buka bersama dipilih sebagai ajang silaturahmi, menjalin kebersamaan, dan membangun komunikasi antar sesama manusia. Selain itu juga sebagai wujud bersyukur kepada Tuhan melalui berbagi kasih antar pemeluk beragama.

Turut hadir dalam acara tersebut Dukuh Pringwulung, Lurah Condongcatur, Carik Caturtunggal, Panewu Depok, ormas, dan Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kapanewon Depok serta tokoh masyarakat.

Romo Sapto Pr, tokoh agama Katolik dalam sambutannya mengatakan bahwa
persamaan sebagai manusia menjadi modal berharga dalam menyejahterakan umat. “Walaupun kita berbeda keyakinan, kita sama-sama mempunyai visi agar umat lebih sejahtera, hal demikian menjadi salah satu tujuan dari pertemuan ini,” ujar Romo Sapto.

Sementara Panewu Depok, Abu Bakar yang turut hadir berharap dengan adanya pertemuan seperti ini akan semakin mempererat silaturahmi dan persudaraan sesama lintas agama yang ada di Kapanewon Depok. “Pertemuan yang dikemas dalam buka bersama lintas iman akan bisa menumbuhkan persatuan sesuai dengan nilai Pancasila dan NKRI,” tutur Abu saat memberikan sambutan pengarahan.

Adapun Dr. KH. Sofiyullah Muzammil dari unsur ormas NU yang juga Wakil Dekan Fakultas Ushuludin dan Pemikir Islam UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta yang menjadi pembicara utama dalam kegiatan tersebut berharap kegiatan ini dapat dijadikan momen kebersamaan dalam membangun nilai dasar Pancasila. “Hidup rukun dan gotongroyong menjadi modal dalam membangun persatuan bernegara. Mari kita bersinergi dan lebih banyak menyamakan persamaan daripada menonjolkan perbedaan,” jelas Sofiyullah yang sehari-hari juga menjadi pengasuh Pondok Pesantren Mahasiswa Al Ashfa ini.

Pendeta Eka S dari GKJ Maguwoharjo juga berharap agar lebih banyak dan sering diadakan acara seperti ini. “Saya juga berharap ada forum rutin sehingga bisa lebih saling kenal dan bisa menghormati semua perbedaan yang ada,” katanya.

Merespon hal tersebut, Mahendra dari Parisada Hindu Dharma Indonesia (PDHI) mengucapkan terimakasih telah diajak bergabung dalam forum. “Semua manusia adalah Mahluk Tuhan yang sama. Perbedaan keyakinan dijadikan menjadi pemersatu bangsa yang ber-Bhineka Tunggal Ika.(Andri/Sahid – KIM Depok)




Sasar Lansia, Puskesmas Minggir Gelar Vaksinasi Massal

Minggir – Sesuai arahan Kementerian Kesehatan Republik Indonesia dan agenda Pemerintah Kabupaten Sleman sebagai tindak lanjut penanganan kasus COVID-19, Puskesmas Minggir bekerjasama dengan pemerintah Kalurahan Sendangsari menyelenggarakan vaksinasi massal tahap 1 bagi kelompok lanjut usia (lansia) masyarakat di Kalurahan Sendangsari Kapanewon Minggir di Aula Kalurahan Sendangsari, Jumat (7/5/2021).

Lurah Sendangsari, Affan Nur Hisan menyebutkan bahwa vaksinasi diberikan kepada 401 lansia dari sejumlah padukuhan. Pemberian layanan pada tiap padukuhan dibagi berdasarkan penjadwalan yang sudah ditentukan.

“Total 401, tapi yang Sutan sama Denokan jadwalnya belum ditentukan tapi sudah terdata. Kalau yang sekarang yang sudah baru Pranan, Jogorejo, Badran Kidul, Dalangan, Plembon, Bandan. Untuk hari ini ada 3 padukuhan yang dilayani di Puskesmas Minggir yaitu Dalangan, Plembon, Bandan. Untuk di Sendangsari ada padukuhan Gatak, Parakan Kulon jam 10-11, Parakan Wetan jam 11-12,” jelasnya.

Kendati telah divaksinasi, ia menekankan kepada masyarakat untuk tetap patuh menjalankan protokol kesehatan. Pasalnya kolaborasi antara vaksinasi dan prokes penting sebagai upaya mengendalikan penyebaran COVID-19.

“Sementara ini Sendangsari masuk zona hijau, kami sangat berharap dengan vaksinasi ini zona hijau bisa kami pertahankan sampai seterusnya. Soalnya dengan vaksin saja kemampuannya 70%, yang 30% tetap prokesnya. Jadi semoga dengan vaksin ini lebih membuat kami optimis untuk mempertahankan di zona hijau,” pungkas Affan.

Sejalan dengan itu, Penanggungjawab Imunisasi Puskesmas Minggir selaku Koordinator Vaksinasi Sendangsari, Emirita mengungkapkan bahwa vaksinasi kali ini diberikan pada 188 lansia di 3 padukuhan. “Gatak sasarannya sekitar 60, Parakan Kulon ada 49, Parakan Wetan ada 79,” ungkapnya.

Sebelum menerima vaksinasi, sejumlah lansia harus melewati tahap pemeriksaan terlebih dahulu. Diantaranya ialah pendataan data diri, screening covid dengan pengukuran suhu dan pertanyaan, pengukuran tekanan darah, kemudian screening dokter, barulah pemberian vaksin bisa dilakukan.

Menurut Emirita, dari tahapan vaksinasi tersebut, kebanyakan lansia tidak lolos dalam pemeriksaan tekanan darah. “Dari beberapa lansia di padukuhan Gatak ada beberpa yang tidak layak karena tensinya ada yang 200, jadi distabilkan dulu. Nanti kalau sudah stabil diterapi oleh dokter, dan sokter sudah merekomendasikan untuk divaksin maka lansia tersebut bisa dating ke fasilitas Puskesmas Minggir untuk diberikan vaksinnya,” tuturnya.

Dari Dusun Parakan Kulon pun terdapat lansia yang tidak dapat lolos vaksinasi karena kendala tensi. Misalnya saja Musinah (64) yang terhenti di tahap pengecekan tekanan darah karena hasil tensi 185/110.

Walaupun telah divaksin, Emirita menghimbau masyarakat untuk tetap menjalankan prokes dan mengajak lansia lain melakukan vaksinasi. “Kami tekankan untuk prokesnya tetap diterakan, karena vaksinasi itu juga butuh waktu untuk memberikan kekebalan, apalagi ini baru dosis 1. Kami sarankan para lansia untuk berbagi pengalaman pada lansia lain yang belum agar tergerak datang,” imbaunya.

Sementara itu, para peserta vaksinasi memberikan tanggapan positif dan harapan yang besar terhadap proses vaksinasi yang terus digencarakan. Misalnya saja Wakijo (61) dari Parakan Wetan yang berharap vaksinasi ini bisa meminimalisir tertular COVID-19. Pun bagi Tri asal Gatak yang berharap vaksiniasi dapat membebaskan masyarakat dari pandemi yang melanda. “Mudah-mudahan masyarakat desa Sendangsari bebas dari penyakit ini,” tuturnya. (Rep Afiqa)




Tingkatkan Pelayanan Kesehatan, Pemkab Sleman Serahkan Bantuan Ambulans untuk Warga Candibinangun

Bupati Sleman Kustini Sri Purnomo menyerahkan 1 unit mobil ambulans untuk Kalurahan Candibinangun. Penyerahan  dilaksanakan di Halaman Kantor Kalurahan Candibinangun, Kapanewon Pakem, Kabupaten Sleman, Jumat (7/5/2021).

Usai menyerahkan mobil ambulans tersebut, Kustini Sri Purnomi menyampaikan bahwa penyerahan unit mobil ambulans ini merupakan bentuk peningkatan pelayanan kesehatan bagi masyarakat Kabupaten Sleman oleh Pemerintah Daerah.

“Mobil ambulans ini milik bersama, tolong dijaga dan dirawat. Pengadaan mobil ambulans ini merupakan bentuk peningkatan pelayanan kesehatan bagi masyarakat,” ucap Kustini.

Ia berharap, setelah adanya ambulans ini, pelayanan kesehatan di Candibinangun tersebut menjadi lebih optimal serta tingkat kesehatan masyarakat Kabupaten Sleman diharapkan mengalami peningkatan.

Kustini juga berpesan agar seluruh masyarakat di Kalurahan Candibinangun tetap menjaga kekompakan, saling hormat menghormati sesama, menjaga persatuan dan kesatuan, sehingga Kalurahan Candibinangun dan Kapanewon Pakem tetap kondusif seperti saat ini

Disisi lain Kustini juga mengajak seluruh masyarakat untuk tetap menjaga Protokol kesehatan.

“Di tengah pandemi COVID 19 ini masyarakat tetap menerapkan Cita Mas Jajar, yakni Rajin mencuci tangan, Memakai Masker dan jaga jarak,” ujar Kustini.

Sementara itu Lurah Candibinangun Sismantoro mengucapkan terimakasih dan penghargaan setinggi-tingginya kepada Pemerintah Daerah Kabupaten Sleman  yang telah menyerahkan unit mobil ambulans bagi warga Candibinangun.

Bantuan Ambulans tersebut juga berkat kerjasama Pemkab Sleman dengan PDAM Sleman dan Bank Sleman. (Humas Sleman)




PISEW Diharapkan Dapat Tingkatkan Pertumbuhan Ekonomi Masyarakat Moyudan

Pandemi COVID-19 memberikan dampak yang besar di berbagai sektor. Tidak hanya aspek kesehatan, pandemi yang telah berlangsung selama lebih dari 1 tahun ini juga mempengaruhi kondisi sosial, politik, dan ekonomi di masyarakat. Salah satu yang paling terdampak adalah kondisi ekonomi masyarakat. Menurunnya daya belu membuat aktivitas perdangangan terganggu yang menyebabkan banyak usaha yang mengalami kemacetan hingga kebangkrutan. Sehingga, diperlukan langkah strategis guna mendorong dan mengembangkan kebutuhan ekonomi tersebut.

Menyikapi hal tersebut, Pemerintah melalui Kementerian Pekekrjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) mengembangkan program unggulan yakni Program Pengembangan Infrastruktur Sosial Ekonomi Wilayah (PISEW).

“PISEW bertujuan untuk meningkatkan dan mengembangkan infrastruktur yang mendorong pertumbuhan ekonomi,” papar Arifin, Panewu Moyudan pada Jumát (07/05/2021) saat melakukan peninjauan dan monitoring lapangan pekerjaan PISEW berupa pembangunan kios-kios di Pasar Gamplong, Sumberahayu dan Pertashop d Gesikan Sumbersari, Moyudan, Kabupaten Sleman.

Program PISEW ini diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi geliat ekonomi warga masyarakat di Padukuhan Gamplong, karena juga didukung oleh keberadaan studio alam yang dapat menarik perhatian banyak wisatawan untuk berkunjung. Sementara tu, adanya Pertashop di Gesikan, Kalurahan Sumbersar akan memberikan kemudahan bagi masyarakat memperoleh bahan bakar berkualitas.

“Kemudahan ini sangat mendukung aktivitas perekonomian masyarakat setempat,” ujar Arifin. (Edy/KIM Moyudan)