Kalurahan Condongcatur Salurkan Bantuan RTLH Untuk Warga

Lurah Condongcatur, Reno Candra Sangaji menyerahkan bantuan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) dari Pemerintah Kalurahan Condongcatur kepada Mbah Marni, seorang warga RT 08, RW 31, Gejayan, Condongcatur, Kapanewon Depok, Kabupaten Sleman pada Jumat (4/6/2021). Bantuan yang diserahkan berupa uang sebesar 15 Juta Rupiah.

Reno pada kesempatan tersebut menyebutkan bahwa bantuan tersebut merupakan wujud kepedulian Pemerintah Kalurahan Condongcatur atas kondisi warganya.

“Bantuan ini sebagai motivasi, dan saya percaya warga khususnya Gejayan akan ikut peduli bergotong-royong menyumbangkan baik tenaga, pikiran, maupun biaya sehingga dapat segera terbangun rumah Mbah Marni yang layak huni, sehat, dan nyaman,” ujar Reno.

Mbah Marni (80) memiliki rumah yang beralamat di Jl. Mangga, Gg Manggis, No. 74, Gejayan. Kondisi rumahnya dengan dinding seadanya dan pintu dari kain. Ia mengaku sering kedinginan ketika malam karena tidak memadainya kondisi dinding dan pintu rumahnya. Selain itu, Mbah Marni juga takut atap rumahnya roboh ketika tidur malam hari. Kondisi kamar mandinya juga membahayakan untuk orang seumurannya.

Namun, Mbah Marni tetap bersikeras untuk tetap tinggal di rumah tersebut, meskipun anak-anaknya sudah menawari untuk tinggal bersama mereka. “Rumah ini kratonku, sejelek apapun saya tetap di sini,” ujar Mbah Marni.

Penyaluran bantuan ini mendapatkan apresiasi dari Dukuh Gejayan, Nuryatno yang juga sebagai pihak awal yang mengusulkan pemberian bantuan tersebut kepada kalurahan. Nuryatno juga menyampaikan bahwa pihaknya bersama RT, RW dan warga akan bergotong-royong memperbaiki rumah Mbah Marni dengan membentuk panitia khusus, dan menargetkan perbaikan selesai dalam waktu 2 bulan. (Wasana/KIM Depok)




Dukung KKB, Kalurahan Condongcatur Gelar Rapat Koordinasi

Pokja Kampung Keluarga Berkualitas (KKB) Condongcatur menggelar Rapat Koordinasi Pengurus di Ruang Wacana Loka Condongcatur, Kapanewon Depok, Kabupaten Sleman, Kamis (3/6/2021).

Kampung KB merupakan upaya untuk mendukung Program Kependudukan, Keluarga Berencana, dan Pembangunan Keluarga (KKBPK), demi membentuk keluarga berkualitas di masyarakat.

Tujuan umum dari Kampung KB sendiri adalah untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat di kampung atau yang setara melalui program KKBPK.

“Sasaran dari Kampung KB ini adalah balita, remaja, lansia, keluarha, pasangan usia subur, dan keluarga yang punya balita,” ungkap Siti Juwariyah, Penanggungjawab Program KB di Kapanewon Depok pada saat rapat.

Kalurahan Condongcatur telah membentuk Kampung KB tingkat kalurahan berdasarkan SK Lurah Condongcatur Nomor 47/ dengan sampel yang diambil adalah Padukuhan Gempol.

“Kegiatan KKB telah dianggarkan sehingga program KKB dapat dilaksanakan dengan baik sesuai schedule,” jelas Kamituwo Condongcatur, Al Thouviq Sofisalam.

Sementara itu, Ketua KKB Condongcatur, Novita Safitri menyebutkan bahwa KKB di Kalurahan Condongcatur mendapatkan nilai indicator yang mencapai angka . “Semua berkat peran kader dari masing-masing padukuhan yang melaporkan kegiatan online di grup Rumah Data Condongcatur, yang kemudian disampaikan ke Rumah Data Kabupaten Sleman,” teramh Novita.

Hal ini mendapatkan apresiasi dari Lurah Condongcatur, Reno Candra Sangaji. Ia menyampaikan akan terus memberikan dukungan terhadap kegiatan Kampung KB Condongcatur dengan merealisasikan penempatan Rumah Data Condongcatur di Gedung Perpustakaan Kalurahan Condongcatur. (Wasana/KIM Depok)