Menparekraf RI Kunjungi Desa Wisata Pentingsari

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) RI, Sandiaga Salahuddin Uno didampingi Bupati Sleman, Kustini Sri Purnomo melakukan kunjungan ke Desa Wisata Pentingsari, Umbulharjo, Kapanewon Cangkringan, Kabupaten Sleman pada Sabtu (5/6/2021).

Kunjungan Menparekraf ini bertujuan untuk melihat langsung potensi wisata serta pengelolaan yang ada di Desa Wisata Pentingsari, yang baru mendapatkan penghargaan sebagai Desa Wisata Berkelanjutan.

“Bulan Maret kemarin kan Pentingsari baru saja mendapatkan penghargaan Desa Wisata Berkelanjutan tahun 2020 dari Kemenparekraf. Nah ini pak Sandiaga ingin melihat langsung Desa Wisata Pentingsari ini,” jelas Kustini.

Lebih lanjut Kustini mengatakan bahwa Desa Wisata Pentingsari mampu menjalin sinergitas yang baik dengan masyarakat sekitar dan juga pemerintah. Maka dengan pengelolaan yang baik tersebut, diharapkan Desa Wisata Pentingsari bisa terus eksis dan berkelanjutan. 

“Harapannya terus bisa jadi Desa Wisata andalan di Kabupaten Sleman,” ucapnya.

Sementara Sandiaga turut mengapresiasi Desa Wisata Pentingsari yang mampu tumbuh dan berkembang sejak dibentuknya pada tahun 2008 lalu. Menurutnya hal ini karena Desa Wisata Pentingsari memiliki komitmen serta pengelolaan baik, sehingga desa wisata ini dapat bertahan dan berkelanjutan.

“Ini menjadi inspirasi untuk desa wisata yang lain,” kata Sandiaga.

Agar desa wisata tetap bisa eksis, menurutnya ada beberapa hal yang perlu diperhatikan, diantaranya keterbukaan, transparansi, keterlibatan masyarakat, prinsip keadilan, inovasi, adaptasi dan kolaborasi. Maka ia berharap desa wisata tidak hanya bertahan satu atau dua tahun saja, namun dapat berkelanjutan.

“Jadi tidak hanya one hit wonder, hanya satu dua tahun tapi setelah itu tidak berkelanjutan,” ungkapnya.

Hadir pula pada acara tersebut Kepala Dinas Pariwisata DIY, Singgih Raharjo. Selain itu, acara tersebut juga semakin semarak dengan kehadiran artis Ayu Dewi dan Psikolog Analisa Widyaningrum. (Humas Sleman)




Pengurus PPKN Kabupaten Sleman Resmi Dilantik

Sebagai bentuk upaya untuk memajukan dan mengembangkan proses budi daya Kelapa Kopyor di Kabupaten Sleman, Perhimpunan Petani Kopyor Nusantara (PPKN) Kabupaten Sleman melantik pengurus baru pada Jumat (4/6/2021). Pelantikan berlangsung di Resto Lir-ilir, Kalurahan Margoagung, Kapanewon Seyegan, Kabupaten Sleman dan dihadiri oleh Pengurus PPKN Pusat, Gapoktan, BUMDes, dan Aktivis Pertanian.

Antok Joyo, Ketua Umum PPKN Pusat memberikan langsung Surat Keputusan yang memutuskan Muh. Latif sebagai Ketua DPD PPKN Kabupaten Sleman, berdasarkan SK No. 003/SK/VI/PPKN/2021 tentang Pengangkatan Kepengurusan DPD PPKN Kabupaten Sleman.

“Pelantikan ini perlu untuk perluasan jaringan di setiap kota dan kabupaten,” ungkap Antok mengenai urgensi pelantikan kepengurusan PPKN di daerah yang didasari oleh Keputusan Munas I PPKN No. 001/Munas/V/PPKN/2021.

Kepengurusan yang terbentuk kata Antok, nantinya akan diberi wewenang dan tanggung jawab dalam pembudidayaan Kelapa Kopyor di daerah masing-masing.

Antok juga mengingatkan kepada setiap anggota kepengurusan untuk mematuhi 7 komitmen pengurus PPKN.

“Ketujuh komitmen tersebut adalah setia Indondesia, setia memberdayakan rakyat pribumi, setia melayani rakyat dengan ikhlas, setia dengan visi PPKN, setia dengan teman seperjuangan, setia menuju rakyat pribumi Berjaya, dan setia dengan cita tanpa batas,” kata Antok.

Pada pelantikan juga diadakan pembekalan mengenai pemilihan bibit dan bentuk kemitraan dalam pengembangan Kelapa Kopyor. (Sutarto Agus/KIM Seyegan)