Menyusun Penganggaran yang Strategis dengan Musyawarah Kalurahan

Ngaglik – Musyawarah kalurahan merupakan kegiatan yang wajib diselenggarakan karena menjadi dasar regulasi, kebijakan, dan penggunaan anggaran serta hal kunci dalam kegiatan pemerintahan kalurahan.

Musyawarah kalurahan diselenggarakan oleh Badan Permusyawaratan Kalurahan (BPKal) dengan mengajak pemerintah kalurahan dan unsur masyarakat untuk menyepakati hal-hal yang bersifat strategis.

“Kesadaran yang harus ditumbuhkan tentang anggaran adalah anggaran tidak keluar dari frame. Segala aktivitas penganggaran diselenggarakan atas persetujuan dari BPKal dan urgensi anggaran adalah kebutuhan masyarakat dengan memperhatikan petunjuk dari pemerintah daerah maupun pemerintah pusat,” jelas Hadi Rintoko, Lurah Donoharjo dalam sambutannya saat membuka acara Musyawarah Kalurahan Donoharjo di kalurahan Donoharjo, Kapanewon Ngaglik, Kabupaten Sleman, Sabtu (26/6/20210.

Mengingat pentingnya masyawarah kalurahan ini, meski masih dalam masa pandemi tetap diselenggarakan dengan tetap menjalankan protokol kesehatan yang ketat.

Sementara itu Alhalik, Kepala Bidang Administrasi, Keuangan dan Aset Kalurahan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Kalurahan Kabupaten Sleman mengingatkan agar merencanakan kegiatan dengan cermat dan memberi perhatian yang ekstra karena banyak kegiatan saat ini yang harus dilakukan bersamaan. Selain penyusunan Rencana Kerja Pemerintah (RKP) Kalurahan, juga menyiapkan APBKal yang harus selesai di bulan Desember.

“Karena itu perlu range waktu yang tepat kapan harus dipersiapkan, kapan harus disidangkan dan kapan harus ditetapkan karena di Donoharjo bersamaan dengan jadwal penyusunan RPJM dan pemilihan lurah,” kata Alhalik.

Alhalik berpesan agar selain anggaran rutin jangan sampai terlewat di RKP,  kegiatan penanganan Covid-19 dan Bantuan Langsung Tunai dari Dana Desa (BLT DD) juga tetap dianggarkan untuk mengantisipasi agar tidak terlalu banyak perubahan. “Jika ternyata di akhir tahun tidak ada BLT DD, anggaran bisa digeser untuk kegiatan lain,” jelas Alhalik lagi.

Sementara itu Ketua BPKal Donoharjo, Fajar Krismasto menjelaskan bahwa penyelenggaraan musyawarah kalurahan ini dilaksanakan dengan menerapkan protokol ketat. Penjaringan aspirasi di masa pandemi tidak mungkin dilakukan dengan tatap muka, karena itu BPKal menjalankan observasi dan interview ke padukuhan serta menerima aspirasi secara online. Hal ini dimaksudkan agar tetap bisa menampung dan menindaklanjuti keinginan warga meski dalam kondisi yang terbatas. “Keberhasilan pemerintah kalurahan tidak lepas dari kepuasan masyarakat terhadap kinerja pemerintah. Karena itu BPKal berusaha ikut menyempurnakan dengan selalu berkoordinasi. Apapun yang dilakukan pemerintah kalurahan sudah melalui musyawarah dengan BPKal. BPKal juga sudah berusaha menjalankan tugas dengan sebaiknya dalam hal perencanaan, pengawasan, dan evaluasi,” jelas Fajar Krismanto lagi. (Endarwati/KIM Donoharjo)




Lurah Condongcatur Dorong Pemuda untuk Berprestasi di Bidang Olahraga

Depok – Lurah Condongcatur, Reno Candra Sangaji berharap warga Condongcatur umumnya khususnya para pemuda untuk dapat berprestasi di bidang dan hobinya masing masing.

“Ketika dapat meraih prestasi akan memperoleh banyak kemudahan dan manfaat, seperti dalam bidang olahraga, yang sudah sering bertanding pasti akan selalu sehat dan dapat menciptakan semangat berolahraga serta melatih diri untuk menjunjung tinggi sportifitas,” ujar Reno saat menerima kunjungan Reza Najmi Sulistyo, atlet lempar cakram di Kantor Kalurahan Condongcatur, Kapanewon Depok, Kabupaten Sleman, Senin (28/6/2021).

Reza Najmi Sulistyo, warga Padukuhan Manukan Condongcatur yang didampingi ibunya ini datang berkunjung untuk mohon doa restu dalam persiapkan menghadapi Pekan Olahraga Daerah (PORDA) Tahun 2022. Pemuda yang lahir tanggal 18 Desember 2002 ini baru saja lulus dari SMA Negeri 1 Seyegan program KKO (Kelas Khusus Olahraga) ini juga mohon doa restu kepada warga Condongcatur agar dapat diterima kuliah di Universitas Negeri Yogyakarta.

Sebagai atlet lempar cakram Kabupaten Sleman, Reza sudah meraih berbagai prestasi di antaranya Juara 1 Tolak Peluru dan Juara 3 Lempar Cakram Popda 2018, Juara 1 Lempar Cakram dan Juara 2 Tolak Peluru Popda Tahun 2019, dan Juara 3 PORDA Lempar Cakram Tahun 2019.

Sebagai Lurah Condongcatur, Reno Candra Sangaji menerima dengan baik dan bangga atas prestasi salah satu warga Condongcatur di bidang olahraga. “Sebelumnya juga sudah ada beberapa warga yang berprestasi di bidang lainnya seperti beladiri, balap sepeda, dan kesenian yang bersilaturahmi ke kantor kalurahan untuk mohon doa restu agar dapat meningkatkan prestasinya lagi,” kata Reno.

Dalam kesempatan ini Reno juga memberikan apresiasi berupa bantuan dana untuk pembinaan dan juga menjanjikan jika Reza nanti dapat medali dalam Porda Tahun 2022 akan diberikan bonus khusus.(Wasana/KIM Depok)




Sambut HUT Bhayangkara Ke-75, Polsek Gamping Bagikan Sembako

Menyambut ulang tahun Bhayangkara ke-75, Kepolisian Resort (Polres) Sleman bekerja sama dengan Kepolisian Sektor (Polsek) Gamping melaksanakan kegiatan sosial berupa pembagian paket sembako kepada masyarakat pada Jumat (26/6/2021).

Kegiatan peduli sesama ini mengambil tema “Transformasi Yang Presisi Mendukung Percepatan Penanganan COVID-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional Menuju Indonesai Maju” dengan melakukan sambang dan silaturahmi sekaligus memberikan bantuan paket sembako di rumah warga di wilayah Kalurahan Ambarketawang, Kalurahan Trihanggo dan Kalurahan Nogotirto, Kapanewon Gamping. Penerima bantuan adalah warga yang tergolong dalam keluarga prasejahtera dan warga lainnya yang terdampak oleh wabah COVID-19.

Kapolsek Gamping, Kompol Heribertus Aan Andrianto dalam kesempatan itu menyampaikan bahwa bantuan kemanusiaan ini berasal dari Polres Sleman sebanyak 20 paket sembako dan dari anggota Polsek Gamping sebanyak 15 paket sembako.

“Paket bantuan sembako yang disalurkan kepada keluarga prasejahtera ini berisi beras premium, minyak goreng, gula pasir dan mie instan sejumlah 35 paket, walaupun tidak seberapa kami harapkan bisa sedikit meringankan beban warga yang membutuhkan,” ucap Kompol Aan.

Di samping itu, jajaran Polsek Gamping juga ingin mewujudkan target lain yaitu hadir di tengah masyarakat sehingga warga merasa nyaman dengan kehadiran anggota Polri bersama jajaran Bhabinkamtibmas dan Perangkat Kalurahan.

Kegiatan diakhiri dengan sosialisasi terkait penanganan dan pencegahan wabah COVID-19 yang disesuaikan dengan perkembangan terkini yakni pemberlakuan adaptasi kebiasaan baru serta menekankan kepada masyarakat agar selalu menjaga kesehatan dengan menggunakan masker, menjaga jarak, dan selalu mencuci tangan dengan air yang mengalir menggunakan sabun, menghindari kerumunan serta mengurangi atau membatasi mobilisasi diluar rumah. (Adnan Nurtjajo|KIM Pararta Guna Kapanewon Gamping)