Kapanewon Depok Rutin Patroli PPKM sekaligus Berikan Bantuan untuk PKL

Depok – Sejak diterapkannya Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat yang diimplementasikan mulai tanggal 3-20 Juli 2021, Tim Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Kapanewon Depok rutin melaksanakan kegiatan patroli guna memantau, mengedukasi, dan menertibkan masyarakat yang rawan melanggar ketentuan PPKM Darurat seperti pelanggaran jam operasional, kerumunan, dan pelanggaran prokes lainnya.

Patroli yang rutin dilakukan siang dan malam ini cukup memberikan dampak bagi para pelaku usaha seperti warung makan, Pedagang Kaki Lima (PKL), pedagang kecil, dan usaha sejenis khususnya pelaku usaha yang baru mulai buka sore hari dan harus tutup jam sesuai ketentuan PPKM Darurat.

Sebagai bentuk perhatian dan merespon komplain dari kelompok terdampak PPKM Darurat, Tim Satgas pun berupaya memberikan solusi seperti pemberian kompensasi berupa penyaluran paket sembako yang merupakan donasi dari masyarakat maupun dari tanggung jawab sosial korporasi /CSR di wilayah Kapanewon Depok.

Setidaknya ada 100 bantuan paket sembako yang disalurkan kepada masyarakat terdampak dan mulai disalurkan Jumat (23/07/2021) bersamaan dengan patroli di masa perpanjangan PPKM Darurat di Kapanewon Depok.

“Kita akan mengupayakan agar masyarakat bergotong royong mengatasi dampak dari PPKM Darurat ini. Jadi selain kita patroli guna menegakkan aturan, kita juga berupaya memberikan bantuan,” ujar Abu Bakar, Panewu Depok saat menyalurkan bantuan sembako di wilayah Kalurahan Condongcatur bersama Koramil dan Polsek Depok.

Lebih lanjut Abu Bakar menuturkan bahwa dengan sedikit bantuan berupa paket sembako ini, setidaknya pemerintah peduli kepada pelaku usaha terdampak. “Mereka senang dengan adanya bantuan ini, dan kita akan upayakan rutin,” imbuh Abu.(Andri Afriyanto/KIM Depok)




Bupati Sleman Ajak Masyarakat untuk Peduli Hak Anak

Bupati Sleman, Kustini Sri Purnomo mengajak masyarakat untuk melindungi hak-hak anak di Sleman, dan memperjuangkan pemenuhan hak-hak anak ditengah pandemi COVID-19. Hal tersebut disampaikan oleh Kustini ketika menghadiri acara Peringatan Hari Anak Nasional yang digelar secara virtual melalui Aplikasi Zoom Meeting dan Kanal Youtube Sleman TV di Ruang Rapat Lantai 3 Gedung Sekda Sleman, Jumat (23/7/2021).

“Bagaimana di masa pandemi ini, anak-anak kita tetap semangat dan berjuang bersama-sama, dan kita memperjuangkan anak-anak kita bagaimana mengoptimalkan dalam pemenuhan hak-hak anak kita,” ujar Kustini.

Kustini berharap masyarakat kabupaten Sleman agar bisa mengasah kemampuan di tengah tantangan yang sedang dihadapi, dan semakin berkontribusi untuk  berupaya melindungi hak-hak anak Sleman agar anak-anak terus berkembang.

“Saya juga berharap, tantangan ini semakin mengasah kemampuan serta mempereratkan solidaritas, atau kontribusi, atau koneksi kepada semua masyarakat yang ada di jajaran Kabupaten Sleman untuk terus berupaya membantu hak-hak anak di Sleman supaya anak-anak kita bisa tumbuh berkembang dengan baik,” tambahnya.

Pemkab Sleman sendiri, kata Kustini telah berusaha untuk terus menjadikan Kabupaten Sleman sebagai wilayah ramah anak. Hal ini dibuktikan dari penghargaan yang didapatkan Pemkab Sleman dari Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) tahun 2021 ini. (Rep Nikke)




Anak Harus Didukung untuk Mengekspresikan Diri

Anak harus didukung untuk dapat mengekspresikan dirinya. Pesan itu disampaikan oleh Suci Iriani Sinuraya, Kepala Dinas P3AP2KB Kabupaten Sleman dalam Peringatan Hari Anak Nasional yang dilangsungkan secara virtual melalui Aplikasi Zoom Meeting dan Kanal Youtube Sleman TV dari Ruang Rapat Lantai 3 Kantor Sekda Sleman, Jumat (23/7/2021)

Menurut Suci, anak harus didukung untuk mengekpresikan diri dalam berbagai kegiatan positif demi terciptanya anak yang sehat, cerdas, dan ceria dan berakhlak mulia sebagai generasi yang berkemajuan.

“Peringatan Hari Anak Nasional yang jatuh pada setiap tanggal 23 Juli dimakanai sebagai kepedulian seluruh bangsa Indonesia terhadap perlindungan anak, agar tumbuh dan berkembang secara optimal sehingga akan menghasilkan generasi penerus bangsa yang sehat, cerdas, ceria, dan berakhlak mulia serta cinta tanah air,” ungkap Suci.

Menurut Suci, urgensi dan pentingnya dirayakannya Hari Anak Nasional pada setiap tanggal 23 juli ini dapat dijadikan momentum hari kebebasan anak dan untuk menggugah keramahan serta kepedulian terhadap anak.

“Hari anak nasional meupakan hari yang sepenuhnya menjadi milik anak indonesia sehingga setiap anak indonesia dapat mempunyai kesempatan yang seluas-luasnya untuk mengembangkan dan mengekpresikan diri dalam berbagai kegiatan yang positif,” tambah Suci.

Dengan dirayakan Hari Anak Nasional ini, Suci berharap masyakat dapat mengingat dan menimba betapa pentingnya memenuhi hak perlindungan anak serta kebebasan anak untuk mengekpresikan dirinya dalam berbagai hal.

“Karena anak merupakan generasi pewaris serta penerus bangsa Indonesia di massa yang akan datang,” tambah Suci. (Rep Rahayu)




Tebar Kurban Muhammadiyah Turi

Untuk meningkatkan kualitas kepemimpinan dan jiwa pengabdian kepada masyarakat, Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) dan Komando Kesiapsiagaan Angkatan Muda Muhammadiyah (KOKAM) Kapanewon Turi menggelar Bakti Sosial “Tebar Kurban” Penyaluran Daging Kurban 1442 Hijriah kepada masyarakat yang di daerahnya tidak melaksanakan pemotongan hewan kurban. Kegiatan berlangsung selama 3 hari, dari Selasa (20/7/2021) hingga Kamis (22/7/2021) kepada masyarakat di Kapanewon Turi, Kabupaten Sleman.

Sutrisno, Ketua Panitia Acara Tebar Kurban menyatakan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk refleksi diri kita dalam menjalani kehidupan.

“Agar semakin cinta kepada Sang Khalik, dan terhadap sesama. Apalagi di tengah pandemi ini. Dengan mengambil nilai keteladanan Nabi Ibrahim, yaitu pengorbanan Lillahi ta ‘Ala akan mendapatkan ganjaran yang luar biasa,” ungkap Sutrisno.

Ada sekitar 350 paket bantuan yang disalurkan kepada warga di beberapa dusun yang ada di Kapanewon Turi, antara lain Dusun Ngumbul Lor, Tunggul Rejo, Pancoh, Tegalsari, Bening, Gondoarum, Kulon, Gondoarum Wetan, Ngembesan, Dermo, Kenditan, Pandansaren, Kendal, Sidoarjo, dan Daren.

Selain penyaluran bantuan, dilakukan juga penyembelihan hewan kurban dari warga Garongan, Wonokerto, Turi berupa 1 ekor sapi dan 1 ekor kambing di Hargo Wilis Kokap, yang kemudian dibagikan kepada warga di Dusun Tegiri 1, Sermo Lor Hargowilis, Kokap,, Ndungkrong, Samigaluh, dan Blumbang Kalibawang Kulom Progo.

Ketua PCM Turi, Bambang Rahmanto berharap kegiatan bansos ini dapat bermanfaat bagi masyarakat, dan dapat terus berlanjut di masa yang akan datang. (Arief Hartanto)




Baznas Sleman Salurkan Bantuan Hewan Kurban untuk Warga

Sleman –  Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Sleman menyaluran bantuan hewan kurban ke Posko Dekontaminasi dan Pemakaman korban COVID-19 BPBD Kabupaten Sleman dan 4 Kapanewon di Kabupaten Sleman pada, Rabu (21/7/2021).

Penyaluran dilakukan secara simbolis berupa 2 ekor kambing yang diberikan langsung oleh Bupati Sleman, Kustini Sri Purnomo dan diterima langsung oleh Makwan, Kepala Bidang Kedaulatan dan Logistik BPBD Kabupaten Sleman di Posko Dekontaminasi dan Pemakaman COVID-19 yang berada di Halaman Kantor Dinas Perhubungan Sleman.

“Mengharapkan penyerahan bantuan hewan kurban ini bisa bermanfaat dan para petugas semakin semangat dan tetap terjaga imunitas tubuhnya,” ujar Kustini.

Selain penyaluran hewan kurban di Posko Dekontaminasi dan Pemakaman korban COVID-19, Baznas Sleman juga menyalurakan 1 ekor sapi dan 3 ekor kambing di masing-masing 4 Kapanewon yaitu Prambanan, Minggir, Tempel, dan Seyegan.

Ketua Baznas Kabupaten Sleman Kriswanto menjelaskan penyaluran hewan kurban ini menggunakan dana infak yang diperoleh oleh Baznas dan juga bekerja sama dengan Organisasi Pemerintah Daerah Kabupaten Sleman.

“Baznas menyalurkan hewan kurban ini bertujuan guna membantu masyarakat yang terdampak COVID-19,” ungkap Kriswanto.

Penyaluran hewan kurban di Kapanewon Seyegan sendiri dilaksanakan di Musala Sugiyatmi, Mangsel Kamal, Margomulyo, Kapanewon Seyegan. Musala Sugiyatmi ini dipilih karena berdasarkan survey yang dilakukan, masyarakat sekitar belum pernah melaksanakan kurban sama sekali, dan hanya mengikuti kurban di dusun lain.

Proses penyembelihan dan distribusi daging kurban juga tetap dilakukan sesuai dengan protokol kesehatan.

“Prokes tetap kami jalankan mengingat masih ditengah pandemi COVID-19 dan pembagian hewan kurban akan diantar oleh petugas ke rumah masing-masing warga,” jelas Handoyo, Kepala Kantor Urusan Agama Kapanewon Seyegan.

Penyaluran bantuan hewan kurban ini mendapatkan apresiasi dari warga sekitar Musala Sugiyatmi. Martoyo, Ketua Takmir Musala Sugiyatmi mengucapkan terima kasih atas bantuan hewan kurban yang telah diberikan.

“Saya mewakili masyarakat sekitar Musala Sugiyatmi mengucapkan banyak terimasih kepada Baznas serta pihak yang mendukung kegiatan ini dan mengharapkan kegitan ini tetap terus berjalan kedepannya,” pungkas  Maryoto. (Rep Satyo)