BKM Suko Makmur Salurkan 75 Paket Sembako untuk Warga Terdampak COVID-19

Ngaglik – Badan Keswadayaan Masyarakat (BKM) Suko Makmur mendistribusikan 75 paket sembako kepada warga masyarakat yang melakukan isolasi mandiri dan warga terdampak COVID-19 lainnya di wilayah Kalurahan Sukoharjo, Kapanewon Ngaglik, Kabupaten Sleman, pada Sabtu (10/7/2021).
Berangkat dari sekretariat BKM di Komplek Kalurahan Sukoharjo, anggota BKM di bagi menjadi 2 tim. Satu tim mendistribusikan paket sembako kepada warga yang sedang melakukan isolasi mandiri dan tim yang lainnya mendistribusikan paket sembako bagi warga tedampak COVID-19.
Koordinator lapangan kegiatan, Saminah Marjonet menyatakan bahwa sasaran penerima manfaat berjumlah 18 KK yang sedang melakukan isolasi mandiri dan warga masyarakat paling terdampak sesuai dengan kriteria dan survei yang dilakukan oleh BKM beberapa hari sebelumnya.
“Dengan melibatkan tokoh masyarakat, 5 hari sebelumnya kami melakukan pemetaan warga yang paling terdampak pandemi covid 19 dilingkungan Kalurahan Sukoharjo. Dari pemetaan tersebut penerima manfaat kemudian kami saring dengan kriteria umur, kemampuan ekonomi dan jumlah anggota keluarga. Meski tidak seberapa, kami berharap paket sembako ini setidaknya bisa sedikit meringankan beban mereka”, imbuh Saminah.
Sementara itu, ditemui ditengah distribusi paket kepada keluarga yang melakukan isolasi mandiri, Kris Indito ketua BKM Suko Makmur menyatakan bahwa pendistribusian paket sembako ini sejatinya adalah bagian dari program “sosial lingkungan” yang telah menjadi agenda rutin BKM beberapa tahun terakhir.
“Menjelang Idul Adha, saya kira saat yang tepat bagi kita semua untuk melakukan refleksi diri tentang semangat berbagi. Terkait kondisi pandemi seperti saat ini, kiranya setiap orang bisa berperan menurut keadaannya masing-masing. Tidak harus sama dengan yang kami lakukan, yang berkelebihan harta bisa menyumbangkan hartanya dan yang sedang melakukan isolasi bisa menahan diri, tetap disiplin menjalankan apa yang menjadi perannya,” Kris berpesan.
Lebih jauh Kris Indito berharap program peduli sosial lingkungan BKM, khususnya penyaluran bantuan seperti ini bisa lebih sering digelar, tepat sasaran, dan menjangkau penerima manfaat yang lebih luas. (DHI/KIM Sukoharjo Ngaglik)



