Dukung Terbentuknya Kekebalan Komunal, Ormas dan LSM di Sleman Gelar Vaksinasi Massal

Sleman – Forum Organisasi Masyarakat (Ormas) dan Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) bekerja sama dengan Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) dan Dinas Kesahatan Kabupaten Sleman menggelar kegiatan Vaksinasi Massal di Gedung Kantor Bupati Sleman pada Rabu (25/8/2021). Tersedia 1500 dosis vaksin jenis sinovac yang akan diberikan kepada peserta vaksinasi yang berasal dari masyarakat umum.
Kegiatan ini merupakan bentuk dukungan dari ormas dalam menanggulangi pandemi COVID-19, sehingga dapat mempercepat terbentuknya kekebalan komunal di masyarakat. Ada 13 ormas yang terlibat dalam vaksinasi ini, yaitu Wahidiyah, P-Ciqal, Y-IMP, PAKSIKATON, W-Gerbang Sembada, GMFKPPI, HIPAKAD, ATMOS Sleman, KB FKPPI, Paseduluran KBP TNI-POLRI, senkom Mitra Polri, WKRI, dan F-Muslimat NU.
“Antusiasme warga luar biasa tinggi untuk mengikuti vaksinasi seiring dengan semangat kemerdekaan, semangat dan harapan agar terbebas dari belenggu pandemi Covid 19. Disamping semua kegiatan/aktivitas mempersyaratkan sudah divaksin,” ungkap R. Lisna Yuliawati, salah seorang anggota Y-IMP (Institusi Masyarakat Perdesaan) yang juga merupakan panitia kegiatan vaksinasi.
Sementara itu, Raudi Akmal, Ketua Pansus Raperda Pencegahan, Pengendalian dan Penanggulangan Penyakit Menular DPRD Sleman mengapresiasi partisipasi warga dan ormas mengikuti vaksinasi sebagai ikhtiar mewujudkan herd community (kekebalan komunal).
Ia juga mengusulkan mengenai pembentukan Crisis Center of Disease sebagai bentuk penanggulangan penyakit menular, dengan catatan ada kejelasan terkait tupoksi dan wewenang tim tersebut
“Dengan tidak adanya tumpang tindih kewenangan, keberadaan Crisis Center Of Disease akan menjadi solusi untuk mengelola penyakit menular di Kabupaten Sleman,” ujar Raudi.
Pusat pengendalian penyakit menular nantinya berfungsi sebagai pusat penelitian untuk meningkatkan kesehatan dan keamanan publik dengan menyediakan akses informasi kesehatan, riset penelitian dan mempromosikan protokol kesehatan masyarakat bekerja sama dengan Dinkes, ormas, maupun LSM. (Harjito Sangaji/KIM Moyudan)
