Pemkab Sleman Berikan Penghargaan Kepada Atlet, Pelajar, dan Warga Sleman Berprestasi

Sleman – Sebagai bentuk pembinaan dan apresiasi, Pemerintah Kabupaten Sleman melalui Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Sleman memberikan penghargaan bagi pelajar dan warga Sleman yang berdedikasi dan berprestasi. Penghargaan diberikan secara langsung oleh Bupati Sleman Kustini Sri Purnomo di Aula Lantai 3 Kantor Bupati Sleman, Senin (30/8/2021).

Kepala Dispora Sleman, Agung Armawanta mengatakan pemberian penghargaan bagi pelajar dan warga Sleman yang berdedikasi dan berprestasi ini selain untuk mengapresiasi juga sebagai motivasi untuk mendorong pemuda dan warga sleman untuk mencapai prestasi taraf internasional.

“Selain memberikan apresiasi, pemberian penghargaan juga agar memotivasi untuk mengembangkan bakat dan minat pemuda dan warga sleman untuk lebih berprestasi bahkan hingga taraf internasional,” jelasnya.

Lebih lanjut, Agung menuturkan bahwa pelajar dan warga Sleman yang menerima penghargaan dalam kesempatan tersebut adalah yang tergabung dalam Paskibraka 2021 sebanyak 9 orang dan atlet berprestasi di bidang Dansa dan Catur.

Selain itu, penghargaan juga diberikan kepada salah satu warga Sleman yang berprestasi dan terlibat sebagai wasit cabang olahraga Bulu Tangkis dalam pagelaran Olimpiade Tokyo 2020 yang diselenggarakan beberapa waktu yang lalu.

Adapun penghargaan yang diberikan yaitu berupa uang tunai dengan dengan total sebesar ,00.

Sementara itu Bupati Sleman Kustini Sri Purnomo menyampaikan apresiasinya kepada penerima penghargaan tersebut. Menurut Kustini, merupakan hal memanggakan dapat menoreh prestasi di tengah pandemi COVID-19 yang saat ini masih ada.

“Kita patut berbangga atas prestasi yang telah diraih oleh para atlet, pelajar serta warga Sleman ini. Mengingat ditengah-tengah pandemi COVID-19 masih ada warga Sleman yang mampu meraih prestasi yang membanggakan dan mengharumkan nama Kabupaten Sleman. Pandemi COVID-19 jangan sampai menghalangi kita dalam mengembangkan kreativitas dan meraih pretasi,” ujar Kustini.

Selain itu, Kustini juga mengatakan keberadaan warga yang berprestasi dalam bidang tertentu di masyarakat akan turut menunjang kemajuan bersama.

“Layaknya aset yang berharga, keberadaan warga yang unggul tersebut perlu diberikan perhatian dan penghargaan agar warga masyarakat lainnya akan terpacu dan termotivasi untuk mengikuti jejaknya,” ungkapnya. (Humas Sleman) 




Bantu Penanganan COVID-19, Anggota DPRD Sleman Luncurkan Ambulans untuk Warga

Sleman – Penanganan COVID-19 membutuhkan kesigapan yang serius, sehingga membutuhkan kelengkapan fasilitas yang mendukung, termasuk dengan adanya kendaraan medis yang siap siaga.

Hal itu yang menjadi alasan Abdul Kadir, Ketua Gugus COVID-19 DPRD Sleman untuk meluncurkan mobil Ambulans Kaka Center, di Joglo Asri Jl. Kaliurang No. 56, Kapanewon Ngaglik, Kabupaten Sleman, Minggu (29/8/2021).

Abdul Kadir mengatakan bahwa peluncuran ini didedikasikan atas kemanusiaan dan diharapkan dapat menolong sesama di masa pandemi ini. Ia juga berharap agar ambulans ini dapat dimanfaatkan secara maksimal untuk penanganan COVID-19 di masyarakat.

“Keberadaan ambulans sebagai wujud kepedulian terhadap kemanusiaan dan upaya membebaskan dari belenggu pandemi COVID-19. Ambulans bisa digunakan warga Ngaglik, Pakem, Cangkringan dan masyarakat luas yang membutuhkan,” ungkapnya saat menyerahkan ambulans ke Relawan Terdepan.

Gunanto, perwakilan Relawan Terdepan menyatakan akan menggunakan ambulans tersebut untuk kemaslahatan umat.

“Relawan Terdepan selama ini sudah melakukan berbagai upaya sebagai kontribusi bagi masyarakat di tengah pandemi COVID-19 misalnya Tim Reaksi Cepat, Pemulasaran jenazah, berbagi sembako dan lain-lain,” imbuh Gunanto.

Sementara itu, Raudi Akmal, Wakil Ketua Komisi D DPRD Sleman berpendapat bahwa keberaandaan ambulans sangat penting untuk memberikan layanan darurat untuk masyrakat, baik yang terkena COVID-19 ataupun yang tidak.

Ia juga mengingatkan untuk selalu bersama mendukung pemutusan rantai penularan COVID-19 dengan tetap taat protokol kesehatan dan vaksinasi.

“Tidak kalah penting, menaati protokol kesehatan dan mendukung program vaksinasi untuk mewujudkan herd imunity, semua vaksin dijamin aman dan berkualitas,” ujar Raudi Akmal. (Arief Hartanto)




Peringati HUT RI dan Tahun Baru Islam, KOKAM Gamping Gelar Long March

Sleman – Dalam rangka memperingati Tahun Baru Hijriah dan Hari Kemerdekaan RI, Komando Kesiapsiagaan Angkatan Muda Muhammadiyah (KOKAM) Kapanewon Gamping menggelar kegiatan Long March Spesial Tahun Baru Hijriah dan Hari Kemerdekaan RI yang berlangsung selama dua hari dari Sabtu (28/8/2021) dan Minggu (29/8/2021).

Kegiatan yang digelar di Masjid Darut Taubah Ngawen, Trihanggo, Kapanewon Gamping dan Desa Wisata Rajek Wetan, Tirtoadi, Kapanewon Mlati ini diikuti oleh 50 orang Anggota KOKAM Gamping, Mlati, Depok, dan Seyegan.

Tabah Suwasono, Ketua Acara menyatakan kegiatan ini mengambil tema Penguatan KOKAM di Masa Pandemi dalam Pelayanan Kemanusiaan.

“Kegiatan dikemas dalam kegiatan kajian keislaman, Latihan PBB, jelajah malam, bakti lingkungan, penanaman pohon, dan baksos sebagai bentuk untuk peduli lingkungan dan peduli masyarakat terdampat COVID-19,” ujar Tabah.

Acara sendiri dimulai dengan kajian berssama Darojat Noor Ahmad dari KOKAM Nasional terkait penguatan KOKAM di masa pandemi dalam pelayanan kemanusiaan. Kemudian dilanjutkan dengan baris berbaris, sebelum melakukan long march sejauh 15 KM, dengan jalur melewati selokan Mataram dengan 4 pos kegiatan pembinaan, yaitu Pos 1 terdiri dari Pembinaan Fisik dan Mental, Pos 2 Pembinaan Kebangsaan dan Cinta Tanah Air, Pos 3 Pembinaan Kemuhammadiyahan, dan Pos 4 pembinaan KOKAM.

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan salat subuh berjamaah dan kultum, sebelum dilanjutkan dengan kegiatan bakti lingkungan penanaman pohon, dan ditutup dengan apel pagi. (Arief Hartanto)




Siap Songsong Pembelajaran Tatap Muka, Muhammadiyah Vaksinasi 1000 Pelajar

Moyudan – Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kabupaten Sleman dibantu Majelis Pendidikan Dasar dan Menengah (Dikdasmen) PDM Sleman menggelar vaksinasi bagi pelajar Muhammadiyah di SMK Muhammadiyah I Moyudan di Gedongan, Kalurahan Sumberagung, Kapanewon Moyudan, Kabupaten Sleman, Sabtu (28/8/2021). Sasaran peserta vaksinasi ini adalah pelajar SMP dan SMK Muhammadiyah yang ada di wilayah Kapanewon Moyudan dan Minggir dengan kuota vaksin untuk pelajar.

Kegiatan vaksinasi pelajar ini dipantau langsung tim Satgas Penanganan Covid-19 Kapanewon Moyudan yang dipimpin langsung Ketua Satgas sekaligus Panewu Moyudan, Arifin. Pemantauan dilakukan untuk memastikan vaksinasi berjalan lancar dan protokol kesehatan diterapkan dengan ketat. “Pentingnya semua pihak (stake holder) bersinergi agar percepatan vaksinasi di Moyudan segera tercapai,” ujar Arifin.

Achmad Afandi, Sekretaris PDM Sleman, menyampaikan bahwa vaksinasi pelajar ini dimaksudkan salah satunya untuk mempersiapkan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) di sekolah-sekolah Muhammadiyah. “Herd immunity (kekebalan komunal) akan segera terbentuk apabila masyarakat antusias mengikuti program vaksinasi yang digencarkan pemerintah. Sehingga bisa segera menuju pembelajaran luring atau tatap muka, yang diharapkan semua pihak baik guru maupun murid,” tutur Afandi yang merupakan dosen UAD Yogyakarta ini.

Sementara Raudi Akmal, Wakil Ketua Komisi D DPRD Sleman mengajak semua elemen masyarakat untuk mengikuti program vaksinasi, karena vaksin yang digunakan aman dan berkualitas. Raudi menyepakati pentingnya pembelajaran tatap muka karena ada interaksi langsung antara guru dan murid, sehingga transfer ilmu bisa berlangsung dengan optimal. “Tercapainya kekebalan komunal menjadi syarat Pembelajaran Tatap Muka, sehingga semua guru dan murid wajib divaksin, kecuali yang memiliki komorbid,” tandas Raudi. (Harjito Sangaji / KIM Moyudan)




BAZNAS Sleman Salurkan Bantuan untuk PKL dan Juru Parkir

Sleman – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) bersama Dinas Perhubungan dan Badan Penanggulan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sleman menggelar kegiatan Pentasharufan (Penyaluran) Bantuan dari BAZNAS yang diadakan pada Jumat (27/8/2021) di Terminal Prambanan, Jl. Raya Solo-Yogyakarta , Kranggan, Bokoharjo, Kapanewon Prambanan, Kabupaten Sleman, Daerah istimewa Yogyakarta.

Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Sleman, Arip Pramana menyampaikan, pentasharufan bantuan ini berasal dari zakat Aparatur Sipil Negara (ASN) di Kabupaten Sleman, dan akan diberikan kepada 4 penerima zakat.

“Yang pertama bantuan sembako sebanyak 260 paket bagi Pedagang Kaki Lima (PKL) sekitar terminal dan juru parkir, senilai , kemudian yang kedua bantuan paket sembako sebanyak 200 paket bagi Legiun Veteran Republik Indonesia, senilai Rp , kemudian yang ketiga bantuan 160 paket multivitamin bagi relawan BPBD, dan yang terakhir satunan bagi 300 anak yatim di lingkungan Kabupaten Sleman senilai ,” jelas Arip.

Arip berharap penyaluran bantuan ini dapat meringankan beban warga yang terkena dampak dari pandemi COVID-19 yang masih berlangsung sampai saat ini.

“Kemudian bisa segera berakhir pandemi ini sehingga teman-teman, utamanya para PKL dan juru parkir ini bisa beraktifitas kembali,” ujar Arip.

Sementara itu, Bupati Sleman Kustini Sri Purnomo mengapreasi kegiatan penyaluran bantuan ini, karena dapat membantu warga Sleman yang memang sangat membutuhkan seperti para PKL dan juru parkir.

“Saya ucapkan terimakasih kepada BAZNAS Kabupaten Sleman yang telah melaksanakan pentasharufan sekaligus kepada keluarga besar dari Dinas Perhubungan Kabupaten Sleman dengan upaya membantu PKL di Kabupaten Sleman dan juru parkir,” ungkap Kustini.

Ia juga menyampaikan bahwa Pemkab melalui Baznas selalu mengupayakan untuk membantu warga yang terdampak pandemi. Sebelum pentasharufan ini, BAZNAS Kabupaten Sleman telah mengadakan kegiatan sosial dengan membantu Jaminan Hidup (Jadup) warga dan pasien isoman di Sleman senilai 1 milliar.

“Kita telah merasakan bersama ekonomi dan kesehatan di Kabupaten Sleman sangat menurun, BAZNAS juga telah membantu Jadup dan pasien isoman yang ada di Kabupaten Sleman,” kata Kustini

Selain itu, Pemkab Sleman juga akan membantu anak yatim-piatu korban COVID-19, yang orang tuanya meinggal dikarenakan virus COVID-19, dengan bentuk jaminan pendidikan hingga ke jenjang Sekolah Menengah Keatas (SMA).

“Kita memang menjamin sekolahnya sampai SMA, sekolah di Kabupaten Sleman itu harapannya dimulai tahun 2010 pendidikan terendah SMA, nanti anak-anak itu akan tetap kita suruh belajar sampai tamat SMA,” pungkas Kustini. (Rep Rahayu)