Panewu Moyudan Harap Pilur dapat Berjalan Aman dan Damai

Moyudan – Pemerintah Kabupaten Sleman telah menindaklanjuti Surat Edaran Mendagri dengan melakukan perubahan Hari dan Tanggal Pemungutan Suara Pemilihan Lurah (Pilur) Serentak Tahun 2021. Pilur yang semula direncanakan berlangsug pada 12 September 2021, digeser menjadi 31 Oktober 2021 melalui Keputusan Bupati Sleman Nomor 48/ tentang Penetapan Hari dan Tanggal Pemungutan Suara Pemilihan Lurah Serentak Tahun 2021.
Menyikapi kebijakan tersebut, Panitia Pemilihan Lurah (Panpilur) Sumbersari, Kapanewon Moyudan kemudian melakukan koordinasi dengan menghadirkan Panewu, Panewu anom, dan Kapolsek Moyudan, BPKal, Babinsa dan Bhabinkamtibmas Sumbersari, serta 4 Calon Lurah di Pendopo Kalurahan Sumbersari, Jumát (27/08/2021).
Arifin, Panewu Moyudan menegaskan mundurnya Pilur pasti mengakibatkan konsekuensi seperti panjangnya persiapan serta harus adanya pelaksana tugas (PLT) Lurah yang sudah berakhir masa jabatannya.
Ia berharap kerja sama antar semua pihak untuk dapat memastikan pelaksanaan Pilur dapat berjalan dengan baik.
“Semua harus menahan diri, harus dipahami belum ada undian, belum ada kampanye, semua calon harus bijak mensikapi keputusan. Wujudkan Sumbersari aman tenteram sejuk dan damai. Calur harus betul-betul memahami tahapan-tahapan pilur. Saya berharap semua menaati aturan yang ditetapkan Pemkab Sleman maupun Panpilur,” tegasnya.
Hal senada juga disampaikan oleh M. Darban ,Kapolsek Moyudan. Ia meminta agar para Calur turut menjaga kondisi masyarakat agar tetap santun, damai, aman, dan tenteram, sehingga dapat menghindari terjadinya gesekan yang rentan terjadi saat pelaksanaan Pilur.
“Kepada Calur yang ditetapkan, silakan adu program, visi, misi, jangan mengadu pendukung atau simpatisan. Jangan sampai melibatkan simpatisan dari luar Sumbersari, karena yang menentukan kemajuan Sumbersari adalah orang Sumbersari bukan masyarakat luar,” tegasnya.
Ia meminta setia Calur untuk dapat menjaga hati, sikap, dan tindakan agar Pilur dapat berjalan aman dan damai.
“Setiap calon pada setiap tahapan harus bisa mengendalikan pendukungnya sehingga tertib terkendali tak ada halangan apapun. Nantinya akan terpilih Lurah terbaik dari yang terbaik sesuai kehendak masyarakat, mari kita jaga supaya tidak terjadi gejolak di setiap tahapan,” tegas M Darban di depan peserta koordinasi.
Usai arahan dari Panewu dan Kapolsek, kegiatan dilanjutkan dengan dialog yang dipandu oleh Junaidi sekretaris Panpilur yang juga Carik Sumbersari. Suasana koordinasi serta dialog berjalan dengan lancar. (Edy/KIM Moyudan)



