Anggota Komisi A DPRD DIY Apresiasi Posko PPKM Condongcatur

Depok – Anggota DPRD DIY Komisi A, KPH. Purbodiningrat mengapresiasi kegiatan-kegiatan Posko PPKM dan Destana Kalurahan Condongcatur dalam penanganan Covid-19. Menurut KPH. Purbodiningrat, kegiatan penanganan di sini dapat terlaksana dengan baik dan sesuai SOP, misalnya dalam penggunaan APD dan telah mandiri memiliki armada ambulans serta tim khusus pemakaman kasus Covid-19.

“Ke depannya jika pandemi Covid-19 ini sudah mereda dan keadaan sudah normal, Destana Condongcatur dapat melaksanakan tugas lainnya jika terjadi bencana alam dengan sigap, kompak, dan selalu tanggap, tangkas, dan tangguh di segala keadaan,” ujar KPH. Purbodiningrat saat melakukan kunjungan di posko Gugus Tugas PPKM – Destana Condongcatur, Kapanewon Depok, Kabupaten Sleman, Sabtu (4/9/2021).

Dalam kunjungan ini KPH. Purbodiningrat juga menyerahkan bantuan berupa paket sembako dan APD untuk Posko PPKM Kalurahan Condongcatur. Kunjungan ini berkaitan dengan tugas anggota DPRD DIY Komisi A yang berkaitan dan berhubungan dengan masalah Kebencanaan dan sebagai mitra BPBD DIY, juga sebagai monitoring pelaksanaan pencegahan Covid-19 di tingkat kalurahan.

Reno Candra Sangaji, Lurah Condongcatur menyampaikan bahwa di Posko PPKM – Destana Kalurahan Condongcatur, pelaksanakan kegiatan baik pencegahan maupun penanganan kasus Covid-19 dilakukan oleh anggota Destana Condongcatur, Tim Kubur Cepat (TKC), dan relawan yang bekerjasama dengan instansi lainnya seperti Puskesmas Depok II, Bhabinkamtibmas, dan Babinsa.

Posko PPKM-Destana Kalurahan Condongcatur selama lebih dari 1,5 tahun membuka posko telah membantu pencegahan penularan serta penanganan pertama pasien Covid-19 di wilayah Condongcatur. Kegiatan yang dilakukan selama ini antara lain penyemprotan disinfektan, pelatihan pemulasaraan jenazah dan kebencanaan, penyaluran bantuan berupa makanan/sembako, dan edukasi dan pembentukan posko di 18 padukuhan sampai tingkat RW dan RT.

Di samping itu juga dilakukan pembentukan Tim Kubur Cepat (TKC) untuk membantu Tim Dekontaminasi BPBD Kabupaten Sleman. Selama puncak pandemi Juli lalu, TKC telah menyempurnakan 56 paket jenazah kasus terkonfirmasi Covid-19 sesuai dengan arahan dan koordinasi dengan BPBD Kabupaten Sleman.(Wasana/KIM Depok)




Siapapun Lurah Pilihanku, Dirimu Tetap Saudaraku

Ngaglik – Fajar Krismanto, Ketua Badan Permusyawaratan Kalurahan (BPKal) Donoharjo mengungkapkan bahwa pemilihan lurah berbeda dengan pilkada ataupun pilpres.

“Pilurah mempunyai beban dan tekanan yang lebih kuat, rawan gesekan atau perselisihan karena yang diatur berada di lingkungan terdekat kita. Dan inilah menjadi tantangan panitia menciptakan suasana yang kondusif baik pada saat pelaksanaan maupun paska pemilihan lurah,” kata Fajar Krismanto saatrapat koordinasi terkait pemilihan lurah di Kantor Kalurahan Donoharjo, Kapanewon Ngaglik, Kabupaten Sleman, Sabtu (4/9/2021).

Karena itu Fajar memuji menyoroti slogan Pemilihan Lurah Donoharjo yang berbunyi
“Sapa Wae Lurah Pilihanku Sliramu Tetep Sedulurku” (Siapa Saja Lurah Pilihanku, Dirimu Tetap Saudaraku). Hal ini menurut Fajar mencerminkan adanya upaya pemilihan yang damai. “Beda pilihan adalah biasa, yang luar biasa adalah bagaimana menciptakan rasa aman, nyaman, dan damai saat proses pemilihan lurah,” ungkapnya.

Sementara itu Suyadi, Ketua Panpilur Donoharjo dalam laporannya mengungkapkan sejak mendapatkan mandat dari BPKal, Panpilur Donoharjo telah melaksanakan berbagai tahapan di antaranya sosialisasi pemilihan lurah, mencocokkan dan penelitian (coklit) data pemilih yang dilakukan Gastarlih (Petugas Pendaftaran Pemilih), simulasi e-voting, menyusun Daftar Pemilih Sementara (DPS), DPS Perbaikan maupun Daftar Pemilih Tetap (DPT), penentuan letak atau lokasi Tempat Pemungutan Suara (TPS) , menetapkan KPPS (Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara) di TPS, KPPS Keliling, maupun KPPS Cadangan.

“Pada Pilur 2021, selain KPPS berada di TPS, ada juga KPPS keliling yang bertugas melayani pemilih jika tidak mampu menuju TPS karena alasan sakit, disabilitas, atau lansia. Sedangkan KPPS cadangan akan bertugas menggantikan KPPS jika ada yang sakit atau menjalani isolasi mandiri,” kata Suyadi.

Ia juga menyampaikan bahwa panpilur juga telah menetapkan calon lurah Donoharjo setelah melalui proses penjaringan, penyaringan, dan penetapan. “Saat ini panpilur telah menetapkan 3 calon lurah yaitu Sigit Sukarno, Hadi Rintoko dan Nurgiyatno,” terangnya.

Suyadi juga mengungkapkan dalam situasi pandemi Covid-19 beberapa kali penyelenggaraan pemilihan lurah mengalami penundaan tahapan. “Pada awalnya pemungutan suara akan dilaksanakan pada 22 Agustus 2021, kemudian ditunda 12 September 2021 dan yang terakhir tanggal 31 Oktober 2021,” kata Suyadi.

Dengan adanya perubahan tanggal pemungutan suara tersebut dengan sendirinya ada beberapa tahapan yang mengalami penundaan diantaranya pelaksanaan bimbingan teknis KPPS, undian nomor urut calon lurah, kampanye calon lurah, masa tenang, penetapan calon lurah terpilih, penyampaian nama calon lurah terpilih kepada BPKal, serta pelantikan lurah terpilih. (Upik Wahyuni/KIM Donoharjo)