SMKN 1 Depok Peringati Ulang Tahun dengan Bagikan Sembako untuk Siswa dan Warga Sekitar

Depok – Mengangkat tema Membangun Generasi Unggul, Berprestasi, Inovatif, dan Berkarakter Menuju Indonesia Tumbuh dan Tangguh, SMK Negeri 1 Depok Sleman memperingati hari ulang tahunnya ke-69 yang jatuh setiap 10 September. Puncak acara peringatan ulang tahun ini diisi dengan bakti sosial pemberian sembako kepada siswa dan warga sekitar di Aula SMKN 1 Depok, Kabupaten Sleman, Jumat (10/9/2021).

Suprapto, Kepala SMKN 1 Depok saat memberikan sambutan dalam puncak acara mengatakan pihaknya senantiasa berinovasi untuk mewujudkan visi dan misi melalui berbagai kompetensi keahlian dan SDM yang handal. “Intinya di dalam masa pandemi Covid-19 ini bapak ibu guru harus bisa mempunyai inovasi agar dalam pembelajaran tetap bisa dilaksanakan dengan daring dan ke depan murid bisa langsung bekerja dengan kompetensi yang dimiliki,” tutur Suprapto.

Untuk mewujudkan hal tersebut, pihak sekolah menggandeng sejumlah mitra seperti dunia usaha dan dunia industri melalui kerja sama program magang. Selain itu mereka juga membangun relasi dengan para alumni.

Sebagai bentuk kepedulian terhadap siswa dan masyarakat di sekitar sekolah, pihak SMKN 1 Depok mengadakan bakti sosial dengan membagikan sembako kepada 270 siswa yang disalurkan secara drive thru. Selain itu juga ada pemberian tali asih untuk guru dan karyawan yang menjadi penyintas Covid-19 dan purna tugas.

Bakti sosial juga menyasar masyarakat sekitar sekolah seperti Padukuhan Meguwo, Kalurahan Maguwoharjo yang terdampak Covid-19.

“Kami mengucapkan selamat ulang tahun ke-69 untuk SMKN 1 Depok, terima kasih sudah peduli dengan warga kami dengan adanya bakti sosial berupa pemberian sembako berwujud beras dan gula,” kata Sri Harni, Dukuh Meguwo. Untuk pendistribusiannya, Sri Harni menyerahkannya kepada RT. Menurutnya, RT lebih paham siapa saja sasarannya karena lebih mengenal kondisi warganya.

“Saya mewakili warga masyarakat Padukuhan Meguwo mengucapkan terimakasih yang sebesar-besarnya atas bantuan yang diberikan. Semoga bermanfaat dan berkah. Ke depan semoga SMK N 1 Depok tetap unggul, berprestasi berkembang dan semakin maju serta sukses selalu,” pungkasnya.

Rangkaian peringatan HUT ini diikuti seluruh civitas akademika baik guru, karyawan, maupun siswa siswi, yang diselenggarakan secara daring dan luring. Puncaknya diadakan pemotongan tumpeng sebagai wujud syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa.(Andri Afriyanto/KIM Depok)




Presiden Jokowi Instruksikan Bupati Sleman Optimalkan Vaksinasi Lansia

Sleman – Presiden Joko Widodo atau Jokowi mengintruksikan Bupati Sleman, Kustini Sri Purnomo agar mengoptimalkan vaksinasi untuk kelompok lansia.

Hal itu disampaikan Jokowi saat memberikan pengarahan pada jajaran Forkompinda se-DIY di Kompleks Kepatihan Danurejan, Yogyakarta, Jum’at (10/9/2021) pagi.

“Kami diminta agar mengoptimalkan vaksinasi untuk lansia. Karena kelompok usia tersebut cukup rawan terpapar virus COVID-19,” ungkap Kustini saat ditemui usai bertemu Jokowi.

Kustini menyatakan, Presiden menyebut kasus angka kematian akibat COVID-19 paling tinggi terjadi pada kelompok lansia. Dari total pasien yang meninggal akibat virus berbahaya tersebut, sebanyak 46,6% di antaranya merupakan lansia.

Berangkat dari problem itu, Jokowi meminta kepala daerah untuk menyusun strategi untuk mendorong percepatan vaksinasi bagi kalangan lansia. Salah satunya dengan mengalokasikan vaksin khusus bagi lansia yang mencangkup pelaksanaan vaksinasi di fasilitas kesehatan maupun tempat lainnya.

“Pak Jokowi minta lansia harus dipioritaskan dalam setiap pelaksanaan vaksin. Ada jatah khusus lansia agar semakin banyak yang divaksin,” terang Kustini.

Selain vaksin, Jokowi juga menyoroti tingginya mobilitas masyarakat di Kabupaten Sleman. Untuk itu, orang nomor satu di Indonesia itu meminta ada strategi lain untuk mengatur pergerakan masyarakat agar tidak menimbulkan klaster baru.

“Tadi juga kita diminta hati-hati dengan varian baru yakni Varian Mu. Mobilitas masyarakat di Sleman yang sangat tinggi harus diperhatikan agar tidak merusak capaian positif dalam minggu-minggu terakhir ini,” kata Kustini.

Dilanjutkan Kustini, dirinya akan segera menyusun strategi percepatan vaksin bagi kelompok lansia. Sejauh ini, vaksinasi untuk kelompok usia diatas 60 tahun itu telah mencapai 55,1% untuk dosis pertama.

“Sasaran lansia di Sleman sebanyak orang dan saat ini yang sudah vaksin dosis pertama orang. Untuk dosis kedua baru atau sekitar 39,8 persen. Capaian ini akan kita terus dorong agar kelompok rentan ini bisa terhindarkan dari kasus berat jika terpapar,” tambah Kustini.

Sementara, untuk mobilitas masyarakat, Pemkab Sleman masih melakukan sejumlah pembatasan melalui aturan PPKM dan mematikan lampu penerangan jalan. Hal itu sebagai upaya untuk meminimalisir pergerakan masyarakat terutama kerumunan.

“Meskipun di level 3 ini sudah ada beberapa pelonggaran, kita masih lakukan beberapa pembatasan. Seperti aturan waktu tutup untuk kafe, angkringan, rumah makan dan termasuk aturan waktu makan. Jam pemadaman lampu reklame saat malam hari di beberapa titik juga masih diberlakukan. Semoga dengan upaya itu mobilitas masyarakat masih bisa kendalikan,” tutup Kustini. (Humas Sleman)




PMI Sleman Sediakan Pelayanan Swab Antigen untuk Masyarakat

Sleman – Sejak Minggu terakhir bulan Agustus 2021, PMI Kabupaten Sleman membuka Klinik Pratama, di Jalan Rajimin, Sucen, Triharjo, Sleman. Klinik yang berada di komplek Markas PMI ini langsung dapat melayani masyarakat yang membutuhkan tenaga kesehatan, termasuk pelayanan Swab Antigen.

Ketua PMI Kabupaten Sleman, Sunartono, menjelaskan bahwa dibukanya Klinik Pratama ini bertujuan membantu masyarakat yang ingin mendapatkan pelayanan kesehatan dengan mudah dan terjangkau. Beberapa produk layanan meliputi Kesehatan Umum, KIA, Laboratorium Mini dan Swab Antigen.

Selain melakukan tes di klinik, masyarakat juga bisa memanfaatkan fasilitas swab dengan mobil unit, untuk memudahkan pelaksanaan tes antigen.

“Pelayanan swab antigen juga dengan mobil unit, artinya bisa melayani permintaan berkunjung ke masyarakat dengan ketentuan minimal 5 orang calon yang diswab, dan masih di wilayah Kabupaten Sleman,” terang Sunartono ketika ditemui di Klinik Pratama, Kamis (9/9/2021).

Sunartono menuturkan saat ini Klinik Pratama PMI Sleman juga sedang melakukan penjajakan dengan berbagai pihak untuk bisa menambah pelayanan Swab PCR.

“Mengingat sudah semakin banyak masyarakat yang menginkan. Doakan agar segera terealisasi,” tutur Sunartono yang juga merupakan Mantan Sekda Sleman itu.

Klinik Pratama PMI sendiri membuka pelayanan mulai dari pukul WIB hingga pukul WIB. Darmawan Lingga, Pengelola Klinik mengaku bahwa sejak beroperasi, sudah banyak masyarakat yang memanfaatkan pelayanan, terutama kesehatan umum dan antigen.

“Kami akan berikan yang terbaik untuk masyarakat,” ungkap dr. Darmawan.

Dengan dibukanya Klinik Pratama ini, maka PMI Kabupaten Sleman saat ini tidak hanya menyediakan pelayanan Unit Donor Darah saja, tetapi juga untuk Kesehatan Umum dan layanan lainnya. (Tri Joko/KIM Kalasan)




Kedairoti Dotcom, Usaha Roti yang Berawal dari Menjamurnya Penjual Kebab di Yogyakarta

Sleman – Dunia bisnis memang tidak ada habisnya. Semakin berkembangnya zaman semakin banyak orang terinspirasi untuk mencoba menyediakan apapun yang dibutuhkan oleh orang banyak. Seperti pebisnis asal Aceh yaitu Ilham Amir, pemilik sekaligus founder dari Kedairoti Dotcom yang didirikan sejak tahun 2015. Kedairoti Dotcom terletak di Pertokoan Kledokan No 48 Kalurahan Caturtunggal, Kapanewon Depok, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta.

Ilham Amir membangun bisnis roti karena terinspirasi dari menjamurnya usaha kebab di Yogyakarta, di mana mereka banyak mengambil bahan baku kebab di Surabaya. Menurut Ilham Amir mengapa di Yogyakarta tidak ada produksi kulit kebab sendiri untuk mengurangi biaya pengiriman agar memudahkan para pelaku usaha. Dari sana Ilham memiliki ide untuk memproduksi sendiri kulit kebab di Yogyakarta.

“Pada saat itu usaha kebab lagi maraknya di Yogyakarta. Permasalahan mereka mengambil bahan bakunya di Surabaya, jadi timbul ide untuk saya kenapa di Jogja tidak memproduksi sendiri kulit kebab yang berada di wilayah Jogja, sehingga lebih membantu mereka dan lebih efektif dalam mengurangi biaya pengiriman dan resiko pengiriman,” jelas Ilham Amir saat diwawancarai di Toko Kedairoti Dotcom miliknya di Pertokoan Kledokan No 48 Kelurahan Caturtunggal, Kabupaten Sleman, pada Kamis (9/9/2021).

Ilham Amir kemudian mulai membangun bisnis kedai rotinya. Namun, saat itu dirinya mengalami kendala yakni tidak memiliki kemampuan di bidang bakery sebelumnya dan belum memahami manajemen yang harus diatur di dalamnya.

“Waktu awal dulu kendalanya saya karena tidak ada basic sama sekali disini, kendalanya tidak tau menajemen disini seperti apa, kemudian manajemen produksinya seperti apa, dan itu tantangan bagi saya, tantangan tersebut saya dalamin saya pelajari akhirnya bisa sampai saat ini,” jelasnya

Sadar akan hal itu, Ilham kemudian mencoba untuk membangun relasi dengan teman-teman yang memang sudah ahli di bidang tersebut dan terus belajar mencari banyak referensi.

“Membangun relasi dengan teman-teman yang sudah expert di bidang ini kemudian kita gabung dengan komunitasnya, banyak membaca, banyak menonton, banyak cari-cari referensi,” tambahnya.

Walaupun tidak memiliki kemampuan dalam bisnis bakery, Ilham terus belajar untuk terus mencoba. Ia percaya bahwa bisnis yang dimulai dengan tujuan membantu memecahkan permasalahan masyarakat akan berjalan lama dan dapat berkembang

“Liat permasalahan apa yang dialami oleh masyarakat sekitar jadikan itu peluang usaha, insya Allah usaha-usaha yang memecahkan permasalahan orang itu akan bertahan lama,” imbuhnya

Hingga saat ini usaha milik Ilham jauh lebih berkembang dengan memiliki toko sekaligus tempat produksi sendiri dengan menyuplai keperluan bahan baku seperti roti burger, bahan baku kebab, roti pizza, dan kebutuhan pelaku usaha kuliner lainnya. Pendapatan yang Ilham terima dari hasil usahanya mencapai kurang dari 100 juta dan semakin meningkat setiap tahunnya. (Rep Nikke)




Peringati Ulang Tahun yang Pertama, Aku Wong Sleman Gelar Bakti Sosial

Sleman – Memperingati hari lahirnya yang pertama, Paguyuban Sosial Kemanusiaan Aku Wong Sleman (AWS) mengadakan Bakti Sosial (Baksos) di Panti Asuhan Darut Taqwa, Jarakan, Sendangrejo, Kapanewon Minggir, Kamis (9/9/2021). Acara yang diikuti oleh 10 perwakilan pengurus dan 150 santri ini dikemas dengan pengajian, buka bersama, dan pemberian paket bantuan untuk para santri yang notabene adalah anak yatim dan kurang mampu.

“Kegiatan ini kami lakukan sebagai bentuk rasa syukur  bahwa kami masih diberikan kesempatan untuk berbagi kepada sesama manusia yang membutuhkan,” ucap Arisanto, Penggagas AWS.

AWS sendiri saat ini memiliki anggota sebanyak orang yang tergabung dalam grup media sosial Facebook. Arisanto menambahkan media sosial memang menjadi media utama untuk anggota AWS berkomunikasi untuk menggelar kegiatan sosial di masa pandemi ini, seperti program sunatan massal, bedah rumah, bakti sosial, program tilik anggota yang terkena musibah, dan kegiatan sosial lainnya.

“Kegiatan sosial ini merupakan bentuk kepedulian kepada sesama, apalagi pada saat pandemi, dan semoga bantuan ini dapat memberi manfaat yang sebesar-besarnya,” imbuhnya. (Arief Hartanto)