Kodim 0732/Sleman dan Kalurahan Caturtunggal Gelar Vaksinasi Massal Dosis II Covid-19

Kodim 0732/Sleman bersama Kalurahan Caturtunggal, Kapanewon Depok, Kabupaten Sleman, melaksanakan vaksinasi massal covid-19 dosis II Sinovac di GOR Klebengan, Senin (20/9).

Vaksinasi tersebut digelar guna mendukung program percepatan vaksinasi nasional dengan sasaran warga yang berdomisili di Kalurahan Caturtunggal.

Warga cukup antusias mengikuti vaksinasi dosis II yang digelar di GOR Klebengan. Hal ini terlihat dari antrean di gerai vaksinasi dilokasi itu cukup panjang sejak pagi. Meski begitu, kegiatan vaksinasi berjalan lancar, aman, dan sesuai standar penerapan protokol kesehatan yang ketat dengan kehadiran peserta diatur dalam tujuh sesi.

Terdapat puluhan vaksinator dari Dinas Kesehatan Kabupaten Sleman, Puskesmas Depok 3, dan relawan lainnya.

Perwakilan dari Kodim 0732/Sleman, Wadanramil XI Depok, Kapten Sudarmaji mengatakan, sasaran vaksinasi Kodim 0372/Sleman bersama Kalurahan Caturtunggal yang dilaksanakan pada 20 September 2021 dengan tingkat partisipasi masyarakat sebanyak 796 orang. Vaksinasi massal ini untuk masyarakat umum yang berdomisili di Kalurahan Caturtunggal.

Peserta telah mendaftar lewat dukuh dan telah dilakukan pendataan/perekapan oleh Kalurahan. Terdapat 869 undangan, dengan kehadiran sejumlah 796 orang pada vaksinasi Sinovac dosis kedua ini.

Lurah Caturtunggal, Agus Santoso, menyampaikan vaksinasi di Kalurahan Caturtunggal ini akan semakin memudahkan warganya dan mahasiswa yang tinggal di Caturtunggal dapat ikut vaksin.

“Setelah pada 23 Agustus 2021 lalu juga dilakukan vaksinasi dosis pertama, hari ini vaksinasi dosis kami lakukan dengan kerja sama bersama Kodim 0732/Sleman,” jelasnya. Lebih lanjut ia berharap dengan adanya vaksinasi ini dapat menciptakan herd imunity dan menekan dampak penyebaran Covid-19, khususnya di wilayah Caturtunggal. (Danang/KIM Depok)




Lurah Caturtunggal Sampaikan Bantuan Material Dana Desa dan PBH 8 Padukuhan

Depok- Lurah Caturtunggal, Agus Santoso, menyampaikan bantuan Dana Desa (DD) dan Pajak Bagi Hasil (PBH) untuk pembangunan 8 padukuhan di Kalurahan Caturtunggal, Senin (20/09/2021). Adapun padukuhan yang mendapatkan bantuan DD tersebut meliputi Padukuhan Karangayam, Nologaten, Gowok, dan Janti. Sedangkan yang mendapatkan bantuan PBH meliputi Padukuhan Kledokan, Karangwuni, Gowok, Janti, Manggung, dan Tempel.

Kegiatan tersebut diselenggarakan di Balai Padukuhan Janti yang turut dihadiri oleh Ketua BPKal Caturtunggal, Ulu-ulu Caturtunggal, Ketua LPM Caturtunggal, Bhabimkamtibmas dan Babinsa Desa Caturtunggal, serta tokoh masyarakat setempat. Kegiatan dilakukan dengan penerapan protokol kesehatan yang ketat.

Pembangunan Paving Blok di Klebengan RT 10 Padukuhan Karanggayam, Jalan Temu RW 04 Padukuhan Nologaten, RT 14 Padukuhan Gowok, dan Gg. Johar RT 03 Padukuhan Janti menyerap anggaran ,00 dari Dana Desa.

Sedang untuk anggaran PBH dengan pekerjaan perbaikan Gedung TK Sari Asih, Perbaikan Atap PAUD Kartini Gowok, Pagar PAUD Tunas Wuni Mulia Karangwuni, Pembangunan Atap Gedung TK Asih Sejati Janti, Rehab Grha Widya Padma Manggung, Rehabilitas Balai RW Tempel, dan Cor Blok Padukuhan Kledokan menyerap anggaran sebesar ,00.

Serah terima bantuan yang berwujud material tersebut dilakukan secara simbolis oleh Agus Santoso kepada TPK Padukuhan melalui Dukuh dan Ketua Sub Unit LPM penerima bantuan.

Bantuan tersebut diharapkan dapat menjadi stimulan swadaya dari masyarakat dalam rangka pembangunan.

Agus Santoso juga menyampaikan bahwa pemerataan pembangunan fisik menjadi prioritas Pemerintah Desa Caturtunggal dengan memperkuat masyarakat sebagai subyek dari pembangunan.

“Walaupun masih dalam masa pandemi, pembangunan di Kalurahan Caturtunggal tetap berjalan sehingga pembangunan fisik melalui Padukuhan dapat terus berkesinambungan,” jelasnya.   

Lebih lanjut, Agus menegaskan bahwa setelah pembangunan selesai, diharapkan agar masyarakat  dapat merasa handarbeni dan memanfaatkan hasil pembangunan tersebut untuk menunjang kegiatan ekonomi guna mewujudkan kesejahteraan masyarakat. (Danang/KIM Depok)




Sleman Targetkan Vaksinasi COVID-19 Mencapai 80 Persen di Bulan Oktober

Sleman – Pemerintah Kabupaten Sleman menargetkan vaksinasi COVID-19 mencapai 80 % di Bulan Oktober. Hal itu disampaikan Wakil Bupati Sleman, Danang Maharsa saat meninjau pelaksanaan vaksinasi massal di Bali Dusun Cupuwatu II, Kalurahan Purwomartani, Kapanewon Kalasan, Kabupaten Sleman, Minggu (19/9/2021). Vaksinasi ini terselenggara berkat kerja sama oleh Daihatsu Yogyakarta dan Kedaulatan Rakyat dengan Dinasi Kesehatan Sleman, TNI, dan Polri.

Danang menuturkan saat ini, vaksinasi di Sleman telah mencapai 67% untuk dosis pertama, dan 35% untuk dosis kedua, dengan rata-rata dosisi perharinya. Pada bulan Oktober mendatang, Danang menargetkan vaksinasi dapat mencapai angka 80%, sehingga proses belajar mengajar dan aktivitas sosial ekonomi dapat kembali berjalan.

Danang juga berterima kasih atas dukungan semua pihak yang terlibat dalam membantu pemerintah untuk mencapai target vaksinasi yang telah dicanangkan. Ia berharap dengan segala kerja keras yang dilakukan, kekebalan komunal di Kabupaten Sleman dapat segera tercapai, dan kondisi dapat kembali membaik.

“Dengan kerja sama yang baik yang terus kita lakukan ini, target vaksinasi dapat kita capai, agar kekebalan komunal dapat segera kita dapatkan. Mengingat capaian target vaksinasi ini juga sebagai salah satu syarat menurunkan level PPKM dan juga masyarakat saat ini untuk melakukan kegiatan pendidikan maupun aktivitas ekonomi ini harus telah dilakukan vaksinasi,” tutur Danang.

Sementara itu Kepala Daihatsu Yogyakarta Sigit Suryanto mengatakan bahwasanya kegiatan vaksinasi ini merupakan rangkaian acara dari Daihatsu sebagai upaya mendukung pemerintah dalam pelaksanaan percepatan vaksinasi. Pelaksanaan vaksinasi kali ini berjumlah 1200 dosis dengan target di bulan ini mencapai 5000 dosis vaksin yang diberikan bagi masyarakat Yogyakarta.

Sigit berharap seluruh rangkaian vaksinasi dapat berjalan dengan lancar dan cepat sehingga kegiatan masyarakat dapat kembali dibuka sehingga aktivitas ekonomi bisa kembali berjalan. (Humas Sleman)




Karang Taruna Donokerto Gelar Aksi Donor Darah

Donokerto – Karang Taruna Kalurahan Donokerto menggelar kegiatan bakti ‘Aksi Donor Darah’ di Aula Kalurahan Donokerto, Kapanewon Turi, Minggu (19/9/2021). Menurut Ketua Karang Taruna Donokerto, Ahmad Farozi, kegiatan ini diadakan untuk membantu Palang Merah Indonesia (PMI) Sleman dalam memenuhi kebutuhan darah untuk masyarakat.

“Untuk membantu PMI Sleman yang stok darahnya sedang menipis serta untuk membantu masyarakat yang sedang membutuhkan darah,” ujar Ahmad.

Aksi Donor Darah sendiri merupakan kegiatan rutin yang dilakukan oleh Karang Taruna Donokerto setiap 3 bulan sekali. Kegiatan ini terselenggara atas kerja sama Karang Taruna Donokerto dengan Kalurahan Donokerto dan PMI Sleman.

“Untuk kegiatan kali ini, terdapat 32 orang yang mendaftar donor darah, namun hanya terdapat 22 orang yang lolos untuk donor darah, sehingga hasil dari donor darah pada kali ini terdapat 22 kantong,” ungkap Ahmad.

Untuk menarik perhatian masyarakat, pada pelaksanaan kali ini panitia menyediakan door prize untuk para peserta yang mendaftar. Setiap calon pendonor akan mendapatkan kartu yang berisi indentitas diri, dan kolom cap. “Setelah 3 kali donor darah, maka pendonor tersebut berhak mendapatkan doorprize yang telah disediakan oleh Karang Taruna,” ujar Ahmad lagi.

Kegiatan donor darah berjalan dengan lancar dengan tetap memperhatikan penerapan protokol kesehatan. (Arief Hartanto)




Lestarikan Seni Budaya di Tengah Pandemi, Paguyuban Ketoprak Tri Manunggal Rutin Gelar Latihan

Paguyuban Ketoprak Tingkat Kapanewon Depok, Tri Manunggal, rutin menggelar latihan jelang Festival Ketoprak Tingkat Kabupaten. Festival tahunan tersebut digelar Dinas Kebudayaan Kabupaten Sleman pada 18-26 September 2021 yang diikuti seluruh kapanewon di Kabupaten Sleman.

Guna menyiapkan festival tersebut, Paguyuban Ketoprak Tri Manunggal sebagai kontingen Kapanewon Depok menggelar latihan intensif yang dipusatkan di Gedung Pertemuan PKK Komplek Kantor Kapanewon Depok. Pelaksanaannya sendiri, Kapanewon Depok akan tampil Jumat (24/09/2021) kloter 2 atau pukul .

“Sehubungan dengan masih PPKM, pihak panitia mengeluarkan kebijakan dengan membatasi jumlah pemain dan pengrawit gamelan, maksimal 25 orang,” terang Yatiman, Pelatih Kethoprak Tri Manunggal saat di sela-sela latihan pada hari Minggu (19/09/2021).

Yatiman menjelaskan, pada saat pentas tidak boleh ada penonton. Penonton dapat melihat secara daring melalui kanal Youtube Dinas Kebudayaan Kabupaten Sleman.

“Dalam rangka regenerasi, juga diatur masalah umur pemain, maksimal 40 tahun,” imbuh Yatiman.

Upaya pelestarian kesenian tradisional tersebut patut diapresiasi, terlebih selama pandemi tidak ada aktivitas yang berkaitan dengan pentas seni budaya maupun sosial kemasyarakatan.

“Sebenarnya, kami sudah menyiapkan naskah baru kethoprak sejak bulan Juni, namun adanya PPKM membuat latihan terhenti. Terlebih adanya pembatasan pemain dan durasi, akhirnya diputuskan memakai naskah lama yaitu ‘Pangeran Timur’ yang sudah pernah dipentaskan,” ujar Suroso, Staf Jawatan Sosial Kapanewon Depok selaku tim pendamping kontingen.

Ia menjelaskan bahwa untuk pentas kali ini, paguyuban berkolaborasi dengan pengrawit gamelan Ngesti Laras dari Kalurahan Condongcatur, Depok, Sleman.

“Besok Selasa (21/09/2021) kita latihan gabungan dengan tim pengrawit dan menghitung durasi main, semacam gladi kotor sebelum pentas,” imbuh Suroso. (Andri Afriyanto/KIM Depok)