Bawakan Senam Kreasi Gugur Gunung, Kontingen Kapanewon Depok Sabet Juara Hiburan 1

Tim Senam Kapanewon Depok berhasil meraih Juara Hiburan 1 dalam Lomba Senam Kreasi Antar Kapanewon yang digelar Dinas Pemuda dan Olah Raga (Dispora) bekerja sama dengan Dinas Kebudayaan (Disbud) Kabupaten Sleman, Selasa (28/09/2021).

Bertempat di Gedung Serba Guna Sleman, senam kreasi ini dilaksanakan dalam rangka memperingati Hari Olah Raga Nasional (Haornas).

Ajeng Sri Sulistyowati, koordinator kontingen Kapanewon Depok bersama 5 anggota lainnya sukses mengkreasikan Senam Gugur Gunung dan berhak membawa pulang hadiah berupa seperangkat wireless speaker.

“Kontingen Kapanewon Depok tampil nomor undian 6, bersyukur sekali bisa meraih juara untuk kategori Hiburan dan meraih posisi pertama,” terang Ajeng.

Lebih lanjut, Ajeng berharap ke depannya terjalin komunikasi yang baik sehingga ada kekompakan dan kerjasama antarmasyarakat dan pemerintah setempat.

“Harapan saya sebagai instruktur senam di Kapanewon Depok, kalau ada kegiatan senam, bisa memberdayakan kami selaku instruktur senam setempat,” imbuhnya.

Kegiatan ini sendiri merupakan wujud pengembangan olah raga kreasi yang diwujudkan dengan perlombaan olah raga tradisional antar komunitas/kelompok kesenian.

Sementara itu, pihak Kapanewon Depok mengapresisasi capaian tim senam Kapanewon Depok. Melalui Jawatan Sosial, kontingen Kapanewon Depok difasilitasi dengan memberikan bantuan stimulus untuk mendukung dan memberikan semangat kepada kontingen Kapanewon Depok.

“Kita upayakan memfasilitasi mereka, terlebih membawa nama baik Kapanewon Depok. Saya ucapkan selamat atas prestasi yang diraih,” terang Subagya, Panewu Depok saat menerima tim yang baru selesai menjalankan tugas.

Subagya juga berharap agar tim bisa memberikan semangat bagi kelompok senam lain yang ada di Kapanewon Depok untuk selalu berkiprah dan berkreasi. (Andri Afriyanto/KIM Depok)




Kekandhangan Banyuraden Gandeng Liputan 6 SCTV untuk Edukasi Pencegahan Hoaks

Gamping – Dalam rangka belajar merangkai berita dan mengantisipasi berita hoaks maka Komunitas Kekandhangan Banyuraden menggandeng Liputan 6 menyelenggarakan kegiatan bertajuk ‘Sanja Kekadangan Bersama Bung Wisnu Wardana Stop Hoaks’ yang digelar di Pendopo Kekandhangan, Padukuhan Cokrowijayan, Kalurahan Banyuraden, Kapanewon Gamping, Sabtu (25/9/2021) malam.

Kegiatan yang diinisiasi oleh Koordinator Kekandhangan, Samastha yang juga sebagai pengurus Kelompok Informasi Masyarakat (KIM) Pararta Guna Kapanewon Gamping bersama Jurnalis Liputan 6, Wisnu Wardana diikuti oleh beberapa relawan yang ingin belajar menyusun berita sekaligus mengenali dengan cepat dan menangkal berita hoaks yang beredar di dunia maya.

Sanja yang berlangsung secara santai tapi serius di awali dengan pemantik diskusi yakni tiga pertanyaan sederhana untuk mendeteksi berita hoaks, antara lain dari mana asalnya, apakah ada yang janggal, serta bagaimana perasaan pembaca.

Menurut Wisnu Wardana sekarang sudah ada beberapa cara gampang untuk mengecek berita hoaks. Salah satunya adalah Liputan 6 melakukan cek fakta menggunakan chatbot apabila mendapati keragu-raguan terhadap suatu berita yang diduga hoaks dan disinformasi. Dengan menambahkan nomor 08119787670 di kontak smartphone atau dengan klik tautan selanjutnya menuliskan kata kunci untuk memulai pencarian dan akan keluar berita yang dicari.

“Pastikan terlebih dahulu sumber dari berita tersebut. Lalu cek adakah yang aneh? Seperti URL yang tidak jelas, penulisan ngawur, atau tampilan tidak meyakinkan. Kemudian baca informasi tersebut selengkapnya dan perhatikan adakah yang janggal dari berita tersebut, serta cek juga sumber foto atau video yang mungkin disematkan,” tegas Wisnu.

Selain itu, Wisnu memberikan tips cara mengidentifikasi hoaks dan disinformasi berita di media sosial. Yang pertama adalah mengembangkan pola pikir yang kritis, kemudian periksa sumber penulis dan publikasinya, mencari tahu apakah orang lain juga melaporkan berita yang sama, serta jangan langsung percaya terhadap foto dan video dari media sosial.

“Headline yang sensasional merupakan indikasi disinformasi oleh karena itu perlu dicek kebenarannya dan jangan tergoda dengan berita-berita sensasional karena ongkos sosialnya sangat tinggi,” pesan Wisnu kepada para relawan. (Adnan Nurtjahjo|KIM Pararta Guna Kapanewon Gamping)




Bantu Capai Kekebalan Komunal, IKABA Gelar Vaksinasi untuk Warga

Bangunkerto – Untuk membantu percepatan terciptanya Herd Immunity di masyarakat, Ikatan Alumni SMP Bangunkerto (IKABA) bekerja sama dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Sleman, Pemerintah Kalurahan Bangunkerto, dan Polda DIY menggelar Vaksinasi COVID-19 secara massal di Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 2 Turi, Ngablak, Bangunkerto, Kapanewon Turi, Kabupaten Sleman, Selasa (28/9/2021).

Vaksinasi yang digelar menyasar peserta yang merupakan siswa, guru, dan karyawan SMP yang berada di Bangunkerto. Pada kesempatan tersebut, Polda DIY juga menyalurkan bantuan sebanyak 300 paket sembako kepada warga peserta vaksinasi.

Wahiban Al Amin, Ketua Panitia Pelaksanaan Vaksinasi menuturkan kepada kontributor bahwa vaksinasi kali ini menargetkan peserta hingga 300 orang. “Panitia telah  menggunakan cara undangan kepada peserta vaksin yang telah mengisi Google Form dan terdaftar pada 2 link pendaftaran vaksin: Peduli Lindungi dan Daftar Vaksin Sleman,” ungkap Wahiban.

Dari data yang terkumpul, peserta kemudian diundang melalui SMS dan aplikasi WhatsApp, untuk mengikuti vaksinasi sesuai jadwal yang ditentukan.“Hal ini dilakukan sebagai upaya penerapan protokol kesehatan yang ketat, sehingga tidak menimbulkan kerumunan dan antrian panjang,” imbuh Wahiban.

Peserta yang telah mendapatkan undangan, lanjut Wahiban, dapat memasuki area vaksin untuk melakukan skrining awal setelah menunjukkan persyaratan yang diberikan, seperti KTP dan penggunaan masker 2 lapis.

“Setelah lolos kesehatan dan administrasi, selanjutnya mendapat suntikan vaksin menggunakan Sinovac,” ujarnya.

Sementara itu, Panewu Turi Wahid Basroni mengapresiasi peran IKABA dalam membantu penanggulangan COVID-19. “Acaranya berlangsung tertib, tidak terjadi kerumunan, dan protokol kesehatan dipatuhi serta petugas yang memberikan pelayanan dengan ramah dan profesional,” kata Wahid. (Arief Hartanto)




Gubernur DIY Buka Seminar JIBB 2021

Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Provinsi DIY, bekerja sama dengan Dewan Kerajian Nasional Daerah (Dekranasda) Provinsi DIY, menyelenggarakan seminar sebagai dalah satu rangkaian Jogja International Batik Bienalle (JIBB) 2021 pada Selasa (28/09/2021).

Seminar yang mengangkat tema “Keberlanjutan Batik Pada Generasi Milenial” tersebut digelar secara luring di Hotel Royal Ambarrukmo, Caturtunggal, Depok, Sleman dan turut dihadiri oleh Gubernur DIY, Sri Sultan Hamengku Buwono X.

Dalam sambutannya, Sri Sultan mengharapkan seluruh masyarakat dapat terinspirasi untuk kemudian termotivasi berfikir kreatif dan inovatif terhadap batik sebagai warisan budaya Indonesia.

Sri Sultan melanjutkan, makna filosofis setiap corak harus diketahui dan dipahami. Menurutnya, batik tak hanya menjadi karya seni budaya yang tinggi makna dan filosofi, tetapi batik juga dapat dipadupadankan bagi generasi muda agar tetap fashionable.

Usai memberikan sambutan, Sri Sultan membuka secara resmi acara seminar dengan menggoreskan canting ke ilustrasi  kain secara simbolis didampingi Ketua Dekranasda dan Ketua JIBB 2021, Gatot Saptadi.

GKR Hemas, Ketua Dekranasda DIY, menerangkan bahwa JIBB tahun ini mengangkat tema “Borderless Batik” dan sub tema “From Heritage to Millenial`s Lifestyle”. Lebih lanjut, ia menuturkan bahwa seni batik di era modern dapat berkembang melintasi batasan ruang dan waktu, dan mampu beradaptasi dengan kemajuan teknologi.

“JIBB tidak hanya digebyarkan, namun menjadi acara yang berkesinambungan melalui kolaborasi penyelenggaraan kegiatan offline dan online, yaitu 50 persen offline dan 50 persen online,” tutur DIY GKR Hemas dalam laporannya.

GKR Hemas menambahkan bahwa seni batik dapat berkembang lebih luas dan dinamis, namun tetap dapat bijaksana dalam arti tidak kehilangan pakemnya.

Ia berharap batik harus mampu melampaui lintas generasi. Generasi inilah yang akan menjaga kelestarian dan mampu mengembangkan sentuhan up-to-date di kalangan generasi muda.

“Terlebih di masa pandemi ini, industri batik tetap harus mampu berperan dalam menggerakkan perekonomian masyarakat jika dapat dikelola dengan baik. Menggaungkan Jogja sebagai kota batik dunia secara lebih luas sehingga bisa merambah daerah lain,” imbuhnya.

Berawal dari sebuah titik, batik telah melalui perjalanan panjang. Batik tidak hanya dimiliki para tetua yang mapan, tetapi batik juga mulai dipakai oleh generasi muda.

Setidaknya saat ini ada 241 yang sudah didaftarkan hak paten yang memiliki khas di masing-masing daerah, termasuk motif-motif di setiap daerah di kabupaten/kota di DIY, seperti parang rusak, parijotho salak, geblek renteng, dan lainnya.

Sebelumnya, agenda dua tahunan tersebut secara resmi telah dibuka oleh Sri Sultan Hamengku Buwono X pada Jumat (25/06). Untuk pelaksanaan tahun 2021, JIBB yang kali ini mengusung tema Borderless Batik, berlangsung mulai 25 Juni hingga 2 Oktober 2021. (Andri Afriyanto/KIM Depok)




BMM Yogyakarta Resmi Menempati Kantor Baru

Kalasan – Baitulmaal Muamalat (BMM) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) secara resmi menempati Kantor Operasional Baru yang berada di Tamanan, Kalurahan Tamanmartani, Kapanewon Kalasan, setelah dilakukan peresmian pada Senin (27/9/2021). Peresmian ditandai dengan pemotongan pita oleh Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat, Mustadi. Sebelumnya, BMM Yogyakarta berkantor di Jl. Kaliurang, Kentungan, Kalurahan Condongcatur, Kapanewon Depok.

Pada kesempatan tersebut, Mustadi memberikan apresiasi kepada BMM Yogyakarta yang telah hadir dan berperan dalam upaya peningkatan kesejahteraan umat, “Terutama saat pandemi COVID-19 ini,” ujarnya

Ia juga berharap ke depannya BMM tetap mampu mengelola penyaluran bantuan secara profesional dan tepat. “Sesuai dengan visi Pemerintah Kabupaten Sleman dalam upaya peningkatan kesejahteraan masyarakat,” imbuh Mustadi

Sementara itu Kepala Perwakilan BMM DIY Rina Ekawati menuturkan bahwa BMM merupakan Lembaga Amil Zakat Nasional, yang didirikan oleh Bank Muamalat Indonesia pada tanggal 16 Juni 2000. Dengan izin Menteri Agama No. 256/2016, BMM juga memiliki peran sebagai Lembaga Amil Zakat Nasional untuk menghimpun dan menyalurkan dana zakat, infak, sedekah, dan wakaf. (Tri Joko S/KIM Kalasan)