Tingkatkan Kualitas Pendidikan, TK Asih Sejati Janti Direnovasi

Depok – Kalurahan Caturtunggal melakukan renovasi pada Taman Kanak-Kanak (TK) Asih Sejati Janti sebagai upaya untuk meningkatkan kualitas pendidikan di wilayah tersebut. Proses pembangunan rehab TK Asih Sejati mendapat kunjungan pribadi dari Anggota Komisi C DPRD Kabupaten Sleman, Rahayu Widi Nuryani, pada Rabu (29/09/2021).

Pembangunan telah dimulai dengan melibatkan semua unsur masyarakat. “Setiap Minggu pagi, kami mulai kerjabakti bersama panitia pembangunan dan warga masyarakat Janti untuk memulai proses rehap atap TK Asih Sejati,” jelas Heri Sugiyarto, Dukuh Janti.

Heri Sugiyarto, pada pembuatan RPJMKal tahun 2020-2026 lalu, telah mengusulkan beberapa program strategis di Padukuhan Janti, termasuk renovasi atap TK Asih Sejati.

Pada tahun 2021, lewat dana Pajak Bagi Hasil (PBH) yang telah disalurkan oleh Pemerintah Kalurahan Caturtunggal pada 20 September lalu, proses pembangunan telah dilaksanakan oleh TPK Padukuhan.

Rencananya rehap TK Asih Sejati akan dilakukan secara bertahap, pada tahun ini akan difokuskan pada perbaikan bangunan atas (atap). Mengingat bangunan disebelah TK, gedung PAUD Mekar Sejati telah selesai direnovasi dan menjadi gedung PAUD pertama yang bertingkat di Kalurahan Caturtunggal.

Tentu saja rehabilitasi bangunan TK Asih Sejati Janti memerlukan swadaya masyarakat serta donasi dari pihak lainnya. Pada kesempatan tersebut juga disampaikan bantuan untuk pembangunan TK Asih Sejati.

“Kami sampaikan banyak terimakasih atas bantuan dari Bapak Agus Santoso selaku Lurah Caturtunggal, Ibu Rahayu Widi Nuryani dari Komisi C, para alumni TK Asih Sejati, warga masyarakat Padukuhan Janti, dan donatur lainnya yang telah membantu banyak pada rehap atap TK Asih Sejati Janti ini,” tambahnya.

“Harapannya dengan gedung sarana fasilitas Pendidikan anak usia dini, baik itu PAUD maupun TK yang representatif membuat proses belajar-mengajar menjadi lebih berkualitas dan melahirkan generasi mendatang yang unggul dan berkarakter,” pungkas Heri.

TK Asih Sejati Padukuhan Janti sendiri merupakan TK yang telah berdiri sejak 2 Februari 1977 dan menjadi salah satu TK tertua di Kalurahan Caturtunggal, Depok, Sleman. (Danang/KIM Depok)




Danramil 11 Depok yang Baru Siap Bekerja Sama dengan Kalurahan Condongcatur

Condongcatur – Komandan Rayon Militer (Danramil) 11 Kapanewon Depok, Mayor Inf. Nurhadi Susmanto melakukan kunjungan ke Kantor Pemerintahan Kalurahan Condingcatur pada Rabu (29/9/2021). Kunjungan ini merupakan bentuk perkenalan Mayor Inf. Nurhadi Susmanto sebagai Danramil 11 Depok yang baru, setelah sebelumnya terjadi kekosongan jabatan komandan di Koramil 11 Depok sejak tahun 2019.

Nurhadi mengatakan, dengan kunjungannya ini, Koramil 11 Depok diharapkan dapat terus menjalin komunikasi dan koordinasi yang baik dengang pihak Kalurahan dan Masyarakat. “TNI siap menyatu dengan masyarakat, dan terus hadir di tengah kegiatan masyarakat,” ungkap Nurhadi.

Ia juga siap mengerahkan seluruh kekuatannya sebagi Komandan Koramil Depok 11 dalam menjalankan tugas dan kewajibannya, sebagai ujung tombak pelaksanaan Sistem Pertahanan Keamanan Rakyat Semesta (Sishankamrata), seperti menyelenggarakan pembinaan teritorial yaitu geografis, demografis, dan kondisi sosial dalam rangka menciptakan Ruang, Alat, dan Kondisi Juang yang tangguh di daerah untuk kepentingan Pertahanan Keamanan Negara (Hankamneg).

Pj Lurah Condongcatur, Sugiyanto, menyambut baik penujukkan Danramil 11 Depok yang baru ini. Menurutnya, dengan penunjukkan ini, Koramil 11 Depok dapat lebih maksimal menjalankan peran, fungsi, dan tugasnya dalam menyelenggarakan pembinaan teritorial dan kegiatan lain yang berguna dan bermanfaat untuk masyarakat. (Wasana/KIM Depok)




Dinas Pertanian Sleman Salurkan Hibah Bantuan Alat Pertanian

Sleman – Dinas Pertanian, Pangan dan Perikanan Kabupaten Sleman serahkan 21 alat mesin pertanian (alsintan), Rabu (29/9/2021) di Tegalsari, Pakembinangun, Pakem.

Plt. Kepala Dinas Pertanian, Pangan dan Perikanan Kabupaten Sleman, Suparmono menyampaikan hibah ini merupakan bantuan dari Bidang Holtikultura dan Pekebunan Dinas Pertanian, Pangan dan Pertanian Kabupaten Sleman yang bersumber dari APBD. Hibah alsinta ini diberikan pada 21 kelompok tani yang ada di Kapanewon Pakem, Kalasan, Ngemplak, Turi dan Tempel dengan total nilai Rp , -.

“Alat mesin pertanian yang diberikan berupa motor roda tiga, traktor dangir, cakar baja, pompa air, chopper dan pemotong rumput,” kata Suparmono.

 Bupati Sleman, Kustini Sri Purnomo yang hadir secara langsung menyerahkan hibah tersebut menjelaskan kegiatan pemberian bantuan hibah bidang holtikultura ini merupakan salah satu wujud komitmen bersama masyarakat dan pemerintah untuk memajukan pertanian dan perkebunan di Kabupaten Sleman.

“Diharapkan dengan bantuan dari Pemerintah Kabupaten Sleman ini  dapat   menambah   semangat   dan   motivasi   para   petani sehingga   kedepan  petani dapat   lebih   meningkatkan   produktivitasnya yang tentunya akan semakin meningkat pula kesejahteraan para petani,” ujar Kustini.

Bantuan ini menurut Kustini juga sebagai salah satu bentuk kepedulian pemerintah untuk mendukung swasembada berupa dukungan bantuan alat mesin pertanian. Ia berharap para penerima bantuan dan kelompok tani dapat memanfaatkan alat mesin pertanian yang diterima untuk kepentingan kelompok tani di wilayah masing-masing dan sekitarnya.

“Saya harapkan para petani dapat memelihara alat mesin pertanian ini agar dapat beroperasi dengan baik, dan berkoordinasi dengan aparat desa dan petugas penyuluh pertanian apabila dijumpai permasalahan dibidang pertanian,” tambahnya. (Humas Sleman)




Lepas Kontingen PON, Bupati Sleman Harap Para Atlet dapat Beri Kemampuan Terbaik

Sleman – Bupati Sleman, Kustini Sri Purnomo mengharapkan atlet Sleman yang mewakil DIY pada Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua tahun 2021 untuk menampilkan kemampuan terbaiknya. Hal ini disampaikan Kustini dalam pelepasan kontingen PON XX Papua Kabupaten Sleman di Pendopo Rumah Dinas Bupati Sleman, Selasa (28/9/2021) malam.

“Saya juga berpesan agar dapat menjaga nama baik Kabupaten Sleman di mata penyelenggara dan peserta PON XX lainnya, kami doakan saudara-saudara semua dapat menampilkan kemampuan terbaik,” ujar Kustini. 

Menurutnya, kontingen PON DIY asal Kabupaten Sleman kali ini terdiri dari 40 atlet dan 18 pelatih/manajer. Sebagai sebuah tim, Kustini menghimbau kontingen Kabupaten Sleman untuk dapat mengedepankan teamwork serta mengenyampingkan kepentingan atau keinginan pribadi.

“Ingat, saudara-saudara sekalian merupakan satu kesatuan, keberhasilan salah satu merupakan keberhasilan yang lainnya. Diharapkan dengan ini akan tercipta tim yang solid dan kuat,” kata Kustini.

Wakil Ketua I KONI Kabupaten Sleman, Sukiman Hadiwijoyo mengatakan atlet PON DIY dari Kabupaten Sleman bertanding di 19 cabang olahraga (cabor). Dari jumlah tersebut yang sudah berangkat 12 cabor yaitu bilyard, voli pasir, yudo, catur, polo air, renang indah, sepatu roda, gantole, terbang layang, terjun payung, wushu dan taekwondo.

“Menyisakan 7 cabor yang belum berangkat yaitu pencak silat, kempo, tarung derajat, menembak, rugby, binaraga dan bermotor,” jelas Sukiman.

Dalam kesempatan tersebut Sukiman berharap dukungan dan doa masyarakat DIY, khususnya Kabupaten Sleman agar atlet kebanggan Sleman dapat menampilkan kemampuan terbaiknya untuk mendapatkan hasil yang maksimal. (Humas Sleman)




Angka Kesembuhan Kasus COVID-19 di Kabupaten Sleman Capai 94 Persen

Sleman – Angka kesembuhan kasus COVID-19 di Kabupaten Sleman terus mengalami peningkatan. Menurut data Dinas Kesehatan Kabupaten Sleman, sampai tanggal 28 September 2021, persentase kasus sembuh di Kabupaten Sleman mencapai angka 94,9%, hanya berjarak 0,1% dari persentase kesembuhan nasional yang yaitu diangka 95%.

Hal tersebut disampaikan langsung oleh Cahya Purnama, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sleman saat melakukan jumpa pers terkait perkembangan Pandemi COVID-19 di Kabupaten Sleman di Pendopo Parasamya Sekretariat Daerah Sleman, Selasa (28/9/2021).

Cahya memaparkan, kasus terkonfirmasi di Kabupaten Sleman sampai 28 September 2021 ada kasus, sementara untuk kasus sembuhnya mencapaik kasus.

“Sehingga untuk angka kesembuhan Kabupaten Sleman saat ini sudah mencapai 94,9 persen, artinya sudah sama dengan nasional di angka 95 persen, kita tingga 0,1 persen lagi sudah normal,” jelas Cahya.

Peningkatan angka kesembuhan tersbut juga diiringi dengan penurunan kasus aktif COVID-19, yang saat ini hanya mencapai kasus, jauh menurun jika dibandingkan dengan kasus pada bulan Juli atau Agustus lalu yang mencapai angka puluhan ribu. “Mudah-mudahan tidak terjadi ledakan lagi,” imbuh Cahya.

Penurunan kasus aktif tersebut tidak lepas dari program vaksinasi yang terus digenjot oleh Pemerintah Kabupaten Sleman. Saat ini, vaksinasi untuk masyarakat dan tenaga kesehatan di Kabupaten Sleman telah mencapai angka 70% untuk dosis pertama, dan 39,9% untuk dosis kedua.

Melihat kondisi tersebut, Cahya mengatakan bahwa Pemkab Sleman saat ini akan mengambil fokus untuk memenuhi target vaksinasi dosis kedua, yang akan dikejar untuk mencapai target pada akhir Desember nanti.

Sementara itu, Sekretaris Daerah Sleman, Harda Kiswaya berharap masyarakat dapat terus memberikan dukungan untuk melakukan penanggulangan pandemi COVID-19 di Kabupaten Sleman, dengan tetap menaati protokol kesehatan.

“Kami berharap rekan-rekan semua bisa membantu kami bagaimana menginformasikan kepada masyarakat agar selalu menjaga protokol kesehatan dengan disiplin, kemudian menyosialisasikan kebersihan untuk mencuci tangan, dan konsultasi kesehatan agar imunitas kita bisa dijaga,” tutup Harda. (Rep Rahayu)