Puskesmas Depok III Lakukan Vaksinasi Door-to-Door bagi Penyandang Disabilitas

Depok- Vaksinasi untuk penyandang disabilitas di Kalurahan Caturtunggal, pada Jumat (01/10/2021) dilakukan secara door-to-door atau dengan sistem jemput bola oleh Puskesmas Depok III. Hal ini dilakukan lantaran mereka memiliki keterbatasan dalam mobilitas.

Meski tidak sedikit masyarakat yang takut ketika melihat jarum suntik, hal tersebut berbeda dengan yang dialami oleh Wiji Astuti (39) warga Padukuhan Janti, Caturtunggal, Depok, Sleman. Ketika disuntik vaksin, Wiji Astuti justru semangat untuk menerima vaksin jenis Sinopharm dosis kedua.

Wiji mengaku tidak merasakan sakit ketika disuntik vaksin Covid-19 tahap kedua oleh petugas vaksinator.

Sementara itu, Arditya Sejati, Promkes Puskesmas Depok III mengatakan, untuk penyandang disabilitas yang belum melakukan vaksinasi maka akan dilakukan dengan cara door-to-door.

“Hari ini terdapat delapan warga penyandang disabilitas di Padukuhan Janti, Santren, Nologaten, Mrican, dan Ngentak yang menjalani proses vaksinasi jemput bola dari Puskesmas Depok III,” jelasnya.

Arditya melanjutkan, apabila ada warga yang memiliki kebutuhan khusus yang akses atau mobilitasnya terbatas, Puskesmas Depok III siap untuk memfasilitasi vaksinasi secara jemput bola.

Dukuh Janti, Heri Sugiyarto, menyampaikan terimakasih kepada semua pihak terhadap jemput bola vaksinasi dosis kedua Sinopharm bagi penyandang disabilitas di wilayahnya.

“Setiap warga, apalagi yang berkebutuhan khusus, juga wajib mendapatkan haknya untuk divaksinasi Covid-19 dalam rangka untuk menciptakan herd immunity (kekebalan kelompok), sehingga pandemi ini dapat segera berakhir,” pungkasnya. (Danang/KIM Depok)




Pemerintah Kalurahan Umbulharjo Gelar Pelatihan Batik Jumputan Bagi PKK

Umbulharjo – Pemerintah Kalurahan Umbulharjo bersama PKK Kalurahan Umbulharjo menggelar pelatihan membatik dengan jenis Batik Jumputan di Rest Area Kalikuning, Cangkringan.

Pelatihan selama 2 hari , yaitu Rabu (29/9/2021) dan Kamis (30/9/2021) tersebut membahas materi dasar menjumput sampai dengan praktik pembuatan taplak meja batik jumputan.

Kamituwa Umbulharjo, Misman, menyampaikan apresiasinya atas kegiatan yang dilakukan. Menurutnya kegiatan ini sangat bermanfaat, dan perlu untuk dikembangkan untuk ke depannya.

“Belajar membatik itu tidak hanya cukup sampai di sini pada pembuatan saja, tetapi harus sampai ada pemasarannya juga,” ujarnya

Sementara itu, MM Trianita R, Danarta Umbulharjo berharap kegiatan ini dapat mendukung dan meningkatkan keterampilan PKK Umbulharjo, terutama di masa pandemi yang masih berlangsung sampai saat ini. (Nurul Istiqomah/KIM Cangkringan)




Tingkatkan Komptetensi, Kalurahan Condongcatur Gelar Pelatihan Guru PAUD

Condongcatur – Untuk meningkatkan kompetensi Pendidik PAUD di Condongcatur, Pemerintah Kalurahan Condongcatur mengadakan kegiatan Peningkatan Kompetensi Pendidik PAUD yang digelar selama 2 hari, yaitu Jumat (1/10/2021) dan Sabtu (2/10/2021). Pelatihan mengambil tema Pembuatan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) bermuatan Loosepart dan Steam, sebagai implementasi pemikiran Ki Hajar Dewantara, di mana proses pendidikan adalah berpusat pada anak.

Kepala UPT Yandik Kapanewon Depok, Murtijo Budiyanto mengatakan bahwa kegiatan ini sangat bermanfaat, karena Pendidikan Anak Usia Dini memiliki posisi yang sangat penting, di mana pada pendidikan tingkat itulah karakter anak dibentuk. “Ruh dari pendidikan adalah masa ini (usia dini), sehingga anak usia dini umur 0 sampai 6 tahum disebut sebagai masa emas (golden age),” ujar Murtijo.

Program pelatihan yang dilakukan sendiri dirancang untuk memberikan pengetahuan dan keterampilan yang memadai kepada tenaga pendidik PAUD dan Taman Kanak-kanak dalam menerapkan kurikulum yang sesuai aspek perkembangan anak. “Diharapkan program pelatihan ini juga akan memperkuat keterampilan guru dalam kemampuan mengidentifikasi gangguan atau permasalahan perkembangan pada anak usia dini,” jelas Murtijo.

Sementara itu, PJ Lurah Condongcatur Sugiyanto mengatakan tujuan akhir dari pelatihan ini untuk meningkatkan kemampuan pendidik PAUD, terlebih yang dari Satuan Pendidik SPS di bawah naungan Pemerintah Condongcatur.

Ia juga mengatakan Pemerintah Kalurahan Condongcatur terus memberikan dukungan terhadap keberadaan PAUD seperti stimulan setiap tahun dan peningkatan kapasitas pendidik PAUD lewat diklat dasar, uji komptetensi, dan diklat lanjutan.

“Pelaksanaan studi banding juga telah dianggarkan dan diusulkan ke Dinas PMK Kabupaten Sleman, agar para pendidik PAUD mendapat perhatian dengan pemberian insentif setiap tahunnya. Diharapkan sudah dapat terealisasi pada tahun anggaran 2022 untuk membantu kesejahteraan guru,” ujar Sugiyanto. (Wasana/KIM Depok)




Panewu Cangkringan yang Baru Terima Audiensi dengan Anggota Organisasi Masyarakat

Cangkringan – Beberapa organisasi masyarakat di Kapanewon Cangkringan yang terdiri Persatuan Wredatama Republik Indonesia (PWRI), Kelompok Informasi Masyarakat (KIM) Cangkringan, dan Paguyuban Sekar Cangkring Manunggal mengadakan audiensi dengan Panewu Cangkringan, Joko Sumarsono pada Kamis (30/9/2021) di Kantor Kapanewon Cangkringan. Audiensi dilakukan sebagai bentuk koordinasi antara beberapa oraganisasi tersebut dengan Panewu Cangkringan yang baru dilantik pada 14 September 2021 lalu.

Pada kesempatan tersebut, masing-masing anggota organisasi memperkenalkan diri dan memaparkan visi serta misi dari organisasi mereka. Pertama adalah Sufaryo, Ketua PWRI Cangkringan yang memperkenalkan pengurus PWRI yang baru dilantik. “Semua kegiatan PWRI telah dilaksanakan,” ujar Sufaryo.

Kemudian dilanjutkan, oleh Mujiyanta, Ketua II KIM Cangkringan. Pada kesempatan tersebut, Mujiyanta mengatakan bahwa KIM Cangkringan belum busa melaksanakan kegiatan secara rutin karena kurangnya koordinasi antara sesama pengurus.

Hal tersebut berbeda dengan kegiatan Paguyuban Sekar Cangkring Manunggal yang terhitung cukup banyak, seperti Macapat yang digelar setiap Malam Selasa Wage dan lomba macapat untuk umum dan anak-anak.

Panewu Cangkringan, Joko Sumarsono mengapresiasi semua kegiatan yang dilakukan oleh PWRI, KIM, dan Paguyuban Cangkring Manunggal.

“Untuk PWRI, mohon diteruskan kegiatannya,” imbuhnya. Ia juga akan memafasilitasi setiap anggota yang tertarik untuk masuk dalam PWRI.

Khusus untuk KIM, Joko berpesan untuk berusaha lebih giat lagi dalam menjalankan tugasnya, sehingga tidak ketinggalan dengan KIM di Kapanewon yang lain. “Tolong koordinasikan semua pengurus agar mau menggiati KIM ini,” ujarnya.

Sementara untuk Sekar Cangkring Manunggal, Joko mengapresiasi rangkaian kegiatan yang telah dilakukan.

“Semoga apa yang dilakukan dapat membantu terwujudnya Kapanewon Cangkringan sebagai pusat kebudayaan,” tutup Joko. (Sudaryo/KIM Cangkringan)




Berbagi dengan Sesama Lewat Cantelan Jumat Berkah

Sleman – Semangat untuk membantu kepada sesama adalah budaya yang telah mengakar kuat di masyarakat Sleman. Hal ini yang dilakukan oleh Ibu-ibu PKK Karang Trimulyo, Sleman yang rutin menggelar kegiatan Cantelan Jumat Berkah.

Dwi Warini, Ketua PKK Karang Trimulyo menuturkan bahwa kegiatan ini pada awalnya merupakan bagian kegiatan pada Ramadan tahun 2021 yang lalu. “Jadi pada Ramadan yang lalu, Ibu-ibu PKK merancang kegiatan beberapa kegiatan seperti Jumat Berkah ini yang dikenal dengan Cantelan yaitu berbagi sayuran dan lauk mentah agar warga tetap bisa bersedekah dan berbagi untuk sesama di bulan Ramadan,” ujarnya saat ditemui di Taman Katris, Karang Trimulyo, Sleman, DIY, Jumat (1/10/2021).

Program Jumat Berkah ini kemudian mendapat respon positif dari masyarakat dan para donatur, sehingga kemudian dilanjutkan menjadi program rutin ketika Ramadan telah berlalu. Dana yang dimanfaatkan di Cantelan Jumat Berkah ini berasal dari anggota PKK Karang Trimulyo dan para donatur. Selain itu, ada juga kerja sama dengan kebun sayur Kelompok Tani Wanita (KWT) Sekar Arum milik PKK Karang Trimulyo yang menyediakan bantuan sayuran.

Untuk pelaksanaan Cantelan Jumat Berkah pada Jumat (1/10/202), PKK Karang Trimulyo menyediakan sebanyak 40 cantelan yang akan dibagikan kepada warga yang berasal dari Karang dan kampung sekitar.

“Program ini terbuka untuk masyarakat umum yang ingin menjadi donatur, baik dana maupun makanan. Semoga dapat sedikit membantu warga di masa Pandemi yang masih berlangsung,” tambah Dwi.

Kegiatan ini juga mendapatkan respon positif dari warga di sekitar Karang Trimulyo. Joko Ariyanto, seorang takmir masjid di Karang Trimulyo mengatakan kegiatan ini sangat bermanfaat bagi warga. “Semoga kegiatan yang diprakarsai Ibu-ibu PKK ini membawa berkah dan manfaat bagi warga, dan menjadi catatan amal kebajikan dan sedekah,” ungkapnya. (Arief Hartanto)