Sambangi Padukuhan Papringan, Lurah Caturtunggal Sampaikan 50 Paket Bantuan Sembako

Depok- Sambang Padukuhan oleh Pemerintah Kalurahan Caturtunggal, Jumat (01/10/2021) pagi, dipimpin langsung oleh Lurah Caturtunggal, Agus Santoso, bersama pamong dan lembaga.

Kegiatan rutin dua minggu sekali yang sempat terhenti karena pandemi ini juga didampingi oleh Kapolsek Depok Barat, Danramil XI Depok, Finestro Alqodri selaku CEO Nest Farm, Rifai Rahman Saputro selaku Manager LPP Convention Hotel, Ketua BPKal Caturtunggal, Bhabinkamtibmas, dan Babinsa Desa Caturtunggal, serta Tokoh Masyarakat Padukuhan Papringan dan Demangan Baru.

Dengan mengambil titik kumpul di halaman LPP Convention Hotel, Sambang Padukuhan ini mengelilingi wilayah Padukuhan Papringan, khususnya Demangan Baru, untuk menyapa warga, bersilaturahmi, dan membaur bersama masyarakat.

Selain itu, kegiatan tersebut juga diadakan untuk melakukan pemantauan serta pengecekan dana bantuan dari desa yang telah diwujudkan padukuhan dalam bentuk pembangunan fisik maupun non fisik.

“Pada Sambang Padukuhan di Papringan hari ini kami fokuskan di Demangan Baru, mengingat luasnya wilayah Padukuhan Papringan yang terbagi dalam beberapa kampung dan komplek seperti Papringan, Ngentak Sapen, Komplek Kolombo, dan Demangan Baru,” jelas Nur Hamid, Dukuh Papringan.

Agus Santoso menyampaikan bahwa kegiatan Sambang Padukuhan ini merupakan upaya dan bukti nyata kedekatan antara Pemerintah Kalurahan dengan masyarakat.

“Selain pengecekan progress pembangunan, kegiatan ini selalu kami manfaatkan untuk mengajak masyarakat hidup sehat dan selalu menerapkan protokol kesehatan,” ungkapnya.

Pada kesempatan tersebut, juga disampaikan 50 paket sembako oleh pihak Nest Farm kepada warga pra sejahtera.

“Harapannya dengan CSR dari Nest Farm ini dapat membantu warga pra sejahtera dimasa pandemi ini,” pungkasnya. (Danang/KIM Depok).




Puskesmas Depok III Lakukan Vaksinasi Door-to-Door bagi Penyandang Disabilitas

Depok- Vaksinasi untuk penyandang disabilitas di Kalurahan Caturtunggal, pada Jumat (01/10/2021) dilakukan secara door-to-door atau dengan sistem jemput bola oleh Puskesmas Depok III. Hal ini dilakukan lantaran mereka memiliki keterbatasan dalam mobilitas.

Meski tidak sedikit masyarakat yang takut ketika melihat jarum suntik, hal tersebut berbeda dengan yang dialami oleh Wiji Astuti (39) warga Padukuhan Janti, Caturtunggal, Depok, Sleman. Ketika disuntik vaksin, Wiji Astuti justru semangat untuk menerima vaksin jenis Sinopharm dosis kedua.

Wiji mengaku tidak merasakan sakit ketika disuntik vaksin Covid-19 tahap kedua oleh petugas vaksinator.

Sementara itu, Arditya Sejati, Promkes Puskesmas Depok III mengatakan, untuk penyandang disabilitas yang belum melakukan vaksinasi maka akan dilakukan dengan cara door-to-door.

“Hari ini terdapat delapan warga penyandang disabilitas di Padukuhan Janti, Santren, Nologaten, Mrican, dan Ngentak yang menjalani proses vaksinasi jemput bola dari Puskesmas Depok III,” jelasnya.

Arditya melanjutkan, apabila ada warga yang memiliki kebutuhan khusus yang akses atau mobilitasnya terbatas, Puskesmas Depok III siap untuk memfasilitasi vaksinasi secara jemput bola.

Dukuh Janti, Heri Sugiyarto, menyampaikan terimakasih kepada semua pihak terhadap jemput bola vaksinasi dosis kedua Sinopharm bagi penyandang disabilitas di wilayahnya.

“Setiap warga, apalagi yang berkebutuhan khusus, juga wajib mendapatkan haknya untuk divaksinasi Covid-19 dalam rangka untuk menciptakan herd immunity (kekebalan kelompok), sehingga pandemi ini dapat segera berakhir,” pungkasnya. (Danang/KIM Depok)




Pemerintah Kalurahan Umbulharjo Gelar Pelatihan Batik Jumputan Bagi PKK

Umbulharjo – Pemerintah Kalurahan Umbulharjo bersama PKK Kalurahan Umbulharjo menggelar pelatihan membatik dengan jenis Batik Jumputan di Rest Area Kalikuning, Cangkringan.

Pelatihan selama 2 hari , yaitu Rabu (29/9/2021) dan Kamis (30/9/2021) tersebut membahas materi dasar menjumput sampai dengan praktik pembuatan taplak meja batik jumputan.

Kamituwa Umbulharjo, Misman, menyampaikan apresiasinya atas kegiatan yang dilakukan. Menurutnya kegiatan ini sangat bermanfaat, dan perlu untuk dikembangkan untuk ke depannya.

“Belajar membatik itu tidak hanya cukup sampai di sini pada pembuatan saja, tetapi harus sampai ada pemasarannya juga,” ujarnya

Sementara itu, MM Trianita R, Danarta Umbulharjo berharap kegiatan ini dapat mendukung dan meningkatkan keterampilan PKK Umbulharjo, terutama di masa pandemi yang masih berlangsung sampai saat ini. (Nurul Istiqomah/KIM Cangkringan)




Tingkatkan Komptetensi, Kalurahan Condongcatur Gelar Pelatihan Guru PAUD

Condongcatur – Untuk meningkatkan kompetensi Pendidik PAUD di Condongcatur, Pemerintah Kalurahan Condongcatur mengadakan kegiatan Peningkatan Kompetensi Pendidik PAUD yang digelar selama 2 hari, yaitu Jumat (1/10/2021) dan Sabtu (2/10/2021). Pelatihan mengambil tema Pembuatan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) bermuatan Loosepart dan Steam, sebagai implementasi pemikiran Ki Hajar Dewantara, di mana proses pendidikan adalah berpusat pada anak.

Kepala UPT Yandik Kapanewon Depok, Murtijo Budiyanto mengatakan bahwa kegiatan ini sangat bermanfaat, karena Pendidikan Anak Usia Dini memiliki posisi yang sangat penting, di mana pada pendidikan tingkat itulah karakter anak dibentuk. “Ruh dari pendidikan adalah masa ini (usia dini), sehingga anak usia dini umur 0 sampai 6 tahum disebut sebagai masa emas (golden age),” ujar Murtijo.

Program pelatihan yang dilakukan sendiri dirancang untuk memberikan pengetahuan dan keterampilan yang memadai kepada tenaga pendidik PAUD dan Taman Kanak-kanak dalam menerapkan kurikulum yang sesuai aspek perkembangan anak. “Diharapkan program pelatihan ini juga akan memperkuat keterampilan guru dalam kemampuan mengidentifikasi gangguan atau permasalahan perkembangan pada anak usia dini,” jelas Murtijo.

Sementara itu, PJ Lurah Condongcatur Sugiyanto mengatakan tujuan akhir dari pelatihan ini untuk meningkatkan kemampuan pendidik PAUD, terlebih yang dari Satuan Pendidik SPS di bawah naungan Pemerintah Condongcatur.

Ia juga mengatakan Pemerintah Kalurahan Condongcatur terus memberikan dukungan terhadap keberadaan PAUD seperti stimulan setiap tahun dan peningkatan kapasitas pendidik PAUD lewat diklat dasar, uji komptetensi, dan diklat lanjutan.

“Pelaksanaan studi banding juga telah dianggarkan dan diusulkan ke Dinas PMK Kabupaten Sleman, agar para pendidik PAUD mendapat perhatian dengan pemberian insentif setiap tahunnya. Diharapkan sudah dapat terealisasi pada tahun anggaran 2022 untuk membantu kesejahteraan guru,” ujar Sugiyanto. (Wasana/KIM Depok)




Panewu Cangkringan yang Baru Terima Audiensi dengan Anggota Organisasi Masyarakat

Cangkringan – Beberapa organisasi masyarakat di Kapanewon Cangkringan yang terdiri Persatuan Wredatama Republik Indonesia (PWRI), Kelompok Informasi Masyarakat (KIM) Cangkringan, dan Paguyuban Sekar Cangkring Manunggal mengadakan audiensi dengan Panewu Cangkringan, Joko Sumarsono pada Kamis (30/9/2021) di Kantor Kapanewon Cangkringan. Audiensi dilakukan sebagai bentuk koordinasi antara beberapa oraganisasi tersebut dengan Panewu Cangkringan yang baru dilantik pada 14 September 2021 lalu.

Pada kesempatan tersebut, masing-masing anggota organisasi memperkenalkan diri dan memaparkan visi serta misi dari organisasi mereka. Pertama adalah Sufaryo, Ketua PWRI Cangkringan yang memperkenalkan pengurus PWRI yang baru dilantik. “Semua kegiatan PWRI telah dilaksanakan,” ujar Sufaryo.

Kemudian dilanjutkan, oleh Mujiyanta, Ketua II KIM Cangkringan. Pada kesempatan tersebut, Mujiyanta mengatakan bahwa KIM Cangkringan belum busa melaksanakan kegiatan secara rutin karena kurangnya koordinasi antara sesama pengurus.

Hal tersebut berbeda dengan kegiatan Paguyuban Sekar Cangkring Manunggal yang terhitung cukup banyak, seperti Macapat yang digelar setiap Malam Selasa Wage dan lomba macapat untuk umum dan anak-anak.

Panewu Cangkringan, Joko Sumarsono mengapresiasi semua kegiatan yang dilakukan oleh PWRI, KIM, dan Paguyuban Cangkring Manunggal.

“Untuk PWRI, mohon diteruskan kegiatannya,” imbuhnya. Ia juga akan memafasilitasi setiap anggota yang tertarik untuk masuk dalam PWRI.

Khusus untuk KIM, Joko berpesan untuk berusaha lebih giat lagi dalam menjalankan tugasnya, sehingga tidak ketinggalan dengan KIM di Kapanewon yang lain. “Tolong koordinasikan semua pengurus agar mau menggiati KIM ini,” ujarnya.

Sementara untuk Sekar Cangkring Manunggal, Joko mengapresiasi rangkaian kegiatan yang telah dilakukan.

“Semoga apa yang dilakukan dapat membantu terwujudnya Kapanewon Cangkringan sebagai pusat kebudayaan,” tutup Joko. (Sudaryo/KIM Cangkringan)