Peringati Hari Pahlawan, Kundha Kabudayan Sleman Gelar Sarasehan Sejarah Lokal

Guna mengenalkan sejarah kepada masyarakat khususnya generasi muda, Dinas Kebudayaan (Kundha Kabudayan) Kabupaten Sleman menggelar kegiatan Pengembangan Kesejarahan. Kegiatan yang dikemas dalam bentuk Sarasehan Kajian Sejarah Lokal tersebut digelar Selasa (9/11/2021) di Ruang Wacana Loka, Kompleks Kantor Kalurahan Condongcatur, Depok, Sleman.
Sarasehan tersebut dihadiri oleh Pamong Kalurahan Condongcatur, Dukuh Kentungan, Tokoh Agama, Anggota Legiun Veteran Republik Indonesia (LVRI) Kapanewon Depok, dan Tokoh Masyarakat Padukuhan Kentungan.
“Wilayah Kentungan ini memiliki Markas Batalyon L atau yang sekarang menjadi Batalyon Yonif 403 Wirasada Pratista Kentungan, merupakan tempat bersejarah,” terang Muhammad Asyrafi selaku narasumber saat menyampaikan materi paparan dalam sarasehan tersebut.
“Kami ingin sejarah ini bisa lebih dikenal oleh generasi muda, makanya dalam penulisan buku ini, akan kita kemas dengan bahasa yang popular, mudah dicerna, dan tidak berbau akademis,” terang Muhammad Asyrafi.
Sejalan dengan hal tersebut, Kepala Seksi Sejarah dan Permuseuman Dinas Kebudayaan (Kundha Kabudayan) Kabupaten Sleman, Mei Hartini menyampaikan tujuan sarasehan ini juga dalam rangka menyambut Hari Pahlawan yang jatuh setiap tanggal 10 November.
“Selain dalam rangka penyusunan buku, sarasehan ini untuk memperingati Hari Pahlawan,” terang Mei Hartini.
Mengundang tokoh masyarakat Padukuhan Kentungan dan para veteran, sarasehan tersebut penting dalam rangka klarifikasi terkait kronologi sejarah, juga dalam rangka menggali informasi, sehingga ada pertukaran informasi yang bernilai sejarah.
“Masyarakat pun jadi lebih tahu akan berbagai kejadian di masa lampau, dan mengetahui keberadaan Museum Pancasila Kentungan,” imbuh Mei Hartini. (Andri Afriyanto/KIM Depok)


