KIM Sebagai Sumber Wawasan dan Informasi untuk Masyarakat

Sleman – Salah satu fungsi utama terbentuknya Kelompok Informasi Masyarakat (KIM) adalah untuk memberikan pengembangan wawasan dan informasi kepada masyarakat. Hal tersebut yang digarisbawahi oleh Hadi Subroto, Lurah Sukoharjo, dalam kegiatan Rapat Koordinasi Program KIM Kalurahan Sukoharjo di Aula Ruang Rapat Kalurahan Sukoharjo, Ngaglik, Selasa (30/11/2021).

Hadi menuturkan bahwa KIM dapat menjadi sumber pencerahan bagi warga melalui liputan informasi yang diberitakan lewat media. Sehingga, selaku Lurah Sukoharjo, Hadi mengatakan kesiapannya untuk selalu mendukung aktivitas KIM di wilayah Sukoharjo.

“(Mengupayakan) dukungan seperti seragam KIM Kalurahan Sukoharjo sebagai identitas,” ujarnya. Selain itu, ia juga mengatakan sangat mengapresiasi para penulis yang memberitakan proses pembangunan di kalurahan.

Hadi juga berniat untuk menyediakan tempat untuk kantor KIM Kalurahan Sukoharjo di Kompleks Perpustakaan Kalurahan Sukoharjo. “Di sana bisa bergabung untuk pengembangan literasi,” tambahnya.

Sementara itu, Suripto, Ketua Forum KIM Sembada Kabupaten Sleman dalam sambutannya berharap setiap KIM yang telah terbentuk dapat terus aktif dalam menjalankan tugasnya sebagai penyebar informasi untuk masyarakat.

“KIM sendiri dapat bertugas untuk mendata potensi, dan mengolahnya untuk menjadi pemberitaan informasi yang bisa disebarkan lewat media apa saja, yang terpenting informasi sampai ke masyarakat,” ungkap Suripto.

Ia juga berterimakasih atas dukungan yang diberikan oleh Lurah Sukoharjo. “Semoga dapat mengapresiasi bagi anggota KIM yang aktif menulis,” tambahnya.

Keaktifan dan dukungan terhadap KIM juga disampaikan oleh Ketua KIM Sukoharjo, Henry Dita. Menurutnya, dukungan dari setiap anggota KIM aktif yang berasal dari berbagai macam latar belakang profesi memiliki posisi yang penting, yang nantinya akan mendukung program dari KIM sendiri.

Ia berharap semua anggota KIM aktif memberikan informasi, baik berupa tulisan, foto, maupun video, karena Sukoharjo memiliki potensi yang sangat banyak.

“Mari kita mencoba secara bertahap, bisa diangkat menjadi informasi yang menarik. Ada peluang mengangkat seni, budaya, dan pariwisata di Kalurahan Sukoharjo ini,” kata Henry. (Srp/KIM Ngaglik)




Dukung Lada Manis, PMI Sleman Rutin Gelar Donor Darah

Sleman – Untuk mendukung program Layanan Darah Gratis Warga Sleman (Lada Manis), PMI Sleman menggelar kegiatan Donor Darah di Kapanewon Mlati, Selasa (30/11/2021). Kegiatan ini juga digelar sebagai bentuk peringatan HUT Korpri ke-50.

Arifin, Panewu Mlati mengatakan bahwa kegiatan donor darah ini dilakukan untuk mendukung ketersediaan darah di PMI, yang terus menipis selama masa pandemi ini. “Kegiatan ini juga diadakan sebagai wujud solidaritas kemanusiaan,” ujar Arifin.

Sementara itu, Darman, Ketua PMI Kapanewon Mlati mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan agenda rutin yang dilakukan setiap 3 bulan sekali.

“Harapannya dapat menyupport kebutuhan darah di PMI Sleman,” ungkap Darman.

Donor darah sendiri diikuti oleh 78 calon pendonor yang telah Mendaftar. Dari total tersebut, tercatat 36 orang yang dinyatakan memenuhi persyaratan kesehatan untuk melakukan donor darah. (Yoko Erwe/KIM Mlati)




Penuhi Persyaratan Operasional, KB Cahaya Mulya Mendapatkan Visitasi dari Disdik Sleman

Sleman – Dalam rangka pemenuhan persyaratan perpanjangan izin operasional, Kelompok Bermain (KB) Cahaya Mulya mendapatkan visitasi dari tim Dinas Pendidikan Kabupaten Sleman di Aula KB Cahaya Mulya yang berada di Kompleks Masjid Besar Baiturrahman Klidon, Sukoharjo, Sleman, Senin (29/11/2021).

Suripto, Kepala KB Cahaya Mulya mengucapkan terima kasih atas kunjungan yang dilakukan. Ia berharap dengan visitasi yang dilakukan ini, semua dokumen persyaratan perpanjangan operasional dapat terlengkapi, sesuai dengan dengan aturan yang berlaku.

Sri Mulyani, dari tim visitasi melihat semua dokumen kelengkapan yang dimiliki oleh KB Cahaya Mulia. Menurutnya, semua dokumen telah lengkap dan jika ada kekurangan akan diberitahukan lebih lanjut.

“Untuk sarana dan prasaran sudah memadai, berkat dukungan dari takmir masjid selaku Pembina dan pendukung Kelompok Bermain Cahaya Mulya,” ujar Sri Mulyani.

Ia berharap semua catatan yang diberikan dapat menjadi perhatian bagi para pengelola dan pengurus KB Cahaya Mulya Baiturrahman.

Sementara itu, Agus Widyatmoko, salah satu pemilik PAUD di Kapanewon Ngaglik mengapresiasi kesiapan KB Cahaya Mulya dalam menyambut visitasi. “Baik pengelola dan pengurus, semuanya sangat kompak,” ujar Agus. (Srp/KIM Ngaglik)




Dinas PMK Gelar Bimtek Penyusunan RPJMKal bagi Ketua LPMKal dan Pendamping Desa

Dalam rangka memberi pembekalan bagi Tim Penyusun Rencana Pembangunan Jangka Menengah Kalurahan (RPJMKal), Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Kalurahan (PMK) Kabupaten Sleman, menyelenggarakan Bimbingan Teknis (Bimtek) Penyusunan RPJMKal pada Senin (29/11/2022) di Op Room Dinas PMK Sleman.

Gunadi, Kepala Seksi Administrasi Pemerintahan Kalurahan Dinas PMK menjelaskan tahap pembentukan tim penyusun, penjelasan RPJMKal, pengkajian keadaan desa oleh tim (Musduk), Muskal penyusunan RPJMKal, rancangan RPJMKal, Musrenbangkal, hingga penetapan RPJMKal.

Sementara Sigit dari Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Sleman sebagai pemateri pertama menekankan perlunya sinkronisasi perencanaan, RPJM Desa dan RPJMD Kabupaten Sleman tahun 2021 – 2026 yang berlandaskan pada

Any Farida selaku narasumber dari Balai Pemdes Yogyakarta menyampaikan bahwa pengkajian keadaan desa yang dilakukan oleh Tim bertujuan untuk penyelarasan data desa, dan penggalian gagasan masyarakat yang berperan dalam penyusunan laporan hasil pengkajian keadaan desa.

Adapun penyelarasan data desa tersebut meliputi pengambilan data desa dan membandingkan data desa dengan kondisi desa terkini. Sedangkan hasilnya menjadi bahan masukan dalam Muskal dalam penyusunan RPJMKal.

“Penggalian gagasan masyarakat dapat dilaksanakan melalui Musduk yang kemudian dilakukan rekapitulasi usulan kegiatan pembangunan kalurahan oleh tim,” ujar Any.

Any menambahkan bahwa alat pengkajian keadaan desa terdiri dari sketsa desa, kalender musim, dan bagan kelembagaan yang nantinya dapat dimanfaatkan untuk mengetahui potensi desa, masalah sosial, ekonomi, pendidikan, kesehatan, dan keamanan, serta masa-masa kritis dalam kehidupan masyarakat berkaitan dengan pemenuhan kebutuhan dasar. (Sutarto Agus/KIM Seyegan)




Geliatkan Perekonomian, Kapanewon Mlati Gelar Gebyar UMKM

Mlati – Pemerintah Kapanewon Mlati menggelar gebyar UMKM se-Kapanewon Mlati di Halaman Kapanewon Mlati, Senin (29/11/2021) sampai Selasa (30/11/2021). Kegiatan tersebut menampilkan berbagai makanan dan kerajinan hasil UMKM dari masing-masing kalurahan di Kapanewon Mlati. Kegiatan juga diisi dengan pemotongan tumpeng sebagai bentuk peringatan HUT Korpri yang ke-50.

Arifin, Panewu Mlati mengatakan kegiatan yang digelar selama dua hari ini menamilkan 40 stand UMKM dengan koordinator yang berasal dari forkom UMKM kalurahan.

“Berbarengan dengan ini juga dilaksanakan kegiatan santunan anak yatim sejumlah 17 anak dari BI melalui Baznas dan 23 anak dari Kapanewon Mlati,” jelas Arifin.

Selain itu, ada juga kegiatan sosial lain seperti donor darah, fasilitas pembuatan NIB, distribusi bantuan BPUM dari Danais, serta sarasehan HUT Korpri. “Semua kegiatan ini dikemas dalam satu tagline, Mlati 1 Hati,” imbuh Arifin.

Sementara itu, Bupati Sleman, Kustini Sri Purnomo yang berkesempatan menghadiri acara tersebut mengapresiasi pelaksanaan gebyar UMKM. Menurutnya, ini menjadi salah satu dukungan untuk memotivasi dan mengangkat UMKM di Mlati.

“Selain itu, diperlukan inovasi baru dalam pemasaran di era modern ini. Nanti pihak Pemerintah Kabupaten Sleman dapat memberikan vasilitasi dari dinas terkait, contohnya dalam pembuatan PIRT.” tungkas Kustini.

Ia berharap kegiatan ini dapat berjalan lancar, dan bisa bermanfaat untuk peningkatan ekonomi.

Di akhir kegiatan Gebyar UMKM akan dilakukan pengundian doorprize bagi pengunjung. Dengan belanja minimal Rp , – akan mendapatkan 1 kupon undian yang akan diundi secara virtual. (Yoko Erwe/KIM Mlati)