Baznas Sleman Salurkan Bantuan Program Unggulan

Sleman – Pemerintah Kabupaten Sleman melalui Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Sleman menggelar kegiatan Pentasharufan (Penyaluran) Bantuan dari Program Unggulan Baznas yang diadakan pada Kamis (18/11/2021) di Kantor Sekretariat Daerah Kabupaten Sleman, Jl Parasamya No. 1 Beran, Tridadi, Kabupaten Sleman.

Ketua Baznas Sleman, Kriswanto menjelaskan bantuan tersebut bersumber dari zakat, infak dan sedekah (ZIS) ASN Pemkab Sleman, pengusaha dan warga Sleman yang dihimpun oleh Baznas

“Penyaluran bantuan yang ada berupa program Sleman Cerdas dengan nominal Rp , Sleman Produktif yang terkhusus untuk program Kita Jaga Usaha senilai Rp , Peduli Anak Yatim Piatu dari BRI senilai Rp , Sleman Peduli Covid yang terkhusus untuk ibu hamil dan menyusui senilai Rp , dan Program Sleman Sehat dalam rangka Hari Kesehatan Nasional sebesar Rp ,” jelas Kriswanto.

Sementara itu, Wakil Bupati Sleman Danang Maharsa mengapresiasi kegiatan penyaluran bantuan ini.

“Semoga adanya bantuan yang dibagikan ini berguna dan menjadi berkah bagi orang-orang yang membutuhkan,” ungkapnya.

Ia mengimbau kepada Baznas Sleman untuk terus mengoptimalkan penyaluran zakat yang sudah diamanahkan dari berbagai pihak.  Hal ini agar Baznas ikut berperan serta dalam rangka menurunkan persentase angka kemiskinan yang ada di Kabupaten Sleman, terlebih pada masa pandemi COVID-19 yang menghambat berbagai aktivitas, termasuk aktivitas ekonomi.

Selain itu, Danang Maharsa selaku Pemerintah Kabupaten Sleman juga berterima kasih pada berbagai pihak yang telah mengamanahkan sebagian rezekinya untuk dikelola Baznas demi kepentingan masyarakat Sleman, termasuk pada Bank Indonesia yang kali ini ikut hadir memberi bantuan sosial pendidikan.

“Kami berharap ini menjadi pembelajaran kita bersama bahwa ternyata zakat, infak dan sedekah yang hanya kita kumpulkan setiap bulan, yang berasal dari sekian persen penghasilan kita ternyata mampu membantu banyak orang di saat pandemi, dimana semua aspek kehidupan bisa terdampak,” kata Danang.

Danang berharap bantuan yang diberikan sesuai dengan sasarannya, sehingga dapat membantu masyarakat yang membutuhkan.

“Semoga dana yang ditasarufkan ini bisa tepat sasaran karena di luar sana masih banyak saudara kita yang tidak memiliki kesempatan yang sama untuk merasakan kebahagiaan di masa pandemi COVID-19 yang masih melanda negeri kita,” tutupnya. (Rep Umam)




Lurah Margomulyo Terpilih Resmi Menjabat

Margomulyo – Eko Puji Mulyanto, Lurah Margomulyo Terpilih hasil Pemilihan Lurah (Pilur) serentak tahun 2021, resmi menjalankan tugasnya sebagai Lurah Margomulyo, setelah dilakukan serah terima jabatan (Sertijab) dari Penjabat (Pj) Lurah sebelumnya, Siti Rohmah, pada Selasa (16/11/2021) di Gedung Pertemuan Kalurahan Margomulyo. Prosesi sertijab dihadiri langsung oleh Panewu Seyegan, Yakti Yudanto.

Dalam sambutannya, Yakti berharap Lurah yang baru dilantik dapat segera bekerja dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat, dan dapat merangkul seluruh elemen masyarakat pasca Pilur 2021.

“Diperlukan langkah yang nyata untuk memulihkan kondisi masyarakat pasca Pemilihan lurah yang mana dalam pelaksanaannya banyak menimbulkan gesekan gesekan di masyarakat. Lurah terlantik segera menciptakan suasana yang kondusif untuk merangkul semua pihak dengan menjalin kerja sama yang menyejukkan,” ujarnya.

Eko Puji Mulyanto, Lurah Margomulyo mengatakan bahwa dirinya akan berusaha semaksimal mungkin untuk membawa Margomulyo untuk lebih maju.

Ia mengajak seluruh elemen kalurahan, baik pamong, lembaga kalurahan, dan BPKal untuk dapat berkerja sama dalam mewujudkan visi dan misi yang telah dicanangkan.

“Juga bimbingan dari seluruh pihak untuk dapat mewujudkan masyarakat Margomulyo yang adil Makmur dengan mengedepankan persatuan dan kesatuan,” ujarnya.

Ia juga akan melakukan koordinasi dengan seluruh lembaga yang ada di Kalurahan Margomulyo agar dapat lebuh maksimal dalam menjalankan roda pemerintahan selama 6 tahun ke depan. “Lurah tidak bisa bekerja sendiri tanpa dukungan dari semua elemen kalurahan,” imbuhnya.

Sementara itu, Siri Rohmah, mengucapkan terima kasih atas dukungan yang telah diberikan kepada dirinya selama ia menjabat sebagai Pj. Lurah.

“Dengan dilantiknya lurah yang baru, diharapkan Margomulyo akan semakin maju, berkembang, dan semoga amanah dalam mengemban tanggung jawab sehingga memberi kemajuan bagi Margomulyo di masa datang,” ungkap Siti. (Sutarto Agus/KIM Seyegan)




Penjaringan Permasalahan Lalu Lintas di Sekolah

Donoharjo – Keterbatasan personil Dinas Perhubungan (Dishub) Sleman untuk bisa mengampu jalan di Kabupaten Sleman menjadi latar belakang diselenggarakan penjaringan Permasalahan Lalu Lintas di Sekolah. Demikian disampaikan Bambang Sumedi Laksono, Kepala Seksi Manajemen dan Rekayasa Lalu Lintas Dinas Perhubungan Kabupaten Sleman dalam acara Penjaringan Permasalahan di Sekolah yang diselenggarakan di Aula Kalurahan Donoharjo, Rabu (17/11/2021).

Bambang menjelaskan bahwa penyelesaian permasalahan lalu lintas perlu kerja sama antar pihak, baik pemerintah maupun masyarakat. Ia juga mengimbau para peserta yang terdiri dari Kepala Sekolah di wilayah Sleman bagian tengah untuk dapat membantu memberikan informasi terkait permaslahaan di lalu lintas di sekolah.

“Penjaringan diselenggarakan dengan tujuan agar lebih tepat program dan penanganan, lebih tepat sasaran dan bisa mengatasi permasalahan, sesuai peruntukannya,” jelas Bambang.

Sementara itu Bripka Hana Hermawan, Dikyasa Satlantas Polres Sleman menjelaskan beberapa program Polres Sleman untuk sekolah yaitu polisi sahabat anak, sosialisasi etika lalu lintas, dan patroli keamanan sekolah.

Program Polisi sahabat anak diperuntukkan bagi anak PAUD, TK, serta anak SD kelas 1 dan 2.  “Metodenya ceria agar menarik buat anak-anak. Tujuannya untuk memperkenalkan etika berlalu lintas sejak dini,” ujar Bripka Hana.

Untuk program sosialisasi etika lalu lintas, ditujukan bagi anak yang lebih besar, disampaikan  dengan menggunakan slide. Pesertanya mulai kelas 4 SD sampai dewasa.

“Program patroli keamanan sekolah lebih ditujukan dalam tata cara pengaturan lalu lintas. Misal jika ada seseorang sedang berada di pinggir jalan hendak menyeberang, maka anak-anak akan bisa tampil membantu mengatur lalu lintas,” jelas Bripka Hana. (Endarwati/KIM Donoharjo)




Rangkul Pondok Pesantren, Bawaslu Sleman Canangkan Gerakan Santri Mengawasi

Selain berkolaborasi dengan institusi Perguruan Tinggi, Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Sleman juga merangkul lembaga pendidikan keagamaan Pondok Pesantren Barokah Kalimasada guna melakukan kegiatan sosialisasi pengawasan partisipatif yang dituangkan kedalam Nota kesepakatan Nomor 049/ dengan Nomor 022/

Penandatanganan Nota Kesepakatan dilakukan oleh Ketua Bawaslu Kabupaten Sleman, M. Abdul Karim Mustofa dan Pengasuh Pondok Pesantren Barokah Kalimasada, K. Muhammad Asyrofuddin yang berlangsung di Kringinan, Sardonoharjo, Kapanewon Ngaglik, Kabupaten Sleman, Selasa (16/11/2021) sore, disaksikan Koordinator Penyelesaian Sengketa Bawaslu Kabupaten Sleman, Mujibur Rahman.

Dalam keterangannya, Ketua Bawaslu Kabupaten Sleman, M. Abdul Karim Mustofa menuturkan bahwa tujuannya merangkul Pondok Pesantren Barokah Kalimasada sebagai upaya pencegahan terjadinya pelanggaran dan sengketa proses pemilihan umum dengan jalan meningkatkan peran serta masyarakat dan mengembangkan pengawasan pemilu partisipatif yang sudah berjalan dengan baik.

“Saya berharap Bawaslu Kabupaten Sleman diijinkan untuk mengikuti pengajian-pengajian di bawah naungan Pengasuh Pondok Pesantren Barokah Kalimasada guna memberikan sosialisasi terkait pengawasan partisipatif pada pemilihan umum maupun pemilihan kepala daerah bagi peserta pengajian,” ujar Karim.

Menanggapi hal tersebut, Pengasuh Pondok Pesantren Barokah Kalimasada membuka pintu lebar-lebar untuk bersinergi dengan Bawaslu Kabupaten Sleman agar lembaganya ikut berpartisipasi memberikan himbauan kepada warga pondok melakukan pemantauan dan pengawasan pada hajatan demokrasi lima tahunan mendatang melalui ‘Gerakan Santri Mengawasi’ yang telah dicanangkan. (Adnan Nurtjahjo|KIM Pararta Guna Kapanewon Gamping)




Condongcatur Gelar Muskal RPKMKal Tahun 2022-2027

Condongcatur – Pemerintah Kalurahan Condongcatur menggelar Musyawarah Kalurahan (Muskal) Penyusunan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Kalurahan (RPJMKal) tahun 2022 -2027 di Ruang Wacana Loka Kalurahan Condongcatur, Kapanewon Depok, Kabupaten Sleman, Selasa (16/11/2021).

Lurah Condongcatur, Reno Candra Sangaji, mengatakan bahwa dalam 6 tahun ke depan, pembangunan di Kalurahan Condongcatur, baik itu fisik maupun nonfisik akan dilakukan berbasih RW. “Dengan dukuh sebagai manajer tentunya mengetahuo secara detail usulan dan perencanaan di wilayah masing-masing,” ujar Reno.

Ia pun berharap terciptanya sinergi dan kerja sama yang baik dari semua pihak, sehingga pembangunan dilakukan dengan baik, dan masyarakat dapat merasakan manfaat dari pembangunan tersebut.

“Semua rencana itu bagus, tetapi lebih baik jika semua rencana dapat direalisasikan dengan anggaran dan pembiayaan yang tepat, sehingga tidak ada kesalahan dan kerugian ataupun penyelewengan anggaran,” ujar Reno.

Reno menekankan mengenai ketepatan penggunaan anggaran ini karena Pemerintah Kalurahan Condongcatur selama 6 tahun terakhir telah membuktikan bahwa tidak ada sedikitpun penyelewengan anggaran, baik dari pusat, provinsi, maupun kabupaten.

“Berkat kerja sama yang baik dari semuanya. 6 tahun ke depan, kita lanjutkan program-program di tingkat RW, sehingga dapat segera dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” imbuh Reno.

Sementara itu, Panewu Depok, Subagya dalam meminta RPJMKal yang mau disusun nantinya memuat visi dan misi lurah, dan segala sesuatu yang dikerjakan selama memimpin kalurahan.

“Dokumen RPJMKal menjadi penting sebagai alat bantu dalam memantau dan mengevaluasi pelaksanaan pembangunan kalurahan, agar tidak melenceng dari garis-garis yang telah ditetapkan dalam pelaksanaan pembangunan yang diatur dalam Permendagri nomor 114 tahun 2014,” jelas Subagya.  

Dalam pemaparan RPJMKal tahun 2022-2027 sendiri, sub bidang Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, dan Keluarga akan tetap menjadi fokus perhatian. Untuk bidang kebudayaan nantinya juga akan dilakukakan pembinaan kelompok kesenian religi, modern, tradisional, serta pembinaan dan kegiatan pemberdayaan lainnya, seperti Pembinaan Posyandu, Kader Kesehatan, Jumantik, Pencegahan Stunting, Penguatan Satgas Ramah Anak, dan Satgas P4GN.

Sementara untuk pembangunan fisik, ada beberapa program yang menjadi prioritas, seperti pengaspalan jalan, talud, paving blok, drainase, pembangunan sarana dan prasaranan olahraga, serta balai pertemuan warga. (Wasana/KIM Depok)