Lembaga Kemasyarakatan Kalurahan Sinduharjo Dikukuhkan

Ngaglik – Lurah Sinduharjo, Sudarja, mengukuhkan 5 Lembaga Kemasyarakatan Kalurahan Sinduharjo pada Senin (20/12/2021) bertempat di Balai Kalurahan Sinduharjo, Kapanewon Ngaglik. Hal ini sesuai dengan Peraturan Bupati Sleman Nomor 44.2 tahun 2020 tentang lembaga kemasyarakatan resmi yang ada di kalurahan, antara lain RT, RW, PKK, Karang Taruna, Posyandu, Satlinmas, dan LPM.

“Dengan mengucapkan bismillahirrahmanirrahim, dengan ini lima lembaga kemasyarakatan Kalurahan Sinduharjo secara resmi dilantik,” kata Sudarja

Adapun kelima lembaga kalurahan tersebut adalah PKK dengan ketuanya adalah Sulistyowati, LPMkal dengan ketua Joko Riyanto, Linmas dengan ketua Ramyari, Karang Taruna dengan ketua Arindya Laras, dan Posyandu dengan ketua Cahya Teguh.

“Kami berharap setelah dikukuhkan, lembaga ini segera bekerja semaksimal mungkin terutama pencegahan COVID-19 dan program pencegahan Stunting,” imbuh Sudarja.

Kegiatan pengukuhan ini dihadiri juga oleh Pamong kalurahan, BPKal, tokoh masyarakat dan anggota lembaga yang dikukuhkan. (SPN/Kim ngaglik)




Peringati Hari Ibu dan Nataru, GOW dan Baznas Sleman Gelar Bakti Sosial

Sleman – Gabungan Organisasi Wanita (GOW) dan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Sleman selenggarakan kegiatan bakti sosial di 4 titik pada Senin (20/12). Kegiatan baksos tersebut dalam rangka peringatan Hari Ibu, Natal dan menyambut tahun baru.

Ketua GOW Kabupaten Sleman, Sri Wahyuni Dewi menjelaskan penyerahan bantuan pertama dilakukan di Dinas P3AP2KB Kabupaten Sleman berupa bantuan 202 paket selimut dan alat mandi untuk petugas sampah di lingkungan UPTD Persampahan Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Sleman dan 8 paket sembako untuk petugas Taman Denggung. Titik kedua yaitu bantuan berupa dana pendidikan sebesar Rp , – bagi anak-anak panti asuhan Yayasan Putra-Putri Yesus Kristus (PPYK), Pakem.

Sementara itu untuk baksos dititik ketiga di Forkom Kompak Depok yang konsen dengan pendidikan anak-anak autis. Bantuan yang diserahkan berupa mesin jahit, kompor listrik, peralatan lukis dan kain untuk membatik. “Sedangkan titik keempat yaitu di Griya Lansia Sejahtera Insani Randu Gunting, Tamanmartani, Kalasan berupa 50 paket selimut dan alat mandi, 2 gulung karpet sepanjang 30×2 meter, serta 5 buah kipas angin,” jelas Dewi.

Bupati Sleman, Kustini Sri Purnomo yang hadir menyerahkan bansos di lokasi keempat berharap bantuan tersebut dapat meringankan beban penerimanya, terutama dalam menghadapi dampak pandemi COVID-19. Menurutnya tidak dapat dipungkiri merebaknya wabah COVID-19 memberi dampak pada kehidupan masyarakat, baik secara ekonomi maupun sosial.

“Masyarakat yang rentan, termasuk para lansia perlu mendapatkan bantuan untuk meminimalisir dampak pandemi COVID-19 agar tetap mampu menjaga kesehatan dan menjaga kelancaran dalam melaksanakan berbagai aktivitas,” ujar Kustini.

Kustini juga berharap kegiatan serupa yang dilakukan oleh GOW bersama Baznas Sleman dapat terus berlanjut untuk mendukung Pemkab Sleman dalam upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat. (Humas Sleman)