Kapanewon Ngaglik Gelar Pelatihan Digital Marketing untuk UMKM

Ngaglik – Forum Komunikasi Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) Pemerintah Kapanewon Ngaglik dan Lembaga Pengabdian Masyarakat (LPM) Universitas Islam Indonesia (UII) menggelar Pelatihan Digital Marketing untuk UMKM bertempat di aula Kapanewon Ngaglik pada Rabu (29/12/2021).
Dalam sambutannya Panewu Ngaglik Siti Wahyu Purwaningsih mengatakan bahwa pada era serba online seperti sekarang ini digitalisasi segala bentuk bisnis merupakan sesuatu yang dianggap wajib. Salah satu usaha yang dilakukan adalah dengan memasarkan produk memalui internet yang dikenal dengan digital marketing.
“Saat ini internet sudah menjangkau semua lapisan masyarakat, hampir semua orang menggunakan ponsel berbasis internet, hal ini membuka peluang pasar yang sangat lebar karena semakin banyak orang mengetahui usaha kita maka semakin cepat pula bisnis itu memperoleh transaksi. Dengan kata lain digital marketing punya peran yang sangat penting dalam menjangkau pasar yang lebih luas, selain itu metode nya juga lebih praktis dibandingkan metode pemasaran tradisional,” kata wanita yang biasa dipanggil Bu Ning tersebut.
Sejalan dengan Panewu Ngaglik, Kepala Jawatan Kemakmuran Kapanewon Ngaglik, Kusmiyarto mengatakan selain membantu menjangkau pelanggan, digital marketing juga mempercepat pertumbuhan bisnis karena tidak memerlukan media secara fisik seperti brosur, baliho, atau banner.
“Seluruh materi pemasaran dapat disebarkan ke seluruh dunia hanya dengan beberapa klik saja. Budget diperlukan dalam digital marketing juga lebih efisien dan terjangkau,” kata Kusmiyarto.
Dita Rahayu Berliana sebagai pemateri mengungkapkan beberapa jenis digital marketing yang dikenal saat ini ada beberapa diantaranya melalui website, media sosial/jejaring sosial seperti Tiktok, Facebook, Twitter, Instagram, market place (shopee, lazada, Tokopedia, dll), email marketing, dan video marketing seperti YouTube.
Di masyarakat umum, penggunaan video saat ini sangat digemari karena lebih ringan, mudah dipahami dan sangat informatif. Hal ini sangat bermanfaat untuk membangun personal atau produk branding, mempromosikan produk atau jasa, menambah penjualan serta dapat meningkatkan kesetiaan pelanggan.
“Dan jenis Digital Marketing yang saat ini banyak digunakan adalah melalui market place seperti lazada, Tokopedia, Shopee dan lain-lain,” papar mahasiswi fakultas Teknik Industri UII tersebut yang mengampu acara pelatihan ini dengan memberikan materi penggunaan market place Shopee sebagai seller.
Untuk mencapai tujuan dari digital marketing diperlukan strategi pemasaran, di antaranya dengan menentukan produk yang menarik dan sedang dibutuhkan masyarakat, memahami target pasar apakah produk tersebut untuk anak-anak, dewasa laki-laki, perempuan, atau untuk segala usia. Terakhir adalah melakukan promosi dengan tepat. Hal ini bisa dilakukan dengan memanfaatkan teknologi yang ada
“Karena produk akan tetap berada di etalase jika pelaku usaha tidak bergerak untuk memasarkannya,” pungkas Dita. (Upik Wahyuni KIM Donoharjo



