Kalurahan Condongcatur Gelar Vaksinasi Massal Berhadiah Sembako

Pemerintah Kalurahan Condongcatur bersama Puskesmas Depok II bekerja sama dengan Filantra yang mengandeng ACC Syariah sebagai CSR menyelenggarakan kegiatan vaksinasi COVID-19 massal untuk masyarakat umum berhadiah sembako di Gedung Serbaguna Condongcatur, Selasa (14/12/2021)

“Program vaksinasi tersebut merupakan upaya untuk mencapai kekebalan kelompok (herd immunity) dan untuk mencapai target 95 persen warga, khususnya Condongcatur, telah tervaksin,” kata Lurah Condongcatur, Reno Candra Sangaji.

Ia menambahkan bahwa vaksin massal tersebut juga bertujuan untuk menjaring masyarakat yang belum vaksin mengingat masih ada warga sampai dengan saat ini yang belum melakukan vaksin.

Selanjutnya, Pemerintah Condongcatur bekerja sama dengan Filantra dan CSR ACC Syariah berupaya agar warga yang mengikuti vaksin dapat memperoleh paket sembako.

Sementara Kepala Puskesmas Depok II, Sri Mujianto, menyampaikan bahwa vaksin massal tersebut ditujukan bagi masyarakat umum dengan sasaran usia 12 tahun ke atas dengan menggunakan jenis vaksin adalah Sinovac dengan kuota 500 peserta.

Project Implementator Filantra, Budi Kuswantono, menyebutkan bahwa ACC Syariah selaku CSR memfasilitasi teknis pelaksanaan vaksinasi dan menyiapkan 500 paket sembako bagi peserta yang mendapatkan vaksin.

Pemerintah Kalurahan Condongcatur melalui Kamituwa, Al Thouvik Sofisalam, menyampaikan apresiasi kepada Puskesmas Depok II dan Filantra serta ACC Syariah yang telah menyelenggarakan vaksinasi dengan baik. (Wasana/KIM Depok)




DPD RI dan Muhammadiyah Tekankan Pentingnya Perbaikan Sistem Pendidikan

Salah satu Anggota Dewan Perwakilan Daerah RI, M. Afnan Hadikusumo, menggelar reses dengan menghadirkan segenap pengurus Daerah Muhammadiyah beserta perwakilan organisasi otonom dan pimpinan cabang se-Kabupaten Sleman pada Selasa (14/12/2021) di Gedung Pimpinan Daerah Muhammadiyah Sleman.

Dalam laporan kegiatannya selaku Senator dari Yogyakarta, Afnan menekankan bahwa permasalahan pendidikan di Indonesia harus menjadi perhatian, seperti kesenjangan sarana prasarana dan infrastruktur pendidikan antara kota dan desa maupun Jawa dan luar Jawa.

“Kemudian terlalu beratnya kurikulum yang dibebankan kepada siswa, kesenjangan distribusi pendidikan, dan masalah tenaga pendidik,” imbuhnya.

Menurutnya, Muhammadiyah sebagai salah satu organisasi yang juga bergerak di dunia pendidikan harus terus mengawal saluran aspirasi untuk meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia. (Arief Hartanto)




Binmas Polsek Depok Barat Gelar Sosialisasi Kamtibmas bagi Jagawarga Padukuhan Janti

AKP. Wahyudi, Kanit Binmas Polsek Depok Barat bersama Iptu Alim, Panit Binmas Depok Barat, dan Bahabinkamtibmas Polsek Depok Barat untuk Desa Caturtunggal didampingi Dukuh Janti, Heri Sugiyarto, menyampaikan pesan keamanan wilayah dan pesan kamtibmas kepada warga masyarakat Padukuhan Janti Caturtunggal dalam rangka rapat koordinasi jaga warga “Jalugoro” Padukuhan Janti, Senin (13/12/2021) malam.

Selain dihadiri Forum Jaga Warga “Jalugoro”, acara tersebut juga turut dihadiri oleh tokoh agama, tokoh masyarakat, dan Karang Taruna Janti Nyawiji. Dalam kesempatan tersebut, AKP Wahyudi, menekankan warga masyarakat untuk mengoptimalkan jaga warga dan ronda poskamling.

Lebih lanjut disampaikan juga mengenai pesan kamtibmas tentang waspada klitih, waspada kejahatan curanmor, waspada modus penipuan, waspada paham radikalisme, dan berita hoaks.

Iptu Alim, dalam kesempatan tersebut, menambahkan bahwa kewaspadaan harus ditingkatkan baik siang maupun malam dengan hal-hal yang sederhana seperti kunci rumah sebelum pergi, tidak sembarangan meletakkan sepeda motor, penyikapan dalam menerima kabar berita di media sosial.

“Di era dan situasi seperti sekarang, penyikapan dalam menerima kabar berita melalui media sosial harus bijak, perlu kita saring sebelum sharing,” ujarnya.

Dukuh Janti, Heri Sugiyarto, mengapresiasi dan mendukung eksistensi Jaga Warga Padukuhan Janti. Menurutnya, kegiatan forum jaga warga dan binluh yang dilakukan Binmas Depok Barat tersebut merupakan silaturahmi ke warga masyarakat sekaligus sebagai sharing pesan kamtibmas dengan pendekatan yang lebih santai dan cair.

“Walau belum lama terbentuk, dengan adanya Jaga Warga “Jalugoro” Padukuhan Janti diharapkan akan mengoptimalkan dalam rangka membangun kesadaran bersama untuk mewujudkan keamanan lingkungan dan wilayah Padukuhan Janti agarlebih aman dan tenteram,” pungkas Heri. (Danang/KIM Depok)




Komunitas Pecinta L300 Berikan Bantuan Air Bersih bagi Warga Terdampak Banjir Lahar Dingin

Komunitas Pecinta L300 Daerah Istimewa Yogyakarta, Selasa 14/12/2021 mengadakan bakti sosial berupa bantuan air bersih kepada masyarakat Glagaharjo, Kapanewon Cangkringan.

Rombongan sebanyak 33 armada L300 masing-masing membawa bak air dengan kapasitas liter dan dua tangki kapasitas liter yang diberikan secara simbolis kepada Carik Glagaharjo, Joko Purwanto, di halaman Balai Kalurahan Glagaharjo.

“Bantuan akan langsung kami salurkan kepada masyarakat Singlar dan Jetis Suruh, baik untuk kepentingan keluarga maupun masjid-masjid,” imbuh Joko.

Salah satu anggota komunitas yang tidak menyebutkan namanya menuturkan bahwa komunitas tersebut berasal dari wilayah se-DIY dan sepakat untuk melaksanakan bakti sosial berupa pemberian bantuan air bersih.

Kegiatan tersebut merupakan wujud simpati dan empati anggota terhadap saudara-saudara di Glagaharjo yang sedang kesulitan mendapatkan air bersih akibat rusaknya jaringan. (Tri Joko S/KIM Kalasan)




TRC RAPI Sleman Gelar Pelatihan Upaya Pemantapan Antisipasi Bencana

Kabupaten Sleman secara geografis memiliki potensi kebencanaan dari keberadaan Gunung Merapi, baik potensi letusan gunung maupun banjir lahar dingin hingga potensi pohon tumbang, puting beliung, kebakaran, dan tanah longsor.

Didorong kondisi tersebut, Radio Antar Penduduk Indonesia (RAPI) wilayah 05 Sleman, mengadakan Pelatihan Kapasitas Tim Reaksi Cepat (TRC) Informasi, Komunikasi, dan Kebencanaan pada Minggu (12/12/2021) di Kantor Sekretariat RAPI Sleman.

Pelatihan diikuti oleh 61 peserta dari perwakilan anggota RAPI tiap kapanewon di Sleman dengan menghadirkan pelatih dari TNI Angkatan Laut, Pusdalops BPBD, Basarnas, dan Pengurus RAPI DIY. 

”Menjadi anggota TRC IKB tidak bisa hanya bermodal semangat dan tekad saja, tapi perlu peningkatan kompetensi dalam ketugasan dalam membantu masyarakat khususnya dalam bidang kebencanaan, baik itu bencana alam, bencana sosial, ataupun bencana kesehatan seperti pandemi COVID-19,” ujar Untung Sukaryadi JZ12XUS, Ketua RAPI Sleman.

Menurut Untung, struktur organisasi RAPI Sleman yang terdiri dari beragam divisi harus dapat menjadi faktor pendorong para pengurus untuk bertanggung jawab dalam meningkatkan kesiapsiagaan anggota.

Di sisi lain, Nurdi Antoro selaku Ketua RAPI DIY mengharapkan bahwa kegiatan peningkatan kapasitas dan kompetensi tersebut dapat meningkatkan kemampuan manajerial dan teknis saat nanti bekerja sama dengan instansi dalam hal membantu komunikasi kebencanaan.

”Selain itu, personil satuan tugas nantinya akan mampu mengerjakan suatu asesmen dan penanganan saat terjadi bencana,” lanjut Nurdi.

Nurdi menambahkan bahwa di era komunikasi ini, sangat penting memberikan komunikasi yang terpadu, tepat, dan akurat untuk mendukung kelancaran penanganan sebuah kejadian. Diperlukan kemampuan pendataan dan pelaporan yang baik dari para anggota agar tidak menimbulkan kepanikan maupun kegelisahan di masyarakat ketika terjadi suatu bencana.

Imbuhnya lagi, TRC adalah satuan tugas onderbouw RAPI DIY, yang potensi anggotanya dipersiapkan untuk suatu kondisi respon cepat, baik suatu kejadian darurat kebencanaan maupun kejadian kemasyarakatan. (IP. Iswara)