PDM Sleman Salurkan Air Bersih Pasca Banjir Lahar Dingin Gunung Merapi

Sleman – Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Sleman melalui Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC)/Lembaga Penanggulangan Bencana (LPB) menyalurkan bantuan air bersih pascabanjir lahar dingin Gunung Merapi di Kalurahan Glagaharjo, Cangkringan, Sleman.

Banjir lahar dingin mengakibatkan putusnya pipa saluran air bersih di Kali Bebeng pada 1 Desember 2021 lalu. Akibatnya jiwa mengalami kekurangan air bersih untuk kebutuhan sehari – hari. Hal tersebut disampaikan Ketua LPB Sleman, Muh. Fauzan Yakhsya saat droping air bersih, Minggu (12/12/2021).

Yakhsya mengatakan bahwa, Pemerintah Kabupaten Sleman telah mengirimkan 3 truk tangki air bersih untuk memenuhi kebutuhan penduduk, namun bantuan dirasa belum memenuhi kebutuhan air bersih di 8 dusun terdampak.

Oleh karena itu, LPB Sleman mengirimkan  3 buah water tank dan 1 truk tangki untuk 3 dusun yang mengalami krisis air bersih. Kebutuhan water tank di wilayah terdampak diperkirakan mencapai 38 unit, sementara di lokasi baru 28 unit water tank yang sudah disebar di masing-masing RT.

“Harapannya droping air bersih ini bisa membantu kebutuhan air warga Cangkringan sambil menunggu perbaikan saluran air bersih yang terdampak lahar dingin Merapi  oleh Pemda Sleman,” kata Yakhsya.




Museum Terbuka-Bakalan Diresmikan

Museum Terbuka-Bakalan di Volcanic Park Bakalan, Argomulyo, Cangkringan telah diresmikan oleh Bupati Sleman, Kustini Sri Purnomo pada Sabtu (11/12/2021). Acara tersebut turut dihadiri oleh Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Sleman, Panewu Cangkringan, beserta Muspika serta Lurah Argomulyo.

Dalam sambutannya, Kustini Sri Purnomo berharap Museum Terbuka-Bakalan dapat menjadi destinasi wisata edukasi kegunungapian di Yogyakarta.

“Saya harap Museum Terbuka-Bakalan juga bisa menjadi saksi sejarah erupsi Merapi tahun 2010,” ujar Kustini.

Selain itu, sebanyak 50 Duta Keistimewaan turut hadir dalam acara peresmian tersebut dengan harapan dapat mempromosikan Museum Terbuka-Bakalan sebagai destinasi wisata baru di Kabupaten Sleman.

Suparmono, Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Sleman, dalam sambutannya menyampaikan bahwa Museum Terbuka-Bakalan mulai dibangun pada tahun 2017 yang diawali dengan pembebasan tanah seluas meter persegi dan dilanjutkan pembangunannya sampai tahun 2021 dan menghabiskan biaya Rp5,01 milyar.

Museum Terbuka-Bakalan sendiri merupakan aset Pemerintah Kabupaten Sleman yang dalam pengelolaannya akan bekerja sama dengan BUMDes Kalurahan Argomulyo, Kapanewon Cangkringan. (Mujiyanta/KIM Cangkringan)




Peringati Hari Jadi, Kalurahan Condongcatur Gelar Porkal Badminton

Pekan Olahraga Kalurahan (Porkal) Condongcatur Cabang Badminton Putra dan Putri dengan tema “Condongcatur Hebat” telah dilaksanakan tanggal 8 hingga 12 Desember 2021 di GOR Condongcatur, Kapanewon Depok, Kabupaten Sleman.

Porkal cabang badminton tersebut digelar dalam rangka memperingati Hari Jadi Kalurahan Condongcatur yang ke-75 dan diikuti tim badminton dari 18 padukuhan se-Kalurahan Condongcatur.

Dalam penutupan Porkal pada Minggu (12/12/2021), Lurah Condongcatur, Reno Candra Sangaji, menyampaikan bahwa semua padukuhan telah berpartisipasi dan berjuang dengan penuh semangat.

“Semua hebat, tetapi dalam sebuah pertandingan adalah hal biasa menang atau kalah hanya soal waktu. Di lain kesempatan, pasti akan bergantian menjadi juara seiring proses latihan dan persiapan yang matang,” imbuhnya. (Wasana/KIM Depok)




Bazar UMKM Upaya Bangkitkan Ekonomi di Masa Pandemi

Forum Komunikasi (Forkom) UMKM Jogotirto dan Kalitirto menggelar senam massal dan bazar UMKM pada Minggu (12/12/2021) di Pesiraman Opak, Padukuhan Tanjungtirto, Kalurahan Kalitirto, Kapanewon Berbah.

Produk yang ditawarkan UMKM kedua kalurahan tersebut cukup beragam, mulai dari berbagai makanan basah kering, minuman, pakaian, bantal, hingga aksesoris. Selain itu, juga dilakukan aksi kemanusian oleh relawan Kalitirto berupa pengumpulan donasi untuk korban erupsi Gunung Semeru di Lumajang, Jawa Timur.

Menurut Maryoto, Ketua UMKM Jogomukti, Jogotirto, kegiatan tersebut bertujuan untuk memberi ruang kepada pelaku usaha yang mengalami penurunan penghasilan di masa pandemi.

Selain itu, Dwi Astuti Setya Ningrum selaku Ketua UMKM Kalitirto menyebutkan bahwa kegiatan senam dan bazar produk juga bertujuan untuk lebih mengenalkan wisata baru Pesiraman yang harapan bisa menjadi destinasi wisata andalan Kalurahan Kalitirto.

Dalam sambutannya, Lurah Kalitirto, Arihadi, menyampaikan dukungannya terhadap segala kegiatan UMKM di Berbah.

“Harapan ke depan dapat menggandeng lebih banyak pelaku UMKM di Kapanewon Berbah,” imbuhnya. (Kusnadi KIM Tirto Gumregah Berbah)




Pemenuhan Hak-Hak Anak untuk Tumbuh Kembang Optimal

Sesuai Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perubahan Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak, orang tua mempunyai kewajiban dan tanggung jawab dalam hal perlindungan kepada anak, mengasuh, memelihara, mendidik, dan melindungi anak.

Selain itu, orang tua juga bertanggung jawab atas tumbuh kembang anak sesuai dengan kemampuan, bakat, dan minatnya serta mencegah terjadinya perkawinan pada usia dini anak dan memberikan pendidikan karakter, menanamkan nilai-nilai budi pekerti kepada anak.

Dengan kata lain, orang tua merupakan sosok yang paling dekat dengan sang anak dalam keseharian dan secara langsung memantau pertumbuhan fisik dan psikis serta memantau pergaulan anak.

Hal itu disampaikan ketua KIM Kapanewon Kalasan, Tri Joko Saptono, dalam Sarasehan Menyongsong Peringatan Hari Ibu Tahun 2021 yang diselenggarakan oleh PKK Padukuhan Tamanan, Tamanmartani, Kapanewon Kalasan pada Minggu (12/12/2021).

“Kewajiban dan tanggung jawab orang tua adalah untuk pemenuhan hak-hak anak, termasuk tidak melakukan diskriminasi dan kekerasan terhadap anak,” lanjutnya.

Menurutnya, selain orang tua, masyarakat juga diharapkan memberikan ruang dan kesempatan agar anak dapat tumbuh dan berkembang dengan baik. Ciptakan suasana pergaulan yang baik, beri kesempatan dan ruang bermain yang aman dan nyaman.

Sementara itu, Dukuh Tamanan, Hasto Sriwibowo, meminta PKK bersama lembaga yang lain seperti KKLPMD, pemuda, takmir masjid, secara bahu membahu memberikan bimbingan kepada orang tua dan anak serta memonitor perkembangan belajar bagi anak juga mengantisipasi terjadinya kenakalan anak dan remaja.

Ketua PKK Tamanan, Wahyu Widayati, menuturkan bahwa Peringatan Hari Ibu telah menjadi program rutin mengingat bahwa selama ini anak-anak sudah terlibat dalam banyak kegiatan sesuai dengan usianya dalam rangka melatih tanggung jawab. (Tri Joko S/KIM Kalasan)