Pramuka MAN 1 Sleman Raih Delapan Piala dalam Barata XXXVI

Sleman – Dua regu Pramuka MAN 1 Sleman berhasil meraih delapan piala dalam penyelenggaran Pengembaraan Akhir Tahun (Barata) XXXVI. Barata merupakan salah satu program dari Kwartir Cabang (Kwarcab) Sleman yang diikuti oleh pramuka penegak dan pramuka pandega se-Kwartir Cabang Sleman. Barata sendiri berlangsung sejak tanggal 18 hingga 21 Desember 2021 dengan mengambil tema ‘ Jejak Manis Bumi Sembada’.

Salah satu rangkaian kegiatan yang dilaksanakan selama Barata berlangsung adalah dengan mengadakan berbagai perlombaan. Beberapa cabang perlombaan yang berhasil dimenangi oleh regu MAN 1 Sleman adalah Lomba Video Dokumenter juara 1, Yel-yel juara 2, Pemilihan Dhenok juara 1, Fashion Show juara 1, Pentas Seni (Pensi) juara 2, Tie Dye (jumputan) juara 1, Sangga Putri terbaik 3, dan Sangga Putra terbaik 3.

Mengetahui raihan tersebut, Wakil Kepala Urusan Kesiswaan, Ernawati, merasa bersyukur atas perolehan prestasi dari kedua regu selama mengikuti Barata. “Alahmdulillah, Kalian semua berhasil membawa prestasi ini, Kalian anak-anak hebat,” kata Erna didampingi Praptiningsih, Wakaur Humas saat menyambut kadatangan mereka, Selasa (21/12/2021).

“Kalian tidak boleh merasa puas apalagi sombong atas prestasi ini, tetapi jadikanlah prestasi ini sebagai penyemangat dalam belajar dan berkarya sehingga dapat meraih prestasi pada ajang yang lebih tinggi,” lanjutnya .

Sementara itu, Shifana Amalia, salah satu peserta mengatakan sangat senang bisa mengikuti kegiatan Barata ini. “Alhamdulillah semua peserta sehat, senang bisa menyelesaikan semua kegiatan.” kata Amalia.

Ia juga mengatakan bahwa mengikuti Barata memperoleh banyak pengalaman berharga. “Mengikuti Barata ini, kita banyak mendapat pengaaman berharga, kita bisa saling mengenal dengan teman-teman pramuka dari sekolah lain, saling kerjasama bahkan saling memberi semangat ketika ada salah satu peserta yang kecapaian,” ungkap Shifa. (smn).




Dukung Percepatan Vaksinasi, Kalurahan Sukoharjo Gelar Vaksinasi untuk 1000 Anak

Sukoharjo – Untuk mendukung program percepatan vaksinasi untuk anak usia 6-11 tahun, Polres Sleman bekerja sama dengan Kalurahan Sukoharjo dan Puskesmas Ngaglik 2 menggelar vaksinasi massal dengan kuota peserta 1000 anak dengan jenis Vaksin Sinovac pada Selasa (21/12/2021) bertempat di Kalurahan Sukoharjo, Ngaglik, Sleman.

Dalam kesempatan tersebut, pelaksanaan vaksinasi dilakukan bekerja sama dengan 7 Sekolah Dasar yang berada di wilayah Sukoharjo, sebagai prioritas peserta vaksin.

Program percepatan vaksinasi di usia anak ini merupakan bentuk upaya Kalurahan Sukoharjo mewujudkan masyarakat yang sehat terhindar dari paparan virus COVID-19. Hal tersebut sejalan dengan slogan Kalurahan Sukoharjo yaitu ‘Sukoharjo Sehat, Ekonomi Bangkit’.

Pelaksanaan vaksinasi untuk anak ini sendiri memiliki perbedaan dengan vaksinasi untuk dewasa. “Perbedaan terlihat dari form screening yang berbeda. Proses penyuntikannya pun membutuhkan kesabaran yang lebih karena berbagai macam karakter anak mempengaruhi cepat dan lambatnya proses penyuntikan,” terang Umi Khasanah, Bidang dari Puskesmas Ngaglik 2.

Selain itu, Umi juga menjelaskan perbedaan lainnya yang terletak di persiapan pasca vaksin.

“Persiapan pasca vaksinasi, anak-anak harus membutuhkan pendampingan ekstra dari orang tua untuk mengantisipasi efek dari vaksin,” imbuh Umi.

Para peserta yang mengikuti vaksinasi terlebih dahulu harus melengkapi persyaratan yang diperlukan, seperti membawa dokumen foto copy Kartu Identitas Anak, Kartu Keluarga, serta mengisi form skrining yang telah disediakan sekolah masing-masing peserta.

Vaksinasi yang dilakukan juga disambut baik oleh para peserta maupun para guru. Amin Wahyuningsih, Wali Kelas 2 SDN Seloharjo berharap vaksinasi yang diberikan ini dapat memperlancar kegiatan belajar mengajar untuk ke depannya.

“Setelah dilaksanakan vaksin ini, semoga kekebalan tubuh anak-anak lebih kuat dan kita bisa belajar tatap muka kembali. Para Guru dan Wali murid menyampaikan ucapan terima kasih kepada pemerintah setempat yang sudah berkenan melaksanakan program vaksinasi untuk anak-anak kami,” ujar Amin. (HY/KIM Sukoharjo)




Lembaga Kemasyarakatan Kalurahan Sinduharjo Dikukuhkan

Ngaglik – Lurah Sinduharjo, Sudarja, mengukuhkan 5 Lembaga Kemasyarakatan Kalurahan Sinduharjo pada Senin (20/12/2021) bertempat di Balai Kalurahan Sinduharjo, Kapanewon Ngaglik. Hal ini sesuai dengan Peraturan Bupati Sleman Nomor 44.2 tahun 2020 tentang lembaga kemasyarakatan resmi yang ada di kalurahan, antara lain RT, RW, PKK, Karang Taruna, Posyandu, Satlinmas, dan LPM.

“Dengan mengucapkan bismillahirrahmanirrahim, dengan ini lima lembaga kemasyarakatan Kalurahan Sinduharjo secara resmi dilantik,” kata Sudarja

Adapun kelima lembaga kalurahan tersebut adalah PKK dengan ketuanya adalah Sulistyowati, LPMkal dengan ketua Joko Riyanto, Linmas dengan ketua Ramyari, Karang Taruna dengan ketua Arindya Laras, dan Posyandu dengan ketua Cahya Teguh.

“Kami berharap setelah dikukuhkan, lembaga ini segera bekerja semaksimal mungkin terutama pencegahan COVID-19 dan program pencegahan Stunting,” imbuh Sudarja.

Kegiatan pengukuhan ini dihadiri juga oleh Pamong kalurahan, BPKal, tokoh masyarakat dan anggota lembaga yang dikukuhkan. (SPN/Kim ngaglik)




Peringati Hari Ibu dan Nataru, GOW dan Baznas Sleman Gelar Bakti Sosial

Sleman – Gabungan Organisasi Wanita (GOW) dan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Sleman selenggarakan kegiatan bakti sosial di 4 titik pada Senin (20/12). Kegiatan baksos tersebut dalam rangka peringatan Hari Ibu, Natal dan menyambut tahun baru.

Ketua GOW Kabupaten Sleman, Sri Wahyuni Dewi menjelaskan penyerahan bantuan pertama dilakukan di Dinas P3AP2KB Kabupaten Sleman berupa bantuan 202 paket selimut dan alat mandi untuk petugas sampah di lingkungan UPTD Persampahan Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Sleman dan 8 paket sembako untuk petugas Taman Denggung. Titik kedua yaitu bantuan berupa dana pendidikan sebesar Rp , – bagi anak-anak panti asuhan Yayasan Putra-Putri Yesus Kristus (PPYK), Pakem.

Sementara itu untuk baksos dititik ketiga di Forkom Kompak Depok yang konsen dengan pendidikan anak-anak autis. Bantuan yang diserahkan berupa mesin jahit, kompor listrik, peralatan lukis dan kain untuk membatik. “Sedangkan titik keempat yaitu di Griya Lansia Sejahtera Insani Randu Gunting, Tamanmartani, Kalasan berupa 50 paket selimut dan alat mandi, 2 gulung karpet sepanjang 30×2 meter, serta 5 buah kipas angin,” jelas Dewi.

Bupati Sleman, Kustini Sri Purnomo yang hadir menyerahkan bansos di lokasi keempat berharap bantuan tersebut dapat meringankan beban penerimanya, terutama dalam menghadapi dampak pandemi COVID-19. Menurutnya tidak dapat dipungkiri merebaknya wabah COVID-19 memberi dampak pada kehidupan masyarakat, baik secara ekonomi maupun sosial.

“Masyarakat yang rentan, termasuk para lansia perlu mendapatkan bantuan untuk meminimalisir dampak pandemi COVID-19 agar tetap mampu menjaga kesehatan dan menjaga kelancaran dalam melaksanakan berbagai aktivitas,” ujar Kustini.

Kustini juga berharap kegiatan serupa yang dilakukan oleh GOW bersama Baznas Sleman dapat terus berlanjut untuk mendukung Pemkab Sleman dalam upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat. (Humas Sleman)




Peringati HUT ke-75, Kalurahan Condongcatur Gelar Gowes Bareng

Sleman – Dalam rangka memperingati hari jadi yang ke -75, Kalurahan Condongcatur menggelar Gowes Bareng khusus Sepeda Federal pada hari Minggu (19/12/2021). Kegiatan mengambil titik awal dari Halaman Kalurahan Condongcatur kemudian menyusuri jalan sejauh kurang lebih 55 KM hingga finish di Balai Sembrama Budaya Padukuhan Gejayan.

Dalam sambutanya Lurah Condongcatur, Reno Candra Sangaji menyampaikan bahwa karena masih pandemi, kegiatan tahun ini diikuti oleh 500 orang peserta, tidak seperti tahun sebelumnya yang mencapai orang peserta. Peserta yang ikut berasal dari 4 wilayah komunitas Federal DIY yaitu dari Brayat Kidul (Helmi), Brayat Kulon (Ndut), Brayat Lor (Pos Pit Pakem) dan Brayat Wetan (Kholik).

Selain itu, ada juga peserta yang dari luar kota seperti Magelang, Cilacap, Tangerang, Bogor, Klaten, dan Solo.

“Semoga di tahun depan di hari jadi ke 76 sudah dapat diselenggarakan Fun bike untuk umum untuk mengiatkan hobby dan olahraga bersepeda,” ujar Reno.

Gowes bareng sendiri dimulai pukul pagi dengan menyusuri jalanan wilayah Sleman Timur, Utara dan Barat sejauh 55 KM, sebelum mencapai garis finish di Balai Sembrama Budaya Padukuhan Gejayan. Di sana, para peserta kemudian disambut oleh ibu-ibu PKK Gejayan yang menyediakan berbagai hidangan khas ndeso, aneka gorengan, minuman, dan bakso.

Selain itu, tersedia juga stand cek kesehatan gratis dari Kimia Farma yang bisa dimanfaatkan oleh para peserta sambil menikmati hiburan musik. Ada juga pembagian doororize dengan hadiah utama 2 sepeda Federal ORI. (Wasana/KIM Depok)