PCM Seyegan Akan Luncurkan Progam TokoMu dan AmbulanMu

Seyegan – Dalam rangka persiapan peresmian program TokoMU dan AmbulanMu, Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Kapanewon Seyegan menggear Musyawarah Majlis Tablig dan Dakwah di Masjid Ali bin Abi Thalib Komplek SMK Muhammadiyah Seyegan, Sabtu (6/11/2021).

Subandi, Pengurus PCM Segean mengatakan bahwa peluncuran program TokoMu dan AmbulanMu merupakan salah satu bentuk dakwah. “Artinya bahwa ditunjukkan perilaku yang baik, yang memberi kemanfaatan yang besar bagi siapa saja yang membutuhkan. TokoMu dan AmbulanMu menjadi media dakwah yang merupakan manifestasi tujuan tersebut,” ungkap Subandi.

Ia juga mengatakan bahwa PCM Seyegan nantinya juga akan memfasilitasi keberadaan pasar rakyat yang menampilkan potensi masyarakat Seyegan. “Produk-produk bisa dijual di lapak-lapak yang sudah disediakan PCM. Diharapkan dengan adanya program ini dapat mengangkat ekonomi masyarakat juga,” tambahnya.

Nadjib, Ketua Pengadaan Ambulan Majelis Sosial PCM mengatakan bahwa pengadaan ambulans dalam program AmbulanMu digalang dari 409 donatur dengan jumlah yang terkumpul sebanyak 330 juta rupiah. “Jumlah tersebut akan digunakan untuk pembuatan garasi, secretariat, pelatihan relawan, dan operasional,” jelas Nadjib.

Sementara Mulyono, Ketua PCM Seyegan berharap seluruh kegiatan yang dilakukan dapat tetap mematuhi penerapan protokol kesehatan, mengingat Seyegan masih berstatus PPKM Level 2. “Status kegiatannya adalah syiar yang terbatas. Diharapkan dapat bekerja sama juga dengan Satgas COVID-19 Seyegan,” jelas Mulyono. (Sutarto Agus/KIM Seyegan)




Donoharjo Gelar Muskal DTKS

Kalurahan Donoharjo menggelar Musyawarah Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) tingkat Kalurahan Donoharjo pada Jumat (6/11/2021) di Aula Kalurahan Donoharjo. Kegiatan tersebut digelar dalam rangka memotret kondisi riil masyarakat untuk membuat perencanaan kegiatan yang tepat sasaran.

“Alhamdulillah sekarang kita “diuwongke” dengan pengumpulan data melalui musyawarah di padukuhan. Ketika saya mengikuti musyawarah padukuhan, ada semangat untuk memperjuangkan masyarakat. Meskipun masuk DTKS tidak serta merta akan mendapat bantuan,  tetapi ada harapan bahwa mereka akan mendapatkan,” kata Anang Patri Widyantoro, Carik Donoharjo. 

Sementara itu, Ketua BPKal, Fajar Krismasto, menyampaikan harapan agar hasil DTKS benar-benar dirasakan oleh masyarakat, datanya valid dan benar-benar bisa membantu masyarakat. Ia juga mengingatkan agar masyarakat tetap meminta saran, masukan, dan pendampingan dari petugas TKSK dan pendamping PKH.

Menurut Kamituo Donoharjo, Dani Prasetyo, hasil pendataan lapangan yang dituangkan dalam musyawarah padukuhan berupa  data layak KK, data dicoret 157 KK, usulan baru 263 KK, pindah dan meningggal  83 orang.

“Data layak terdiri dari dua kriteria, pertama  layak tanpa perubahan kondisi dan kedua layak dengan perubahan. Silahkan dilengkapi agar bisa diverifikasi,” imbuhnya.

Dani melanjutkan, untuk data layak dengan perubahan kondisi ekonomi maupun penambahan anggota keluarga, agar bisa diverifikasi lagi ke lapangan menggunakan blanko Basis Data Terpadu (BDT). (Endarwati/KIM Donoharjo)




Dilantik, LPTQ Moyudan Diingatkan untuk Miliki Program Kerja Berkelanjutan

Moyudan – Muhsin Kalida, Ketua Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran (LPTQ) Kabupaten Sleman melantik Pengurus LPTQ Kapanewon Moyudan Masa Bakti 2021-2026 di Pendopo Kapanewon Moyudan, Kamis (4/11/2021). Pelantikan tersebut juga dihadiri langsung oleh Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Sleman, Sidik Pramono.

Pelantikan dilakukan berdasarkan Surat Keputusan LPTQ Kabupaten Sleman Nomor 19/ tentang Pengurus Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran Kapanewon Masa Bakti 2021-2021. Berdasarkan SK tersebut, Asniyar dan Yunus Riswanto terpilih sebagai Ketua 1 dan Ketua 2. Sementara Sakhirin dan Ilham Lusida Mastur terpilih sebagai Sekretaris 1 dan 2.

Sidik Pramono, Kepala Kemenag Sleman berharap para pengurus yang baru dilantik dapat bekerja secara berkelanjutan.

“Jangan hanya bekerja saat akan diselenggarakan Musabaqoh Tilawatil Quran (MTQ) saja, harus punya program kerja berkelanjutan,” ujarnya.

Sementara itu, Murwani Yekti Prihati, salah satu pengurus LPTQ Moyudan mengatakan bahwa LPTQ Moyudan telah memiliki beberapa program kerja, di antaranya adalah menyelenggaraan MTQ tingkat kapanewon, pembinaan tilawah (membaca dan lagu), tahfidz (hafalan), khat (menulis), puitisasi isi kandungan Al-Quran, dan pameran Al-Quran. (Edy/KIM Moyudan)




Menarik Manfaat Teknologi Informasi pada Masa Pandemi

Gamping – Perkembangan teknologi dapat dijadikan sebagai salah satu solusi agar masyarakat tetap bisa berkegiatan tanpa melupakan protokol kesehatan di masa pandemi. Hal tersebut ditegaskan oleh Kepala Dinas Kominfo Provinsi DIY, Rony Primanto Hari saat mengisi sambutan Diseminasi Konten Positif yang berlangsung di Balai Kalurahan Ambarketawang, Kapanewon Gamping, Kabupaten Sleman pada Kamis (4/11/2021).

Hanya saja, menurutnya, saat ini masyarakat masih banyak yang menggunakan teknologi informasi dengan perilaku konsumtif, membuat kita seolah-olah mati gaya ketika kehabisan kuota internet. Padahal perangkat gawai bisa digunakan untuk hal-hal yang lebih produktif, seperti jual beli online.

“Sekarang ini orang bisa berjualan walaupun tidak punya toko, bisa membeli walaupun tidak punya uang fisik,” tambah Roni

Pernyataan ini dibenarkan oleh salah satu narasumber, Niken Agustin yang merupakan pemilik usaha produksi minuman Ngombe Jamu. Ia memberi saran kepada peserta yang terdiri dari perwakilan karang taruna, perwakilan para anggota Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) dan tokoh masyarakat yang ada di Kapanewon Gamping dalam hal menggunakan media sosial sebagai bahan referensi belajar, memulai dan mengembangkan bisnis ditengah anggapan bahwa secara umum media sosial digunakan untuk bahan hiburan.

Dalam mengelola isi sosial media, Niken menyarankan agar lebih mengisinya dengan konten yang variatif, tidak hanya melakukan pemasaran produk secara terang-terangan. Sebagai contoh, ia merekomendasikan konten lain seperti talkshow dan testimonial produk agar konsumen lebih percaya dan tertarik untuk memanfaatkan produk yang ditawarkan.

Menanggapi pengembangan ide bisnis daring sebelumnya, narasumber lain yakni Siti Nurjannah Anggota Komisi A DPRD DIY juga memberi bekal pengetahuan kepada peserta mengenai bagaimana cara memilih dan memilah informasi yang diterima. Untuk mempertahankan dan mengembangkan usaha yang berjalan dengan sistem daring, mengelola informasi agar terhindar dari hoaks dan disinformasi dinilai sebagai sesuatu yang perlu. Selain itu, hal ini dapat berguna bagi berbagai perkara yang lebih umum dan menjaga diri sendiri.

”Berhati-hati dalam menerima dan meneruskan informasi dari orang lain itu perlu, apalagi bagi seorang figur publik. Hal ini karena kata-kata dari figur publik lebih mudah dipercaya oleh masyarakat. Nah, jika sudah terjadi kesalahan, kegaduhan yang ada di masyarakat akan lebih cepat menyebar,” jelasnya.

Salah satu solusi yang ia berikan adalah dengan cara melakukan konfirmasi lewat beberapa situs pemberitaan yang sudah dikenal kredibilitasnya dan melihat situs cekfakta yang merupakan gabungan dari berbagai media pemberitaan untuk memerangi kesalahan informasi.

Ia berharap, pengetahuan masyarakat mengenai pengelolaan informasi dapat lebih berkembang, sehingga dapat mencegah diri sendiri dari menggunakan teknologi informasi secara berlebihan. (Rep Umam)




Mudahkan Pelayanan Persuratan dengan Argomulyo Mobile

Cangkringan – Pemerintah Kalurahan Argomulyo menggelar sosialisasi mengenai aplikasi layanan masyarakat Argomulyo Mobile di Aula Kalurahan Argomulyo, Kapanewon Cangkringan, Sleman, Kamis (4/11/2021). Acara diikuti oleh seluruh dukuh yang berada di Kalurahan Argomulyo Cangkringan.

Aplikasi Argomulyo Mobile merupakan salah satu layanan yang dapat dimanfaatkan masyarakat Argomulyo, terutama dalam pelayanan surat menyurat.

“Dalam aplikasi ini diberikan beberapa fitur terkait dalam hal pelayanan surat menyurat warga seperti pelayanan surat keterangan usaha, surat keterangan domisili, dan lain-lain,” ujar Andi Santoso, Kaur Pangripta Argomulyo.

Selain itu, ada juga fitur Call Ambulance yang dapat dimanfaatkan oleh warga yang ingin mengakses ambulans kalurahan dengan cepat, dan fitur yang memudahkan warga untuk mengadendakan pertemuan dengan pamong kalurahan.

Sementara itu, Danang Hendri Bintoro, Lurah Argomulyo mengapresiasi kehadiri aplikasi ini. Ia berharap dengan adanya aplikasi ini, pelayanan yang diberikan dapat menjadi lebih optimal dan efektif.

“Pelayanan surat menyurat warga dapat diakses dari rumah, sehingga lebih cepat dan efektif,” ujar Danang.

Ia juga meminta agar setiap dukuh dapat memastikan setiap data yang disampaikan oleh warga ketika aplikasi ini nantinya diluncurkan untuk umum. (Marman/KIM Cangkringan)