BSMI DIY Rencanakan Pelatihan Pijat Bayi

Gamping – Setelah beberapa bulan vakum mengadakan kegiatan karena pandemi COVID-19, Pengurus Bulan Sabit Merah Indonesia (BSMI) Daerah Istimewa Yogyakarta melakukan rapat koordinasi terkait rencana kegiatan yang akan dihelat pada bulan November 2021 mendatang.

Rapat koordinasi dipimpin oleh Ketua BSMI Daerah Istimewa Yogyakarta, M. Bambang Edi Susyanto, beserta pengurus terasnya yang dilangsungkan di Rumah Sehat Cokrowijayan, Kalurahan Banyuraden, Kapanewon Gamping, Kabupaten Sleman, Senin (1/11/2021) sore.

Berdasarkan keterangan dari Bambang Edi, BSMI merupakan sebuah organisasi yang bergerak di bidang kemanusiaan yang diresmikan pada 8 Juni 2002 oleh Ketua Majelis Ulama Indonesia, KH. Amidan di Gedung Pertemuan Masjid Agung Al Azhar Jakarta, serta disahkan melalui Keputusan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia dengan nomor register . Tahun 2008.

Sesuai dengan kondisi Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) yang memasuki Level 2 di Kabupaten Sleman, Pengurus BSMI Daerah Istimewa Yogyakarta berupaya kembali melakukan pengabdian ke masyarakat dengan mengadakan pelatihan pijat bayi yang akan dipandu oleh Bidan Zellika Priandita Putri. Sasaran kegiatannya adalah ibu-ibu muda yang memiliki bayi dan anak balita agar dapat melakukan pijat bagi buah hatinya secara mandiri.

“Pijat bayi sendiri adalah kearifan lokal yang sudah lama dilakukan dan memiliki manfaat terhadap pertumbuhan dan perkembangan anak. Dalam hal ini, orang tua memiliki peran penting dalam mendukung proses tumbuh kembang anak di waktu lima tahun pertama kehidupan,” terang Bambang. Adapun jumlah peserta dibatasi sebanyak 15 orang guna menerapkan protokol kesehatan pencegahan COVID-19 dan efektivitas kegiatan. (Adnan Nurtjahjo|KIM Pararta Guna Kapanewon Gamping)




Pamong Harus Jujur, Ajur, dan Ajer

Pakembinangun – Kalurahan Pakembinangun Kapanewon Pakem menggelar Upacara Pengangkatan dan Pelantikan Dukuh Duwetsari, Senin (1/11/2021). Ikhsanudin Rohmatullah, warga asli Dusun Duwetsari terpilih sebagai Dukuh setelah memperoleh nilai tertinggi dalam seleksi yang dilakukan sebelumnya. Acara pelantikan dihadiri pula oleh Penewu Pakem Rakhmat Harinawan, Lurah Pakembinangun Suranto, Danramil 02/Pakem Kapten Inf. Kusno, dan Kanit Bimas Polsek Pakem AKP Jumani.

Suranto, Lurah Pakembinangun memberikan selamat atas pelantikan Dukuh Duwetsari yang baru. Ia juga mengingatkan agar dukuh yang baru dapat terus memberikan pelayanan bagi masyarakat yang membutuhkan.

“Pamong itu melayani, bukan minta dilayani. Bisa ngemong, bisa jujur, ajur, dan ajer (menyatu dengan masyarakat), mampu mengemban amanat melayani warga masyarakat,” ujar Suranto.

Sementara itu, Rakhmat Harinawan, Panewu Pakem juga memberikan masukan kepada dukuh yang baru dilantik untuk dapat belajar dan jangan ragu bertanya kepada pamong dan senior lainnya, agar dapat menjalankan tugasnya dengan baik.

“Karena tidak ada pelatihan khusus bagaimana menjadi pamong. Walaupun masih muda, namun saudara (dukuh yang baru) dituakan,” ungkapnya.

Ia juga mengatakan bahwa hal yang paling utama dalam menjalankan peran sebagai dukuh adalah komunikasi dengan warga untuk menentukan kebijakan. “Harus berangkulan dengan warga serta tokoh masyarakat untuk memajukan Dusun Duwetsari pada khususnya,” tambah Rakhmat. (Asrori Wardan/KIM Pakembinangun)




Pilur Donoharjo Digelar dengan Prokes Ketat

Meski mengalami dua kali penundaan, Pemilihan Lurah (Pilur) Donoharjo dengan menggunakan sistem e-voting di Kalurahan Donoharjo berjalan lancar, aman, dan tertib serta dengan menerapkan protokol kesehatan (prokes) ketat pada Minggu (31/10/2021).

Suyadi, Ketua Panpilur Donoharjo, menyatakan bahwa pada Pilur kali ini, pemilih yang masuk dalam DPT sebanyak pemilih yang dibagi dalam 19 TPS di 16 padukuhan.

“Pilur menggunakan e-voting baru pertama dilakukan di Kalurahan Donoharjo sehingga menjadi tantangan tersendiri untuk para penyelenggara dan pemilih. Apalagi saat ini kita berada pada PPKM karena masa pandemi COVID-19,” kata Suyadi.

Pilur menggunakan sistem e-voting secara teknis berbeda dengan pemungutan suara konvensional. Pada Pilur dengan menggunakan e-voting, pemilih cukup menyentuh gambar atau foto kandidat lurah pilihan masing-masing.

Cara pemilihan tersebut semula dikhawatirkan akan mengganggu proses pemungutan suara karena masyarakat belum familier. Namun, sampai pemungutan suara selesai dan dilakukan rekap data, diperoleh angka partisipasi masyarakat yang cukup tinggi, yaitu sebesar 80,40 persen.

“Untuk itu, panitia Pilur Donoharjo 2021 mengucapakan terima kasih atas antusiasme masyarakat Donoharjo,” lanjut Suyadi.

Untuk mencegah penularan COVID-19 saat Pilur, panitia mengupayakan penerapan protokol kesehatan yang ketat. Selama bertugas, para penyelenggara KPPS dan petugas ketertiban menggunakan alat pelindung diri berupa masker, face shield, sarung tangan, dan rutin mencuci tangan atau memakai hand sanitizer.

Tempat pemungutan suara juga selalu disterilkan dengan menyemprotkan desinfektan secara berkala. Para pemilih juga diwajibkan menggunakan masker, mencuci tangan sebelum memilih, dan penetesan tinta dilakukan dengan pipet agar tidak menularkan COVID-19.

Dari hasil pemungutan suara, Hadi Rintoko menjadi Calon Lurah Donoharjo terpilih dengan mengantongi suara sebesar suara (76,10 persen). (Upik Wahyuni/KIM Donoharjo)




Pentingnya Figur Ayah dalam Pembelajaran Anak

Sleman – Pusat Pendidikan Keluarga (Puspaga) Kesengsem Kabupaten Sleman menggelar seminar dengan tema ‘Pentingnya Figur Ayah dalam Pendampingan Belajar Anak’. Seminar ini diselenggarakan secara virtual dari Kantor Puspaga Sleman dan disiarkan langsung melalui kanal Youtube Sleman TV, Senin (1/11/2021)

Tema peran Ayah dalam pendampingan belajar anak diambil karena dalam masa pandemi, seluruh aktivitas pembelajaran anak dilakukan di rumah.

Pada seminar kali ini, Puspaga menghadirkan Mustaqim, seorang mahasiswa S2 Bimbingan Konseling UNY, sebagai narasumber dan Ari Prasetyo dari Konselor Puspaga Sleman yang menjadi moderator.

Kepala Seksi Pemenuhan Hak Anak Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (P3AP2KB) Kabupaten Sleman, Sumarni mengungkapkan bahwa kehadiran sosok Ayah dalam kehidupan anak, sama pentingnya dengan kehadiran sosok Ibu.

“Kehadiran keduanya memiliki peran yang sama penting, maka tidak dibenarkan jika urusan pendampingan dan pengasuhan anak hanya diserahkan kepada ibu. Anak-anak akan belajar tentang ketulusan dari seorang ibu, tetapi di sisi lain ia akan belajar tentang ketegasan dari seorang ayah,” imbuh Sumarni.

Hal senada juga disampaikan oleh Sri Budiyantiningsih, Kepala Bidang Perlindungan dan Pemenuhan Hak Anak Dinas P3AP2KB Sleman. Ia berharap dengan adanya acara ini setiap keluarga dari manapun bisa membangun komunikasi yang baik dan meningkatkan peran ayah di dalam keluarga.

“Kalau ayah ikut berperan bersama-sama mendidik anak atau mengerjakan pekerjaan domestik rumah tangga, bukan berarti ayah dianggap sebagai orang yang takut dengan istrinya, inilah anggapan yang sering disalahpahami,” tambahnya. (Rep Umam)




Koperasi dan UMKM Expo Tahun 2021 Resmi Ditutup

Sleman – Penyelenggaraan Koperasi dan UMKM Expo tahun 2021 resmi ditutup, Minggu (31/10/2021) malam. Penutupan salah satu rangkaian Peringatan Hari Koperasi ke 74 Pemerintah Kabupaten Sleman ini ditandai dengan pengumuman berbagai kejuaraan kegiatan pendukung dalam Koperasi dan UMKM Expo 2021 yang berlangsung di Hartono Mall Yogyakarta.

Plt Kepala Dinas Koperasi Sleman, Mae Rusmi Suryaningsih dalam laporannya menyampaikan bahwa penutupan kegiatan Koperasi dan UMKM Expo tahun 2021 dilakukan bagi penyelenggaraan offline. Sementara Koperasi dan UMKM Expo yang dilaksanakan secara online akan berlangsung sampai dengan akhir Desember 2021.

Lebih lanjut, Mae Rusmi menuturkan dalam penyelenggaraannya selama 4 hari, terdapat transaksi sebesar baik transaksi on the spot, online maupun pre-order bagi produk kerajinan, fashion, kuliner flora dan aneka jasa.

Dalam ajang Koperasi dan UMKM Expo juga diadakan Pemilihan Duta Koperasi Kabupaten Sleman Tahun 2021. Dari 25 peserta terpilih Duta Koperasi Sleman Juara 1 FITRI NUR ANISSA (KOPERASI PERSAHINDO) Juara 2 IMAM GANENDRA (KOPERASI PERSAHINDO) Juara 3 AFRIYA FATMALIYA (KOPMA UNY) Juara Harapan 1 ASEP MAHENDRA (KOPMA UGM) Juara Harapan 2 SALSABILA AMIYARD SIWI (KOPMA UGM).

Disamping itu dipilih juga untuk kategori Atribut yaitu, Duta Koperasi Berbakat ALIF ARDIANSYAH RUSMANA (KOPMA UGM) Duta Koperasi Favorit SABILA AMALIA HAQUE (KOPMA UPN). Lomba Kuis Rangking 1, juga laksanakan yang diikuti 29 peserta dari OPD di lingkungan Pemkab Sleman dan gerakan koperasi, dengan hasil Rangking 1 Feri Istanto (Dinas Sosial) Rangking 2 Amien Makmuri (Dinas Perindustrian dan Perdagangan) Rangking 3 Yusak Hendrawan (Dinas Kominfo). Pemenang Yel-yel Koperasi Sasuka Online Indonesia. Untuk lomba Tari Modern Nusantara, yang diikuti 16 peserta kelompok pelajar dan/atau mahasiswa, Juara 1 Kanca Kentel (Sanggar Langes Production) Juara 2 Kahiyang (Sanggar Kenyo Cengkir) Juara 3 Blue Phoenix (Kelompok Pelajar).

Sementara itu, Wakil Bupati Sleman Danang Maharsa yang hadir dalam kegiatan tersebut, menyampaikan apresiasinya bagi penyelenggaraan Koperasi dan UMKM Expo tahun 2021 yang dapat diikuti oleh 19 koperasi, 57 UMKM dan 3 BUMD.

“Pelaksanaan pameran ini merupakan pencapaian yang harus diapresiasi dan sebagai bukti yang mengindikasikan bahwa kita  sehat, produktif dan ekonomi kita mulai kembali bangkit kembali,” katanya.

Menurut Danang, penyelenggaraan kegiatan Koperasi dan UMKM Expo dapat meningkatkan dinamika pengembangan perkoperasian dan UMKM khususnya di wilayah Kabupaten Sleman. Selain itu juga Danang menyebut kegiatan tersebut juga merupakan bagian dari strategi promosi untuk memperkenalkan produk – produk yang dihasilkan oleh koperasi dan UMKM yang ada di Kabupaten Sleman.

“Pelaksanaan kegiatan koperasi dan UMKM ekspo ini merupakan upaya Pemkab Sleman untuk menciptakan dan memperkuat sinergi diantara semua pemangku kepentingan yang terlibat. Dengan adanya sinergi yang kuat yang didukung dengan konsep produksi dan pemasaran yang saling terintegrasi diantara pelaku koperasi dan UMKM maka akan mendorong terciptanya berdaya saing yang kuat.” jelas Danang Maharsa.

Dalam kegiatan tersebut, Wakil Bupati Sleman Danang Maharsa berkesempatan menyerahkan secara langsung sejumlah penghargaan bagi kejuaraan Duta Koperasi Kabupaten Sleman tahun 2021 yang merupakan salah satu rangkaian penutupan kegiatan Koperasi dan UMKM Expo tahun 2021.

Setelah serangkaian kegiatan penyerahan sejumlah penghargaan kejuaraan kegiatan pendukung Koperasi dan UMKM Expo, kegiatan tersebut resmi ditutup yang ditandai denga pemukulan gong oleh Wakil Bupati Sleman Danang Maharsa.