Perwosi Sleman Gelar Lomba Senam Kreasi ‘Sleman Bangkit’

Sleman – Persatuan Wanita Olahraga Seluruh Indonesia (Perwosi) Kabupaten Sleman mengadakan lomba senam kreasi ‘Sleman Bangkit’, pada hari Kamis (23/12/2021), di Pendopo Rumah Dinas Bupati Sleman. Kegiatan lomba tersebut dibuka langsung oleh Bupati Sleman, Kustini Sri Purnomo.

Ketua penyelenggara lomba senam, Siti Baroroh, menyebutkan bahwa lomba ini diikuti oleh Perwosi 17 Kapanewon se-Kabupaten Sleman dengan peserta setiap regu terdiri dari 5 orang peserta. Menurutnya kejuaraan lomba senam ini memperebutkan 5 kejuaraan, yakni juara 1,2 dan 3, kemudian harapan 1 dan 2, yang mana masing-masing mendapatkan hadiah trophy Bupati Sleman dan uang pembinaan.

“Untuk mempersiapkan lomba ini, Perwosi bersama KISS sebelumnya juga telah melaksanakan sosialisasi senam kreasi Sleman Bangkit kepada pengurus Perwosi dan instruktur dari 17 Kapanewon se Kabupaten Sleman. Itu kami laksanakan di 6 lokasi , sekaligus untuk memperkenalkan desa wisata yang ada di kabupaten yaitu di Desa Wisata Grogol Margodadi Seyegan, Embung Senja Sendari Tirtoadi Mlati, Kampung Flory, Banyusumilir Out Bond dan Opak 7 Bulan,” ungkapnya.

Sementara itu, Bupati Sleman, Kustini Sri Purnomo menyambut baik digelarnya lomba senam kreasi Sleman Bangkit ini. Menurutnya, senam Sleman Bangkit ini mengandung unsur kebudayaan dan kesenian lokal Kabupaten Sleman. Hal ini, lanjutnya, layak menjadi kebanggaan kita bersama dan perlu disosialisasikan kepada masyarakat.

“Jadi selain olahraga, senam ini juga sekaligus upaya untuk melestarikan budaya kita sendiri. Kalau bukan kita, siapa lagi,” sambung Kustini.

Lebih lanjut Kustini berharap senam ini dapat dijadikan sarana untuk meningkatkan, kerukunan dan kekerabatan antar masyarakat. Sehingga selain dapat menjadi sarana untuk meningkatkan kebugaran, melalui lomba senam ini masyarakat akan menjadi lebih kompak, rukun dan juga kreatif. (Humas Sleman)




Anjangsana BPKal Condongcatur

Condongcatur – Badan Permusyawaratan Kalurahan (BPKal) Condongcatur menggelar Anjangsana dengan para mantan anggota BPD atau BPKal di RM. Kulinan Jl. Umbul Permai Lolajar Sinduharjo Ngaglik Sleman, Rabu (22/12/2021)

Dalam sambutanya Ketua BPKal Condongcatur, Sunarto, menggarisbawahi pentingnya jalinan silaturahmi untuk tetap terbangun antara anggota BPKal yang masih aktif, dengan anggota sebelumnya. “Dilaksanakannya acara Anjangsana untuk saling menyapa dan berbagi pengalaman serta ngaruke antar anggota BPD yang yang telah purna tugas maupun dengan antar BPKal yang masih aktif bertugas di Kalurahan Condongcatur,” ujar Sunarto.

Maryono mewakili anggota BPD yang tertua dalam sambutanya mengucapkan terima kasih atas diundangnya para mantan purnatugas anggota BPD Condongcatur karena dengan silaturahmi seperti ini akan saling mengenal satu sama lain, baik mantan anggota maupun BPKal yang masih aktif. “Condongcatur adalah almater bagi para mantan anggota BPD sehingga harus dijaga sebagai tempat bernaung dan tenpat tinggal, BPD sebagai mitra pemerintah Kalurahan Condongcatur harus ikut mengawal dan mensukseskan program program yang bermanfaat bagi masyarakat,” kata Maryono.

Sementara Lurah Condongcatur, Reno Candra Sangaji, menyambut baik kegiatan anjangsana BPD Condongcatur yang sudah dilaksanakan untuk kali kedua ini. Menurut Reno, keberadaan BPKal sangat penting karena merupakan lembaga untuk cek balance pemerintah kalurahan.

“Ke depan para purnatugas BPD dapat diundang dalam acara Syawalan hari raya idulfitri, sehingga dapat saling bersilaturahmi dan bertemu langsung antara purnatugas BPD dengan purnatugas pamong Kalurahan Condongcatur,” ungkap Reno.

Acara ditutup dengan doa bersama yang dipimpin oleh Marijo dan dilanjutkan dengan hidangan makan siang. (Wasana/KIM Depok)




Bupati Sleman Harap Paguyuban Staf Kalurahan ‘Kendhali Sada’ Terus Tingkatkan Kualitas Pelayanan Masyarakat

Bupati Sleman, Kustini Sri Purnomo, mengukuhkan pengurus Paguyuban Staf Kalurahan “Kendhali Sada” Kabupaten Sleman Periode 2021-2026. Pengukuhan dilakukan pada hari Rabu (22/12/2021) sore, bertempat di Pendopo Rumah Dinas Bupati Sleman.

Jumlah pengurus yang dilkukuhkan pada kesempatan tersebut ada sebanyak 24 orang. Adapun ketua yang didapuk memimpin Paguyuban Staf Kalurahan ‘Kendhali Sada’ Kabupaten Sleman Periode 2021-2026 adalah Sunu Tri Widada yang berasal Sendangsari, Minggir.

Dalam sambutannya, Kustini mengucapkan selamat kepada para pengurus yang baru saja dilantik tersebut. Ia berharap Paguyuban Staf Kalurahan ‘Kendhali Sada’ Kabupaten Sleman dapat semakin berkiprah dalam upaya meningkatkan kapasitas dan kualitas sebagai staf kalurahan untuk memberikan pelayanan dan pengabdian pada masyarakat.

“Terlebih kondisi masyarakat Sleman yang begitu heterogen, saya harap staf kalurahan bisa memberikan pelayanan dan pengayoman yang baik pada semua masyarakat,” ujarnya.

Ia juga berharap agar seluruh pengurus dan anggota Paguyuban Staf Kalurahan ‘Kendahali Sada’ dapat turut berpartipasi dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat di lingkungannya. Menurutnya situasi pandemi COVID-19 seperti saat ini dapat dijadikan momen bagi masyarakat dapat saling membantu agar bisa lebih kondusif jauh dari konflik. (Humas Sleman)




BKM Sinduharjo Gelar Rembug Warga Tahunan

Sleman – Badan Keswadayaan Masyarakat (BKM) Sinduharjo menggelar Rembug Warga Tahunan (RWB) Tutup Buku tahun 2021 di Kantor Kalurahan Sinduharjo, Kapanewon Ngaglik, Sleman, Rabu (22/12/2021). Pada kesempatan tersebut, dilakukan pemaparan beberapa kegiatan yang dilakukan di Kalurahan Sinduharjo.

Muji Hartopo, Koordinator BKM mengatakan bahwa salah satu kegiatan yang dilaksanakan adalah pembuatan sarana dan prasarana Pengadaan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat (Pamsimas) di Padukuhan Ngabean Kulon yang menghabiskan biaya Rp. , -, dengan perincian biaya menggunakan APBN 245 juta, APBDes 35 juta, in cas 14 juta, dan incand 56 juta.

“(Pembangunan) berupa bak penampungan air dan saluran perpipaan hingga ke rumah warga,” jelas Muji.

Pelaksanaan RWT ini mendapatkan apresiasi oleh Panewu Ngaglik, Siti Wahyu Purwaningsih. Ia berharap BKM Sinduharjo dapat lebih maju lagi dalam menjalankan program yang telah disusun, di tengah kendala yang dihadapi di masa pandemi ini. “Untuk itu, agar lebih semangat lagi,” imbuhnya.

Pada RWT tersebut, juga disampaikan laporan pertanggungjawaban, rencana program, dan rencana anggaran pendapatan belanja BKM tahun 2022, yang secara aklamasi diterima dan disetujui oleh peserta RWT, yang kemudian dilanjutkan dengan penandatanganan berita acara. (SPN/KIM Ngaglik)




Pemkab Sleman Salurkan Beasiswa Bagi Siswa Berprestasi

Sleman – Pemerintah Kabupaten Sleman memberikan beasiswa bagi 81 siswa Sekolah Menengah Pertama (SMP) dan Sekolah Dasar (SD) berprestasi di bidang akademik maupun non-akademik di tingkat Kabupaten Sleman. Beasiswa diserahkan secara simbolis olah Bupati Sleman Kustini Sri Purnomo di Pendopo Parasamya, Kantor Setda Kabupaten Sleman, Rabu (22/12/2021).

Kustini Sri Purnomo menyampaikan apresiasi dan penghargaannya kepada para siswa berprestasi di Kabupaten Sleman yang dinilai telah mengharumkan Sleman dan dapat menjadi motivasi bagi siswa lainnya.

“Beasiswa ini merupakan wujud apresiasi Pemkab Sleman atas prestasi yang telah ditorehkan siswa SD dan SMP dalam cabang lomba MTQ, Kompetensi Sains Nasional (KSN), serta Kompetensi Penelitian Siswa Indonesia (KOPSI),” jelas Kustini.

Selain itu, Kustini juga menyebut terciptanya siswa siswi berprestasi tentu tidak terlepas dari upaya, kualitas, dan kinerja para tenaga pendidik. “Untuk itu saya juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada para tenaga pendidik atas dedikasinya selama ini. Mari terus lanjutkan kinerja ini, agar semakin banyak siswa siswi berprestasi di Kabupaten Sleman,” katanya.

Lebih lanjut, dalam kesempatan tersebut Kustini menyampaikan sektor Pendidikan merupakan salah satu sektor yang menjadi perhatian Pemkab Sleman. Hal tersebut menurutnya sesuai dengan misi Pemkab Sleman yakni Meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui pelayanan pendidikan dan kesehatan yang terjangkau dan berkualitas.

“Dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui pelayanan Pendidikan tidak hanya terhenti dengan mewujudkan akses pendidikan yang mudah bagi para siswa siswi, tapi harus mampu menciptakan siswa siswi yang berprestasi dan unggul dalam bidang akademik sekaligus siswa siswi yang unggul dalam akhlak dan budi pekerti,” ujar Kustini. (Humas Sleman)