LZI Tempel Gelar Pembinaan UKM Wali Yatim

Tempel – Lumbung Zakat Indonesia Tempel menggelar Agenda Usaha Kecil Mengengah Wali Yatim pada Minggu (9/1/2022) di Kantor Pusat Lumbung Zakat Indonesia Tempel di Kromodangsan, Lumbungrejo, Tempel. Kegiatan diikuti oleh 62 anggota wali yatim binaan LZI Tempel.

Edy Supriyanto, Dewan Penasehat LZI mengatakan bahwa LZI memiliki visi untuk menjadi pengelola zakat infak sedekah yang amanah dan profesional.

“Tujuannya adalah sebagai wujud ketakwaan kepada Allah SWT, wujud tanggung jawab bersama terhadap kondisi masyarakat yang miskin atau dhuafa mengoptimalkan dana dari pemerintah, dana zakat, infaq, shodaqoh, dan kepedulian masyarakat. Salah satu upaya mengentaskan kemiskinan yang terjadi di masyarakat dan mempererat jalinan Ukhuwah Islamiyah,” ujar Edy.

Pembinaan yang dilakukan sendiri menghadirkan pemateri dari Baznas Sleman, Muhammadi Iskandar. Dalam kesempatan tersebut, Iskandar memaparkan pembahasan mengenai wirausaha.

“Wirausaha adalah suatu jalan yang mendidik anda untuk menjadi orang yang paling kreatif di dalam bersaing, dan wirausahawan sejati fokus mengejar peluang, sedangkan wirausahawan biasa fokus mengejar uang,” jelas Iskandar sambil memberi contoh mengenai Nabi Muhammad SAW yang telah menjadi pedagang sejak usia dini. (Arief Hartanto)




DMI Ngaglik Gelar Rakercab Perdana Pasca Pandemi

Sleman – Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kapanewon Ngaglik menggelar Rapat Kerja Cabang (Rakercab) di RM dan Resto Pringsewu, Jalan Magelang, Sleman, Minggu (9/1/2022). Rakercab ini merupakan kegiatan perdana yang diadakan pengurus DMI Ngaglik periode 2020-2025 pasca pandemi COVID-19.

Raker dihadiri langsung oleh Panewi Ngaglik, Kemenag Sleman, Perwakilan Daerah DMI Kabupaten Sleman, KUA Ngaglik, MWC NU Ngaglik, dan Pimpinan Cabang Muhammadiyan Ngaglik, serta seluruh pengurus dan anggota DMI Cabang Ngaglik.

Jaenudin, Kepala Seksi Bimbingan Masyarakat Islam menyambut baik diadakannya Rakercab ini. Ia berharap DMI Ngaglik dapat terus berkiprah dalam memajukan dan memakmurkan masjid di wilayah Ngaglik.  

Sementara itu, Panewu Ngaglik, Siti Wahyuni Purwaningsih berharap DMI Ngaglik dapat meningkatkan Sumber Daya Manusia (SDM) di lingkungan masjid, seperti melakukan pembinaan para takmir masjid, dan juga memastikan kondisi masjid tetap bersih, aman, dan nyaman untuk beribadah dan kegiatan lainnya. Ia juga berpesan agar DMI tetap Bersatu dan guyub rukun dalam mengelola masjid, dan dapat mempertahankan kerukunan antar umat islam, walaupun berbeda paham.

“Semoga Rakercab DMI Ngaglik hari ini membawa hasil kesepakatan yang akan dilaksanakan tahun 2022 ini,” ujar Siti.

Raker kemudian dilanjutkan dengan pemaparan Rencana Kegiatan DMI Ngaglik Periode 2022 yang disampaikan oleh Ketua Cabang DMI Ngaglik, Sukamta.

Beberapa kegiatan telah direncanakan berbagai bidang, seperti organisasi dan idaroh, pendidikan dan dakwah, ekonomi jemaah, hukum dan wakaf, pemuda dan remaja, kesehatan lingkungan masjid, peranan perempuan, serta pusat informasi masjid dan humas.

“Dari sekian program yang akan dilakukan prioritas utama untuk tahun 2022 adalah membentuk organisasi kelembagaan di tingkat Kalurahan yaitu DMI Ranting 6 Kalurahan se-Kapanewon Ngaglik,” ujar Sukamta.

Sukamta kemudian mengatakan bahwa program kerja tahun 2022 telah dimuat dalam Keputusan Rapat Kerja Cabang DMI Ngaglik yang akan dikengkapi jadwal kegiatan dan penanggung jawab kegiatan, yaitu seksi-seksi dalam kepengurusan DMI Kapanewon Ngaglik. (Srp/KIM Ngaglik)




Bupati Sleman Deklarasikan Sleman Menuju Remaja Kreatif

Sleman – Bupati Sleman Kustini Sri Purnomo bersama dengan Forum Anak Sleman (FORANS) dan Duta Genre Sleman deklarasikan Sleman menuju remaja kreatif bertempat di Atrium Shinta Sleman City Hall, Sabtu (8/1/2022) malam.

Deklarasi dibacakan secara langsung oleh Bupati Sleman Kustini Sri Purnomo yang didampingi Wakil Bupati Sleman Danang Maharsa, Kapolres Sleman AKBP Wachyu Tri Budi Sulistiyono dan Komandan Kodim 0732/Sleman Letkol Inf Arief Wicaksana, Kepala Perangkat Daerah Pemkab Sleman dan diikuti secara langsung oleh Forans dan Duta Genre Sleman.

Beberapa komitmen dibacakan oleh Bupati Sleman dalam deklarasi tersebut. Komitmen tersebut yaitu meningkatkan penyadaran masyarakat untuk mencegah terjadinya perkawinan pada usia anak, meningkatkan penyadaran masyarakat untuk mencegah terjadinya pergaulan bebas atau perilaku seks bebas di kalangan remaja, meningkatkan penyadaran masyarakat untuk mencegah terjadinya penyalah gunaan Narkoba, meningkatkan penyadaran masyarakat untuk mencegah terjadinya kekerasan di jalan yang melibatkan remaja, melakukan segala upaya untuk mewujudkan Sleman menuju Remaja Kreatif serta memberikan informasi, edukasi dan advokasi dalam mewujudkan Sleman menuju Remaja Kreatif.

“Deklarasi ini menjadi momentum bagi Forans maupun kelompok remaja lainnya untuk berperan dalam berbagai kegiatan positif sehingga menjadi tauladan untuk remaja seusianya,” ujar Kustini.

Menurut Kustini, di era serba digital ini para remaja dituntut untuk meningkatkan berbagai kemampuan baik di bidang akademis maupun non-akademis serta meningkatkan literasi.

“Forans maupun kelompok remaja lain yang memiliki kegiatan di bidang sosial ataupun lainnya, dapat menjadi tauladan maupun dapat menjadi wadah bagi remaja untuk berkarya dan melakukan hal-hal baik. Sehingga dapat menghindari kegiatan yang dapat menjerumuskan kepada hal-hal tidak baik bahkan bersifat kriminal,” jelasnya.

Selain itu, pada kesempatan tersebut deklarasi juga ditandai dengan  penandatanganan komitmen oleh Bupati Sleman dan seluruh pihak yang ikut serta dalam deklarasi.

Kegiatan Deklarasi tersebut dilaksanakan bertepatan dengan puncak acara HUT GOW Kabupaten Sleman ke 67 yang turut dihadiri Ketua Tim Penggerak PKK Sleman Sri Hapsari Suprobo Dewi. (Humas Sleman)




Tingkatkan Kesehatan, KJS Ceria Gelar Senam Bersama

Sleman – Kelompok Jantung Sehat (KJS) Ceria selenggarakan senam bersama di halaman Rumah Dinas Wakil Bupati Sleman, Sabtu (8/1/2022). Senam bersama ini diadakan oleh warga RW 22 Perumnas Condongcatur sebagai upaya untuk menuju masyarakat sehat jasmani maupun rohani bagi lansia.

Wakil Bupati Sleman, Danang mengapresiasi kegiatan senam tersebut, pasalnya kelompok senam warga RW 22 perumnas Condongcatur merupakan salah satu kelompok senam yang aktif melakukan kegiatan senam setiap minggunya. Danang bersama Ketua TP PKK Sleman, Sri Hapsari Suprobodewi juga turut mengikuti senam tersebut hingga selesai.

“Saya bangga dan sangat mengapresiasi kepada ibu-ibu ini, semangatnya luar biasa dan rutin melakukan senam setiap minggunya, sehingga ketika kita lihat semuanya pada sehat-sehat semua,” ucap Danang.

Danang juga menyampaikan bahwa rumah dinas Wakil Bupati Sleman akan sangat terbuka untuk kegiatan kemasyarakatan lainnya. “Monggo masyarakat Sleman kalau mau berkegiatan apapun yang positif di rumah dinas ini, kami akan sangat terbuka,” jelas Danang.

Sementara Sukarni Suwardi, ketua panitia kegiatan menyampaikan senam tersebut diselenggarakan dengan tujuan untuk meningkatkan kesadaran kepada masyarakat akan pentingnya berolah raga.

Ia juga berterimakasih atas  kesempatan untuk berkegiatan di Rumah Dinas Wakil Bupati tersebut.

“Kami ucapkan terimakasih banyak sudah difasilitasi. Senam ini adalah momen bagaimana masyarakat bisa menjalin kebersamaan dan silaturrahmi. Lebih-lebih diselenggarakan dan dihadiri langsung oleh Bapak Wakil Bupati, tentu masyarakat akan bisa dekat dengan pemimpin kita,” ucap Sukarni. (Humas Sleman)




Pasbuja Kawi Merapi Gelar Gladhen Nulis Esai, Cerkak, dan Geguritan

Sleman – Paguyuban Sastra Budaya Jawa (Pasbuja) Kawi Merapi Sleman menggelar Gladhen (pelatihan) Nulis Esai, Cerkak (Cerpen Bahasa Jawa), dan Geguritan (Puisi Jawa) di Aula Dinas Kebudayaan (Disbud) Sleman pada Sabtu (8/1/2022). Kegiatan yang terselenggara bekerja sama dengan Disbud Sleman ini diikuti oleh 24 peserta yang terdiri dari guru, mahasiswa, dan umum.

Ita Kurniawati, Kepala Seksi Sastra dan Budaya Disbud Sleman yang hadir mewakili Kepala Disbud Sleman mengatakan bahwa pelatihan ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas dari para peserta yang juga merupakan pengisi dari Majalah Memetri terbitan Disbud Sleman. “Diharapkan, adanya gladhen ini nantinya dapat meningkatkan kualitas isi dan tampilan majalah tersebut, serta dapat meningkatkan kemampuan berliterasi masyarakat,” ujar Ita.

Pelatihan menghadirkan langsung mentor yang berasal dari kalangan profesional, yaitu Redaktur Pelaksana Bahasa Jawa Memetri Budi Sardjono, Pemimpin Umum Majalah Digital Bahasa Jawa Belik Sutopo Sugihartono, Redaktur Majalah Djaka Lodang Suhindriyo, dan serta kalangan akademisi Wiwien Widyawati Rahayu, Dosen FIB UGM.

Pelatihan berlangsung secara positif, yang ditandai banyaknya pertanyaan diskusi yang disampaikan oleh peserta. Para mentor juga memberikan tugas untuk membuat tulisan kepada peserta yang kemudian akan dievaluasi pada gladhen berikutnya. Selain itu, tulisan para peserta gledhen juga nantinya akan ditampung di Majalah Bahasa Jawa Belik. (Eny MS/KIM Sumber Birawa Moyudan)