Antisipasi Cuaca Ekstrem, Kalurahan Kepuharjo Tebang Pohon yang Tumbuh Terlalu Tinggi

Cangkringan – Pamong Kalurahan Kepuharjo bekerja sama dengan Komunitas Cokro melakukan penebangan pohon yang tumbuh menjulang tinggi di sepanjang jalan Merapi Golf sampai SMP 2 Cangkringan pada Jumat (14/1/2022).

Heri Suprapto, Lurah Kepuharjo menuturkan bahwa penebangan ini dilakukan sebagi bentuk antisipasi terhadap curah hujan tinggi yang disertai angin kencang yang terjadi beberapa minggu terakhir ini.

“Karena pada tahun 2021 lalu, ketika curah hujan tinggi, di wilayah Kepuharjo banyak pohon tumbang dan menimpa rumah warga,” ujar Heri.

Pemilihan lokasi penebangan, lanjut Heri, dilakukan melihat kondisi lingkungan daerah Merapi Golf hingga SMP 2 Cangkringan banyak terdapat pohoh yang tumbuh terlalu tinggi, sehingga dapat merusak kabel listrik yang melintang ketika tumbang.

“Jika pohon-pohon tersebut tumbang menimpa jaringan listrik, maka akan berakibat fatal,” imbuh Heri.

Penebangan pohon sendiri dilakukan setelah dilakukan koordinasi dengan PLN Sektor Kalasan agar dapat memadamkan sementara jaringan listrik agar proses penebangan dapat berjalan dengan lancar. Pohon yang ditebang terdiri dari 5 Pohon Kelapa, 1 Pohon Waru, dan 1 Pohon Mindi. Proses penebangan juga dibantu oleh Komunitas Relawan Cokro. (Andi Ferdana/KIM Cangkringan)




DPRD Maros Kulik Cara Pengelolaan Perpustakaan Kalurahan Sukoharjo

Sukoharjo – Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Sleman menerima kunjungan studi banding terkait Rancangan Peraturan Daerah tentang Literasi dari DPRD Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan di Gedung Perpustakaan Generasi Sukoharjo Cerdas (GSC) yang berada di Kalurahan Sukoharjo, Kapanewon Ngaglik, Kabupaten Sleman, Kamis (13/1/2022). Kunjungan diterima langsung oleh Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Sleman, Sri Wantini bersama Lurah Sukoharjo, Hadi Subronto.

“Selamat datang kepada kepada tamu rombongan dari DPRD Kabupaten Maros yang telah berkenan mengadakan kunjungan ke Kabupaten Sleman, yang pada kesempatan ini mempercayakan Kalurahan Sukoharjo sebagai Kalurahan yang dianggap sangat aktif dalam melaksanakan kegiatan gemar membaca,” ujar Sri Wantini

Kabupaten Sleman sendiri, lanjut Sri Wantini, terus berupaya melakukan pembinaan keperpustakaan dengan dukungan dari para lurah. Saat ini, dari 86 kalurahan yang ada di Kabupaten Sleman, 21 di antaranya telah menjadi desa rintisan Desa Gemar Membaca.

“Diharapkan ke depannya, seluruh kalurahan bisa menjadi desa rintisan Desa Gemar Membaca secara menyeluruh,” jelas Sri Wantini.

Sementara itu, Patarai Amir, Ketua Rombongan DPRD Maros mengatakan bahwa dirinya ingin melakukan diskusi lebih lanjut mengenai seluk beluk pengelolaan perpustakaan di Kalurahan Sukoharjo, baik itu jumlah anggaran, rencana kegiatan, dan bagaimana cara melaksanakan kegiatan yang telah disusun.

“Nantinya akan dijadikan acuan dalam pelaksanaan perpustakaan di Kabupaten Maros, yang mempunyai 14 kecamatan dan 103 desa,” tambah Patarai Amir.

Rombongan kemudian mendalami lebih jauh mengenai Perpustakaan GSC melalu pemaparan yang disampaikan oleh Carik Sukoharjo, Yuliani. Perpustakaan GSC sendiri pernah meraih prestasi menjadi juara II untuk Perpustakaan Tingkat Nasional pada tahun 2017. (Eswe/KIM Sukoharjo)




Baznas Sleman Kumpulkan Donasi untuk Korban Bencana Semeru

Sleman – Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Sleman berhasil mengumpulkan donasi untuk korban bencana Gunung Semeru sebanyak Rp. , -. Hal tersebut disampaikan langsung oleh Ketua Baznas Sleman, Kriswanto saat menemui Bupati Sleman, Kustini Sri Purnomo, di Setda Sleman, Kamis (13/1/2022).

Kriswanto memaparkan bahwa donasi tersebut berasal dari berbagai sumber dana, yaitu dari Korpri Sleman sebanyak Rp. , -, LazisMU sebanyak Rp. , -, Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia (IPHI) sebanyak Rp. , -, Baznas Sleman sebanyak Rp. , -, Masjid se-Kabupaten Sleman sebanyak Rp. , -, TJSP (CSR) Bappeda Sleman sebanyak Rp. , -, PMI Sleman sebanyak Rp , -, dan LazisNU sebanyak Rp , -.

“Ada juga sejumlah barang yang berasal dari asosiasi pedagang Pasar Godean dan Dinas Sosial Kabupaten Sleman,” terang Kriswanto.

Sementara itu, Bupati Sleman, Kustini Sri Purnomo memberikan apresiasinya atas donasi yang berhasil dikumpulkan tersebut.

“Semoga bermanfaat bagi saudara-saudara kita di Lumajang. Masyarakat kita pernah mengalami hal semacam itu, dan pada saat itupun kita banyak menerima bantuan dari berbagai wilayah. Insya Allah sangat bermanfaat,” kata Kustini.

Sementara untuk penyaluran bantuan, Kepala BPBD Sleman, Makwan menuturkan bahwa akan dilakukan para Senin (17/1/2022), sesuai dengan araha Bupati Sleman.

“Kita juga akan membara armada truk, karena selain menyampaikan bantuan dalam bentuk uang juga logistik, meliputi beras 1 ton, mie instan 40 karton, minyak goreng 12 karton, gula pasir 2 kwintal, jarik 500 potong, sarung 1000 potong serta sejumlah karton teh, saos, kecap, sarden, dan paket dari asosiasi pedagang pasar Godean. Semoga lancar,” tandas Makwan. (Tri Joko/KIM Kalasan)