Apel Pagi Bawaslu Kabupaten Sleman Songsong Pemilu Serentak 2024

Sleman – Sebagai sarana mendisiplinkan dan menumbuhkan sikap tanggung jawab pegawai serta menyongsong pemilihan umum serentak 2024, maka segenap pimpinan dan pegawai Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Sleman melakukan kegiatan apel pagi di halaman Kantor Bawaslu Kabupaten Sleman, jalan Dr. Radjimin 16 Sucen, Triharjo, Sleman, Senin (17/1/2022) pagi.
Kegiatan apel pagi yang merupakan kewajiban bagi setiap pegawai untuk mendengar arahan Pimpinan Bawaslu Kabupaten Sleman tersebut dipimpin oleh Nur Hendy Widyatmoko selaku pemimpin apel. Sedangkan yang bertindak sebagai pembina apel adalah Koordinator Divisi Penyelesaian Sengketa Bawaslu Kabupaten Sleman, Mujibur Rahman.
Dalam arahannya, Mujibur Rahman menyampaikan bahwa selain untuk melatih kedisiplinan dan tanggung jawab bagi seluruh pegawai di lingkungan Bawaslu Kabupaten Sleman, apel pagi juga bisa dijadikan sebagai media positif untuk membangun dan mencapai tujuan bersama dalam meningkatkan kualitas kinerja yang lebih baik dalam pengawasan tahapan kepemiluan.
“Tidak hanya terkait jam masuk dan pulang kerja saja melainkan juga terkait disiplin dalam penyelesaian pekerjaan dan target-target yang menjadi tanggung jawabnya masing-masing pegawai,” tutur Mujib panggilan akrabnya.
Ia menambahkan terkait tantangan yang akan dihadapi Bawaslu Kabupaten Sleman ketika menghadapi Pemilihan Umum dan Pemilihan Kepala Daerah Serentak 2024 mendatang yang sangat komplek. Menurutnya, Bawaslu Kabupaten Sleman perlu menyusun strategi dan antisipasi yang salah satunya berupa optimalisasi sarana pengawasan Bawaslu Kabupaten Sleman dan pengawasan partisipatif.
Di samping itu, Mujib mengatakan perlu adanya sosialisasi yang efektif terkait seluruh jenis pemilihan umum, serta penyamaan persepsi antar penyelenggara dengan melakukan kegiatan yang berfokus pada identifikasi potensi masalah teknis dan hukum beserta penyelesaiannya.
Guna memotivasi jajarannya dalam mengantisipasi tantangan pengawasan pemilihan umum dan pemilihan kepala daerah serentak 2024, Mujibur Rahman menekankan untuk memberikan penguatan sumber daya manusia pengawas pemilu, menggalakkan Sekolah Kader Pengawasan Partisipatif, mengintensifkan koordinasi antar penyelenggara dan antara penyelenggara dengan instansi penegak hukum Pemilu lainnya. (Adnan Nurtjahjo|KIM Pararta Guna Kapanewon Gamping)



