Pembukaan Pasar Sompilan, Pasar Tradisional Warga Kalurahan Hargobinangun

Pakem – Dalam rangka menghidupkan perekonomian masyarakat, maka Pemerintah Kalurahan Hargobinangun melakukan renovasi terhadap bangunan Pasar Sompilan yang dulu sempat menjadi pusat ekonomi bagi warga sekitar. Pasar yang berlokasi di perbatasan Padukuhan Sawungan dan Purworejo, Kalurahan Hargobinangun, Kapanewon Pakem ini pamornya mulai redup ketika transportasi baik angkutan umum maupun kendaraan pribadi mulai menjamur, sehingga warga lebih suka berbelanja di Pasar Pakem. Sejak itulah Pasar Sompilan menjadi sepi yang hanya berisi bangunan kosong tak terawat dan mengganggu pemandangan.
Pada tahun 2018, Pemerintah Kalurahan Hargobinangun memulai pembangunan Pasar Sompilan dengan melakukan renovasi total, lahan diratakan dan dibangun deretan kios, dan selesai pada tahun 2021. Pasar yang direnovasi menggunakan dana desa ini menghabiskan total anggaran Rp. , -. Renovasi dilakukan dengan pembangunan 12 kios, 1 balai dan 2 Unit kamar kecil di kompleks Pasar Sompilan yang baru.
Depan kios dijadikan lahan parkir, serta sisi timur kios ada sedikit ruang yang digunakan untuk taman. 12 kios yang baru dibangun akan digunakan untuk menjual produk yang berbeda-beda, mulai dari kuliner, sembako, gas dan galon, alat rumah tangga, baju, fotokopi, servis elektronik dan sarana pertanian. Sementara 2 kios di ujung barat digunakan untuk kantor Forkom UMKM Hargobinangun serta BUMDes Merapi Sejahtera, Kalurahan Hargobinangun.
Adapun bangunan balai yang merupakan program CSR (Corporate Social Responsibility) dari Bank Indonesia, digunakan untuk titik kumpul jual beli sayuran khususnya cabe. Dengan demikian pasar ini diharapkan bisa menghidupkan usaha mikro kecil dan menengah UMKM di Hargobinangun yang jumlahnya mencapai 168.
Pada hari Kamis, (6/1/2022), Pasar Sompilan yang baru saja direnovasi tersebut akhirnya diresmikan oleh Wakil Bupati Sleman, Danang Maharsa, Acara dimulai pada pukul WIB, diawali dengan laporan pembangunan oleh Amin Sarjito, Lurah Hargobinangun, serta sambutan dari Rahmad Harimawan, Penewu Kapanewon Pakem.
Dalam sambutannya, Rahmad menyampaikan bahwa di Pakem saat ini terdapat 3530 UMKM di mana 714 diantaranya sudah terdaftar di Dinas Koperasi dan UMKM.
“Oleh karena itu, perlu dipikirkan bersama agar UMKM yang ada ini bisa berkembang,” ujarnya.
Sementara Danang Maharsa, dalam sambutannya menyampaikan harapan semoga Pasar Sompilan bisa menghidupkan perekonomian setelah pandemi COVID-19. Di samping itu ia juga berpesan agar para pengguna Pasar Sompilan bisa menyelesaikan permasalahan-permasalahan klasik pasar tradisional, yaitu kebersihan, keamanan dan kenyamanan.
“Pasar Sompilan yang memiliki keunggulan karena berada di lokasi strategis, tepat di pinggir Jalan Kaliurang, sehingga diharapkan bisa benar-benar terasa manfaatnya,” ungkap Danang.
Acara kemudian dilanjutkan dengan pemotongan pita dan kunjungan ke kios dan stand UMKM yang dipajang sepanjang acara pembukaan pasar berlangsung. Stand yang dikoordinir oleh Forkom UMKM Hargobinangun ini memajang berbagai produk yaitu batik, makanan tradisional, tanaman hias dan juga aneka kue. (Eko Nugroho/KIM Ceria Pakem)



