Kalurahan Condongcatur Umumkan Hasil Seleksi Staf Kalurahan

Condongcatur – Pemerintah Kalurahan Condongcatur mengumumkan hasil ujian seleksi Staf Pamong Kalurahan Tahun 2022, Sabtu (29/1/2022).
Pengumuman dilakukan setelah para calon melewati serangkaian seleksi, yaitu tes wawancara hari Kamis 27 Januari 2022, dan ujian praktik komputer pada Sabtu 29 Januari 2022, yang dilaksanakan di Universitas Amikom Yogyakarta.
Pengumuman hasil seleksi langsung diumumkan oleh panitia setelah ujian praktik komputer, dengan memperhatikan hasil dari kedua seleksi yang telah dilakukan. Keputusan panitia seleksi tersebut dituangkan dalam Berita Acara Nomor 04/ tentang Hasil Akhir Ujian Staf Pamong Kalurahan Condongcatur Tahun 2022 dengan hasil yaitu, Felicita Erma Gista yang berhasil lolos sebagai Staf Ulu-ulu, dan Nafdia Erlina yang berhasil lolos sebagai Staf Tata Laksana. Sementara untuk Staf Jagabaya belum ada yang memenuhi syarat kelulusan, sehingga proses akan dilakukan lagi proses seleksi.
“Untuk formasi staf Jagabaya belum terisi sesuai harapan karena dari dua tahap seleksi yang telah dilaksanakan belum ada yang memenuhi syarat nilai minimal 7,5 sehingga harus diadakan proses rekrutmen lagi dengan waktu yang akan ditentukan kemudian,” ujar Rusmanto, Ketua Panitia Seleksi.
Rusmanto yang juga menjabat sebagai Kaur Pangripta Kalurahan Condongcatur menambahkan bahwa proses seleksi diikuti sebanyak 46 orang dari 50 calon staf pamong yang lolos seleksi administrasi. “Ada 4 yang tidak mengikuti tahapan selanjutnya karena mengundurkan dan ada yang sedang sakit,” imbuhnya.
Sedangkan Carik Condongcatur, Sugiyanto, mengucapkan terima kasih kepada para calon staf pamong Kalurahan Condongcatur yang telah berjuang dan berusaha dengan keras, sehingga hanya dalam hitungan hari dapat melengkapi seluruh berkas administrasi sehingga ditetapkan calon staf pamong Kalurahan Condongcatur tahun 2022.
“Anda semua adalah orang orang tangguh dan pilihan dapat melalui seluruh tahapan dengan segala pengorbananya,” kata Sugiyanto.
Menurutnya, dalam sebuah seleksi keberhasilan dan kegagalan adalah hal yang alamai, dan masih banyak waktu dan kesempatan untuk tetap mengabdi kepada masyarakat.
“Yang utama proses ini akan membentuk karakter, jiwa-jiwa yang kuat dan menjadikan pengalaman yang sangat berharga, tekanan psikologis, keberanian dan rasa tanggungjawab terbentuk sebagai modal kesempatan berikutnya,” ungkap Sugiyanto.
Ia juga mengapresiasi para panita yang dapat menjalankan tugasnya dengan baik, sehingga dapat menjalankan proses seleksi dengan lancar. (Wasana/KIM Depok)



