UPK Mandiri Kapanewon Cangkringan Gelar Musyawarah Antar Kalurahan

Cangrkingan – Unit Pelaksana Kegiatan (UPK) Mandiri Kapanewon Cangkringan Mengadakan Musyawarah Antar Kalurahan (MAK) dan tutup buku tahun 2021 di The Cangkringan Villa & Spa, Umbulharjo, Cangkringan, Sleman, Rabu (26/1/2022). Kegiatan ini merupakan kegiatan tahunan UPK Mandiri untuk menyampaikan laporan keuangan akhir tahun dan perencanaan di tahun berikutnya. Peserta MAK adalah Lurah, Ulu-ulu, dan lima orang delegasi dari masing-masing kalurahan. MAK juga dihadiri oleh Djaka Sumarsana selaku Panewu Cangkringan.

Ada 3 hal yang disampaikan Djaka dalam sambutannya. Pertama, Djaka meminta semua kalurahan mendukung UPK agar lebih berkembang. Hal kedua yang diampaikannya adalah tujuan dibentuknya UPK yaitu untuk menyejahterakaan masyarakat khususnya masyarakat Cangkringan. “Harapannya tujuan itu bisa diwujudkan dengan dukungan penuh untuk UPK,” ujar Djaka.

Sementara, yang ketiga, Djaka mengingatkan kepada semuanya apabila ada permasalahan-permasalahan, bisa dikoordinasikan dan diselesaikan dengan baik.

Acara kemudian dilanjutkan oleh laporan dari Abdul Hamid Ketua UPK Cangkringan. Ia melaporkan bahwa tahun 2022, UPK akan bertansformasi menjadi BUMDes Bersama. Ini Kali kedua UPK bertransformasi setelah sebelumnya berganti nama dari PNPM Pedesaan.

“Aset yang dimiliki UPK di tahun 2009 (tahun pertama) sebesar Rp dan di tahun 2021 (tahun ke tigabelas) sudah mencapai Rp ,” imbuh Hamid.

Sementara untuk kelompok pemanfaat di Tahun 2021 ada sebanyak 156 kelompok. “Jumlah tersebut turun jika dibandingkan di tahun 2020 yaitu sebesar 160 kelompok,” tutup Hamid. (KIM Cangkringan/Andi Ferdana)




Latih Kepercayaan Diri, OSIS MAN 1 Sleman Gelar Pelatihan Public Speaking

Sleman – Dalam rangka membangun kepercayaan diri berbicara di depan umum, OSIS MAN 1 Sleman menggelar pelatihan Public Speaking. Pelatihan dilaksanakan di Rumah Joglo, Beji, Bantulan, Godean, Rabu (26/1/2022)  menghadirkan Ferry Anggara, Presenter yang juga sekaligus Produser TVRI Yogyakarta.

Menurut Fery, percaya diri (self confidence) wajib dimiliki seorang speaker (pembicara). Speaker harus mampu merencanakan, menyusun dan men-direct materi yang hendak disampaikan. Menurutnya, berbicara itu menyenangkan, bukannya menegangkan.

Ia juga mengatakan bahwa public speaking bukan sekadar berbicara, tetapi juga menyampaikan gagasan.

Public speaker yang baik harus mampu mengenali dan mencintai audiens-nya. Mengenali audiens bisa dilakukan dengan memperhatikan usia, gender, latar belakang para audiens. Selain itu berbicara di depan umum, pembicara agar memperhatikan intonasi, power, dan pitch. Kesuksesan public speaking bisa diukur dari sampainya pesan kepada seluruh audiens,” papar Fery

Setelah menyampaikan teori, Fery mempersilakan beberapa peserta untuk mencoba praktik berbicara di depan peserta lainnya. Ia juga menambahkan bahwa sikap berbicara yang baik juga penting untuk menunjang kesuksesan berbicara di depan umum. “Jangan taruh tangan di saku celana, dan sebagainya,” pungkasnya. Semua peserta terlihat antusias mengikuti pelatihan. (smn)




Condongcatur Gelar Pembekalan dan Pengambilan Kartu Ujian Calon Staf Kalurahan

Condongcatur – Panitia Pengisian dan Pengangkatan Staf Pamong Kalurahan Condongcatur menggelar kegiatan Pembekalan dan Pengambilan Kartu Ujian Calon Staf di Ruang Wacana Loka Kantor Kalurahan Condongcatur, Kapanewon Depok, Sleman, Rabu (26/1/2022) Kegiatan tersebut dihadir langsung oleh Carik Condongcatur, Sugiyanto.

Dalam sambutanya, Sugiyanto menyampaikan bahwa calon staf Condongcatur adalah putra putri terbaik yang dengan keseriusanya mampu melengkapi semua persyaratan administrasi dengan waktu yang tidak begitu banyak.

“Saat ini memang Condongcatur dituntut untuk mampu melayani masyarakat dengan posisi prima, para stafnya pun harus memiliki kedisiplinan tinggi, cerdas dan kesiapan mental apapun kondisinya,” ujar Sugiyanto.

Dari 50 peserta yang mengembalikan berkas, nantinya akan diseleksi dan akan diambil 3 orang untuk mengisi formasi staf Jagabaya, ulu ulu dan tata laksana.

“Apabila nanti hasilnya belum dapat menjadi staf pamong kalurahan Condongcatur, masih ada kesempatan lagi untuk bidang lainya sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat,” tambah Sugiyanto

Sementara Ketua Panitia Pengisian dan Pengangkatan Staf Pamong Kalurahan Condongcatur, Rusmanto, menyampaikan bahwa masih ada 2 tahapan lagi yang harus dijalani oleh para calon staf, yaitu tes wawancara pada hari Kamis 27 Januari 2022 di Ruang Wacana Loka Kalurahan Condongcatur dan ujian praktik komputer pada hari Sabtu 29 Januari 2022 Jam WIB di Universitas Amikom Yogyakarta.

“Ujian raktik akan dibagi di dua tempat, di Gedung 7 Lantai 6 diruang bagi calon staf Jagabaya dan Tata Laksana serta ruang untuk ujian praktik komputer calon staf Ulu-ulu,” jelas Rusmanto.

Adapun 50 calon staf pamong kalurahan condongcatur yang lolos seleksi administrasi tersebut dengan rincian Staf Jagabaya sebanyakn 4 orang, Staf Ulu-ulu sebanyak 11 orang, dan Staf Tata Laksana sebanyak 34 orang.

“Ada satu calon staf tata laksana yang mengundurkan diri tidak melanjutkan tahapan selanjutnya karena tidak bisa mengikuti ujian sedang berada di luar kota,” terang Rusmanto lagi.

Ia juga mengatakan bahwa seleksi yang dilakukan adalah murni, tanpa ada permainan apapun di dalamnya. Pelaksanaan seleksi dilakukan bekerja sama dengan pihak akademik sebagai pelaksana seleksi ujian, serta hasil akan diumumkan saat itu juga setelah rekapitulasi nilai selesai. (Wasana/KIM Depok)




Layanan Ambulans Gratis Paguyuban Dukuh Pakembinangun

Sleman – Sejak tahun 2017, Kalurahan Pakembinangun Pakem Sleman DIY memiliki Ambulans gratis untuk warganya. Armada sosial ini diupayakan penuh oleh Paguyuban Dukuh Pakembinangun. Dimotori oleh Kamri, armada sosial ini mampu melayani kebutuhan penting masyarakat Pakembinangun yang membutuhkan pertolongan darurat. Bahkan kini Paguyuban Dukuh Pakembinangun mempunyai 3 buah armada ambulans gratis yang siap melayani masyarakat 24 jam penuh, dan gratis bagi para warga Pakembinangun.

Bahkan pada Selasa (25/1/2022), ambulans Paguyuban Dukuh Pakembinangun sudah melayani 5 misi dalam sehari. Misi pertama adalah penjemputan jenazah dari Kaliurang menuju ke RS Bhayangkara Kalasan. Misi kedua adalah mengantar pasien dari Jayan Sukoharjo Ngaglik Sleman ke Panti Rapih. Misi ketiga adalah pemakaman warga Demen Pakembinangun. Sementara misi keempat  adalah penjemputan kembali warga Jayan Sukoharjo Ngaglik dari Panti Rapih kembali ke rumahnya. Kemudian yang kelima adalah penjemputan warga Purwodadi Pakembinangun untuk kontrol di RS Panti Nugroho Pakem.

“Komitmen kami adalah melayani masyarakat dengan tuntas, cepat, tanpa tendensi, dan kami beri gratis utk warga Pakembinangun dan sekitarnya. Warga yang minta bantuan tersebut tidak perlu mengeluarkan uang sepeser pun untuk mengganti jasa tersebut. Yang penting semua segera tertolong seoptimal mungkin dengan usaha kami,” ungkap Kamri ketika sedang menjalankan tugas, Selasa (25/1/2022)

Ia juga menggarisbawahi mengenai pentingnya koordinasi dan komunikasi ketika ada tugas bersamaan, sehingga misi kemanusiaan yang diniatkan dapat berjalan dengan lancar

Di tempat terpisah, Ihsanuddin Rohmatulloh, Dukuh Duwetsari Pakembinangun menuturkan bahwa ambulans ini merupakan bentuk komitmen pelayanan bagi masyarakat.

“Jika berbicara masalah pekerjaan dan janjian kerja, pasti itu tidak akan ada putusnya. Namun karena kami sudah komitmen dengan adanya layanan ambulans ini, kami tetap akan menjalaninya dengan berbagai resiko yangg mungkin bisa terjadi. Termasuk gangguan teknis ambulance macet dan sebagainya. Yang ini harus diselesaikan dahulu,” ungkap Ihsanuddin. (Asrori Wardan/KIM Pakembinangun)




Transformasi Kalurahan Girikerto Menuju Ekosistem Digital

Turi – Bekerjasama dengan Universitas Budi Luhur Jakarta, Kalurahan Girikerto siap menyongsong era digital. Saat ini dengan pendampingan mahasiswa Universitas Budi Luhur Jakarta, Kalurahan Girikerto sedang berproses mendigitalkan layanan-layanan yang ada di kalurahan.

Setelah 5 bulan pendampingan, kini telah tersedia layanan administrasi yang tersedia secara daring melalui website. Tidak perlu datang ke kantor, warga Girikerto kini bisa mendaftarkan pengurusan dokumen-dokumen seperti akta kelahiran, akta kematian, KTP, KK, kartu identitas anak, layanan nikah, pindah penduduk, surat pernyataan tempat tinggal, surat pengantar SKCK, maupun pengaduan masyarakat dari rumah.

Selain layanan administrasi, mahasiswa Universitas Budi Luhur Jakarta yang terjun mengabdi kepada masyarakat dalam program Kampus Merdeka-Merdeka Belajar di Kalurahan Girikerto ini juga menyiapkan layanan transaksi non tunai untuk pariwisata dan UMKM. Ikhlas Aditya, mahasiswa niversitas Budi Luhur Jakarta menjelaskan ide ini didapat saat mereka baru datang, para mahasiswa ini merasa Kalurahan Girikerto lokasinya jauh dari mesin ATM.

“Jadi sistem pembayarannya dengan QRIS (Quick Response Code Indonesian Standard), tinggal memindai barcode untuk pembayarannya,” kata Ikhlas Aditya mewakili teman-temannya saat memaparkan progres pendampingan di Balai Budaya Kalurahan Girikerto, Kapanewon Turi, Kabupaten Sleman, Rabu (26/1/2022).

Meski demikian, Ikhlas menjelaskan bahwa belum semua obyek wisata menerapkan transaksi non tunai karena ada paket-paket wisata yang sifatnya fleksibel dan juga karena masih kentalnya budaya negosiasi harga di desa.

Selain layanan administrasi dan transaksi non tunai, program digital lain dijalankan di Kalurahan Girikerto adalah promosi pariwisata, WA bisnis, arsip digital, dan mendesain ulang konten media sosial Kalurahan Girikerto. Selain itu masih ada kanal citizen journalism dimana warga bisa saling berbagi informasi. “Berbagi informasi dengan cepat dan benar. Karena kalau cepat saja belum tentu benar, bisa jadi hoax,” tekan Ikhlas Aditya.

Lurah Girikerto, Sudibya menyatakan senang dengan program pengabdian Universitas Budi Luhur Jakarta ini. “Kami siap menerima KKN Budi Luhur lagi karena bimbingan mengenai perkembangan teknologi masih sangat kami butuhkan,” aku Sudibya.

Secara khusus Sudibya memaparkan peran Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Sleman dalam perkembangan infrastruktur teknologi informasi di desanya. “Saat ini sudah ada 8 WiFi gratis yang terpasang di desa kami, itu sangat membantu sekali dalam pertukaran informasi di Girikerto ini. Kalau sudah memungkinkan, mohon Girikerto bisa ditambah WiFi lagi termasuk di balai budaya ini sebagai tempat pusat aktivitas warga,” kata Sudibya.