Kapanewon Depok Gelar Musrenbang RKPD Tahun 2023

Depok – Kapanewon Depok menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pembangunan Daerah (RKPD) Kabupaten Sleman tahun 2023 di Gedung Anglocita Tama, Kapanewon Depok, Kabupaten Sleman, Rabu (26/1/2022).

Musrenbang tersebut dihadiri langsung oleh perwakilan dari Bappeda Sleman, DPRD Sleman, Kapolsek Depok Timur, Barat, dan Bulaksumur, Danramil Depok, SKPD Depok, perwakilan dari Kalurahan Caturtunggal, Condongcatur, dan Maguwoharjo, serta lembaga-lembaga lainnya di Kapanewon Depok.

Musrenbang yang digelar sendiri mengambil tema ‘Meningkatkan Daya Saing dan Perekonomian Rakyat untuk Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat Sleman’. Dalam hal ini, Nur Fitri Handayani, Kepala Bidang Perencanaan, Pengendalian, dan Evaluasi Pembangunan Bappeda Sleman menggarisbawahi mengenai meningkatnya angka kemiskinan dan pengangguran di Kapanewon Depok, akibat dampak dari Pandemi COVID-19.

“Tentunya hal ini harus segera diatasi dengan penguatan dan peningkatan perekonomian masyarakat di Kapanewon Depok,” ujar Nur. (Umarjaka/KIM Depok)




Berikan Bekal untuk Berbisnis, MAN 1 Sleman Sediakan Ilmu Desain Grafis untuk Siswa

Sleman – Salah satu program keterampilan yang diselenggarakan MAN 1 Sleman adalah Desain Grafis.  Program ini disediakan untuk memberikan solusi peserta didik yang akan berbisnis atau bekerja setelah lulus. Desain Grafis merupakan solusi peluang bisnis yang dapat dilakukan dan dikembangkan. Selain itu desainer yang terampil dan handal dapat  bekerja di berbagai tempat, seperti percetakan, digital printing, studio foto, penerbit buku, hingga menjadi wirausahawan dalam bidang grafis.

“Salah satu peluang bisnis yang mempunyai prospek bagus adalah sablon mug gelas. Usaha ini dapat berjalan dengan modal yang relatif kecil,” kata Fatimah, Guru Keterampilan Desain Grafika ketika membimbing siswa praktik membuat Mug di ruang praktik, Selasa (25/1/2022). 

“Bisnis mug memiliki peluang yang banyak  menguntungkan. Kebanyakan orang mencari mug untuk souvenir,” lanjut Fatimah untuk memotivasi siswa.

Bisnis ini dinilai menguntungkan karena biasanya, pemesanan souvenir akan dilakukan dalam jumlah banyak.

“Ini merupakan peluang mengumpulkan untung banyak jugat. Bahkan kadang-kadang para konsumen memesan  tambahan warna atau gambar pada mug. Semoga keterampilan ini bisa dikembangkan sendiri oleh siswa,” tambah Fatimah. (smn)




Kalurahan Condongcatur Akan Mulai Salurkan Bantuan Pembangunan Berbasis RW tahun 2022

Condongcatur – Pemerintah Kalurahan Condongcatur melalui Ulu-ulu yang membidangi bagian pembangunan melaksanakan Rapat Koordinasi Penyampaian Bantuan Kegiatan Pembangunan di Tingkat RW Tahun 2022 tahap pertama di ruang Wacana Loka, Kalurahan Condongcatur, Selasa (25/1/2022).

Pada tahap pertama ini, bantuak akan disampaikan kepada 20 RW yaitu Padukuhan Manukan di RW 3, 4, 5 dan 64, Padukuhan Pondok di RW 7, Padukuhan Dero di RW 14, 15, 16, dan 61, Padukuhan Ngringin di RW 18, 20, 21 dan 22, Padukuhan Ngropoh di RW 23, Padukuhan Kaliwaru di RW 33 dan 34, Padukuhan Pringwulung di RW 39, Padukuhan Kayen di RW 43, dan terakhir di Padukuhan Gandok di RW 55 dan 63.

Dalam sambutanya Lurah Condongcatur, Reno Candra Sangaji, menyampaikan komitmen Pemerintah Condongcatur mulai tahun 2022 ini ajab memberikan bantuan pembangunan yang berbasis RW, sehingga 64 RW di Condongcatur mempunyai otonomi sendiri untuk merencanakan pembangunanya, berdasarkan hasil rembug sesuai dengan aspirasi warga di masing masing RW.”Masing-masing RW akan dibantu sebanyak 40 Juta Rupiah setiap tahun selama 6 tahun ke depan,” jelas Reno.

Sehingga, ia mengharapkan masing-masing RW bersama pengurus, panitia pembangunan, dan Dukuh untuk saling bekerja sama, komunikasi dan koordinasi agar pembangunan di wilayah masing-masing dapat berjalan sesuai target dan rencana yang telah dibuat.

“Dari kalurahan dan Pendamping Desa akan senantiasai memberikan dukungan agar lancar semuanya,” imbuh Reno.

Sementara itu, Ulu-ulu Condongcatur, Murgiyanta, mengingatkan agar RW bersama panitia pembangunanya untuk dapat memperhatikan tahapan pembangunan dengan baik agar nantinya pembuatan laporan hasil kegiatan pembangunan dapat sesuai dengan ketentuan.

“Seperti mendokumentasikan proyek pembangunan saat sebelum dimulai pembangunan 0 persen, saat pelaksanaan pembangunan 50 persen dan hasil akhir pembangunan 100 persen. Panitia pembangunan tingkat RW diberikan material untuk pembangunan yang pembelanjaan di toko material yang ada di wilayah Condongcatur untuk pemberdayaan dan saat belanja kebutuhan akan selalu dilibatkan sehingga dapat sesuai dengan kebutuhan yang diperlukan,” jelas Murgiyanta.

Danarta Condongcatur, Mulyani, menambahkan bahwa bantuan dana pembangunan RW tahap pertama ini diambil dari APBDes TA 2022 yang bersumber dari Silpa.

“Masih ada 44 RW lagi menunggu turunya Dana Desa, untuk disalurkan ke RW-RW pada tahap berikutnya. Mulai Minggu depan, bantuan dana pembangunan untuk 20 RW tahap pertama sudah dapat dibelanjakan,” jelasnya.

Kalurahan Condongcatur sendiri terdiri dari 211 RT dan 64 RW yang tersebar di 18 Padukuhan. (Wasana/KIM Depok)




Kapanewon Cangkringan Fokuskan Peningkatan SDM pada Musrenbang RKPD 2023

Cangkringan – Kapanewon Cangkringan mendapatkan jadwal pertama dari 17 Kapanewon yang ada di Kabupaten Sleman untuk melaksanakan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pembangunan Daerah (RKPD) 2023 yang dilaksanakan pada Selasa (25/1/2022) di Rumah Makan Bonda Merapi, Umbulharjo, Cangkringan, Sleman.

Merujuk pada tema pembangunan Sleman 2023 yaitu Meningkatkan Daya Saing dan Perekonomian Rakyat untuk Peningkatan Kesejahteraan masyarakat Sleman, maka usulan-usulan Pagu Usulan Partisipasi Masyarakat (PUPM) dari Kalurahan dan Kapanewon mengambil fokus pada pelatihan untuk meningkatkan Sumber Daya Manusia, termasuk di Cangkringan

Pada tahun 2023 Cangkringan mendapat Pagu PUPM sebesar Rp , – yang dapat digunakan untuk pembangunan fisik maupun non fisik dan mendapat Pagu Khusus sebesar Rp , – karena telah berhasil melakukan inovasi “Kado Manten”.

“Setelah menikah, pengantin di Cangkringan mendapatkan KK baru, KTP dengan status sudah menikah, Buku Nikah, Kartu Nikah, dan KK orangtua. Dengan inovasi tersebut Cangkringan mendapat reward tadi,” jelas Panewu Cangkringan, Djaka Sumarsana dalam pembukaan Musrenbag RKPD 2023.

Musrenbang RKPD 2023 Kapanewon Cangkringan ini juga dihadiri oleh Anggota DPRD DIY, Widi Sutikno, Anggota DPRD Sleman Gani Sadat dan Yani Faturahhman. Selain itu hadir pula dari perwakilan Pemerintah Labupaten Sleman yaitu Mustadi, Kabag Kesra Setda Sleman dan Nur Fitri H, Kasubid Perencanaan, Pengendalian, dan Evaluasi Bappeda Sleman.

Dalam kesempatan tersebut, Kabag Kesra Setda Sleman, Mustadi mengapresiasi pelaksanaan Musrenbag RKPD 2023 di Kapanewon Cangkringan bisa terlaksana dengan baik dan sukses karena baru Senin (24/1/2022) kemarin Sleman mengadakan Musrenbag RKPD 2023 tingkat kabupaten. (KIM Cangkringan/Andi Ferdana).




Positif COVID-19, Bupati Sleman Jalani Isolasi Mandiri

Sleman – Bupati Sleman, Kustini Sri Purnomo harus menjalani isolasi mandiri karena terpapar COVID-19, Selasa (25/1/2022). Kustini menuturkan, kondisinya saat ini baik-baik saja dan tidak mengalami gejala berat.

“Alhamdulillah, kondisi saya saat ini baik-baik saja dan tidak ada gejala yang berat. Saya minta doanya agar segera diberikan kesembuhan,” ungkap Kustini melalui keterangan tertulis.

Kustini menyampaikan selama satu minggu terakhir dirinya memiliki agenda yang cukup padat. Mulai dari kunjungan kerja ke Kabupaten Lumajang, Kota Jakarta dan Kabupaten Kulonprogo.

Setelah itu, ia sempat merasakan gejala yang mirip flu dan kemudian berinisiatif melakukan tes antigen pada Minggu (23/1/2022) malam. Karena hasilnya reaktif, Senin (24/1/2022), Kustini kemudian melakukan tes PCR dan hasilnya positif.

“Karena ada gejala yang mengarah ke flu, saya berinisiatif periksa dan dinyatakan positif,” terang Kustini.

Kustini pun tak lupa mengingatkan masyarakat untuk tetap mentaati protokol kesehatan dengan menerapkan Cuci Tangan, Pakai Masker dan Jaga Jarak (Cita Mas Jajar) serta membatasi mobilitas. Kustini juga mengajak masyarakat masyarakat Sleman untuk mensukseskan vaksinasi ketiga (booster) untuk menjaga imunitas tubuh.

“Mari sukseskan vaksinasi ketiga untuk menjaga imunitas tubuh dan saya harap semua tetap waspada. Jangan sampai sedetik pun kita lengah, karena bahaya penularan masih ada,” tambah Kustini.